Angsuran Belum Teridentifikasi

Angsuran Belum Teridentifikasi Mitra Binaan Program Kemitraan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).Menunjuk surat kementerian BUMN S-178/MBU/DSI/05/2020 tanggal 14 Mei 2020 Perihal Penatausahaan Program  Kemitraan Terkait Angsuran Belum Teridentifikasi maka kepada seluruh Mitra Binaan Program Kemitraan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)diinformasikan hal-hal sebagai berikut:1. PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) melakukan penatausahaan terhadap Angsuran Tidak Teridentifikasi yang bersumber dari Mitra Binaan Program Kemitraan.2. Bagi Mitra Binaan Program Kemitraan PT Pengembangan  Pariwisata Indonesia (Persero)/ ITDC diharapkan melakukan konfirmasi atas Angsuran Tidak Teridentifikasi dengan cara berkoordinasi secara langsung atau melalui E-mail : pkbl@itdc.co.id atau menghubungi nomor Handphone/ Whatsapp petugas PKBL/CSR PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero, Bapak Bagus (08175480185) atau Bapak Sulasa (08123654669).3. Konfirmasi atas pembayaran Angsuran Tidak Teridentifikasi dapat dilakukan dengan menunjukkan berkas-berkas sebagai berikut:a. Bukti setor asli;b. Identitas asli yang masih berlaku;c. Bukti-bukti lain yang mendukung;Daftar Angsuran Tidak Teridentifikasi Mitra Binaan Program Kemitraan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero): Klik Disini

“DHARMASETYA ARTSHOP” IBU ROBIAH

Dharmasetya Artshop merupakan perusahaan (home industry) yang bergerak dalam bidang pembuatan kain tenun tradisional. Artshop yang dimiliki oleh Ibu Hj. Robiah ini dibentuk pada tanggal 22 April 1990 di Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Produk jenis kain yang dihasilkan oleh kelompok tenun adalah kain tenun songket dan kain tenun ikat dengan berbagai macam motif khas Lombok. Kain-kain tenun hasil produksi Dharmasetya Artshop ini selain dipasarkan di Pulau Lombok, produknya juga telah dipasarkan ke beberapa daerah di Indonesia seperti ke Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, dan Yogyakarta. Produk kain tenun ini juga dipasarkan hingga ke mancanegara seperti Malaysia, Jepang, Prancis, Italia, dan Belanda. Produk-produk kain tenunnya juga sering digunakan dalam acara pemerintahan dari tingkat kabupaten hingga provinsi. Kisaran harga produk tenun yang dipasarkan adalah sekitar Rp50.000,- hingga Rp3.000.000,- tergantung jenis kain dan benang yang digunakan pada kain tenun. Jika berminat untuk membeli kerajinan ini dapat menghubungi di nomor telepon :  08175787961. (pkbl/ sagung)

“KOPI TELAPEN” PRODUKSI KOPI KAKI RINJANI

Kelompok Kopi Kaki Rinjani milik Ibu Hakiah ini berdiri pada tanggal 20 Maret 2015. Kelompok usaha ini berada di Dusun Persil, Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah. Kelompok Kopi Kaki Rinjani memproduksi kopi bubuk yang di beri nama “Kopi Telapen” yang dalam bahasa Sasak “Telangan Peneng” (artinya Penghilang Sakit Kepala). Hal ini merupakan kepercayaan masyarakat setempat jika meminum kopi dapat menghilangkan rasa sakit kepala akibat dari kelelahan setelah beraktifitas dan perjalanan jauh. Biji kopi yang digunakan untuk menghasilkan bubuk kopi Telapen ini diambil dari para petani kopi yang berada di sekitar Desa Karang Sidemen. Daerah pemasaran kopi ini berada di Pulau Lombok, selain itu di beberapa daerah lain seperti Yogyakarta, Kalimantan, hingga ke luar negeri yaitu Malaysia. Kisaran harga produk kopi yang dipasarkan berkisar Rp20.000,- hingga Rp35.000,- tergantung dari kemasan kopi. Jika berminat untuk membeli kopi Telapen dapat menghubungi nomor telepon berikut ini: 081916041063. (pkbl/ sagung)

KERAJINAN HIASAN GANTUNG BAMBU DAN KETAK “PURNAMA” LOMBOK TENGAH

Kelompok Usaha Purnama milik Bapak M. Zaenuri Hamka ini berdiri pada tahun 2010 di Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Kelompok usaha ini memproduksi barang-barang kerajinan perlengkapan rumah tangga dan aksesoris yang dibutuhkan oleh perhotelan, perkantoran, rumah tangga dll. Bahan baku yang digunakan dalam memproduksi kerajinan ini berasal dari alam sekitar, seperti bambu, rotan ketak, limbah kerang dll. Produk yang dihasilkan Kelompok Purnama diantaranya adalah kerajinan Lampu Hias, Aksesoris, Tas, Tempat Tisu dan beberapa barang kerajinan lainnya. Kelompok ini juga melibatkan masyarakat sekitar dalam meningkatkan produksi kerajinannya dalam memenuhi kebutuhan pasar baik dalam negeri maupun mancanegara. Hingga saat ini pemasaran kerajinan lampu hias telah mencapai di beberapa daerah di Indonesia seperti Makassar, Medan, Jakarta, Jogja, dan Bali. Ekspor ke beberapa benua seperti Benua Eropa yaitu di negara Belanda, Prancis, Inggris, Yunani, dan Amerika, negara-negara yang ada di kawasan Timur Tengah seperti negara seperti Dubai dan Iran, dan yang terakhir yaitu benua Asia seperti negara Malaysia, Singapura, Filipina, Brunei Darussalam, dan Australia. Kisaran harga produk kerajinan yang dipasarkan adalah Rp50.000,- hingga Rp750.000,- tergantung dari jenis model kerajinan. Jika berminat untuk membeli kerajinan ini dapat menghubungi melalui nomor telepon berikut.  0817563041. (pkbl/ sagung)

IKAT CATRI SALAH SATU PRODUK UNGGULAN PRODUKSI TENUN AKSARA

­­Tenun Aksara Gelgel, Klungkung - Bali didirikan oleh seorang anak muda yang juga anak dari pengrajin tenun terkenal di kabupaten Klungkung. Agus Aksara adalah pemilik usaha Tenun Aksara di Klungkung - Bali. Agus menekuni dengan sangat serius kerajinan menenun tersebut karena melihat perlu ada yang meneruskan usaha orang tuanya. Namun dia tidak langsung melanjutkan usaha orang tuanya tetapi mencoba dengan mendirikan usaha tenun sendiri dengan memanfaatkan ibu-ibu di sekitar rumahnya sebagai tenaga kerjanya. Strategi usaha yang dilakukan adalah memproduksi kain endek dan kain songket sendiri namun dalam pemasarannya memanfaatkan brand usaha orang tuanya, sehingga secara tidak langsung kualitas produk yang akan dihasilkan oleh pengerajin Tenun Aksara harus sesuai standar dari brand tenun dari usaha orang tuanya yang sudah sangat terkenal.Dalam menghadapi persaingan, Agus mencoba berinovasi dengan menciptakan tenun ikat catri hasil kolaborasi tenun ikat dengan teknik air brush. Selain itu untuk songket, tetap menampilkan ciri khas berupa songket klasik antik yang berbeda dari yang beredar di pasaran. Melalui strategi tersebut usahanya terus meningkat baik omset maupun tenaga kerja. Harga kain endek dari jenis biasa sampai endek ikat catri berkisar pada harga Rp175.000,- sampai dengan Rp2.000.000,-/lembar. Ukuran per lembar kain yang dijual adalah 2,5 meter x 1,05 meter.  Sedangkan untuk satu potong kain songket dari bahan biasa sampai dengan kain sutra lengkap dengan benang emas harganya berkisar Rp1.500.000,- sampai dengan Rp25.000.000,-. Bagi yang ingin mencari kain endek atau songket produksi Tenun Aksara dapat mengunjungi usahanya yang beralamat di Banjar Pegatepan, Gegel, Klungkung - Bali dan dapat juga dipesan dengan menghubungi Agus Aksara di 0878-60846955. (pkbl/ sulasa)

ARABIKA MABI KINTAMANI, SI HITAM MANIS PENGGUGAH SELERA PENCINTA KOPI

Selain menghasilkan pertanian jeruk, wilayah Kitamani, Kabupaten Bangli juga terkenal dengan potensi tanaman kopi jenis arabika. Kopi arabika memiliki tingkat keasaman yang lebih rendah dibandingkan kopi robusta. Oleh karena itu kopi arabika merupakan jenis kopi yang paling banyak disukai oleh masyarakat dunia. Bahkan, hampir 70 persen pedagang kopi dunia didominasi oleh jenis kopi arabika.Kopi arabika Kintamani secara umum tidak berbeda jauh dengan kopi arabika dari daerah lain. Tetapi ada hal unik yang terdapat dalam cita rasa pada kopi arabika Kintamani. Ciri khas yang tidak dimiliki kopi arabika lainya namun ada pada kopi Kintamani adalah adanya tambahan rasa buah di dalamnya. Cita rasa ini bukanlah karena campur tangan manusia dengan membubuhkan zat kimia, melainkan terjadi secara alami. Rasa tersebut muncul karena sistem penanaman kopi kintamani yang ditanam bersebelahan dengan pohon jeruk.Kelompok petani yang membudidayakan kopi arabika in adalah kelompok tani Banjar Mabi Kintamani, Bangli yang beranggotakan sekitar 20 orang. Dengan jumlah anggota yang terbatas, penjualan biji kopi jenis arabika hanya mampu melayani konsumen dari pengusaha kedai kopi atau restoran yang ada di sekitar Seminyak dan Kota Denpasar. Kedepannya kelompok ini ingin mengolah biji kopi arabika secara mandiri menjadi produk dalam kemasan yang nantinya akan meningkatkan pendapatkan petani. Rata-rata kelompok ini dapat menjual 20 – 30 ton biji kopi arabika dengan kisaran harga per kilogram sebesar Rp25.000,-. Made Rida selaku ketua kelompok sangat mengharapkan dari hasil penjualan biji kopi nantinya bisa mewujudkan keinginan untuk memilki mesin pengolahan sendiri bagi kelompok tani, agar keutungan yang di dapat menjadi lebih tinggi dari saat ini. Untuk membeli biji kopi arabika Kintamani Mabi dapat menghubungi Bapak Rida Atmaja (0877-4278-0195). (pkbl/ sulasa)

Potensi Petani Jeruk Siam Desa Katung Kintamani

Beberapa   jenis  jeruk   lokal   yang  banyak dijadikan usaha di Indonesia diantaranya ialah jeruk keprok, jeruk siam, jeruk besar, jeruk  nipis,  jeruk manis  dan  jeruk lemon. Dari beberapa jenis jeruk  tersebut, tanaman    hortikultura yang    mempunyai prospek baik     dan    termasuk     tanaman unggulan nasional adalah jeruk siam.  Jeruk siam ini    paling banyak    dikembangkan karena perawatannya relatif mudah, hasilnya banyak dan laku dijual di pasaran sebagai buah segar. Kabupaten Bangli merupakan salah satu kabupaten di Bali yang penduduknya berprofesi sebagai petani jeruk siam. Hal itu didukung oleh lingkungan seperti tanah, iklim, ketinggian   tempat, dan suhu yang sesuai. Kelompok petani jeruk di Desa Katung, Kintamani Bangli sebagian besar menanam jenis jeruk siam ini karena memang cocok ditanam di wilayahnya. Selain itu secara ekonomi sangat bermanfaat dan bisa menjadi sumber penghidupan keluarga. Jeruk siam Desa Katung Kintamani selain banyak dipasarkan di sekitar wilayah Bali juga beberapa ada yang menjualnya sampai daerah Surabaya, Solo dan Jakarta. Rata-rata petani jeruk di desa Katung memilki 600-700 pohon jeruk siam untuk luas tanah sekitar 1 hektar. Setiap kali panen jeruk yang dihasilkan dapat mencapai 25 -30 ton jeruk dengan perkiraan harga per kilogram sebesar Rp4.000,- sehingga pendapatan kotor petani jeruk di Desa Katung mencapai kisaran Rp100.000.000,- sampai dengan Rp150.000.000,-. Kondisi inilah yang membuat Desa Katung secara perekonomian masyarakatnya cukup baik dan bahkan bisa di tingkatkan jika mereka mendapatkan pelatihan pengolahan jeruk dengan berbagai pengembangan atau inovasi produk turunnya seperti pie jeruk, selai jeruk dan lain sebagainya. Dengan demikian persaingan tidak hanya saat panen saja tetapi dengan inovasi tersebut bisa juga menciptakan peningkatan kesejahteraan petani yang lebih baik lagi. Sebagaimana penuturan dari Bapak Agus Wirahadi (0819-16544770) selaku ketua kelompok tani jeruk di Katung. (pkbl/ sulasa)

SONGKET TANPA SAMBUNGAN DAN SONGKET ALAM KHAS JEMBRANA

Indonesia kaya akan ragam seni dan budaya serta kerajinan daerah. Salah satunya adalah kerajinan tenun yang menghasilkan kain endek atau kain songket. Seperti kabupaten Jembrana di Bali juga memilki kerajinan tenun berupa kain songket Jembrana yang memilki motif seperti bulan bintang, bedeg-bedegan, dan pala yuyu sebagai ciri khas songket gaya Jembrana. Salah satu pengerajin songket Jembrana yaitu Bapak Ketut Widiadnyana bersama istrinya membentuk kelompok pengerajin tenun bernama Tenun Putrimas yang berlokasi di daerah Pendem Kabupaten Jembrana. Pak Ketut sangat tekun dan ulet dalam memajukan usaha tenunnya. Bahkan istrinya yang yang seorang dokter lebih senang sebagai pengerajin tenun daripada menjalankan profesinya sebagai dokter. Sebagaimana penuturannya bahwa dia totalitas mendalami kerajinan songket Jembrana sebagai salah satu upaya untuk pelestarian budaya warisan nenek moyang serta pemberdayaan masyarakat sekitar, khususnya kaum perempuan, sehingga bisa menjadi lebih produktif dan mampu turut serta dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Upaya ini dilakukan mengingat adanya kekhawatiran bahwa songket Jembrana ini bila tidak dilestarikan diperkirakan punah dalam kurun waktu 20 tahun lagi. Hal tersebut didasari oleh kondisi dimana umur penenun yang mereka ajak saat ini rata rata berusia sekitar 40 tahun. Sangat jarang ada anak muda yang mau belajar menenun. Bersama kelompok Tenun Putrimas, mereka telah mengembangkan alat tenun songket tanpa sambungan. Alat ini merupakan modifikasi dari alat tenun tradisional (alat tenun cagcag) tanpa mengurangi ciri khas dari kain songket itu sendiri dan relatif mudah digunakan. Selain Alat Tenun tanpa sambungan kelompok tenun Putrimas juga memproduksi karya inovatif yaitu songket batik alam Jembrana. Songket batik alam diproses melalui beberapa tahapan. Dari songket biasa diproses dengan batik tulis dan proses terakhir dengan pencelupan alam.  Produk-produk inovatif ini dikembangkan sebagai upaya menangkal segala bentuk penjiplakan yang menjatuhkan harga songket tradisional. Harga sebuah songket Jembrana sangat variatif mulai dari Rp1.000.000,- sampai dengan Rp25.000.000,- tergantung bahan motif songket yang dihasilkan. Saat kondisi cukup ramai omset tenun Putrimas bisa mencapai Rp100.000.000,- sampai dengan Rp200.000.000,- sebulan. Jika berminat membeli songket khas Jembrana dari Putrimas dapat menghubungi Ketut Widiadnyana (08123809557). (pkbl/sulasa)

PENGGEMUKAN DAN PEMBIBITAN SAPI BALI DI DESA JEMPANANG BADUNG

Keberadaan sapi Bali di Indonesia selama ini sangat dikenal sebagai sapi dengan varietas unggulan. Beberapa keunggulan dari Sapi Bali antara lain mempunyai angka pertumbuhan yang cepat, adaptasi dengan lingkungan dan reproduksi yang baik. Sapi Bali juga merupakan sapi yang paling banyak dipelihara pada peternakan kecil karena fertilitasnya baik dan angka kematian yang rendah. Kelompok peternak sapi Agro Sari Desa Jempanang, Petang Badung, Bali yang terdiri dari 10 orang anggota merupakan kelompok peternak sapi yang melakukan pola penggemukan dan pembibitan sapi Bali untuk menunjang perekonomian keluarga. Rata-rata mereka memelihara 2-3 ekor sapi dengan kombinasi sapi jantan dan sapi betina. Pada Tahun 2019, kelompok ini memperoleh bantuan dana program kemitraan dari PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) berupa modal usaha untuk dapat membeli dan menambah bibit sapi baru baik jantan dan sapi betina. Ketua kelompok Agro Sari Nyoman Sudarta (0878-60476423) mengatakan bahwa saat ini harga sapi jantan sudah siap jual mencapai Rp. 18 juta per ekor sedangkan yang betina setelah melahirkan dan dilakukan pegemukan bis laku terjual sekitar Rp 10-12 juta tergantung kondisi sapi. (pkbl/ sulasa)

ENDEK DAN SONGKET SIDEMEN KARANGASEM YANG ISTIMEWA

Di Bali, beberapa daerah yang merupakan sentra kain tenun atau songket memilki corak dan model tersendiri sebagai ciri khas daerah tersebut. Kerajinan kain tenun tidak hanya merupakan keterampilan yang bersifat turun temurun bagi masyarakat Bali namun juga digunakan sebagai identitas artefak ritual. Selain itu kain endek tidak hanya digunakan sebagai cinderamata tetapi juga merambah ke dunia fashion. Kecamatan Sidemen, Karangasem, merupakan salah satu daerah penghasil kain tenun yang memiliki ciri khas pada kain yang dihasilkan yakni tampilan motif yang padat dan memiliki kesan autentik serta penggunaan warna yang sangat bervariasi. Kerajinan tenun di Sidemen berkembang dengan baik dan hampir setiap penduduk disana bisa menenun dari proses belajar turun temurun. Di Sidemen terdapat dua jenis kain tenun yang dihasilkan yaitu kain endek dan kain songket. Untuk harga sebuah kain endek mulai dari Rp 250.000,- sampai dengan Rp 500.000,- sesuai bahan dan motifnya. Sedangkan kain songket yang biasanya banyak digunakan saat hari-hari upacara khusus seperti pernikahan, upacara potong gigi, dan saat hari raya besar agama Hindu harganya lebih tinggi dari kain endek. Rata-rata harga kain songket berkisar Rp. 1.000.000 sampai dengan Rp. 10.000.000,-. Harga kain songket sangat tergantung dari motif dan bahan yang digunakan, semakin berkualitas bahan dan semakin rumit motifnya, maka harganya akan sangat tinggi. Sebenarnya ada lagi kain tenun khas sidemen yaitu kain “Bebali” yang merupakan kain khusus di pakai untuk saat upacara Manusa Yadnya dan Dewa Yadnya.Songket Sidemen berdasarkan bahan bakunya dapat dibedakan menjadi empat kategori yaitu: kain songket dengan benang emas, kain songket dengan benang perak, kain songket dengan benang biasa (katun) dan kain songket dengan benang kombinasi (campuran dari benang emas, perak dan katun). Ciri khas dari Desa Sidemen Karangasem ini adalah motif Cempaka, Celedan, Cepuk dan Nagasari. Motif-motif tersebut merupakan motif tetap dilestarikan oleh warga desa yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai penenun Kain Endek Sidemen. Sedangkan teknik pembuatannya pun masih menggunakan teknik tradisional. Dimulai dengan memintal benang dan dibentangkan di lata perentang, kemudian helaian demi helaian diikat dengan tali sesuai pola ragam hias dan warna yang akan dibuat. Selain itu untuk pembuatan kain endek juga masih menggunakan Alat Tenun bukan mesin (ATBM). Bagi yang berminat membeli kain dari Sidemen dapat menghubungi Ibu Gusti Ayu Darmasih. (pkbl/ sulasa)

WHAT’S NEW
KEJAR MOTOGP INDONESIA 2021, ITDC GANDENG PT PP DAN HIMBARA UNTUK PERCEPAT PEMBANGUNAN SIRKUIT MANDALIKA Read More ITDC SIAP SAMBUT IMPLEMENTASI NEW NORMAL PARIWISATA Read More Dukung Penanganan COVID-19, ITDC Bersama CLub Med Indonesia Sumbang 21 Ribu Masker Untuk 11 RS Di Bali Dan NTB Read More Kembangkan Infrastruktur Dasar Kawasan, ITDC Bangun Akses Menuju Pantai Gerupuk Dan Tanjung Aan Read More LINDUNGI MASYARAKAT DARI PENYEBARAN COVID-19, ITDC GELAR DISINFEKTASI DI DESA PENYANGGA THE NUSA DUA Read More Pertamina Antisipasi Lonjakan BBK Jelang MotoGP Lombok Read More Pengawasan laut perlu ditingkatkan menjelang perhelatan MotoGP Mandalika Read More Dibutuhkan 27.698 Orang, Pemprov Ingin Mayoritas Pekerja Lokal di KEK Mandalika Read More MotoGP Mandalika, Cek Akomodasi yang Sudah Siap di KEK Mandalika dan Sekitarnya Read More Digelar Tahun Depan, Sirkuit MotoGP Mandalika Siap Bersaing dengan BRIC Thailand Read More Perhelatan MotoGP, Branding Wisata Mandalika Resort Read More PB ISSI Rencanakan Gelar Balapan di Sirkuit Mandalika Read More Bukan Cuma Sirkuit, The Mandalika akan Punya Destinasi Wisata Religi Read More MotoGP Mandalika Harus Bermanfaat Bagi UMKM Read More MotoGP Mandalika Berharap Bisa Lebih Baik dari Thailand Read More Perpanjangan Landasan Pacu Ditargetkan Tuntas Juni 2021 Read More Kemenko Marvest Kumpulkan Pihak Terkait, Persiapan Gelaran MotoGP Tuntas Juli Read More Dihujani Kritik Komisi VI DPR RI, Ini Jawaban ITDC Terkait Pengembangan KEK Mandalika Read More Setahun Jelang MotoGP Mandalika, Menteri Parekraf Bagikan Progres Pembangunan Sirkuit, Siap Dipakai di 2021? Read More Di Depan Komisi VI DPR RI, Ini Penjelasan Gubernur NTB Soal Kerja Sama dengan ITDC di KEK Mandalika Read More NTB siapkan desa tangguh bencana di lingkar KEK Mandalika Read More PT PP Properti Tbk (PPRO) Mengejar Penyelesaian Hotel Untuk MotoGP Tahun Depan Read More Dukung KSPN, Perum Damri Buka Rute Kayangan-Mandalika Read More Liburan Aman di The Nusa Dua Bali dengan Protokol Kesehatan Ketat Read More ITDC Target Jalan Kawasan Khusus Mandalika Kelar 2021 Read More Gandeng Gresini Racing, MP1 ingin orbitkan pebalap Indonesia ke MotoGP Read More Sambut MotoGP 2021, Pokdarwis Jerowaru Bay Akan Buka Tourist Information Center Read More Asyik! Jadwal Normal MotoGP 2021 Siap Dirilis, Indonesia Masuk Dalam Daftar Read More MotoGP Indonesia 2021, Begini Progres Pembagunan Sirkuit Mandalika Read More Pembangunan RS Internasional Mandalika Baru Mencapai 34 Persen Read More Indonesia Berencana Membuat Tim Balap Moto2 Read More MA mengabulkan kasasi JPN Kejati NTB terkait gugatan lahan KEK Mandalika Read More Mandalika Menggema Read More Pemprov NTB Dukung Pengembangan Desa Super Prioritas Mandalika Read More Sambut MotoGP, Energi Baru 11 Desa Wisata Bumi Gora Read More Rossi dan Memori Indonesia saat Awal dan Penghujung Karier di MotoGP Read More Pemerintah Mau Bangun Kebun Karang di Bali Rp 111 M Read More ITDC accelerates the acquisition of enclaved land through a consignment scheme Read More Bakal Ada PEN Restorasi Terumbu Karang, Ini Tujuannya Read More Percepat pembebasan lahan enclave KEK Mandalika, ITDC telah bayar Rp 16,9 miliar Read More Satgas BUMN NTB Salurkan Ribuan Masker di Kuta Beach Park The Mandalika Read More Tujuh Produk Unggulan Loteng Diusulkan Jadi Sovenir di Event MotoGP Read More Kemenparekraf Bakal Lakukan Revitalisasi Destinasi Wilayah Bali, Apa yang Dibenahi? Read More Holding BUMN Pariwisata hingga Pelabuhan Mau Dibentuk, Ini Daftarnya Read More MGPA Sambut Gairah Rossi Ingin Jajal Sirkuit Mandalika Read More Pembangunan Sirkuit Mandalika Dipastikan Sesuai Jadwal Read More Kagum Euforia MotoGP di Indonesia, Rossi Antusias Jajal Sirkuit Mandalika Read More Mandalika Usung Teknologi Informasi Terbaru Read More Fakta Menarik KEK Mandalika, Definisi Kemegahan Indonesia Read More RAKOR PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR TELEKOMUNIKASI DI MANDALIKA Read More Sambut MotoGP, 1.432 Kamar Homestay Sudah Tersedia di Lombok Tengah Read More NTB Tawarkan 8 Proyek Unggulan kepada Investor Read More MotoGP Mandalika 2021, Bagaimana Progres Pengerjaan Sirkuitnya? Read More ITDC Kembangkan Proyek Pink Mandalika Read More MGPA Rilis Video Perkembangan Sirkuit Mandalika Untuk MotoGP 2021 Read More Pelindo III Siapkan Hotel Terapung untuk Dukung MotoGP Read More Erick Thohir Suntik 9 BUMN Senilai Rp42,3 Triliun, Belum Termasuk PNM! Read More KNPI NTB Apresiasi Pendekatan Persuasif dalam Pembersihan Lahan di KEK Mandalika Read More KEK Mandalika Disiapkan Serap 69 Persen Tenaga Lokal Read More ITDC: Ganti Rugi Lahan Sirkuit MotoGP Sudah 16,9 Miliar Read More ITDC Bersama Pelaku Pariwisata Melepas Kembali Anak Penyu di Panti Kuta Lombok Read More ITDC Gelar Program Bina Lingkungan Pelatihan Berjualan Efektif dari Rumah Read More Tujuh Bukit di KEK Mandalika Segera Dipenuhi Bunga Kertas Read More Poltekpar Lombok Siap Cetak SDM Handal untuk MotoGP 2021 di KEK Mandalika Read More Jumlah Kamar Hotel yang Tersedia di The Nusa Dua Bali Bertambah, Kini 3.685 Unit Read More Salah Satu Seri MotoGP 2021 akan Digelar di Mandalika Read More Pembangunan Creative Hub di The Mandalika Read More Bangun Mandalika Jadi Tuan Rumah MotoGP Telan Investasi Rp 23 Triliun Read More Bakal Jadi Tuan Rumah MotoGP, Mandalika Punya Apa Aja Sih? Read More Ini 8 Rekomendasi Tempat Wisata di Mandalika Read More Bali Bergeliat Lagi, 11 Destinasi Wisata Lolos Verifikasi Read More Perluasan Terminal BIZAM Ditarget Tuntas Februari 2021 Read More Kadin Kunjungi ITDC Read More Jelang MotoGP 2021, Kementerian PUPR Tata Kawasan Wisata Mandalika Read More Lombok Mandalika Sejuta Pesona Read More Jadi wisata bahari, KKP ingin pemda buat taman terumbu karang Read More Digitalisasi UMKM Melalui Event MotoGP Mandalika 2021 Read More Gubernur Yakin Lahan KEK Tuntas Tepat Waktu Read More Kejar Jadwal MotoGP Indonesia 2021, ITDC Terus Lanjutkan Pembangunan Sirkuit Mandalika, Begini Kabar Terbarunya Read More ITDC Siapkan Lahan Relokasi Warga, Pembangunan Sirkuit Mandalika Jalan Terus Read More Menko PMK: MotoGP Mandalika kenalkan pariwisata NTB kepada dunia Read More Buruan Sikat, Tiket MotoGP Indonesia 2021 Sudah Bisa Dipesan Lo! Read More Serahkan Dua Juta Masker, Menko PMK Ingin Pastikan Pariwisata NTB Kembali Berjalan Read More Tengah Uji Coba Pengaspalan, Begini Penampakan Sirkuit Mandalika Read More Tahun 2021, Sejumlah kegiatan MICE internasional akan digelar di Bali Read More Menteri Teten Masduki Kunjungi Kenja Square, The Nusa Dua Read More Konvensi rancangan panduan kegiatan MICE Read More Sejumlah MICE Internasional Akan Digelar di Bali Tahun Depan, Kemenparekraf Segera Terbitkan Ini Read More Sepeda motor UTS diusulkan jadi kendaraan resmi di Sirkuit Mandalika Read More Pembangunan Sirkuit Mandalika untuk Kejuaraan MotoGP 2021 Capai 60 Persen Read More Gubernur NTB Tegaskan MotoGP Mandalika Digelar Oktober 2021 Read More Yuk Menikmati Keindahan Alam Mandalika Sembari Mengikuti Triathlon Virtual Read More Yuk Intip, Ini Progres Pembangunan Mandalika Street Circuit untuk MotoGP 2021 Read More ITDC: Progres Sirkuit Mandalika Capai 40 Persen Read More Nusa Dua dan Mandalika Jadi Andalan ITDC Gaet Turis Asing Read More Polwan-Bhayangkari NTB Bagikan Tas Sekolah ke Anak-anak di Mandalika Read More ITDC latih pemasaran daring bagi paguyuban pariwisata The Nusa Dua Read More Pelabuhan Gili Mas Siap Beroperasi Untuk Ramaikan MotoGP Mandalika 2021 Read More Kementerian BUMN Siapkan Program Strategis di 2021 Read More Daftar 8 BUMN Penerima PMN Rp37,4 T dalam RAPBN 2021 Read More Merah Putih Raksasa Berkibar di Bukit Merese Mandalika Read More Komitmen Menjadi Terdepan, ITDC Terus Bergerak Lakukan Transformasi dan Inovasi Read More The Nusa Dua Jadi Wakil ITDC Saat Apel Virtual 17an di Istana Negara Read More ITDC tingkatkan kapasitas UMKM melalui pelatihan daring di NTB dan Bali Read More Percepatan pembangunan sirkuit motoGP Mandalika Read More STIMULUS SEKTOR PARIWISATA Read More Pariwisata Mandalika NTB Diharapkan Topang Perekonomian Nasional Read More ITDC Konsisten Hadirkan The Nusa Dua Sebagai Destinasi Kelas Dunia Read More Mandalika Bakal Menambah Daftar Kawasan Wisata Andalan di Indonesia Timur Read More Cek Fakta: Tidak Benar Foto Sirkuit Mandalika Siap Digunakan Tahun 2021 Read More ITDC Kantongi Komitmen Investasi Rp23 T di KEK Mandalika Read More Kemenparekraf Lanjutkan Pembangunan Pusat Kreatif di Tengah Pandemi Read More Dukung Penyelenggaraan Konferensi G20, ITDC Kembangkan Kawasan Tana Mori Jadi Kawasan Kelas Atas Read More ITDC SALURKAN 26 HEWAN KURBAN UNTUK MASYARAKAT Read More Sirkuit MotoGP Indonesia di Mandalika Terus Dikebut Pembangunannya, Ini Updatenya Read More The Nusa Dua jalankan protokol kesehatan cegah COVID-19 Read More Resmi Dibuka, The Nusa Dua Kembali Bisa Dikunjungi Wisnus Read More Bali Buka Pariwisata Kembali, Begini Penerapan Protokol Kesehatan di Nusa Dua Read More Bali Terapkan QRIS, Sektor Pariwisata Diyakini Bangkit Read More ITDC menyalurkan 26 hewan kurban untuk masyarakat NTB Read More Uji Coba Lintasan MotoGP Mandalika April 2021 Read More Agustus Diaspal, Sirkuit MotoGP Mandalika Dijajal April 2021 Read More Polsek Kuta Turun Imbau Pengunjung Wisata KEK Mandalika Read More Pangdam Bersama Forkopimda NTB Sambut Kedatangan Lima Pimpinan Institusi Negara Read More ITDC Lakukan Kegiatan Bersepeda untuk Mengecek Kesiapan New Normal di The Nusa Dua Read More "Mandalika Rebound" diharapkan pulihkan pariwisata NTB Read More New Normal, tiga spot wisata di Mandalika Lombok mulai dibuka Read More Dukung Event MotoGP 2021, Pemda Loteng Gencar Lakukan Sosialisasi Read More Inisiasi New Normal lewat Mandalika Rebound sebagai Bentuk Dukungan Kemenparekraf Read More Travellers, Get Ready for The Mandalika Lombok Has Been Back on Business Read More ITDC Gelar Webinar dengan Lebih dari 80 Peserta Travel Agent dan Pelaku Usaha Pariwisata Read More ITDC Tuan Rumah Mandalika Rebound Read More DPR Setujui 7 BUMN Dapat Penyertaan Modal Negara Rp 23,65 T Read More ITDC fokus percepat konstruksi Sirkuit Mandalika untuk MotoGP 2021 Read More KEJAR MOTOGP INDONESIA 2021, ITDC GANDENG PT PP DAN HIMBARA UNTUK PERCEPAT PEMBANGUNAN SIRKUIT MANDALIKA Read More Mau Liburan Murah, Kunjungi Kuta Mandalika Promosfest Read More Minimalkan Kontak Dengan Pembeli, Pedagang Di Nusa Dua Akan Gunakan Cashless Read More Bali Masuki Normal Baru, Sertifikasi Protokol Kesehatan Disiapkan Read More Masukin Tatanan Era Baru, Bali Siapkan Sejumlah Event Read More Pengunjung Kawasan The Mandalika Wajib Pakai Masker Read More Kawasan The Mandalika Dilengkapi Unit SAR Read More Kawasan Nusa Dua Bali Dijadikan Pilot Project Wisata New Normal Read More ITDC membagikan 250 masker untuk pedagang asongan di Mandalika Read More Antisipasi Banjir di Sirkuit MotoGP Mandalika, ITDC Sistem Drainase Read More Antisipasi Banjir di Sirkuit MotoGP Mandalika, ITDC Sistem Drainase Read More Pembangunan Sirkuit Mandalika untuk MotoGP Mencapai 40 Persen Read More Sektor UMKM NTB dan Bali Dapat Dukungan Penuh dari ITDC Read More MotoGP 2021, Gubernur NTB Pastikan Pembangunan Sirkuit Mandalika Sesuai Rencana Read More Akses Masuk Dibatasi, Karyawan ITDC Harus Tunjukkan Ini Read More Paparan ITDC Manfaat PMN untuk Mandalika Read More Gelar MotoGP 2021, sirkuit Mandalika bakal serap 7.500 naker Read More ITDC Matangkan Prosedur Mitigasi Bencana di The Mandalika Read More Pengembangan Destinasi Super Prioritas Tetap Dilanjutkan Read More RECORD : Webinar Pariwisata dan Adaptasi Tatanan Baru by Genpi Indonesia (19/6/2020) Read More DPRD Bali Tinjau Kawasan ITDC, Pastikan Kesiapan Terapkan CHS Read More Tourism Ministry Holds Bali Covid-19 Safety Update Webinar Read More Sambut MotoGP Mandalika, BIL Tambah Daya Tampung Jadi 7 Juta Penumpang per Tahun Read More New Normal, ITDC dan DPD Putri Bali Ikuti Arahan Pemerintah Read More Kementerian PUPR akan salurkan Rp2,7 triliun untuk lima KSPN pada 2021 Read More Turis Asing Sudah Tak Sabar Nonton MotoGP di Mandalika Read More Kedisiplinan dan Kesiapan Daerah Kunci Pembukaan Destinasi di Masa Pandemi Covid-19 Read More MENPAREKRAF TINJAU KESIAPAN NUSA DUA Read More Survei Sebut Bali Masih Destinasi Favorit, Era Baru Harus Dipersiapkan Read More Wishnutama Cek Kesiapan Bali Sambut New Normal Pariwisata Read More Wabup Suiasa Paparkan Langkah Badung Sambut Budaya Hidup Baru Read More Menparekraf Pantau Kesiapan ITDC Sambut New Normal Read More Persiapan Membuka Kembali Sektor Pariwisata, Menpar Cek Kesiapan Bali, Berikut yang Jadi Prioritas Read More Kawasan Rinjani Hingga KEK Mandalika akan Dibuka Read More Satgas BUMN ITDC Sumbang Masker untuk RSUD Tanjung Read More Pembangunan Sirkuit Mandalika Sesuai Jadwal, Siap Gelar MotoGP 2021? Read More Bangun CSC, KKP Berharap Bali Bisa Punya Coral Park Read More Lampung Matangkan Pengembangan Pariwisata Terintegrasi Read More Intip Persiapan Bali Jadi Pilot Project Pembukaan Pariwisata saat New Normal Read More Perangkat Info Gempa Generasi Terbaru Akan Dipasang di Kantor Bupati Lombok Tengah dan di KEK The Mandalika Read More ITDC dan Club Med Indonesia Sumbang 21.000 Masker di Bali dan NTB Read More Akhir Tahun, Nusa Dua Bali Disiapkan untuk Wisata MICE Read More Mandalika Dog Shelter, Rumah bagi Anjing yang Terbuang Read More Siapkan Akomodasi MotoGP 2021, Pusat akan Bangun Rusun dan Rusus di KEK Mandalika Read More Kehadiran Bukit Pink Bikin Sirkuit Mandalika Makin Ciamik Read More Nusa Dua siap jadi percontohan wisata Normal Baru Read More Kamar Hotel di Nusa Dua Sudah Dibooking Hingga Desember Read More Follow the latest information from the COVID-19 Mitigation Task Force at http://covid19.go.id and help prevent the spread of COVID-19. Read More