PELATIHAN BUDIDAYA JAMUR TIRAM DAN OLAHAN BAGI MASYARAKAT DESA PENYANGGA KEK MANDALIKA

Pelatihan budidaya jamur tiram dan olahan untuk masyarakat desa penyangga KEK Mandalika dilaksanakan pada hari Rabu-Jumat tanggal 11 -13 Januari 2020 di Kantor ITDC Mandalika. Total peserta yang mengikuti pelatihan ini adalah sekitar 48 orang pria dan wanita baik kalangan pemuda maupun orang tua dari 6 desa penyangga KEK Mandalika. Tutor untuk pelatihan tata rias ini adalah pengusaha UKM yang ada di Batu Layar, Lombok Barat yaitu Bapak Adi dan Ibu Ana pemilik UKM Difiya Jamur.Rangkaian pelatihan budidaya jamur tiram dan olahan ini dimulai dengan materi teori pengenalan jamur dan jenisnya serta cara budidaya yang baik dan benar, pemeliharaan dan cara panen jamur, serta materi mengenai cara pengolahan dan pemasaran hasil olahan jamur. Setelah seluruh teori mengenai budidaya jamur diberikan, barulah para peserta dibagi kelompok per desa dan diminta untuk memulai praktek untuk pembuatan baglog bibit jamur yang akan digunakan untuk budidaya jamur tiram. Setiap desa membuat sekitar 100 baglog bibit jamur untuk dirawat dan harapannya hasil panen dari jamur tiram tersebut dapat menjadi tambahan sumber penghasilan masyarakat di masing-masing-masing desa penyangga.Para peserta pelatihan juga diajarkan mengenai cara mengolah jamur tiram menjadi beberapa masakan olahan jamur seperti sate jamur, sambal jamur dan jamur tiram krispi. Hal ini nantinya diharapkan bisa menjadi daya tarik bagi usaha budidaya jamur yang dijalankan oleh masing-masing desa nantinya. Para peserta juga diajarkan simulasi pasar dalam memasarkan produk jamur tiram olahannya dengan berjualan di sekitar wilayah KEK Mandalika.Pasca pelatihan para peserta juga mendapatkan pendampingan hingga lebih dari 1 bulan dari para tutor untuk mengetahui perkembangan bibit-bibit jamur yang sudah dibuat dan disusun di masing-masing desa. Usai pendampingan paling tidak masing-masing desa sudah bisa panen hasil jamur tiram. Setelah rangkaian kegiatan selesai, saat ini para peserta pelatihan budidaya jamur tiram dari beberapa desa sudah sering menerima permintaan untuk suplai jamur tiram dari restoran-restoran maupun hotel yang ada di desa penyangga KEK Mandalika. Para peserta bahkan sempat mengajarkan warga lain yang tidak mengikuti pelatihan di masing-masing desa peserta. Hal inilah yang menjadi harapan ITDC kepada para peserta yaitu agar dapat meningkatkan pendapatan pasca pelatihan dilaksanakan dan dapat menyebarkan ilmu yang didapat kepada warga sekitar. Inilah yang bisa menjadi pemicu peningkatan taraf kehidupan masyarakat di desa penyangga KEK Mandalika. (pkbl/ sagung)

PELATIHAN PEMBUATAN HANDICRAFT RAJUTAN BAGI MASYARAKAT DESA PENYANGGA KEK MANDALIKA

Pelatihan ini dilaksanakan pada hari Rabu-Jumat tanggal  8-10 Januari 2020 di Kantor ITDC Mandalika. Total peserta yang mengikuti pelatihan ini adalah 26 orang pria dan wanita baik kalangan pemuda maupun orang tua dari 6 desa penyangga KEK Mandalika. Tutor untuk pelatihan tata rias ini adalah pengusaha UKM yang ada di Mataram yaitu Ibu Sri Wahyuni pemilik UKM Uniqq Collection.Rangkaian pelatihan handicraft rajut ini dimulai dengan materi memperkenalkan pola dasar merajut kepada seluruh peserta. Setelah peserta menguasai dasar-dasar merajut barulah diajarkan mengenai bagaimana caranya membuat pola rantai, tusuk tunggal, dan tusuk ganda dalam rajutan. Setelah itu, bagian yang terakhir barulah para peserta diberikan tugas untuk melanjutkan pembuatan dompet atau tas sesuai ukuran Hingga finishing (furing). Target di akhir pelatihan paling tidak para peserta sudah bisa menghasilkan 1 buah dompet rajutan dari pelatihan yang didapat.Pasca pelatihan para peserta juga mendapatkan pendampingan sebanyak 3 kali dari para tutor dan peserta diberikan tugas untuk menyelesaikan rajutan seperti tas, dompet, topi, syal, tempat tisu atau jenis barang yang lain sesuai dengan kreasinya, Hal ini untuk melihat sejauh mana perkembangan dan pemahaman dari para peserta mengenai materi yang diberikan.Setelah rangkaian kegiatan selesai, saat ini para peserta pelatihan rajutan handicraft ini sebagian besar sudah sering menerima permintaan untuk pembuatan dompet, tas atau barang-barang rajutan di sekitar desa. Beberapa dari peserta bahkan sudah bisa membagi ilmu yang didapatkan kepada warga desa lain di desanya yang ingin mempelajari keterampilan merajut ini. Hal inilah yang menjadi harapan ITDC kepada para peserta yaitu agar dapat meningkatkan pendapatan pasca pelatihan dilaksanakan dan dapat menyebarkan ilmu yang didapat kepada warga sekitar. Inilah yang bisa menjadi pemicu peningkatan taraf kehidupan masyarakat di desa penyangga KEK Mandalika. (pkbl/ sagung)

ITDC BERIKAN PELATIHAN TATA RIAS WAJAH DAN RAMBUT UNTUK MASYARAKAT SEKITAR KEK MANDALIKA

Kegiatan pelatihan tata rias wajah dan rambut yang diselenggarakan oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) ini dilaksanakan pada hari Rabu-Jumat tanggal 8-10 Januari 2020 di Kantor ITDC Mandalika. Total peserta yang mengikuti pelatihan ini adalah 27 orang wanita baik ibu rumah tangga maupun kalangan pemuda dari 6 desa penyangga KEK Mandalika. Tutor untuk pelatihan tata rias ini adalah ahli kecantikan yang berasal dari La Tulipe Professional Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).Rangkaian pelatihan tata rias ini dimulai dengan diagnosa kulit kepada masing-masing peserta. Hal ini bertujuan agar masing-masing peserta dapat mengenali kulit sendiri sebelum melakukan perawatan kepada orang lain yang nantinya menjadi kliennya. Setelah itu barulah peserta diberikan materi mengenai perawatan intensif dalam teori dan praktek untuk facial wajah. Setelah peserta menguasai materi mengenai perawatan kulit wajah, barulah diberikan materi mengenai tata rias baik Make Up dasar dan Make Up tingkat lanjut (teori dan praktek) untuk diri sendiri dan orang lain. Jenis make up yang diajarkan juga dari jenis make up ringan yang digunakan untuk kehidupan sehari-hari maupun jenis make up untuk pernikahan.Pasca pelatihan para peserta juga mendapatkan pendampingan sebanyak 3 kali dari para tutor dan diberikan tugas untuk mendapatkan konsumen selama masa pendampingan. Peserta juga diajarkan mengenai tata rias rambut untuk melengkapi materi tata rias wajah yang telah didapatkan. Hal ini untuk melihat sejauh mana perkembangan dan pemahaman dari para peserta mengenai materi yang telah diberikan.Setelah rangkaian kegiatan selesai, saat ini para peserta pelatihan tata rias sebagian besar sudah sering menerima permintaan untuk merias wajah baik untuk acara pernikahan maupun acara-acara formal di sekitar desanya. Beberapa dari peserta bahkan saat ini sudah ada yang membuka usaha salon di desa masing-masing. Hal inilah yang menjadi harapan ITDC kepada para peserta yaitu agar dapat meningkatkan pendapatan pasca pelatihan dilaksanakan. (pkbl/sagung)

ITDC BERIKAN PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN UNTUK MENDORONG PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA PENYANGGA KEK MANDALIKA

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), menyelenggarakan Pelatihan Kewirausahaan dalam bidang Tata Rias Wajah & Rambut, Rajutan & Budidaya Jamur Tiram bagi masyarakat di desa penyangga KEK Pariwisata Mandalika. Rangkaian pelatihan ini dimulai pada tanggal 30 Desember 2019 di Kantor ITDC Mandalika. Pelatihan ini dilaksanakan dalam rangka mengembangkan jiwa entrepreneurship untuk peningkatan usaha sehingga tercipta perluasan kerja. Selain itu pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta agar dapat mengkaji dan mengembangkan kemampuan pribadi untuk persiapan, berpola pikir dan berprilaku sebagai wirausaha mandiri dan meningkatkan penghasilan tiap peserta. Program pelatihan ini bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan Bisnis PPKP Mataram sebagai fasilitator pelatihan. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah fun games, diskusi kelompok dan juga presentasi hasil diskusi. Pada Pelatihan Kewirausahaan para peserta diberikan materi mengenai dasar kewirausahaan untuk mengubah mindset peserta agar bisa menjadi wirausaha mandiri. Hal-hal yang sangat ditekankan dalam pelatihan adalah mengenai Dinamika Kelompok, Pengenalan Karakter Pribadi, Kedisiplinan dan Pemasaran.Pelatihan ini merupakan awal dari pelatihan kewirausahaan lanjutan dalam masing-masing bidang seperti Pelatihan Budidaya Jamur Tiram & Olahan, Pelatihan Handicraft Rajutan, dan Pelatihan Tata Rias. Masyarakat yang sudah mengikuti kegiatan pelatihan dasar kewirausahaan nantinya akan mengikuti pelatihan masing-masing bidang sesuai dengan minat. Pelatihan ini diikuti oleh seluruh peserta pelatihan 3 bidang tersebut sejumlah 105 orang yang berasal dari 6 desa penyangga KEK Mandalika yaitu Desa Sengkol, Mertak, Kuta, Sukadana, Prabu, & Rembitan. Para peserta pelatihan terpilih melalui assesmen kemudian mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dan nantinya diakhiri dengan proses monitoring dan evaluasi. Seluruh proses pelatihan dilaksanakan kurang lebih selama 3 bulan. 

PELAKU USAHA UMKM BAZAAR MANDALIKA DI BERIKAN PELATIHAN AKUNTANSI OLEH ITDC

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola KEK Pariwisata Mandalika atau The Mandalika, menyelenggarakan pelaksanaan Pelatihan Akuntansi Sederhana UKM dan Aplikasi Berbasis Android Bagi UMKM Mitra Bazaar Mandalika Tahun 2019, untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas para pelaku usaha di Bazaar Mandalika dalam mengatur keuangan. Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari pada tanggal 15-17 Juli 2019 di Hotel Illira Lite, Praya, bekerjasama dengan Dinas Koperasi UKM Provinsi NTB dan Universitas Mataram.Peserta pelatihan mencapai 33 orang yang merupakan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau pada bidang kuliner yang sudah terkontrak dengan ITDC di Bazaar Mandalika. Materi yang diperoleh peserta selama tiga hari antara lain mencakup Dinamika Kelompok, Pengantar Akuntansi Sederhana, Persamaan Akuntansi Sederhana, praktek penyusunan Laporan Keuangan, Instal Aplikasi Akuntansi UKM untuk Android, Pengantar Aplikasi Akuntasni UKM dan Praktek Aplikasi Akuntansi UKM.Pelatihan ini diselenggarakan agar para peserta dapat mengetahui dan paham cara membuat laporan keuangan sederhana untuk usaha dalam bentuk konvensional maupun berbasis aplikasi android. ITDC juga berharap melalui pelatihan ini, peserta pelatihan dapat menjadi agen perubahan untuk memberikan edukasi dan pengetahuan kepada pedagang UMKM sekitar yang belum pernah mengikuti pelatihan serta mengaplikasikan materi yang diterima di kehidupan sehari – harinya. 

ITDC AJAK MASYARAKAT SEKITAR TANJUNG AAN IKUT GERAKAN BANK SAMPAH

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola KEK Pariwisata Mandalika atau The Mandalika, mengajak masyarakat untuk mengelola sampah menjadi barang yang lebih bermanfaat dalam kehidupan serhari-hari. Melalui Program Bina Lingkungan, ITDC mengadakan Program Pelatihan, Pembinaan, dan Pendampingan mengenai Bank Sampah serta cara pengelolaan sampah di kawasan pariwisata the Mandalika, bagi pedagang dan warga yang berada di Pantai Tanjung Aan - the Mandalika, Lombok NTB. Program ini diselenggarakan bekerja sama dengan Bank Sampah NTB Mandiri berlangsung selama tiga hari, yaitu pada 27 Februari – 1 Maret 2019, bertempat di kantor ITDC Mandalika.Dalam pelatihan ini peserta diajarkan mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik, pemanfaatan sampah organik menjadi kompos, pemanfaatan sampah anorganik menjadi barang kerajinan,praktik pembuatan kompos dengan metode Takakura dan penggunaan tabung komposter, serta manfaat pembentukan Bank Sampah. Pelatihan diikuti oleh 25 orang yang merupakan warga Tanjung Aan dan sekitarnya hingga Dusun Gerupuk, terdiri dari berbagai unsur seperti Kepala Dusun, Pedagang, Pemuda, dan Ibu Rumah Tangga. Disamping mengikuti pelatihan, masyarakat akan didampingi selama 14 hari oleh tim Bank Sampah NTB dan ITDC untuk mencapai tujuan akhir yakni terbentuknya Bank Sampah untuk warga di Tanjung Aan hingga Dusun Gerupuk yang nantinya akan dikelola oleh masyarakat itu sendiri.Program pelatihan dan pembentukan Bank Sampah berbasis masyarakat ini merupakan salah satu upaya dalam mengubah paradigma masyarakat di sekitar kawasan the Mandalika, khususnya di kawasan Tanjung Aan, mengenai sampah. ITDC berharap masyarakat dapat melihat sampah sebagai barang yang memiliki nilai untuk bisa dimanfaatkan kembali, sehingga terdorong untuk mengolahnya menjadi barang bernilai ekonomis yang memiliki potensi untuk memberikan penghasilan tambahan. Disamping itu, dengan mengikuti kegiatan ini, masyarakat dapat memberikan kontribusinya dalam mengurangi jumlah sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). (pkbl/sagung)

ITDC DUKUNG DESA PINGE MENJADI DESA WISATA YANG MANDIRI DAN PROFESIONAL

Desa Pinge yang berada di Kecamatan Marga Tabanan, Bali merupakan sebuah desa tradisional yang memiliki ciri khas pada bangunan rumah tradisional yang tertata rapi, bentangan persawahan dengan panorama indah, dan fasilitas penginapan untuk wisatawan yang ditunjukkan dengan dengan tersedianya rumah penduduk untuk disewakan sebagai penginapan atau homestay. Selain itu berbagai atraksi budaya tradisional masih terjaga dengan baik. Bangunan Pura tempo dulu yang masih tetap terjaga hingga hidangan kuliner tradisional khas Desa Pinge yang layak untuk dinikmati wisatawan yang berkunjung ke Pinge.Sejalan dengan potensi tersebut, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sejak Tahun 2016 telah memberikan bantuan kepada Desa Pinge dalam rangka menjadikan Desa Pinge sebagai Desa Wisata yang mandiri dan profesional berlandaskan pada konsep community based tourism. Selain itu, dalam rencana pengembangan Desa Wisata Pinge juga tidak lepas dari Konsep Tri Hita Karana dimana terciptanya keharmonisan antara hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia dan manusia dengan lingkungannya tetap menjadi pijakan dalam setiap nafas kegiatan pengembangannya. Tahun 2019, ITDC memberikan bantuan pelatihan peningkatan sumber daya manusia berupa pelatihan manajemen homestay dan tour guide.Selain itu bantuan fisik berupa penataan telajakan angkul-angkul rumah atau pintu depan rumah, pembuatan tiang kulkul (kentungan), penambahan lampu penerangan dan tempat sampah di bagian belakang pintu masuk. Harapan ITDC pada tahun 2021,  Desa Wisata Pinge sudah bisa mandiri dan professional dalam menata serta mengatur desanya sebagai desa wisata unggulan yang berbeda dengan desa wisata lainnya di Bali. Segala bantuan yang diberikan ITDC tersebut merupakan upaya mendukung keberlangsungan Bali sebagai daerah yang sumber perekonomian masyarakatnya dari sektor Pariwisata. Nantinya desa ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih bagi penduduk desanya. Hal ini juga sekaligus dapat meningkatkan citra atau nilai perusahaan yang mampu memberikan kontribusi berkelanjutan dalam kegiatan pengembangan pada suatu wilayah luar lingkungan unit usaha. (pkbl/ sulasa)

ITDC BANTU PENGHIJAUAN DI DESA BATUR UTARA KINTAMANI BANGLI

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan masyarakat di sekitar Desa Batur Utara Kintamani Bangli, Bali, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) ikut membantu masyarakat sekitar berupa kegiatan penghijauan dengan memberikan bibit tanaman yang sesuai kondisi wilayah di dekat kawasan Geopark Gunung Batur Bangli. Kegiatan ini bekerjasama dengan pemuda dari Banjar Gunung Sari, Desa Batur Utara, Kintamani Bangli, dengan harapan mereka aktif merawat dan menjaga kondisi lingkungan sekitarnya. Desa Batur Utara juga merupakan daerah hulu dari Bali yang mana selama ini digunakan sebagai pemasok air yang memberikan kehidupan untuk masyarakat sekitar Bangli bahkan hingga ke Gianyar, Denpasar dan Badung.Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatan rasa kecintaan masyarakat utamanya generasi muda di Batur Utara dalam merawat dan menjaga lingkungannya agar tetap asri. Daerah yang kurang terurus padahal memiliki potensi sebagai daerah tujuan wisata juga dapat lebih diperhatikan. Oleh karena itu bagi sebagian besar tamu-tamu yang datang ke Bali khususnya bagi tamu yang menginap di daerah Badung termasuk di Kawasan Pariwisata The Nusa Dua, juga dapat melihat keindahan panorama Gunung Batur dan alamnya yang asri. Dengan demikian kontribusi perusahaan dapat terlihat nyata membantu lingkungan sekitar baik untuk keberlangsungan hidup maupun untuk kepentingan pariwisata dalam peningkatan perekonomian. (pkbl/sulasa)

SUNDOWN DANCING LESSON ATRAKSI BUDAYA DI PENINSULA NUSA DUA

Sundown dancing lesson merupakan event yang digelar sebagai wujud pelestarian terhadap kebudayaan daerah yang bekerjasama dengan komunitas kesenian lokal di Bali. Sundown Dancing Lesson digelar setiap Minggu sore yang menampilkan seni tari tradisional Bali sebagai atraksi yang dapat diikuti dan dinikmati wisatawan saat berkunjung ke Pulau Peninsula Nusa Dua sambil menikmati suasana matahari terbenam. Kegiatan tersebut adalah sebuah atraksi budaya yang ditampilkan ITDC sebagai pengelola Kawasan Pariwisata The Nusa Dua yang dilakukan untuk ikut mendukung pelestarian budaya daerah. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan wawasan baru kepada wisatawan yang berkunjung ke Peninsula dimana mereka juga dapat ikut terlibat dalam kegiatan belajar menari di tempat tersebut secara langsung.Selain itu, harapan ITDC dari kegiatan ini adalah bertambahnya atraksi baru di dalam Kawasan Pariwisata The Nusa Dua yang secara tidak langsung mampu menarik wisatawan untuk berkunjung dan menginap di hotel sekitar The Nusa Dua dan dapat memberikan kenangan serta hiburan baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Peninsula setiap Minggu sore. Kegiatan ini tentunya juga dapat memberikan keuntungan peningkatan pendapatan bagi ITDC dari sistem bisnis yang ada di dalam Kawasan Pariwisata The Nusa Dua berupa kompensasi hunian hotel. (pkbl/ sulasa)

PEDULI KEBERSIHAN PURA DI BALI, ITDC SUMBANG TEMPAT SAMPAH

Pura sebagai tempat suci untuk persembahyangan umat Hindu khususnya di Bali selain menjadi objek wisata bagi wisatawan khususnya mancanegara, contohnya seperti Pura Besakih, Pura Ulun Danu Batur, Pura Lempuyang, Pura Tanah Lot, Pura Uluwatu dan lainnya. Dengan demikian keberadaan Pura tidak hanya dipandang sebagai tempat memuja Tuhan Yang Maha Esa juga dapat sebagai objek bagi wisatawan untuk mengenal keberadaan tempat suci umat Hindu di Bali. Sehingga kebersihan Pura sangat perlu diperhatikan untuk menjaga keasrian dan kenyamanan bagi para pengunjung.PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) melalui program Bina Lingkungan melihat hal tersebut sangat perlu perhatian pihak perusahaan terutama keberadaan tempat sampah di areal sekitar Pura tersebut agar tersedia fasilitas tempat membuang sampah bagi umat sehabis melaksanakan persembahyangan. Kebersihan Pura akan menambahkan kesan asri dan kesucian Pura itu sendiri akan terjaga.Suasana bersih dan asri tersebut akan membuat setiap pengunjung atau umat yang akan bersembahyang lebih khusuk dalam melakukan pemujaan di Pura tersebut. Bagi wisatawan asing tentunya juga semakin memikat hatinya untuk melihat keberadaan Pura sebagai tempat persembahyangan dengan nilai serta nuansa religius yang kental. Hal itu juga selama ini yang menjadi daya tarik wisatawan datang ke Bali karena kebudayaan dan banyak terdapat Pura yang sangat menarik perhatiannya mereka. Beberapa Pura yang akan diberikan tempat sampah adalah Pura Besakih, Pura Ulun Danu Batur, Pura Pulaki, Pura Rambut Siwi, Pura Pusering Jagat, Pura Puncak Mangu, Pura Luhur Batukau, Pura Tanah Lot, Pura Uluwatu, Pura Andakasa dan Pura Goa Lawah. Harapannya, tempat sampah tersebut dapat bermanfaat untuk menjaga kebersihan lingkungan Pura. 

WHAT’S NEW
KEJAR MOTOGP INDONESIA 2021, ITDC GANDENG PT PP DAN HIMBARA UNTUK PERCEPAT PEMBANGUNAN SIRKUIT MANDALIKA Read More ITDC SIAP SAMBUT IMPLEMENTASI NEW NORMAL PARIWISATA Read More Dukung Penanganan COVID-19, ITDC Bersama CLub Med Indonesia Sumbang 21 Ribu Masker Untuk 11 RS Di Bali Dan NTB Read More Kembangkan Infrastruktur Dasar Kawasan, ITDC Bangun Akses Menuju Pantai Gerupuk Dan Tanjung Aan Read More LINDUNGI MASYARAKAT DARI PENYEBARAN COVID-19, ITDC GELAR DISINFEKTASI DI DESA PENYANGGA THE NUSA DUA Read More ITDC SALURKAN 26 HEWAN KURBAN UNTUK MASYARAKAT Read More Sirkuit MotoGP Indonesia di Mandalika Terus Dikebut Pembangunannya, Ini Updatenya Read More The Nusa Dua jalankan protokol kesehatan cegah COVID-19 Read More Resmi Dibuka, The Nusa Dua Kembali Bisa Dikunjungi Wisnus Read More Bali Buka Pariwisata Kembali, Begini Penerapan Protokol Kesehatan di Nusa Dua Read More Bali Terapkan QRIS, Sektor Pariwisata Diyakini Bangkit Read More ITDC menyalurkan 26 hewan kurban untuk masyarakat NTB Read More Uji Coba Lintasan MotoGP Mandalika April 2021 Read More Agustus Diaspal, Sirkuit MotoGP Mandalika Dijajal April 2021 Read More Polsek Kuta Turun Imbau Pengunjung Wisata KEK Mandalika Read More Pangdam Bersama Forkopimda NTB Sambut Kedatangan Lima Pimpinan Institusi Negara Read More ITDC Lakukan Kegiatan Bersepeda untuk Mengecek Kesiapan New Normal di The Nusa Dua Read More "Mandalika Rebound" diharapkan pulihkan pariwisata NTB Read More New Normal, tiga spot wisata di Mandalika Lombok mulai dibuka Read More Dukung Event MotoGP 2021, Pemda Loteng Gencar Lakukan Sosialisasi Read More Inisiasi New Normal lewat Mandalika Rebound sebagai Bentuk Dukungan Kemenparekraf Read More Travellers, Get Ready for The Mandalika Lombok Has Been Back on Business Read More ITDC Gelar Webinar dengan Lebih dari 80 Peserta Travel Agent dan Pelaku Usaha Pariwisata Read More ITDC Tuan Rumah Mandalika Rebound Read More DPR Setujui 7 BUMN Dapat Penyertaan Modal Negara Rp 23,65 T Read More ITDC fokus percepat konstruksi Sirkuit Mandalika untuk MotoGP 2021 Read More KEJAR MOTOGP INDONESIA 2021, ITDC GANDENG PT PP DAN HIMBARA UNTUK PERCEPAT PEMBANGUNAN SIRKUIT MANDALIKA Read More Mau Liburan Murah, Kunjungi Kuta Mandalika Promosfest Read More Minimalkan Kontak Dengan Pembeli, Pedagang Di Nusa Dua Akan Gunakan Cashless Read More Bali Masuki Normal Baru, Sertifikasi Protokol Kesehatan Disiapkan Read More Masukin Tatanan Era Baru, Bali Siapkan Sejumlah Event Read More Pengunjung Kawasan The Mandalika Wajib Pakai Masker Read More Kawasan The Mandalika Dilengkapi Unit SAR Read More Kawasan Nusa Dua Bali Dijadikan Pilot Project Wisata New Normal Read More ITDC membagikan 250 masker untuk pedagang asongan di Mandalika Read More Antisipasi Banjir di Sirkuit MotoGP Mandalika, ITDC Sistem Drainase Read More Antisipasi Banjir di Sirkuit MotoGP Mandalika, ITDC Sistem Drainase Read More Pembangunan Sirkuit Mandalika untuk MotoGP Mencapai 40 Persen Read More Sektor UMKM NTB dan Bali Dapat Dukungan Penuh dari ITDC Read More MotoGP 2021, Gubernur NTB Pastikan Pembangunan Sirkuit Mandalika Sesuai Rencana Read More Akses Masuk Dibatasi, Karyawan ITDC Harus Tunjukkan Ini Read More Paparan ITDC Manfaat PMN untuk Mandalika Read More Gelar MotoGP 2021, sirkuit Mandalika bakal serap 7.500 naker Read More ITDC Matangkan Prosedur Mitigasi Bencana di The Mandalika Read More Pengembangan Destinasi Super Prioritas Tetap Dilanjutkan Read More RECORD : Webinar Pariwisata dan Adaptasi Tatanan Baru by Genpi Indonesia (19/6/2020) Read More DPRD Bali Tinjau Kawasan ITDC, Pastikan Kesiapan Terapkan CHS Read More Tourism Ministry Holds Bali Covid-19 Safety Update Webinar Read More Sambut MotoGP Mandalika, BIL Tambah Daya Tampung Jadi 7 Juta Penumpang per Tahun Read More New Normal, ITDC dan DPD Putri Bali Ikuti Arahan Pemerintah Read More Kementerian PUPR akan salurkan Rp2,7 triliun untuk lima KSPN pada 2021 Read More Turis Asing Sudah Tak Sabar Nonton MotoGP di Mandalika Read More Kedisiplinan dan Kesiapan Daerah Kunci Pembukaan Destinasi di Masa Pandemi Covid-19 Read More MENPAREKRAF TINJAU KESIAPAN NUSA DUA Read More Survei Sebut Bali Masih Destinasi Favorit, Era Baru Harus Dipersiapkan Read More Wishnutama Cek Kesiapan Bali Sambut New Normal Pariwisata Read More Wabup Suiasa Paparkan Langkah Badung Sambut Budaya Hidup Baru Read More Menparekraf Pantau Kesiapan ITDC Sambut New Normal Read More Persiapan Membuka Kembali Sektor Pariwisata, Menpar Cek Kesiapan Bali, Berikut yang Jadi Prioritas Read More Kawasan Rinjani Hingga KEK Mandalika akan Dibuka Read More Satgas BUMN ITDC Sumbang Masker untuk RSUD Tanjung Read More Pembangunan Sirkuit Mandalika Sesuai Jadwal, Siap Gelar MotoGP 2021? Read More Bangun CSC, KKP Berharap Bali Bisa Punya Coral Park Read More Lampung Matangkan Pengembangan Pariwisata Terintegrasi Read More Intip Persiapan Bali Jadi Pilot Project Pembukaan Pariwisata saat New Normal Read More Perangkat Info Gempa Generasi Terbaru Akan Dipasang di Kantor Bupati Lombok Tengah dan di KEK The Mandalika Read More ITDC dan Club Med Indonesia Sumbang 21.000 Masker di Bali dan NTB Read More Akhir Tahun, Nusa Dua Bali Disiapkan untuk Wisata MICE Read More Mandalika Dog Shelter, Rumah bagi Anjing yang Terbuang Read More Siapkan Akomodasi MotoGP 2021, Pusat akan Bangun Rusun dan Rusus di KEK Mandalika Read More Kehadiran Bukit Pink Bikin Sirkuit Mandalika Makin Ciamik Read More Nusa Dua siap jadi percontohan wisata Normal Baru Read More Kamar Hotel di Nusa Dua Sudah Dibooking Hingga Desember Read More Bali Jadi yang Pertama untuk New Normal Pariwisata Read More ITDC Siap Jalankan The New Normal Read More Menteri PUPR: Lima Destinasi Wisata Super Tetap Prioritas Pemerintah Read More Gubernur NTB Tegaskan Pembangunan KEK Mandalika Terus Berjalan Read More ITDC menggenjot pembangunan sarana dan prasarana di Mandalika Read More ITDC Gunakan Suntikan PMN Rp 500 Miliar untuk Pembangunan KEK Mandalika Read More Dukung MotoGP Mandalika 2021, Pelindo III Lanjutkan Proyek Terminal Gilimas Read More Pandemi Virus Corona Tak Surutkan Pengerjaan Sirkuit Mandalika MotoGP Read More ITDC appointed as SOE coordinator of national disaster task force in NTB Read More Follow the latest information from the COVID-19 Mitigation Task Force at http://covid19.go.id and help prevent the spread of COVID-19. Read More PROMOSI WISATA MEDIA FILM Read More Jelang MotoGP Mandalika, Konstruksi Hotel Pullman Segera Dilanjutkan Read More Penguatan Peran Manajemen Risiko Read More Penyelenggara bakal datangkan Valentino Rossi di GP Mandalika 2021 Read More Kemenparekraf Ready to Succeed 2021 MotoGP Mandalika as a World Class Event Read More Calendar of Events Lombok Sumbawa 2020, MotoGP 2021 Becomes the Main Theme Read More