April 09, 2021

PERWAKILAN FIM DAN DORNA KUNJUNGI MANDALIKA INTERNATIONAL STREET CIRCUIT

Jakarta, 9 April 2021 - Setelah menghadiri TISSOT Grand Prix di Doha, perwakilan dari Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) dan Dorna Sports melakukan inspeksi pra-homologasi di Mandalika International Street Circuit pada Rabu, 7 April 2021. Kunjungan ke Mandalika International Street Circuit dilakukan oleh FIM Grand Prix Safety Officer Franco Uncini, Dorna Race Direction Representative Loris Capirossi dan Dorna Sports Managing Director Carlos Ezpeleta untuk melihat progres pembangunan proyek sirkuit yang terus berlangsung di Pulau Lombok, Indonesia tersebut.Selama proses inspeksi, perwakilan FIM dan Dorna Sports, yang disambut baik oleh Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation/ITDC Abdulbar M. Mansoer dan Chief Executive Officer (CEO) Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ricky Baheramsjah, mengaku terkesan dengan perkembangan proyek Mandalika International Street Circuit serta standar keamanan yang telah diterapkan.Adapun target Mandalika Intenational Street Circuit menjadi tuan rumah kejuaraan dunia World Superbike (WorldSBK), atau disebut secara resmi sebagai FIM MOTUL Superbike, pada 14 November 2021 akan tetap terlaksana. Namun, mengingat masih berlangsungnya pandemi COVID-19, semua pihak sepakat untuk menyelenggarakan ajang pertama FIM MotoGP™️ World Championship Grand Prix atau MotoGP™ di sirkuit ini pada awal musim depan, yaitu pada bulan Maret 2022.Meskipun demikian, apabila MotoGP™ masih bisa mengadakan seri di Asia Tenggara menjelang akhir tahun 2021, tim MotoGP™akan mengupayakan untuk mengadakan tes pra-musim di Mandalika International Street Circuit pada periode tersebut, sebagai persiapan keikutsertaan track Mandalika pada kalender 2022.Menteri Badan Usaha Milik Negera (BUMN) Erick Thohir menyampaikan, “Saya mendukung penuh penyelenggaraan MotoGP di bulan Maret 2022. Hal ini sejalan dengan program percepatan vaksinasi nasional oleh pemerintah Indonesia. Kami ingin menjamin keselamatan seluruh pengunjung baik dari dalam maupun luar negeri.”.Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer mengatakan, “Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan FIM dan Dorna ke The Mandalika dan sangat senang bahwa inspeksi teknis telah berjalan dengan baik sesuai dengan yang mereka harapkan. Dengan adanya kepastian waktu penyelenggaraan, kami memastikan untuk tetap fokus dalam menyelesaikan pembangunan Mandalika International Street Circuit serta memaksimalkan potensi yang akan diperoleh dari event olahraga kelas dunia ini.”.“Kunjungan ke Lombok minggu ini sangat sukses dan kami pastikan bahwa Mandalika International Street Circuit akan menjadi salah satu tempat penyelenggaraan terpenting dalam kalender MotoGP™️ mendatang.  Kami juga meyakini bahwa fans olahraga ini di Indonesia akan datang berbondong-bondong dan balapan di The Mandalika akan menjadi salah satu balapan paling ikonik sepanjang musim depan.  Indonesia adalah pasar penting bagi Dorna dan juga seluruh stakeholders kejuaraan MotoGP™️,” tutup CEO Dorna Carmelo Ezpeleta.

Read More
April 05, 2021

ITDC PASTIKAN PEMANFAATAN PMN UNTUK PERCEPAT PEMBANGUNAN THE MANDALIKA

JAKARTA, 5 APRIL 2021 - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata di Indonesia memastikan Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun 2020 sebesar Rp500 Milyar dipergunakan untuk mempercepat pembangunan kawasan pariwisata di KEK Mandalika (“The Mandalika”). Dana PMN yang diterima pada Desember 2020 silam ini merupakan bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bagi sektor pariwisata yang terdampak Pandemi Covid-19 serta bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2020.Dana PMN ini akan digunakan ITDC untuk membangun infrastruktur dasar dan fasilitas penunjang di The Mandalika antara lain pekerjaan drainase, pekerjaan tanah, pekerjaan perkerasan non aspal, pekerjaan perkerasan aspal, pekerjaan struktur dan pekerjaan landscape. Secara keseluruhan pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas penunjang di The Mandalika ditargetkan akan berlangsung hingga tahun 2026.Direktur Keuangan dan Strategi ITDC Nugdha Achadie mengatakan, “Kami memastikan penambahan PMN dalam rangka program PEN yang masuk ke dalam modal saham Persero ini, akan digunakan sepenuhnya untuk mendukung pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas penunjang berkelas dunia di The Mandalika. Dengan terbangunnya kawasan pariwisata ini, kami harapkan terjadi peningkatan jumlah lapangan pekerjaan serta pemberdayaan UMKM di kawasan sehingga dapat mempercepat pemulihan ekonomi sektor pariwisata pasca pandemi Covid-19.”.Penggunaan PMN tahun 2020 ini diproyeksikan akan mendukung pemulihan ekonomi paska pandemi Covid-19 khususnya di wilayah Lombok dan sekitarnya melalui sejumlah manfaat langsung, antara lain akan ada penyerapan kurang lebih 300 tenaga kerja dalam periode konstruksi, potensi penyerapan kembali secara bertahap 800 tenaga kerja bidang akomodasi di Kabupaten Lombok Tengah yang sempat dirumahkan, peningkatan occupancy rate hotel selama periode konstruksi, serta penyerapan tenaga kerja non-permanen dan tenaga kerja supporting permanen saat berlangsungnya kegiatan event di The Mandalika. Selain itu, pemanfaatan PMN ini juga akan mendukung pengembangan bisnis UMKM yang nantinya dapat menempati kios UMKM di Bazaar Mandalika, khususnya dalam hal perdagangan bahan mentah.The Mandalika yang memiliki luas kurang lebih 1.175 Ha berlokasi di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, dibangun sebagai sebuah kawasan pariwisata terintegrasi yang akan memberikan multiplier effect yang signifikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Lombok Tengah pada khususnya dan NTB pada umumnya. Sejak 2016, saat ITDC memulai percepatan pembangungan The Mandalika, hingga saat ini, telah terbangun infrastruktur jalan dan fasilitas umum dan sosial, diantaranya jalan utama kawasan sepanjang 4 km; Kuta Beach Park berikut beach facilities berupa fasilitas bilas, locker & toilet; Masjid Nurul Bilad dengan kapasitas mencapai 4.000 jamaah; pusat pengawasan area pantai Balawista; Bazaar Mandalika yang terdiri dari 303 unit stall dan Sentra Parkir. Selain itu, masih ada proyek yang saat ini tengah dalam proses pembangunan yaitu Jalan Kawasan Khusus (JKK) yang dapat berfungsi sebagai sirkuit jalanan (street circuit), hotel bintang 5 Pullman Mandalika dan jalan akses menuju wisata daerah Gerupuk pada zona timur kawasan.“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah melalui Kementerian dan Lembaga dalam membantu kebutuhan pendanaan investasi untuk pengembangan The Mandalika ini. Selaku pengembang kawasan pariwisata, kami pastikan pendanaan yang telah kami peroleh ini akan digunakan untuk melakukan percepatan pembangunan kawasan tersebut. Selain itu, kami juga terus melakukan upaya- upaya kreatif untuk memenuhi seluruh kebutuhan pendanaan baik melalui kolaborasi BUMN maupun pendekatan ke lembaga pembiayaan dalam negeri dan luar negeri, sehingga percepatan pembangunan The Mandalika dapat berjalan sesuai rencana, dan manfaat pembangunan dapat segera dinikmati masyarakat,” tutup Nugdha.

Read More
April 04, 2021

Ditopang Vaksinasi dan Protokol CHSE, ITDC Pastikan Kawasan The Nusa Dua dan The Mandalika Siap Sambut Pembukaan Pariwisata

The Mandalika, 4 April 2021 - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika/The Mandalika, Lombok, NTB, memastikan pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan pariwisata yang dikelolanya menerima vaksinasi COVID-19 untuk mewujudkan kawasan pariwisata yang aman dan nyaman dalam  menyambut pembukaan kembali pariwisata Bali dan sejumlah program quick wins pariwisata di The Mandalika.   Hingga saat ini total hampir 10.000 pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif di kedua kawasan telah menerima vaksinasi COVID-19 untuk dosis pertama, terdiri dari 8.592 orang di Kawasan The Nusa Dua dan kurang lebih 1.200 orang di Kawasan The Mandalika.  Vaksinasi untuk pekerja pariwisata di The Nusa Dua berlangsung 22 – 30 Maret 2021 di Grand Hyatt Bali, Kawasan The Nusa Dua, yang merupakan kerjasama antara ITDC dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Badung, Bali Tourism Board, manajemen Grand Hyatt Bali serta BIMC Siloam Nusa Dua. Sementara vaksinasi pekerja pariwisata The Mandalika yang merupakan kerjasama ITDC dengan Dinas Pariwisata NTB, Dinas Kesehatan NTB, Puskesmas Kuta serta Mandalika Hotel Association (MHA), telah berlangsung pada 30 Maret –1 April 2021 di sejumlah lokasi, diantaranya di Bazaar Mandalika dan Kantor ITDC The Mandalika. Mereka yang telah menerima vaksinasi di Kawasan The Nusa Dua terdiri dari karyawan hotel dan fasilitas kawasan The Nusa Dua, petugas keamanan dan kebersihan kawasan, pegawai ITDC, paguyuban pedagang pantai serta tenaga transportasi. Sedangkan peserta vaksinasi di The Mandalika berasal dari tenaga kerja perhotelan, pegawai ITDC,  tenaga kebersihan dan pengamanan kawasan, tenaga proyek, BASARNAS serta pegawai SPBU. Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, “Dengan vaksinasi COVID-19 bagi seluruh pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif di dalam kawasan The Nusa Dua ini akan semakin meningkatkan rasa percaya diri mereka untuk bekerja dan meningkatkan produktivitas di tengah pandemi serta menyambut kembali kebangkitan pariwisata Bali. Melalui vaksinasi dan penerapan protokol (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability)  atau CHSE dalam kawasan, kami optimis dapat mewujudkan The Nusa Dua sebagai Green Zone untuk mendukung travel bubble dan dibuka segera untuk kunjungan turis dalam satu-dua bulan mendatang.” Sebagaimana diketahui, The Nusa Dua bersama Ubud dan Sanur telah dicanangkan Pemerintah sebagai Green Zone atau kawasan bebas COVID-19 dalam upaya menghidupkan kembali pariwisata Bali. Green Zone diwujudkan untuk  membuat wisatawan merasa aman dan nyaman saat berwisata, baik karena penerapan protokol kesehatan yang ketat maupun vaksinasi menyeluruh terhadap masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di zona atau kawasan tersebut berikut desa-desa penyangganya. Ketiga Green Zone pariwisata di Bali ini dicanangkan dalam upaya membentuk travel bubble atau travel corridor arrangement yang diharapkan dapat mempercepat pemulihan pariwisata di tengah pandemi dengan mendatangkan turis mancanegara.   Sementara itu, Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro menjelaskan, “Kami berharap vaksinasi bagi pekerja pariwisata di The Mandalika dapat menciptakan lingkungan kawasan yang lebih aman dan nyaman bagi berlangsungnya kegiatan di dalam kawasan, baik kegiatan proyek dan operasional maupun sejumlah kegiatan pariwisata yang menjadi quick wins The Mandalika sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas yang akan mendorong pemulihan pariwisata Lombok dan sekitarnya.” Di tengah pandemi ini, ITDC sebagai pengembang kawasan The Mandalika, memastikan pekerjaan konstruksi tetap berjalan, di antaranya pembangunan Hotel Pullman Mandalika yang ditargetkan selesai pada Semester II 2021, pembangunan Jalan Kawasan Khusus (JKK) yang akan menjadi lokasi penyelenggaraan balap motor dunia IndonesianGP dan WSBK, serta pembangunan jalan akses menuju area wisata di zona timur kawasan.  Sementara itu dengan sport tourism sebagai quick wins kebangkitan pariwisata di The Mandalika, sejumlah event olah raga sudah mulai dan akan diselenggarakan di The Mandalika pada tahun ini, diantaranya kegiatan bersepeda Hidup Sehat Series 2021 yang merupakan salah satu rangkaian program pengembangan sport tourism di 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yang digagas Citilink bersama Kemenparekraf, Kemenkomarvest, dan Kemenpora RI,  balap motor dunia IndonesianGP dan WSBK, balap sepeda Internasional L’Etape yang merupakan bagian dari Tour de France, serta The Mandalika Ultra Trial 100. “Kami juga memastikan seluruh kegiatan konstruksi dan event yang berlangsung di The Mandalika ini akan dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan sehingga menekan potensi penyebaran COVID-19,” tutup Bram. 

Read More
April 02, 2021

7 PEMILIK LAHAN ENCLAVE THE MANDALIKA TERIMA RP 20,8 MILIAR

The Mandalika, 2 April 2021 - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika/The Mandalika, Lombok, NTB, terus menyelesaikan pembebasan lahan enclave di wilayah penetapan lokasi (Penlok) 2 Jalan Kawasan Khusus The Mandalika. Pada hari Kamis (01/04/2021) ITDC melanjutkan pembayaran ganti untung batch 2 atas pengadaan tanah kepada 7 warga pemilik lahan enclave dengan total nilai sebesar Rp 20,8 Miliar untuk 7 bidang lahan seluas 14.846 m2. Penentuan nilai ganti untung ini sesuai dengan harga appraisal yang telah ditetapkan. Penlok 2 sendiri terdiri dari 29 bidang lahan dengan total luas lahan 65.267 m2.  Sebelumnya, pada Jumat (26/03/2021), pembayaran ganti untung batch 1 telah dilakukan kepada 10 warga  dengan nilai Rp 27,7 Miliar  untuk lahan enclave seluas 22.086 m2.Pembayaran ganti untung untuk penlok 2 JKK The Mandalika mendapat dukungan pendanaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI melalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) yang terwujud melalui peran serta berbagai lembaga diantaranya, Deputi I Kantor Staf Presiden (KSP) dan Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) dan Kementerian ATR/BPN. Lahan enclave yang termasuk ke dalam Penlok 2 nantinya akan dijadikan lokasi untuk pembangunan fasilitas penunjang penyelenggaraan MotoGP dan dan WSBK (paddock, pit building, medical centre dan bangunan penunjang lainnya). Kegiatan penyerahan uang ganti untung batch 2 ini dilakukan oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Kemenparekraf RI Oneng Setyaharini, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Harry Noor Sukarna, Pemimpin Bidang Pemasaran Bisnis Kantor BNI Cabang Mataram Kadek Yulie Mahendri, dan Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo di Kantor Camat Pujut, Desa Sengkol, Kabupaten Lombok Tengah, dan dihadiri oleh Kepala BPN Lombok Tengah sebagai Ketua Panitia Pengadaan Tanah H. Lalu Suharli, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Lombok Tengah Lalu Rahadian, Camat Pujut Lalu Sungkul, dan Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro. Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo menyampaikan, “Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah melalui Kemenparekraf RI, KSP, KPPIP, Kementerian ATR/BPN dan LMAN, Pemprov NTB, serta Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dalam mendukung percepatan pembangunan The Mandalika khususnya terkait pembebasan lahan di area JKK. Kami juga sampaikan terima kasih kepada warga yang telah melepaskan asetnya dan secara sukarela membongkar bangunan diatas lahannya. Hal ini menunjukkan dukungan dan kesadaran masyarakat atas manfaat pengembangan The Mandalika bagi peningkatan perekonomian di NTB khususnya daerah penyangga The Mandalika secara jangka panjang.”.Arie menambahkan,“Kerelaan masyarakat untuk melepaskan lahan mereka merupakan buah dari pendekatan humanis yang kami lakukan selama proses pembebasan lahan enclave berlangsung. Dalam prosesnya, kami menitikberatkan pada upaya dialog dan persuasif dengan pemilik lahan enclave sehingga pemilik lahan memahami manfaat proyek ini bagi keluarga mereka di masa datang dan akhirnya bersedia melepaskan tanah mereka. Selain itu, proses pembebasan lahan enclave telah dilaksanakan sesuai aturan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga pemenuhan hak-hak masyarakat selalu menjadi perhatian kami”.Salah satu warga penerima ganti untung, Mudham menyampaikan, “Pelepasan lahan ini merupakan wujud niat saya dalam membantu Pemerintah dalam membangun Kawasan The Mandalika. Untuk mempercepat hal tersebut, saya juga telah memindahkan beberapa barang dari rumah sebelumnya ke rumah saudara. Mengingat Kawasan The Mandalika ini dibangun juga untuk kepentingan masyarakat yang banyak, saya berharap pembangunan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat luas. Saya juga berharap saya dapat membangun usaha baru, yakni membangun homestay di sekitar Kawasan The Mandalika yang membuka peluang kerja.”.Sementara Suparta, warga lain yang juga menerima pembayaran uang ganti untung batch 2 menyampaikan, “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait untuk pelepasan lahan di wilayah Dusun Ujung, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Pelepasan tanah ini adalah bentuk dukungan kami kepada bangsa dan negara Indonesia kedepannya. Kami sangat mendukung atas program pembangunan Kawasan The Mandalika yang dilakukan oleh Pemerintah, dalam hal ini adalah ITDC. Saat ini kami sedang melakukan evakuasi rumah ke wilayah yang disiapkan oleh ITDC”.

Read More
March 31, 2021

Progres capai 84,9%, Jalan Akses Menuju Gerupuk The Mandalika Rampung Kuartal III 2021

The Mandalika, 31 Maret 2021 - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika, Lombok, NTB, memastikan pembangunan infrastruktur jalan menuju kawasan Gerupuk di zona timur The Mandalika akan selesai sesuai target.Saat ini, pembangunan jalan akses sepanjang 2,35 km ini tengah memasuki proses pengaspalan lapis 1 dan 2, pemasangan unit lampu untuk penerangan jalan dan pembuatan drainase di sisi jalan dengan progres pembangunan secara keseluruhan mencapai 84,9%. Jalan akses menuju kawasan Gerupuk yang dikenal sebagai salah satu lokasi surfing terbaik di dunia ini, mulai dikerjakan sejak pertengahan tahun lalu dan ditargetkan akan rampung pada kuartal III mendatang.  Sementara itu, ITDC juga memastikan bahwa protokol kesehatan diterapkan secara ketat dan disiplin selama proses pembangunan jalan ini berlangsung.Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro mengatakan, “Di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, kami memastikan pekerjaan pembangunan infrastruktur di The Mandalika terus berjalan sesuai rencana untuk mencapai target-target yang ditetapkan. Salah satunya adalah penyelesaian akses jalan ke Dusun Gerupuk pada Kuartal III tahun ini, yang nantinya akan semakin mempermudah arus keluar masuk zona timur kawasan. Walaupun masih dalam proses penyelesaian, saat ini jalan sudah dapat dilewati oleh kendaraan bermotor dan sudah bisa dimanfaatkan untuk mengakses dusun dan spot pariwisata di zona timur kawasan.”.Jalan akses ke kawasan Gerupuk tersebut merupakan bagian dari jalan utama kawasan yang menghubungkan jalan provinsi dari area Sunggung menuju Pantai Gerupuk dan Tanjung Aan yang berada di sisi timur kawasan The Mandalika.  Jalan tersebut diawali di “East Gate” sepanjang 650 meter, yang selanjutnya terbagi menjadi dua jalur. Satu jalur dengan panjang 950 meter yang merupakan jalan akses menuju Pantai Tanjung Aan dan Bukit Merese, serta satu jalur dengan panjang 2,35 km menuju Dusun Gerupuk. Secara keseluruhan pembangunan jalan akses ke zona timur tersebut menggunakan anggaran yang diperoleh ITDC dari Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun 2015 dan paket pembiayaan dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) melalui skema National Interest Account (NIA) yang diterima ITDC pada tahun 2020 lalu.Kepala Desa Sengkol, Lalu Satria menyampaikan, “Kami berterima kasih atas inisiasi ITDC dalam membangun jalan akses ke Dusun Gerupuk dan area Pantai Tanjung Aan serta Bukit Merese. Sebelumnya Dusun Gerupuk yang memiliki kawasan wisata surfing dan Bukit Merese yang sering dikunjungi wisatawan ini, hanya didukung jalan eksisting yang kondisinya belum memadai. Oleh karena itu, pembangunan jalan akses yang dilakukan ITDC saat ini sangat membantu kami. Kami juga mendukung penuh program-program pemerintah, yang dalam hal ini diwakilkan oleh ITDC sebagai perpanjangan pemerintah yang selalu mengusung program yang bermanfaat bagi masyarakat maupun wisatawan”.Dalam pembangunan jalan akses tersebut, juga dilakukan pembangunan retention pond sepanjang 400 meter. Retention pondberfungsi mengatur dan menampung aliran air, baik air hujan, sungai, atau-pun laut serta untuk meningkatkan kualitas badan air yang terkait. Kolam ini juga digunakan untuk menjaga kualitas tanah, serta mendukung fungsi drainase untuk mencegah banjir. Disamping itu, untuk semakin mempercantik kawasan, jalan ini akan dibangun dengan tiga roundabout (bundaran) yang berfungsi untuk melakukan perubahan arah lalu lintas agar lebih tertib dan rapi. “Pembangunan jalan akses ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam mempercepat pengembangan The Mandalika. Kami berharap dengan selesainya jalan ini, akses menuju zona timur semakin mudah dan cepat diakses, sehingga perkembangan zona timur kawasan The Mandalika dapat mendorong wisatawan untuk menikmati keindahan lokasi wisata unggulan di daerah tersebut. Dan pada akhirnya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga desa penyangga The Mandalika,” tutup Bram.

Read More
March 29, 2021

DENGAN PERSETUJUAN AHLI WARIS, ITDC RELOKASI 191 MAKAM YANG BERADA DI PEMAKAMAN UMUM “EMONTONG”, DUSUN UJUNG

The Mandalika, 29 Maret 2021 - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika, Lombok, NTB, melakukan relokasi area kuburan atau makam umum “Emontong” seluas kurang lebih 20 are yang terletak di Dusun Ujung, ke lahan makam baru seluas 50 are di Dusun Ujung Daye, dengan jumlah makam yang direlokasi kurang lebih sebanyak 191 makam. Kegiatan relokasi ini merupakan bagian dari program pembebasan lahan enclave di The Mandalika guna memperlancar pembangunan infrastruktur kawasan, khususnya area fasilitas pendukung Jalan Kawasan Khusus (JKK).   Proses relokasi makam mulai dilakukan secara bersama oleh ITDC dan warga pada hari Jumat (26/03/2020) lalu. Prosesi relokasi pada Jumat lalu dihadiri oleh Camat Pujut Lalu Sungkul, Ketua MUI Lombok Tengah Drs. H. L. Mingre Hamy, serta disaksikan oleh ahli waris pemilik makam, Kepala Dusun Ujung Daye, Kepala Dusun Ujung Lauk, Kepala Dusun Ebunut, Kepala Dusun Rangkep II, beserta Tokoh Agama dan Tokoh Adat lainnya.  Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro mengatakan, “Dalam proses pembebasan lahan makam ini, kami lakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis sehingga masyarakat dengan sadar bersedia menerima tawaran relokasi makam tersebut. Dukungan warga ini sangat besar artinya dalam mendukung percepatan pembangunan kawasan The Mandalika khususnya area JKK. Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kesediaan dan kerelaan warga dusun yang anggota keluarganya dimakamkan pada Makam Emontong, yang telah berbesar hati menerima proses relokasi ini.” Sebelum relokasi ini dilakukan, ITDC telah melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada ahli waris makam sejak bulan Januari lalu. Melalui kegiatan sosialisasi yang melibatkan Kepala Desa terkait, Tokoh Agama, Camat Pujut dan Ketua MUI Lombok Tengah ini telah dilakukan pengambilan keputusan atas relokasi makam tersebut dimana disepakati makam akan direlokasi ke lokasi pemakaman yang baru yaitu di  HPL 95, Dusun Ujung Daye. Seluruh proses pemindahan makam juga dilakukan dengan mengikuti tata cara yang telah disepakati oleh ahli waris. Kegiatan relokasi ini sendiri akan berlangsung hingga batas waktu yang menjadi target pemindahan lahan yaitu tanggal 10 April 2021. 

Read More
March 27, 2021

Memasuki hari ke-6 Vaksinasi, 5.296 orang atau lebih dari 60% Pekerja Pariwisata The Nusa Dua Telah Mengikuti Vaksinasi COVID-19

THE NUSA DUA, 27 Maret 2021 - Memasuki hari ke-6 pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi para pekerja pariwisata di Kawasan The Nusa Dua, kawasan pariwisata yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), sebanyak 5.296 orang atau lebih dari 60% telah mendapat vaksinasi dari target sebanyak 8.671 orang.  Pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif tersebut terdiri dari karyawan hotel dan fasilitas kawasan The Nusa Dua, petugas keamanan dan kebersihan kawasan, pegawai ITDC, paguyuban pedagang pantai serta tenaga transportasi. Pelaksanaan kegiatan vaksinasi hari ke-6 ini ditinjau langsung oleh Wakil Menteri BUMN II Republik Indonesia (Wamen BUMN II) Kartika Wirjoatmodjo, didampingi oleh Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer, Direktur Utama PT HIN (PT Hotel Indonesia Natour) Iswandi Said, Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung dr. Nyoman Gunarta dan Hotel Manager Grand Hyatt Bali Amrit Gurung. Dalam peninjauan ini, Wamen BUMN II melihat proses vaksinasi mulai dari pengecekan suhu tubuh, registrasi, QR Check-in, screening, vaksinasi, observasi, penerimaan sertifikat hingga QR Check Out.   Kegiatan vaksinasi ini sendiri dilaksanakan di Ballroom Grand Hyatt Bali, The Nusa Dua mulai 22 Maret-30 Maret 2021 dengan target 1.000 peserta vaksinasi per hari. Dengan kapasitas ballroom Grand Hyatt Bali mencapai 1.200 orang dan memiliki luas 1.202 meter2, tempat ini sangat representatif, aman dan nyaman sebagai lokasi vaksinasi. Selain itu, dengan sistem antrian yang efisien, saat ini bahkan dapat dilakukan vaksinasi maksimal hingga 300 orang setiap jamnya.  Sebagai informasi, program vaksinasi ini diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Kementerian BUMN bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Badung, ITDC, Bali Tourism Board, Grand Hyatt Bali serta BIMC Siloam Nusa Dua. Dinas Kesehatan Kabupaten Badung menerjunkan 8 tim yang terdiri dari 48 tenaga kesehatan, didukung oleh BIMC Siloam Nusa Dua yang menyediakan mini ICU serta ambulance di lokasi vaksinasi.  Wamen BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, “Terima kasih kepada ITDC dan seluruh stakeholder pariwisata beserta Dinas Kesehatan Kabupaten Badung atas pelaksanaan vaksinasi untuk para pekerja di kawasan The Nusa Dua ini.  Dengan target  kurang lebih 1.000 orang per hari, kami harapkan vaksinasi ini bisa selesai minggu depan sesuai rencana, dan berjalan lancar, sehat, dan aman. Ke depannya, semoga kawasan yang dikelola ITDC ini dapat menjadi travel bubble dan dapat dibuka segera untuk kunjungan turis sekitar Mei-Juni nanti.” Sementara, Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer menyampaikan, “Terima kasih atas kunjungan Bapak Wamen BUMN II dalam kegiatan vaksinasi di The Nusa Dua hari ini. Melalui kunjungan ini, Bapak dapat menyaksikan secara langsung besarnya antusiasme para pekerja pariwisata mengikuti kegiatan vaksinasi sebagai upaya mereka turut mendukung pemulihan pariwisata Bali. Selain itu, melalui program vaksinasi ini, seluruh pekerja pariwisata dan industri kreatif dalam kawasan akan tervaksinasi. Dengan program vaksinasi secara menyeluruh, serta sertifikat CHSE yang telah dikantongi oleh tenant The Nusa Dua ini, kami yakin The Nusa Dua dapat menjadi green zone atau destinasi pariwisata bebas COVID-19 yang aman dan nyaman untuk dikunjungi wisatawan.”  The Nusa Dua bersama Ubud dan Sanur telah dicanangkan Pemerintah sebagai Green Zone dalam upaya menghidupkan kembali pariwisata Bali. Green Zone diwujudkan untuk  membuat wisatawan merasa aman dan nyaman saat berwisata, baik karena penerapan protokol kesehatan yang ketat maupun vaksinasi menyeluruh terhadap masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di zona atau kawasan tersebut berikut desa-desa penyangganya. Seperti diketahui, sebanyak 22 tenant kawasan The Nusa Dua telah mengantongi Sertifikat Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, antara lain Grand Hyatt Bali, Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, The Laguna a Luxury Collection Resort & Spa, Ayodya Resort Bali, The Kenja, The Grand Bali Nusa Dua, Kayumanis Nusa Dua Private Villa & Spa. St Regis Bali Resort, dan The Westin Resort Nusa Dua Bali.  Kemudian, Bali Collection, Kagura Authentic Japanese Cuisine, Nusa Dua Beach Hotel & Spa, Grand Whiz Hotel Nusa Dua, Inaya Putri Bali, Melia Bali, Novotel Bali Nusa Dua Hotels & Residences, Mercure Bali Nusa Dua, Museum Pasifika, Amarterra Villa Bali Nusa Dua, Courtyard by Marriott Bali Nusa Dua Resort, Bali National Golf Resort dan Marriott’s Bali Nusa Dua Gardens. Untuk memastikan pelaksanaan physical distancing dalam kawasan, ITDC telah menerapkan crowd management dengan membatasi jumlah pengunjung  di suatu lokasi atraksi wisata maksimal 25 orang, dan menerapkan Queue and Interaction Management dengan mengatur jarak antrian pengunjung sehingga dapat mencegah penumpukan pengunjung.  ITDC juga menggunakan sistem cashless berupa penggunaan sistem QRIS untuk transaksi wisatawan di seluruh area The Nusa Dua sehingga mengurangi interaksi melalui sentuhan. Sementara itu, guna menambah daya tarik kawasan sekaligus menyambut pembukaan kembali pariwisata Bali, ITDC tengah melakukan upaya optimalisasi kawasan dengan melakukan penambahan venue event, diantaranya pembangunan stage kecak di Pulau Peninsula serta penataan lahan di Pulau Nusa Dharma untuk kegiatan yoga dan meditasi. 

Read More
March 26, 2021

DIDUKUNG KEMENPAREKRAF RI, ITDC BAYARKAN UANG GANTI UNTUNG RP 27,7 MILIAR UNTUK PEMBEBASAN LAHAN ENCLAVE DI MANDALIKA

THE MANDALIKA, 26 MARET 2021 - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika/The Mandalika, Lombok, NTB, terus menyelesaikan pembebasan lahan enclave di The Mandalika.  Hari ini, Jumat (26/03) telah dilaksanakan pembayaran  ganti untung atas pengadaan tanah kepada 10 warga pemilik lahan enclave yang berada di wilayah penetapan lokasi (penlok) 2 Jalan Kawasan Khusus (JKK) The Mandalika, yang akan digunakan sebagai lokasi seri balap dunia MotoGP dan WSBK. Total pembayaran ganti untung hari ini sebesar Rp 27,7 Miliar untuk 10 bidang lahan seluas 22.086 m2. Penentuan nilai ganti untung ini sesuai dengan harga appraisal yang telah ditetapkan. Penlok 2 sendiri terdiri dari 29 bidang lahan dengan total luas lahan 65.267 m2. Pembayaran ganti untung ini mendapat dukungan pendanaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI melalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Lahan enclave yang dibayarkan pada hari ini nantinya akan dijadikan lokasi untuk pembangunan fasilitas penunjang penyelenggaraan MotoGP dan dan WSBK (paddock, pit building, medical centre dan bangunan penunjang lainnya).  Kegiatan penyerahan uang ganti untung dilakukan oleh Deputi Bidang Pengembangan dan Infrastruktur Kemenparekraf Hari Santosa Sungkari, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Harry Noor Sukarna, Pemimpin Bidang Pemasaran Bisnis Kantor BNI Cabang Mataram Kadek Yulie Mahendri, dan Technical and Human Capital Director ITDC Taufik Hidayat di Kantor Camat Pujut, Desa Sengkol, Kabupaten Lombok Tengah. Momen penyerahan ini disaksikan oleh Kepala BPN Lombok Tengah sebagai Ketua Panitia Pelaksana Pengadaan Tanah H. Lalu Suharli, Camat Pujut Lalu Sungkul dan juga secara hybrid Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Kemenparekraf RI Oneng Setyaharini dan perwakilan LMAN Wawan.  Deputi Bidang Infrastruktur dan Destinasi Kemenparekraf Hari Santosa Sungkari mengungkapkan, “Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendorong percepatan pembangunan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) The Mandalika. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada warga yang bersedia menerima uang tunai untuk ganti untung batch pertama ini. Hal ini menunjukkan kontribusi besar yang patut dibanggakan oleh warga yang hadir pada hari ini sebagai bagian dari Kabupaten Lombok Tengah kepada bangsa dan negara. Melalui uang ganti untung yang diterima hari ini, Bapak-Bapak bisa manfaatkan menjadi modal untuk berinvestasi ke depan yang menghidupkan perekonomian Kecamatan Pujut. Kami harap warga lainnya akan segera mencontoh niat baik Bapak-Bapak hari ini mengingat The Mandalika merupakan destinasi pariwisata berkelas dunia”. Camat Pujut Lalu Sungkul menyampaikan, “Masyarakat telah menunjukkan komitmen dalam pelepasan aset tanah maupun bangunan di atas tanah kepada ITDC untuk mendapatkan manfaat yang lebih besar, ke depannya. Atas hal tersebut, kami mengucapkan terima kasih kepada warga atas dukungan yang diberikan. Semoga apa yang diniatkan oleh Pemerintah dalam membangun The Mandalika dapat mewujudkan kemakmuran bagi kita bersama”. Salah satu warga penerima ganti untung, Jumatrim menyampaikan, “Saya ikhlas atas pelepasan tanah dan bangunan di atas tanah kepada ITDC demi memperlancar pekerjaan proyek di The Mandalika. Saya juga berterima kasih atas penyerahan uang ganti untung yang telah diberikan, dimana ke depannya saya dan keluarga manfaatkan untuk pembelian tanah dan pembangunan rumah yang baru. Kami mendukung penuh pembangunan JKK yang merupakan bagian dari The Mandalika. Semoga dapat memberikan manfaat bagi kita bersama”. Sementara itu, Technical and Human Capital Director ITDC Taufik Hidayat mengungkapkan,“Kami berterima kasih atas komitmen dan dukungan yang kuat dari Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Kementerian ATR/BPN dan LMAN, Pemprov NTB, serta Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, dalam mendukung percepatan pembangunan The Mandalika khususnya terkait pembebasan lahan di area JKK. Penyerahan uang ganti untung ini sangat membantu kami dalam memperlancar pengerjaan kegiatan konstruksi JKK dan kami berharap proyek ini dapat selesai tepat waktu, sehingga segera memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat NTB”.  Sampai saat ini, progres pengaspalan JKK sudah dimulai dari lapisan pertama yaitu AC-Base yang mencapai kurang lebih 2 KM, sementara proses pengaspalan Service Road mencapai 3,95 KM. Di samping itu, saat ini kegiatan pekerjaan di JKK yang sedang berlangsung adalah Gravel Bed, Drainase Hauraton, Fabrikasi dan Pemasangan Pagar Geobrugg, Landscaping, Struktur Tunnel 1 dan 2, dan Persiapan Borepile Race Control Building. Pengaspalan dan beberapa pekerjaan pendukung ini ditargetkan dapat selesai pada akhir Kuartal II 2021, dan akan dilanjutkan dengan pekerjaan pendukung lainnya hingga Kuartal III 2021. 

Read More
March 23, 2021

Wujudkan Green Zone, Kawasan Pariwisata The Nusa Dua Laksanakan Vaksinasi COVID-19

THE NUSA DUA, 23 Maret 2021 - Kawasan Pariwisata The Nusa Dua yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola destinasi pariwisata di Indonesia, Senin (22 Maret 2021) mulai melaksanakan kegiatan vaksinasi COVID-19 bagi seluruh pekerja pariwisata di dalam kawasan, guna mewujudkan The Nusa Dua sebagai salah satu Green Zone atau lokasi bebas COVID-19, dalam upaya pemulihan pariwisata Bali.  Kegiatan vaksinasi ditargetkan akan mencapai seluruh pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif di dalam kawasan The Nusa Dua sebanyak kurang lebih 8.671 orang, yang terdiri dari karyawan hotel dan fasilitas kawasan The Nusa Dua,  petugas keamanan dan kebersihan kawasan, pegawai ITDC, paguyuban pedagang pantai, serta tenaga transportasi.  Kegiatan vaksinasi yang berlokasi di Grand Hyatt Bali, The Nusa Dua, ini berlangsung selama 9 hari sampai 30 Maret 2021 dengan target 1.000 peserta vaksinasi per hari. Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, "Sebagai pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, kami sangat gembira menyambut kegiatan vaksinasi ini.  Selain untuk menekan penularan COVID-19, vaksinasi ini juga akan meningkatkan kepercayaan diri seluruh pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif di dalam kawasan untuk bekerja dan meningkatkan produktivitas di tengah pandemi.  Dengan demikian kita dapat bersama menyiapkan The Nusa Dua sebagai Green Zone pariwisata di Bali seperti yang dicanangkan Pemerintah.”. Program vaksinasi bagi pekerja di dalam kawasan The Nusa Dua diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Kementerian BUMN bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Badung, ITDC, Bali Tourism Board, Grand Hyatt Bali serta BIMC Siloam Nusa Dua. Dinas Kesehatan Kabupaten Badung menerjunkan 8 tim yang terdiri dari 48 tenaga kesehatan, didukung oleh BIMC Siloam Nusa Dua yang menyediakan mini ICU serta ambulance di lokasi vaksinasi. Sebelumnya, The Nusa Dua bersama Ubud dan Sanur dicanangkan Pemerintah sebagai Green Zone dalam upaya menghidupkan kembali pariwisata Bali.  Green Zone diwujudkan untuk  membuat wisatawan merasa aman dan nyaman saat berwisata, baik karena penerapan protokol kesehatan yang ketat maupun vaksinasi menyeluruh terhadap masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di zona atau kawasan tersebut berikut desa-desa penyangganya. ITDC sendiri, sebagai pengelola Kawasan The Nusa Dua, secara konsisten telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat di dalam kawasan melalui pemberlakuan protokol Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE) serta mendorong tenant untuk melakukan sertifikasi CHSE.  Tercatat hingga saat ini, 22 tenant dalam Kawasan The Nusa Dua telah mengantongi sertifikasi CHSE dan Labelling Indonesia Care dari Kemenparekraf RI. Labelling ini diberikan kepada usaha pariwisata yang dinilai sudah memenuhi protokol CHSE untuk beroperasi pada tatanan kehidupan era baru, sehingga dapat dipercaya oleh wisatawan untuk dikunjungi atau beraktivitas di tempat-tempat tersebut. “Dengan sertifikasi CHSE dan program vaksinasi yang menyeluruh, kami yakin dapat mewujudkan The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata bebas COVID-19 yang aman untuk dikunjungi.  Kami berharap program vaksinasi bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di The Nusa Dua dapat berjalan dengan lancar dan The Nusa Dua dapat segera dibuka secara penuh untuk menerima kunjungan wisatawan baik domestik maupun internasional, sehingga pariwisata Bali segera bangkit dan dapat kembali memberikan konstribusi yang besar bagi perekonomian Indonesia," tutup Ardita. 

Read More
March 17, 2021

Capai 39,3%, Hotel Pullman Mandalika Ditargetkan Mulai Beroperasi Kuartal IV 2021

The Mandalika, 17 Maret 2021 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika, Lombok, NTB, berkomitmen untuk terus mendorong percepatan pembangunan The Mandalika yang saat ini merupakan satu dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Indonesia. Salah satunya adalah dengan membangun akomodasi berbintang yaitu Hotel Pullman Mandalika untuk menambah fasilitas pariwisata dan amenitas di dalam kawasan. Proyek Hotel Pullman Mandalika merupakan hotel dengan standar bintang 5 dibangun diatas lahan seluas 27.000 m2 dengan jumlah 257 kamar terdiri dari 27 vila dan 230 kamar building serta terletak di dekat West Gate, Kuta Beach Park, The Mandalika. Total investasi untuk pembangunan hotel ini mencapai Rp 709 Miliar yang meliputi pembiayaan konsultan, konstruksi, dan management reserve. Hotel ini nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti ruang rapat, restoran, kolam renang, pool bar, gym & spa, serta musala. Saat ini, progres pembangunan hotel telah mencapai 39,3%, yang merupakan akumulasi dari pekerjaan Struktur, Arsitektur, dan Plumbing (SAP) dan non SAP. Pekerjaan SAP sendiri telah mencapai progres 69,7%, meliputi pekerjaan pembangunan hotel, garden dan beach villa, spa & gym, lobby, arrival hall, MICE, musala, restoran, dan pekerjaan luar. Sementara pekerjaan non SAP yang baru berjalan antara lain pekerjaan persiapan, interior, signage, landscape, laundry, kitchen, mechanical electrical, dan art work. ITDC menargetkan Hotel Pullman Mandalika ini dapat mulai beroperasi sebagian pada Kuartal IV 2021. ITDC memantau secara ketat proses pembangunan hotel ini melalui anak usaha PT ITDC Nusantara Properti (INP) yang bekerja sama dengan kontraktor PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (WIKA Gedung), anak usaha PT Wijaya Karya (Persero). Managing Director The Mandalika, Bram Subiandoro mengatakan, “Selain terus membangun infrastruktur kawasan, kami juga fokus dalam merealisasikan investasi untuk pembangunan akomodasi berbintang di The Mandalika.  Hal ini untuk meningkatkan daya tarik kawasan bagi investor sehingga dapat menarik semakin banyak investasi masuk ke The Mandalika, dan nantinya, kita (ITDC dan investor) bisa bersama-sama mempercepat pembangunan The Mandalika.”  “Percepatan pembangunan Hotel Pullman Mandalika ini juga dalam rangka mewujudkan quick wins The Mandalika menjadi Destinasi Sport Tourism baru di Indonesia, mengingat tren kunjungan wisatawan dan aktivitas wisata yang kami perkirakan akan meningkat sejalan dengan normalisasi pariwisata setelah proses vaskinasi COVID-19 selesai,” imbuh Bram.   Langkah ini sejalan dengan arahan yang disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam kunjungannya ke The Mandalika beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan tersebut, Menparekraf sempat melakukan triathlon trial sebagai bagian dari persiapan komunitas sport tourism untuk mulai menggunakan The Mandalika sebagai DPSP yang difokuskan untuk sport tourism sebagai quick winsnya.  “Saat itu, Menparekraf telah menyampaikan bahwa The Mandalika adalah tempat yang layak untuk melakukan kegiatan wisata olahraga atau sport tourism, karena ketersediaan infrastrukturnya.  Kami siap menyambut kepercayaan ini dan siap mendukung sport tourism events yang akan diselenggarakan di The Mandalika,” tambah Bram.  Pembangunan proyek Hotel Pullman Mandalika ini juga telah membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Selama masa pra konstruksi hingga konstruksi, proyek ini telah menyerap tenaga kerja sebanyak 734 orang yang sebagian besar adalah tenaga kerja lokal. Kedepannya, Hotel Pullman Mandalika diperkirakan akan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak lebih dari 380 orang saat sudah beroperasi penuh.  “Melalui proyek pembangunan akomodasi seperti Hotel Pullman di Kawasan The Mandalika tentunya dapat membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat lokal di sekitar The Mandalika. Sehingga, kami harap masyarakat dapat mulai mempersiapkan diri untuk berpartisipasi menjadi bagian dari tenaga kerja saat Pullman dan akomodasi lain serupa sudah beroperasi,” tutup Bram. 

Read More
WHAT’S NEW
KEJAR MOTOGP INDONESIA 2021, ITDC GANDENG PT PP DAN HIMBARA UNTUK PERCEPAT PEMBANGUNAN SIRKUIT MANDALIKA Read More ITDC SIAP SAMBUT IMPLEMENTASI NEW NORMAL PARIWISATA Read More Dukung Penanganan COVID-19, ITDC Bersama CLub Med Indonesia Sumbang 21 Ribu Masker Untuk 11 RS Di Bali Dan NTB Read More Kembangkan Infrastruktur Dasar Kawasan, ITDC Bangun Akses Menuju Pantai Gerupuk Dan Tanjung Aan Read More LINDUNGI MASYARAKAT DARI PENYEBARAN COVID-19, ITDC GELAR DISINFEKTASI DI DESA PENYANGGA THE NUSA DUA Read More MotoGP di Indonesia akan Bangkitkan Olahraga Otomotif Tanah Air Read More Dorna dan FIM Inspeksi Sirkuit Mandalika, Hasilnya Memuaskan! Read More Soal Pelanggaran HAM dalam Pembangunan Kawasan Mandalika, Ini Tanggapan Wamen BUMN Read More Sambut Perhelatan MotoGP Mandalika, Ini Perkembangan Proyek Bandara Lombok Read More Peluang dan tantangan Sirkuit Mandalika jelang Homologasi untuk MotoGP Read More ITDC Bantah Pernyataan PBB Isu Pelanggaran HAM di Proyek Mandalika Read More Dengar Baik-baik! Indonesia Jawab Tuduhan Pakar PBB Soal Pelanggaran HAM di Mandalika Read More Keren! Bukit Merese Akan Punya Golf Course dan Hotel Mewah Read More MOU INVESTASI PEMBANGUNAN LAPANGAN GOLF DI MANDALIKA Read More Proyek Mandalika Diklaim Bisa Cetak 90 Ribu Lapangan Pekerjaan Baru Read More Bukit Merese, Lokasi Favorit Bulan Madu dan Rencana Lapangan Golf Internasional Read More Hari Ini Dorna Kunjungi Sirkuit Mandalika, Pantau Persiapan MotoGP Indonesia Read More Eks Pembalap MotoGP Sebut Sirkuit Mandalika Fantastis Read More Kebut Sarana Prasarana, Sirkuit Mandalika Siap Untuk MotoGP 2021? Read More Perkembangan pembangunan Sirkuit Mandalika Read More ITDC Gelontorkan Rp500 Miliar untuk Percepatan Pembangunan The Mandalika Read More Dorna Sports Bakal Tinjau Kesiapan Fasilitas MotoGP Awal April 2021 Read More Bali Siap Dukung MotoGP Mandalika Read More Menjelang MotoGP Mandalika, Bandara Lombok Tambah Kapasitas Terminal Read More ITDC Bangun Jalan Menuju Pantai Gerupuk, Spot Favorit Peselancar di Mandalika Read More Menparekraf Sandiaga Uno Jadikan Toyota Prius PHEV Kendaraan Dinasnya Read More Sandiaga Uno Jajal Tiga Mobil Listrik yang Tersedia dalam EV Smart Mobility Project, Sebut Dirinya Dukung Gerakan Ini Read More Wisata Bali: Makin Seru Diantar Menjelajah Pakai Mobil Listrik Read More ITDC Relokasi 191 Makam untuk Pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika Read More Tujuh Pemilik Lahan Enclave The Mandalika Terima Rp20,8 Miliar Read More Didukung Vaksinasi dan Protokol CHSE, ITDC Pastikan Kawasan The Nusa Dua dan The Mandalika Siap Sambut Pembukaan Pariwisata Read More Progress Jalan Menuju Gerupuk The Mandalika Mencapai 84,9 Persen Read More Toyota Boyong Ekosistem Mobil Listrik di Bali, Bisa Disewa Lho Read More Toyota Indonesia dan ITDC Luncurkan Kendaraan Listrik di Bali Read More Jajal Mobil Listrik Mungil Toyota di Bali, Ini Kata Sandiaga Uno Read More Mobil Listrik di Kawasan Wisata Bali Read More Agar Selesai Tepat Waktu, Sirkuit Mandalika Terus Dikerjakan Hingga Malam Hari Read More Pelaku Pariwisata di Mandalika Terima Vaksinasi Covid-19 Read More 191 Makam Warga Kuta Direlokasi Read More 60 persen pekerja pariwisata The Nusa Dua telah divaksin COVID-19 Read More 5.296 Pelaku Pariwisata Sudah Divaksin Read More Potret Pembangunan Hotel di Mandalika Lombok Jelang MotoGP Read More Kemenparekraf Dukung Ganti Untung Pembebasan Lahan Mandalika Read More Kawasan The Nusa Dua laksanakan vaksinasi untuk wujudkan zona hijau Read More Hotel Mewah Rp709 M di Mandalika bakal Rampung di Kuartal IV 2021 Read More Genjot Pembukaan Gerbang Pariwisata, Gubernur Koster Dampingi Menparekraf Tinjau Vaksinasi Pekerja Read More Kawasan Pariwisata The Nusa Dua Laksanakan Vaksinasi COVID-19 Read More Vaksinasi Serentak di Tiga Kawasan Zona Hijau Dimulai Read More Ini Alasan Pemerintah Pusat Pilih Nusa Dua Bali Sebagai Wilayah Green Zone Read More Jika Pandemi Kian Terkendali, Jokowi Isyaratkan Pariwisata Bali Kembali Dibuka Juli 2021 Read More Indonesia, Rusia dorong kerja sama ekonomi digital Read More Hotel Pullman Mandalika Ditargetkan Mulai Beroperasi Kuartal IV 2021 Read More Wamen BUMN Targetkan Krakatau Park di Bakauheni Rampung 2022 Read More Jokowi: Tiga Daerah Zona Hijau di Bali akan Dibuka Penuh Untuk Turis Read More ITDC Optimistis Mampu Jaga Tren Pertumbuhan Kunjungan Wisatawan ke The Nusa Dua Read More Pemkab Lombok Tengah luncurkan E-Tourism Go Mandalika Read More Jelang Perhelatan MotoGP 2021, Begini Kabar Sirkuit Mandalika Read More Tiga Wilayah di Bali Jadi Zona Hijau Read More KABAR BAIK: ITDC Terima 24 Reservasi Penyelenggaraan Event di Nusa Dua Bali Hingga November 2021 Read More 7 BUMN Ini Berkolaborasi untuk Tingkatkan Sektor Pariwisata Read More Pertama Kali, Asian Infrastructure Investment Bank Danai Infrastruktur di Indonesia Read More ITDC bersama MPRD segera wujudkan KEK Likupang Read More ITDC Segera Kembangkan KEK Likupang sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas Read More ITDC dan Kejaksaan Tinggi Bali Sepakat Perpanjang Kerja Sama di Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara Read More Menparekraf Sandiaga Uno Undang Investor Tanam Modal di KEK Likupang Read More ITDC Bersama JO HUTAMA-ADHI Tandatangani Kontak Paket II MUTIP Read More KEK Likupang Investasi Menjanjikan Read More Produk UMKM Binaan ITDC masuk E- Catalog Gernas BBI Read More PEMBANGUNAN LINTASAN SIRKUIT MOTOGP MANDALIKA Read More Dorna Sport Inspeksi Akhir Maret, Cek Kesiapan Sirkuit Mandalika Read More 22 UMKM NTB disiapkan menjadi official merchandise MotoGP Mandalika Read More PTPP working on MUTIP project worth IDR 940 billion Read More ITDC Raih Kontrak Mandalika Rp 1,7 Triliun Read More Kopi Telapen “Telangan Peneng” Loteng Berhasil Tembus Pasar Internasional Read More PTPP Bakal Garap Kawasan Sirkut Mandalika Paket I Read More Kawasan The Nusa Dua Jadi Lokasi Vaksinasi Covid-19 Masal , Ini Harapan Manajemen Read More 5 Ribu Pelaku Industri Bali Jalani Vaksinasi Covid-19 Read More Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik Read More Bali Now Has Southeast Asia's First Covid Vaccination Drive-Thru Read More Pembangunan Sirkuit Mandalika Sudah Masuk Tahap Pengaspalan, Kapan Target Selesainya? - GridOto.com Read More Pembangunan Sirkuit motoGP Mandalika Tercepat di Dunia Read More Pengaspalan Sirkuit MotoGP Mandalika Dimulai Read More Ada Layanan Vaksinasi COVID-19 Drive Thru di Bali Read More Ada Vaksinasi Covid-19 Drive Thru di Bali Buat Pekerja Pariwisata - Ojek Online Read More Gernas BBI angkat citra destinasi prioritas Mandalika Read More Construction progress of The Mandalika Special Zone Road reaches 58% Read More ITDC dan PNM Berkolaborasi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Penyangga The Mandalika Read More Apa Kabar Proyek Sirkuit MotoGP di Mandalika Lombok? Read More Jadi tuan rumah MotoGP 2021, Kemnaker siapkan SDM terampil di NTB Read More World Superbike 2021 Masih Pertahankan Sirkuit Mandalika, Pembangunan Terus Dikebut Read More Dispar NTB menggelar bersih-bersih di Mandalika Read More Kawasan Nusa Dua Gebyar Promo Imlek dan Valentine Read More Sandiaga: Bakauheni Harbour City Bisa Jadi Alternatif Wisata Read More Dukung Perhelatan MotoGP 2021, Angkasa Pura Supports dan ITDC NU Teken MoU Read More Ruang Pintar di Mandalika Read More Ini Alasan Menteri BUMN Erick Thohir Inginkan Holding Pariwisata Read More Urung Ditiadakan, Bau Nyale di Loteng Digelar 3-4 Maret Read More NTB libatkan 300 UMKM meriahkan Gernas BBI 2021 di Mandalika Read More Antisipasi Genangan Air, ITDC Maksimalkan Biopori Read More Dandim 1620/Loteng bersama ITDC Tanam "Pohon Keabadian" di Kek Mandalika Read More ITDC Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Desa Penyangga KEK Mandalika Read More Menparekraf Sandiaga Uno Bakal Bantu Promosi UMKM di MotoGP Mandalika 2021 Read More Infrastruktur kelistrikan penunjang MotoGP Mandalika Read More ITDC Pastikan MotoGP Digelar Oktober 2021, Ini Progres Pembangunan Sirkuit Mandalika Read More Jokowi: Mandalika Kini Jadi Kawasan Maju dan Terkoneksi Internet Read More Proyek Sirkuit MotoGP Mandalika Banjir, Ini Penjelasan ITDC Read More Banjir Lombok Tengah, Pengelola KEK Pariwisata Mandalika Cek Infrastruktur Read More Progres Pembangunan Sirkuit Mandalika Sudah 55 Persen Read More Mandalika yang Membangun Citra Read More Dorna Dijadwalkan Cek Kesiapan Sirkuit MotoGP Read More ITDC pastikan Mandalika beroperasi normal pascabanjir Lombok Tengah Read More Temui Erick Thohir, Sandiaga Uno Akan Bantu Siapkan Holding BUMN Pariwisata Read More Melihat Pesona 5 Destinasi Super Prioritas Indonesia yang Menakjubkan Read More Asia Talent Cup 2021 Punya Jadwal di Sirkuit Mandalika, Ini Tanggalnya Read More Progres Sirkuit MotoGP Memuaskan Read More Sandiaga Pastikan Sirkuit MotoGP Mandalika Selesai Juli 2021 Read More Persiapan MotoGP Mandalika, Gubernur NTB: Semua Masih dalam Waktu yang Direncanakan Read More Ragam Wisata Olahraga yang Bisa Dilakukan di Mandalika Read More Menteri Basuki dan Sandiaga Uno Target Tuntaskan 5 Bali Baru Pertengahan 2021 Read More Menparekraf Will Facilitate MSMEs in MotoGP 2021 Read More Cegah Penyebaran Covid-19, ITDC Beri Bantuan Disinfektan pada Tenaga Kebersihan dan Keamanan Read More Bikin Penasaran, Satu Pantai di Mandalika Punya Dua Pasir Read More Toilet Pariwisata Terbaik Ada di The Mandalika Read More Dukung MotoGP, PUPR Bangun 817 Sarana Hunian Pariwisata di NTB Read More Menengok Cantiknya Homestay untuk Mendukung Perhelatan MotoGP 2021 Read More UMKM Ikut Andil dalam Penyelenggaraan MotoGP Mandalika Read More Mandalika Siap Jadi Sport Tourism Unggulan di Indonesia Read More Sandiaga Pastikan Mandalika Layak Jadi Venue Wisata Olahraga Read More Sandiaga Klaim Toilet di Mandalika Terbaik Se-Indonesia Read More MENPAREKRAF KUNJUNGI THE MANDALIKA Read More Pariwisata Sepi, Sandi Akan Gelar Mini Triatlon di Mandalika Read More Pantai-pantai Menggoda di Kawasan Mandalika Read More 22 Akomodasi Pariwisata di ITDC Tersertifikasi CHSE dari Kemenparekraf Read More FOTO: Pembangunan Sirkuit Mandalika untuk MotoGP Indonesia Hampir 50 Persen Read More Dorna Sport Akan Cek Kesiapan Sirkuit Mandalika Februari Ini Read More Lahan Enklave Kawasan The Mandalika Mulai Dikosongkan, Warga Bongkar Sendiri Bangunannya Read More Track Utama Sirkuit Mandalika Tersambung 100 Persen Read More Proses Pembangunan Sirkuit Mandalika untuk MotoGP Indonesia Hampir 50 Persen Read More Pembebasan Lahan Sirkuit Mandalika Semakin Lancar, Pihak ITDC Berharap Begini Read More Enam Pemilik Lahan Terima Uang Konsinyasi Lahan Enclave KEK Mandalika Rp12,9 Miliar Read More Antusiasme Sambut MotoGP Mandalika, Warga Desa Kuta Rela Berbagi Rumah dengan Turis Read More Proses Land Clearing Lahan Sirkuit MotoGP Mandalika Berjalan Kondusif Read More MotoGP Mandalika Diharapkan Dongkrak Kunjungan Wisatawan Asing Read More Tak Mau Kelewatan Ajang MotoGP Dan WSBK, Menpora dan Menparekraf Pantau Proyek Sirkuit Mandalika Read More Follow the latest information from the COVID-19 Mitigation Task Force at http://covid19.go.id and help prevent the spread of COVID-19. Read More