The Mandalika, 11 Oktober 2023 – Momentum yang sangat dinantikan oleh pecinta olahraga balap motor di seluruh dunia semakin mendekat. Pertamina Grand Prix of Indonesia (Indonesian GP) 2023 segera tiba, dan para penggemar sudah tidak sabar untuk menyaksikan aksi balap di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat pada 13-15 Oktober 2023. Para riders melakukan pawai di Kota Mataram dan menyapa langsung masyarakat yang antusias menanti aksi mereka di Pertamina Mandalika International Circuit.Berbagai proses persiapan hingga pre-event jelang balapan di Sirkuit Mandalika tak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hingga badan swasta.Dukungan tersebut mengalir dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni Pertamina, BNI, Bank Mandiri, PLN, BTN, Telkom Indonesia, Telkomsel, dan Taspen. Selain itu dukungan juga diberikan oleh pihak swasta seperti Aprilia, Astra Honda Motor (AHM), dan KYT.Direktur Operasi Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Troy Reza Warokka mengatakan dukungan dari pemerintah dan BUMN merupakan bukti komitmen bersama untuk menyukseskan gelaran MotoGP Mandalika. Dia juga mengapresiasi dukungan pihak swasta yang turut menopang kelancaran persiapan, event tambahan, hingga puncak race nanti.“ITDC sebagai pengelola KEK Mandalika telah melakukan persiapan kawasan seperti pembangunan dan penyempurnaan infrastruktur jalan kawasan sepanjang 35 km, kantong-kantong parkir 7.888 kapasitas (mobil & motor), gate kawasan, layanan transportasi dan pengaturan arus lalu lintas untuk memudahkan akses penonton event MotoGP 2023 yang kami pastikan lebih baik dari event sebelumnya. Selain itu kami juga melengkapi fasilitas di kawasan dengan membangun Masjid Al-Hakim, Kuta Lane dan Bazaar Mandalika yang merupakan salah satu wujud apresiasi bagi masyarakat untuk menampilkan produk-produk UMKM. Ke depan kami akan terus mengembangkan fasilitas pendukung di kawasan yang dapat menguatkan KEK The Mandalika sebagai destinasi utama sport tourism di Indonesia” tuturnya.Pawai Pebalap Dunia, Menyapa Masyarakat NTBDalam Riders’ Parade yang digelar 11 Oktober 2023, sejumlah riders ikut ambil bagian untuk melintasi dan menyapa langsung masyarakat di Kota Mataram. Hadir dalam pawai tersebut Alex Marquez dari Gresini Racing MotoGP, Filip Salac dan Jeremy Alcoba dari QJMOTOR Gresini Moto2, Ai Ogura dan Somkiat Chantra dari IDEMITSU Honda Team Asia, Stefano Nepa dari Angeluss MTA Team, Daniel Holgado dari Red Bull KTM Tech3, Jaume Masia dari Leopard Racing, Jose Antonio Rueda dari Red Bull KTM Ajo, Collin Veijer dari Liqui Moly Husqvarna Intact GP, serta tak ketinggalan pembalap tuan rumah Mario Suryo Aji dari Honda Team Asia.Direktur Utama PT MGPA Nusantara Jaya (MGPA) Priandhi Satria mengatakan Riders’ Parade tersebut berjalan lancar. Hal itu terlihat dari antusiasme masyarakat yang setia menanti sejak pagi hingga acara selesai untuk memberikan dukungan langsung kepada para riders.“Indonesian Grand Prix 2023 adalah momen bersejarah bagi Indonesia dan dunia balap motor. Kami sangat senang melihat antusiasme dari para penggemar yang telah menanti perhelatan ini, sekaligus menjadi momen apresiasi juga untuk masyarakat setempat yang sudah mendukung ajang Moto GP Mandalika sejak pertama digelar tahun lalu. Kita lihat para riders juga begitu senang dengan semangat yang diberikan masyarakat,” ujarnya.Adapun pawai itu dimulai dengan persiapan pada pukul 12:30 WITA. Para pembalap kemudian bergerak dari Kantor Polda NTB menuju Kantor Gubernur NTB sejauh 3,1 km dengan mengambil rute antara lain melewati Jalan Langko dan Jalan Pejanggik yang dipenuhi oleh masyarakat di kedua sisinya.Di dekat garis finish, yakni Taman Sangkareang, para riders tidak lupa memberikan tanda dengan dengan melakukan atraksi burn out. Aksi tersebut langsung disambut meriah masyarakat yang berada di lokasi. Selain itu, turut memeriahkan pawai tersebut, dua komunitas sepeda motor setempat.Adapun sebelum rangkaian acara berakhir, para riders menyempatkan diri untuk berfoto bersama di area depan Kantor Gubernur NTB sambil kompak meneriakkan “Kami kembali, Indonesia! We bring the power back!”.Persiapan AkhirTerkait persiapan akhir Indonesian GP 2023, Dirut MGPA Priandhi Satria menjelaskan seluruhnya sudah hampir rampung 100%, yang mencakup persiapan sirkuit, paddock, dan pit lane balapan.Pelatihan para marshal atau petugas yang membantu di dalam sirkuit saat balapan berlangsung juga terus dimatangkan. Adapun, pelatihan tersebut akan dilakukan langsung oleh FIM dan IMI.Pelatihan tersebut telah dimulai pada Senin, 9 Oktober 2023, dengan melibatkan 35 marshal. Untuk 3 hari berikutnya hingga 12 Oktober 2023, atau sehari jelang sesi latihan bebas dimulai, pelatihan tersebut akan diikuti oleh 380 marshal.Selain persiapan di dalam sirkuit, persiapan untuk area penunjang seperti area parkir, panggung hiburan, dan tenda UMKM juga hampir rampung. Pihak penyelenggara memastikan seluruh persiapan berjalan lancar demi kepuasan penonton yang hadir menyaksikan Indonesian GP 2023.“Persiapan non-race, termasuk untuk side event sudah hampir rampung. Jadi kami pastikan semuanya selesai saat para penonton mulai datang ke Sirkuit Mandalika sehingga mendapat pengalaman terbaik dalam ajang Indonesian GP 2023,” kata Presiden Direktur Dyandra&Co. Daswar Marpaung.Informasi lebih lanjut mengenai Indonesian GP 2023 – Pertamina Grand Prix of Indonesia kunjungi situs www.themandalikagp.com serta akun Instagram @themandalikagp.
Read MoreJakarta, 7 Oktober 2023 – Pertamina Grand Prix of Indonesia (Indonesian GP) 2023 yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 13-15 Oktober 2023 segera digelar. Sebanyak 22 riders dari 11 tim di kelas MotoGP dijadwalkan untuk memacu ‘kuda besinya’ pada ajang kedua Indonesian GP ini. Direktur Utama MGPA Priandhi Satria mengatakan, “22 pembalap MotoGP yang berlaga saat ini dipastikan akan datang dan mengikuti Pertamina Grand Prix of Indonesia 2023, termasuk juara bertahan Fransesco Bagnaia dari Ducati Lenovo Team, Jorge Martin dari Prima Pramac Racing yang menjuarai Japanese GP minggu lalu, serta Marco Bezzechi dari Mooney VR46 Racing Team yang menjuarai Indian GF pada weekend sebelumnya.”Selain ketiga rider yang saat ini menduduki puncak teratas klasemen MotoGP tersebut, dipastikan hadir juga tiga peraih posisi podium Indonesian GP tahun lalu, yaitu Miguel Oliveira yang akan turun dengan tim barunya CryptoDATA RNF MotoGP Team, Jack Miller dari Red Bull KTM Factory Racing, dan Johann Zarco dari Prima Pramac Racing. Fabio Quartararo pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP yang musim lalu meraih gelar runner up dalam kejuaraan dunia MotoGP juga dipastikan akan berlaga dan bahkan telah tiba di Indonesia lebih cepat.Marc Marquez yang baru saja mengumumkan perpisahannya dengan Repsol Honda Team juga dipastikan akan hadir dan bertanding di Indonesian GP 2023 sekaligus menyambut para penggemarnya di zona penggemar khusus Marc Marquez (WeAre93) pada Grandstand J. Pembalap yang telah meraih juara dunia sebanyak 8 kali ini siap mengulang performa apiknya untuk naik podium setelah kembali mendapatkan podium di seri JapaneseGP 1 Oktober lalu. Balapan kali ini pun menjadi momen bagi para penggemar untuk melihat langsung aksi Marquez, sebelum bernaung di bawah bendera baru mulai tahun depan.Adapun balapan di Mandalika yang menjadi seri ke-15 MotoGP 2023 akan menjadi momen krusial bagi sejumlah pembalap yang tengah bersaing merebut gelar juara musim ini. Pasalnya, balapan MotoGP tahun ini hanya akan menyisakan 5 seri lagi dengan persaingan ketat di klasemen atas.Selain kelas MotoGP, Seri MotoGP di Sirkuit Mandalika juga akan diikuti oleh 30 pembalap dari kelas Moto2 dan 29 pembalap dari kelas Moto3. Dua pembalap tuan rumah, Mario Suryo Aji dan Arbi Aditama dari Honda Team Asia akan ikut berlaga di kelas Moto3.Seiring dengan mulai datangnya para pembalap ke Indonesia, persiapan pun terus dimatangkan PT MGPA Nusantara Jaya (MGPA) dan Dyandra&Co., sebagai promotor dan co-promotor Indonesian GP 2023. Terbaru, logistik MotoGP kloter ke-3 telah mendarat di Bandara International Lombok pada 3 Oktober 2023. Sebanyak 98 ton logistik tiba pada kloter ke-3 ini. Adapun, hingga 6 Oktober, ada tiga tahap pengiriman logistik tambahan.“Kedatangan logistik ini juga menjadi bagian krusial dari kesiapan MotoGP Mandalika 2023. Sampai saat ini sebagian besar logistik telah tiba dalam keadaan baik di bandara dan kemudian di Sirkuit. Kami berterima kasih atas dukungan penuh dari Angkasa Pura Logistik sebagai mitra kami dalam mendatangkan logistik ini dengan aman ke Indonesia dan kami siap untuk menyambut para pembalap dan penggemar MotoGP dari seluruh dunia," tambah Priandhi.Redemption TicketBagi para calon penonton yang telah membeli tiket, sudah dapat melakukan proses penukaran. MGPA dan Dyandra&Co telah menyiapkan lokasi penukaran tiket atau redemption ticket points yang tersebar di berbagai titik di Jakarta dan Lombok, NTB. Presiden Direktur Dyandra&Co. Daswar Marpaung mengatakan “Redemption ticket bisa dilakukan di Jakarta maupun di Lombok. Kami siapkan beberapa lokasi dengan range waktu cukup panjang agar penonton bisa memilih tempat penukaran yang paling sesuai dari sisi waktu maupun aksesnya. Kami ingin memastikan kenyamanan calon penonton dengan proses penukaran yang mudah dan cepat, tidak perlu sampai ada antrian panjang.”Di Jakarta, penukaran tiket bisa dilakukan di Sarinah untuk kategori Premiere Class, Deluxe Class, Grandstand Premium, Grandstand Regular, dan Festival. Proses penukaran tiket dibuka pada 5-8 Oktober setiap hari pukul 10.00-22.00 WIB.Sementara itu, penukaran tiket di NTB untuk kategori Grandstand Premium, Grandstand Regular, dan Festival, dilakukan di kantor BLKLN NTB (eks embarkasi), eks Bandara Selaparang, dan GOR Tripat pada 11-15 Oktober pukul 08.00-17.00 WITA. Adapun untuk kategori Premiere Class dan Deluxe Class, penukaran tiket dilakukan di Bandara Internasional Lombok, tepatnya area parkir Masjid Al-Faradis, pada 12-15 Oktober 2023 pukul 08.00-17 WITA.Penonton harus membawa dan menunjukkan e-ticket untuk kemudian divalidasi petugas pada sistem. Selanjutnya petugas akan mengisi data pengambil gelar dan setelah itu penonton akan langsung mendapatkan gelang.Bagi para penggemar MotoGP yang belum mendapatkan tiket, penyelenggara masih membuka ticket box hingga 14 Oktober 2023 pada sejumlah lokasi di Lombok. Ada 13 titik pembelian tiket yang dibuka, yakni Natura Cafe & Resto, Kava Kopi, Nangkring 1.0, Acibara, Rota Kopi, Melati Resort, Pratama Tours, Jelly Potter Caffe, Ketemu Cafe, Astindo NTB, Epicentrum Mall, Kinta Cafe, dan Happy Cafe.Informasi lebih lanjut mengenai Indonesian GP 2023 – Pertamina Grand Prix of Indonesia kunjungi situs www.themandalikagp.com serta akun Instagram @themandalikagp.
Read MoreThe Nusa Dua, 07 Oktober 2023 – Kawasan The Nusa Dua yang dikelola oleh PTPengembangan Pariwisata Indonesia/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) perusahaan member Injourney Group, kembali dipercaya sebagai tuan rumah forum internasional. Kali ini The Nusa Dua tengah bersiap sebagai tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi Archipelagic and Island State (KTT AIS) Forum 2023 pada tanggal 10 – 11 Oktober 2023.Mengusung tema utama “Membina kolaborasi, Memajukan Inovasi Untuk Laut dan Masa Depan Bersama” (Fostering Collaboration, Enabling Innovation for Our Ocean and Our Future), KTT AIS Forum 2023 dihadiri peserta yang merupakan perwakilan dari 51 negara kepulauan dan pulau dengan target 25 perwakilan setingkat kepala negara atau pemerintahan dari 30 sampai 47 perwakilan setingkat menteri. KTT AIS Forum 2023 juga akan diikuti oleh 9 pimpinan organisasi internasional, antara lain dari Forum Negara Kepulauan Pasifik (PIF), Kelompok Kerja Sama Negara Melanesia (MSG), Kelompok Negara Komunitas Karibia (CARICOM), Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) serta dihadiri pula oleh para kepala atau pimpinan dari organisasi pemerintah dan non-pemerintah.General Manager The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, “Kami senang The Nusa Dua kembali dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan forum internasional. Kami pastikan kawasan The Nusa Dua telah siap untuk menyambut kedatangan para kepala negara dan delegasi serta undangan lainnya dalam forum KTT AIS ini, baik dari sisi pengamanan, fasilitas hingga infrastruktur kawasan.”Selama penyelenggaraan KTT AIS, sistem pengamanan dan pemeriksaan menuju kawasan The Nusa Dua tetap dilakukan di pintu-pintu masuk kawasan sesuai dengan standar pengamanan event internasional. ITDC berkoordinasi dengan pihak pengamanan (TNI/POLRI) yang akan melakukan pengaturan lalu lintas melalui sistem buka tutup pada saat HOD/delegasi menuju maupun kembali ke venue utama.Selain itu, sebagai kawasan terintegrasi dengan sistem keamanan dan keselamatan yang telah teruji dalam menyelenggarakan event-event berskala internasional, The Nusa Dua memiliki fasilitas keamanan yang beroperasi 24 jam terdiri dari petugas keamanan dengan 93 personil, pos komando di Command Center, 2 unit fire brigade dengan 23 personil, CCTV sebanyak 143 unit yang tersebar di 39 titik kawasan The Nusa Dua, 3 pos Balawista di beach front hotel, security check pada 3 pintu masuk kawasan serta Command Center sebagai posko pengamanan terpadu kawasan.Untuk kesiapan infrastruktur kawasan, saat ini Central Parkir ITDC di Kawasan The Nusa Dua dimanfaatkan sebagai lokasi parkir kendaraan mobil listrik yang akan digunakan para delegasi selama penyelenggaraan KTT AIS, diantaranya 28 unit BMW, 38 unit Ionic 6, 198 unit Ionic 5, 66 unit Toyota serta 28 unit mobil box non listrik. Selain itu, bekerjasama dengan PT PLN (Persero), di Central Parkir juga ditempatkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) diantaranya SPKLU UFC (Ultra Fast Charging) 200Kw sebanyak 8 unit, SPKLU SC (Slow Charging) 7,4 Kw sebanyak 10 unit, serta SPLU (Stasiun Pengisian Listrik Umum) Gen 2 sebanyak 20 Unit.Central Parkir ITDC memiliki luas 1 hektar/10.000m2 yang mampu menampung hingga 500 kendaraan/mobil, sementara parkir cadangan di kantor ITDC memiliki luas 3 are/300 m2 dengan kapasitas 126 kendaraan/mobil.Selain itu, kawasan pun didukung oleh jaringan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terintegrasi untuk meningkatkan pelayanan bagi pelaku wisata di The Nusa Dua meliputi layanan internet, telepon, TV, aplikasi beserta layanan lainnya.Sementara dari sisi fasilitas kawasan, The Nusa Dua sebagai destinasi Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) unggulan di Indonesia memiliki kelengkapan akomodasi total mencapai 5.579 kamar hotel yang terdiri dari 14 hotel bintang 5, 3 hotel bintang 4 serta 3 luxury villas dan fasilitas MICE yang mampu menampung kurang lebih 21.000 delegasi.“Untuk penyelenggaraan KTT AIS ini, beberapa hotel di kawasan dipilih sebagai lokasi menginap para Kepala Negara/HOD serta delegasi. Hal ini membuktikan kepercayaan pihak penyelenggara terhadap kualitas layanan dan fasilitas kawasan The Nusa Dua yang optimal dengan standar internasional,” papar Ngurah Ardita.Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), convention terbesar di The Nusa Dua yang menjadi main venue sekaligus media center penyelenggaraan forum KTT AIS, telah bersiap dengan melakukan maintenance rutin untuk memberikan pelayanan yang lebih baik bagi para delegasi. Selain kelengkapan fasilitas MICE, The Nusa Dua juga menyediakan berbagai fasilitas dan atraksi yang dapat dinikmati oleh wisatawan yang menginap di The Nusa Dua, seperti shopping center, Museum Pasifika, theater (Devdan Show), dan golf course, DTW Water Blow Peninsula Nusa Dua serta mobil listrik sebagai wahana transportasi di Kawasan. The Nusa Dua juga memiliki outdoor space yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan pendamping MICE, yaitu Pulau Peninsula seluas 5 hektar dengan fasilitas open stage, helipad standard Chinook serta stage Kecak untuk menampung 500 orang dan Pulau Nusa Dharma sebagai venue untuk kegiatan yoga dan meditasi.ITDC melakukan maintenance dan beautifikasi kawasan, dilakukan pula pembersihan kawasan secara rutin, pemeliharaan 143 unit kamera CCTV, penggantian lampu-lampu kawasan serta penataan beach promenade pantai The Bay yang sudah proses 75% untuk mempercantik kawasan jelang KTT AIS. “Saat ini, kami terus melakukan perbaikan dan peningkatan fasilitas serta pelayanan dalam kawasan guna memastikan seluruh kawasan selalu dalam kondisi prima dan sesuai standar internasional,” tutup Ngurah Ardita.
Read MoreJakarta, 3 Oktober 2023 – Pertamina Grand Prix of Indonesia (Indonesian GP) 2023 segera digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 13-15 Oktober 2023. PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney sebagai Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung bersama anak usahanya yakni PT Pengembangan Pariwisata Indonesia/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Nusantara Jaya serta Dyandra&Co. bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) menyelenggarakan kegiatan Press Conference Pertamina Grand Prix of Indonesia (Indonesian GP) 2023 hari ini (03/10) di kantor Injourney, Gedung Sarinah Jakarta.Press Conference Indonesian GP 2023 dihadiri oleh narasumber Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Menteri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo, Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney Maya Watono dan Direktur Utama ITDC Ari Respati. Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengatakan gelaran Indonesia GP tahun ini merupakan kehormatan bagi Indonesia, termasuk IMI sebagai organisasi otomotif. Dia menilai sudah selayaknya Sirkuit Mandalika yang menelan investasi tidak sedikit untuk dioptimalkan, salah satunya dengan ajang MotoGPTM. Menurut Bambang, hal itu akan mendorong multiplier effect yang signifikan, khususnya bagi masyarakat NTB.“Tahun lalu impact-nya luar biasa dan bukan hanya di NTB saja. MotoGPTM Mandalika sebelumnya mampu menarik jumlah penonton 100 ribu orang lebih dan nilai tambah ekonomi sampai Rp.4,5 triliun, saya harap bisa meningkat tahun ini dan makin berkontribusi pada ekonomi nasional dan daerah,” ujarnya.Senada dengan Bambang, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo menilai ajang MotoGPTM Mandalika tahun ini merupakan event sport tourism penting bagi pariwisata Indonesia yang akhirnya mampu mengakselerasi perekonomian dalam negeri. Menurutnya, dampak positif gelaran ini akan dirasakan langsung oleh masyarakat NTB, termasuk para pelaku UMKM dan industri pariwisata daerah.“MotoGPTM Mandalika tahun lalu kita sedang dalam kondisi recovery dari pandemi, tahun ini kita accelerate lagi untuk pertumbuhan pariwisata Indonesia karena Mandalika juga merupakan satu dari lima destinasi super prioritas,” tuturnya.Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menuturkan pihaknya mendukung penuh pelaksanaan MotoGPTM Mandalika tahun ini. Menurutnya, ajang balapan bertaraf internasional tersebut akan mendorong pengembangan sport tourism sekaligus meningkatkan gengsi Indonesia di mata dunia serta memberikan manfaat yang dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat NTB.“MotoGPTM ini ajang yang sangat prestisius dengan global coverage. Melalui event ini kami ingin membuat Mandalika menjadi salah satu pusat sport tourism dan katalis positif bagi pariwisata dan ekonomi setempat,” ujarnya.Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney, Maya Watono mengatakan bahwa kerja sama dari seluruh pihak untuk menyukseskan MotoGPTM Mandalika yang tinggal menghitung hari patut diapresiasi. Dia pun meyakini gelaran kali ini akan lebih sukses dibanding MotoGPTM Mandalika pertama dengan multiplier effect yang lebih luas.“MotoGPTM Mandalika ini bukan hanya akan mengakselerasi pariwisata NTB, tetapi jauh dari itu, akan menjadi momentum positif pertumbuhan dua sektor tersebut secara nasional. Kolaborasi dari berbagai pihak diharapkan dapat memberikan multiplier effect yang lebih luas lagi.” tuturnya.Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Ari Respati menjelaskan gelaran MotoGPTM Mandalika untuk kedua kalinya merupakan pembuktian komitmen dari pemerintah dan BUMN bahwa pengembangan kawasan terpadu ini terus berkelanjutan. Menurutnya, ajang ini telah menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat NTB. Oleh karena itu, dia memastikan persiapan tahun ini jauh lebih baik dari sebelumnya.ITDC sebagai pengelola KEK Mandalika telah melakukan persiapan kawasan seperti pembangunan dan penyempurnaan infrastruktur jalan kawasan sepanjang 35 km, kantong-kantong parkir 7.888 kapasitas (mobil & motor), gate kawasan, dan pembangunan Kuta Lane sebagai landmark baru kawasan yang menjadi salah satu spot favorit bagi para wisatawan yang menghubungkan Bazaar Mandalika menuju area Kuta Beach Park (KBP). “Suksesnya penyelenggaraan Indonesian GP akan menjadi momentum bagi destinasi wisata lainnya. Untuk itu, kami memastikan pembangunan infrastruktur kawasan untuk gelaran tahun ini berjalan optimal. Keluhan-keluhan dari tahun lalu seperti kemacetan dan lain sebagainya kami pastikan telah tuntas tahun ini. Selain itu, perhelatan seri balap Indonesian GP di KEK Mandalika menjadi ikon dan daya tarik yang kuat bagi event-event kelas dunia lainnya untuk menyelenggarakan event di The Mandalika. Seiring dengan pembangunan KEK Mandalika, penyelenggaraan event balap internasional Indonesian GP dan event olahraga kelas dunia lainnya diharapkan dapat memberikan dorongan yang kuat untuk pertumbuhan ekonomi lokal hingga nasional,” katanya.Ari menambahkan, ”Saat ini hanya tersisa 15-18 persen tiket. Harapan saya, rekan media dapat memberikan dukungan untuk memberitakan dengan baik agar penonton mau menonton langsung di The Mandalika dan memperpanjang liburan untuk menikmati keindahan Lombok lebih lama.”Dalam acara press conference tersebut, MGPA dan Dyandra&Co. Juga memaparkan berbagai rencana yang akan diimplementasikan di gelaran tersebut. “Hari ini persiapan Pertamina Mandalika International Circuit untuk menggelar Indonesian GP 2023 hampir mencapai 100%. Berbagai persiapan telah dilakukan mulai dari perbaikan lintasan (track), kesiapan marshal, medical centre, fasilitas paddock, grandstand, hingga inner-circuit,” papar Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA.MGPA bersama Roadgrip Ltd telah memulai pengecatan ulang kerb dan area run-off Sirkuit. Dari total luasan 27.380 m2, pengecatan ulang telah mencapai kurang lebih 22.000 m2. Selain itu, telah dilakukan juga pemasangan sensor untuk area track-limit yang baru sesuai permintaan FIM, serta timing system.MGPA juga telah melakukan pelatihan bagi marshal yang akan bertugas selama gelaran race. Tercatat 402 marshal yang 95%nya berasal dari warga lokal telah siap untuk bertugas. Dari sisi medical centre, bekerja sama dengan RSUD Provinsi NTB, MGPA telah menyiapkan penyediaan peralatan medis yang lengkap seperti ambulans, menyediakan tim medis yang berpengalaman serta fasilitas perawatan darurat. Sementara di area paddock, MGPA terus berkoordinasi dengan Dorna Sports SL untuk menyiapkan layout dan berbagai fasilitas sebagai pusat operasi bagi tim balap, termasuk paddock facilities lainnya seperti Media Center, Relaxing Zone, dan Team Office. Untuk para spectators atau penonton, dan tamu undangan penyelenggara juga telah menyiapkan hospitality terbaik, baik di ruangan Premier Box maupun area VIP Deluxe. Seluruh grandstand pun telah disiapkan untuk dapat menampung penonton sesuai kapasitas masing-masing grandstand. “ Penonton adalah tamu utama kami pada event ini, oleh karena itu kami menyiapkan seluruh fasilitas menonton dengan sebaik-baiknya. Seperti penonton di Premier Box dan VIP Deluxe yang dapat menonton dengan nyaman, kami juga akan memastikan penonton di area grandstand akan dapat menikmati seluruh rangkaian race dengan nyaman, karena kapasitas grandstand yang sangat memadai dan dilengkapi berbagai fasilitas, selain letaknya yang dekat dengan area side event di mana penonton dapat menikmati berbagai acara dan panggung hiburan,” tambah Priandhi. Untuk akses menuju Pertamina Mandalika International Circuit, Garuda Indonesia akan menyediakan tambahan jadwal penerbangan (extra flight schedule) dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) ke Bandara Internasional Lombok (LOP) dan arah sebaliknya pada 12-14 Oktober 2023 dan 16-17 Oktober 2023. Garuda Indonesia akan menyediakan total 68 jadwal penerbangan dan 7 penerbangan dengan kapasitas pesawat lebih besar selama periode tersebut.Di area side event yang digelar di area inner circuit, MGPA bekerjasama dengan Dyandra&Co. sebagai co-promotor Indonesian GP 2023 telah melakukan persiapan seperti pembersihan area, pemasangan instalasi listrik, hingga pembangunan beberapa tenda untuk fasilitas seperti mushola, medical centre, serta toilet untuk pengunjung.Dyandra&Co. telah memastikan akan membuat para pengunjung yang hadir untuk memiliki pengalaman yang tidak terlupakan dengan menggelar berbagai side event selama gelaran Indonesian GP 2023. Sejumlah zona untuk side event pun disiapkan untuk meramaikan penyelenggaraan Indonesian GP 2023 di sekitar Pertamina Mandalika International Circuit, yang terbagi menjadi Zona Merdeka, Zona Bhinneka, Zona Tropika, dan Zona Pusaka.Seluruh penonton yang memiliki tiket mulai dari kategori Festival - General Admission sampai kategori tiket berikutnya, dapat mengakses side event Indonesian GP tanpa perlu membeli tiket tambahan. Adapun opening ceremony Indonesian GP 2023 akan diisi oleh sejumlah pertunjukan yang didahului oleh Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang akan dibawakan oleh Finalis America’s Got Talent, Putri Ariani. Dalam pembukaan tersebut, penyelenggara menampilkan musik instrumen tradisional Lombok, Gendang Beleq; pertunjukan seni dan permainan tradisional Desa Sade, Tari Gandrung; Selain itu, akan hadir juga pertunjukan kombinasi baju tradisional dari 38 provinsi.Gelaran Indonesian GP Mandalika yang tinggal menghitung hari, PT MGPA Nusantara Jaya (MGPA) dan Dyandra&Co., sebagai promotor dan co-promotor Indonesian GP 2023, kembali memastikan promo tiket khusus dengan diskon 50% bagi masyarakat NTB untuk Festival Grandstand, Regular Grandstand, dan Premium Grandstand. Dengan promo menarik tersebut, masyarakat NTB bisa menikmati ajang Indonesian GP 2023 beserta seluruh side event menarik. Adapun promo tiket tersebut dapat diperoleh sampai 15 Oktober 2023.
Read MoreJakarta, 28 September 2023 – Kurang dari sebulan lagi Pertamina Grand Prix of Indonesia (Indonesian GP) 2023 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), akan digelar. Sejumlah dukungan untuk kelancaran ajang bergengsi pada 13-15 Oktober 2023 tersebut terus diberikan, salah satunya terkait akses penonton dari luar Lombok.PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), BUMN jasa penyeberangan dan pelabuhan terintegrasi, serta PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., BUMN transportasi udara, siap untuk memudahkan akses penonton yang akan datang ke Lombok dengan menggunakan jalur laut dan udara.Tersedia tambahan jadwal pelayaran dari Bali ke Lombok, serta penerbangan dari Jakarta ke Lombok, sehingga mampu menampung antusiasme penonton Indonesian GP 2023 jelang berlangsungnya balapan hingga setelah balapan usai.Selain tambahan jadwal pelayaran, ASDP juga akan melakukan peningkatan fasilitas dan infrastruktur pada Pelabuhan Lembar, di antaranya ruang tunggu penumpang dan fasilitas MCK, berupa toilet portable akan disediakan dua minggu menjelang MotoGP. Calon penumpang juga sudah bisa melakukan reservasi online sejak 60 hari sebelum keberangkatan melalui domain trip.ferizy.com. Terkait hal itu, penonton dari Pulau Jawa dapat menggunakan akses Pelabuhan Ketapang dengan jarak tempuh 125 mil. Terdapat 6 kapal yang beroperasi selama 24 jam dengan jam pemberangkatan kapal setiap 6 jam. Sementara penonton dari Pulau Bali dapat menyeberang melalui Pelabuhan Padangbai. ASDP menyediakan 24 kapal dengan jadwal keberangkatan mulai pukul 01.30–13.30 WITA per 2 jam 30 menit, dan pukul 13.30–01.30 WITA per 1 jam 30 menit.Adapun Garuda Indonesia akan menyediakan tambahan jadwal penerbangan (extra flight schedule) dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) ke Bandara Internasional Lombok (LOP) dan arah sebaliknya pada 12-14 Oktober 2023 dan 16-17 Oktober 2023. Garuda Indonesia akan menyediakan total 21 jadwal penerbangan dan 6 penerbangan dengan kapasitas pesawat lebih besar selama periode tersebut.Wakil Direktur Utama MGPA Samsul Purba mengatakan apa yang dilakukan ASDP dan Garuda Indonesia tersebut menunjukkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk BUMN, untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan penonton dari luar Lombok yang ingin datang ke Mandalika untuk menyaksikan balapan Indonesian GP 2023."Kami ingin memastikan penonton yang bertolak melalui jalur laut dari Bali tak khawatir dengan jadwal keberangkatan kapal, begitu pula bagi mereka yang akan terbang langsung dari Jakarta. Dukungan ini kami harapkan turut menopang kesuksesan Indonesian GP 2023, sehingga dapat berdampak positif terhadap nama Indonesia di mata dunia,” kata Samsul.Persiapan Traffic Management dan Layanan TransportasiMGPA dan Dyandra sebagai promotor dan co-promotor event, juga terus menyiapkan pengaturan layanan transportasi penonton untuk gelaran IndonesianGP, 13-15 Oktober 2023 mendatang. Direktur Utama MGPA Priandhi Satria menjelaskan, “Semua bentuk layanan transportasi, lalu lintas dan pengamanan selama gelaran MotoGP Mandalika 2023 secara umum akan dibagi menjadi dua, yakni di luar kawasan Sirkuit dan di dalam kawasan Sirkuit Mandalika.”Untuk transportasi penonton, akan ada dua layanan transportasi yaitu layanan bus di luar dan di dalam kawasan Sirkuit Mandalika. Untuk layanan transportasi di dalam kawasan, rutenya dari tempat-tempat parkir penonton menuju pintu-pintu masuk Sirkuit Mandalika. Layanan transportasi di dalam kawasan ini akan dikelola oleh MGPA bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat (Dishub NTB), dan berbagai pelaku/asosiasi transportasi. Sementara transportasi di luar kawasan Mandalika, dengan rute titik-titik penjemputan penonton ke titik-titik Kawasan Mandalika, akan dikelola juga oleh Dishub NTB.“Melalui kerjasama dengan Dishub NTB dan asosiasi transportasi terkait, kami ingin memastikan penonton mendapatkan layanan transportasi yang terbaik, yang akan mengantar penonton dan pengunjung masuk dan keluar Kawasan Mandalika dan kawasan Sirkuit dengan aman dan lancar,” tambah Priandhi.Untuk lalu lintas selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2023 pengelolaannya juga ada dua, yakni di luar Kawasan Mandalika dan di dalam kawasan Mandalika. “Pengelolaan lalu lintas juga akan terbagi dua, yaitu di luar kawasan yang sepenuhnya akan dilakukan oleh Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB), dan di dalam kawasan yang akan dilakukan oleh MGPA bekerjasama dengan ITDC sebagai pengelola Kawasan The Mandalika dan Polda NTB,” terang Priandhi. Pengelolaan traffic management atau lalu lintas akan dilakukan untuk kelancaran keluar - masuk kendaraan ke dalam Kawasan The Mandalika dan Sirkuit, serta meminimalisir kemacetan.Adapun terkait pengamanan selama gelaran Indonesian GP 2023, pengaturannya dibagi menjadi tiga, yakni pengamanan di luar kawasan Mandalika, pengamanan di dalam kawasan Mandalika dan pengamanan di dalam area Sirkuit Mandalika.Untuk pengamanan umum di luar kawasan akan sepenuhnya dikelola pihak Polda NTB, TNI dan berbagai aparat keamanan lainnya. Untuk pengamanan di dalam Kawasan The Mandalika, ITDC dan MGPA, bekerjasama dengan Polda NTB, Desa Penyangga, serta Organisasi Masyarakat dan stakeholders terkait lainnya. Sementara pengamanan di dalam pagar Sirkuit Mandalika akan dilakukan oleh penyelenggara yakni tim keamanan ITDC dan MGPA, Dorna, dan Dyandra.Presiden Direktur Dyandra&Co. Daswar Marpaung meyakini persiapan pada Indonesian GP 2023 terus dilakukan lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sebagai komitmen penyelenggara untuk menyukseskan gelaran ini."Semua persiapan ini untuk memastikan ajang bergengsi Indonesian GP 2023 berjalan sukses dan aman. Penonton diharapkan mendapat pengalaman yang baik mulai saat mereka menuju Mandalika, masuk kawasan Sirkuit, hingga saat race berlangsung, dan tentu saat kembali dari Sirkuit," tutup Daswar.Informasi lebih lanjut mengenai Indonesian GP 2023 – Pertamina Grand Prix of Indonesia kunjungi situs www.themandalikagp.com serta akun Instagram @themandalikagp.
Read MoreThe Mandalika, 27 September 2023 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai perusahaan member InJourney Group fokus mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika/The Mandalika sebagai destinasi utama sport tourism di Indonesia.Hal ini disampaikan Direktur Utama ITDC Ari Respati saat Talkshow Dialog Lanskap Sport Tourism The Mandalika Nusa Tenggara Barat yang berlangsung di Hotel Pullman Lombok Merujani Beach Resort, Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (27/9/2023).Talkshow ini dihadiri oleh PJ Gubernur NTB Bapak Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, Bupati Lombok Tengah Bapak H. Lalu Pathul Bahri, S.I.P, Kepala Bidang Strategi Pengembangan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Ibu Liz Zeny Merry, Direktur Pemasaran & Program Pariwisata InJourney Ibu Maya Watono, Direktur Utama ITDC Ari Respati dan Direktur Utama MGPA Priandhi Satria sebagai narasumber. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh udangan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di NTB, dan keluarga besar ITDC Group. Direktur Utama ITDC Ari Respati menyampaikan, “Mengangkat citra The Mandalika sebagai destinasi sport tourism menjadi langkah strategis yang tepat, melalui pengembangan infrastruktur olahraga yang modern, menjadi tuan rumah acara olahraga internasional, membangun kemitraan internasional, mendorong pengembangan olahraga lokal, dan promosi serta pemasaran yang efektif, dengan menyelenggarakan acara olahraga berkelanjutan, untuk menciptakan multiplier effect dalam peningkatan perekonomian lokal dan nasional.”Sport Tourism sendiri merupakan bentuk pariwisata yang menitikberatkan pada partisipasi dalam beragam kegiatan olahraga atau acara olahraga, dengan tujuan untuk menggabungkan kegiatan fisik dan hiburan dengan pengalaman perjalanan wisata yang menarik. The Mandalika adalah destinasi sport tourism eksotis yang menjadi magnet bagi wisatawan dan para pecinta olahraga di seluruh dunia. “Pengembangan sport tourism berkelanjutan di The Mandalika adalah salah satu prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjadikan The Mandalika sebagai destinasi olahraga unggulan di tingkat internasional. Kami yakin bahwa The Mandalika memiliki potensi besar untuk menjadi pusat perhatian dalam dunia sport tourism, dan kami berupaya keras untuk mewujudkannya,” ujar Ari.Hingga saat ini sejumlah event olahraga berskala nasional dan internasional telah berlangsung di The Mandalika, antara lain World Superbike, MotoGP, Shell Eco Marathon, balap sepeda L’Etape, TNI Marathon serta sejumlah kegiatan olahraga air. Sementara dari segi fasilitas olahraga, selain telah ada Sirkuit, ITDC tengah merencanakan membangun equestrian estate, fasilitas padel tennis, bahkan lapangan bola dengan menggandeng pihak ketiga.Ari menambahkan, ”Lanskap The Mandalika yang memiliki garis pantai sepanjang 17 KM dengan pasir putihnya, bukit-bukit yang disambungkan jalur jalan yang berkualitas juga memungkinkan untuk dimanfaatkan sebagai lokasi olahraga lain, misalnya triathlon, lari lintas alam, bahkan sepeda lintas alam. Jadi masih banyak yang bisa dikembangkan di kawasan The Mandalika. Hal ini tentunya butuh kolaborasi dan sinergi antar banyak pihak”ITDC juga percaya dengan kolaborasi dan dukungan Pemerintah Pusat dan Daerah, akan mampu mendorong percepatan terwujudnya ekosistem sport tourism di NTB sehingga makin memperkuat nilai jual kawasan The Mandalika dan NTB.“Dengan kolaborasi serta dukungan Pemerintah Pusat dan Daerah, saya percaya dapat mempercepat terwujudnya NTB dan The Mandalika sebagai destinasi sport tourism utama di Indonesia. Kami berharap kegiatan hari ini dapat menyatukan visi dan menjadi pijakan bersama untuk bekerjasama menjadikan The Mandalika dan NTB menjadi kutub pertumbuhan ekonomi baru berbasis sport tourism,” tutup Ari.
Read MoreJakarta, 22 September 2023 - Pertamina Grand Prix of Indonesia (Indonesian GP) 2023 akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 13-15 Oktober 2023. Para penikmat MotoGP dipastikan akan dimanjakan oleh aksi para pembalap kelas dunia pada gelaran tersebut.Namun, tak hanya menghadirkan aksi para riders terbaik di dunia, PT MGPA Nusantara Jaya (MGPA) dan Dyandra&Co., sebagai promotor dan co-promotor Indonesian GP 2023, juga menggelar berbagai side event selama gelaran Indonesian GP 2023. Sejumlah zona untuk side event pun tersebar di sekitar Pertamina Mandalika International Circuit, yakni Zona Merdeka, Zona Bhinneka, Zona Tropika, dan Zona Pusaka. Titik side event yang berada di area inner-circuit tersebut diharapkan memudahkan pengunjung yang datang karena lokasinya yang terintegrasi dengan sirkuit.Zona Merdeka akan menyajikan panggung hiburan yang akan diisi oleh sejumlah musisi Tanah Air seperti Amtenar, Dipha Barus ft. Faye, Hydro Koplo, Melanie and DKK, dan NTRL. Di sini juga akan tersedia booth dari sponsor global MotoGP dan sponsor Indonesian GP 2023. Zona Bhineka akan menyajikan Bikers’ Lot yang diikuti oleh berbagai brand dari industri pendukung otomotif yang menawarkan pengalaman seru bagi para penonton. Di area ini terdapat pameran otomotif, test ride, serta Fuel Up, yakni area food & beverages (F&B). Zona Tropika akan diisi oleh pameran UMKM dan berbagai pilihan kuliner ringan dan berat, sedangkan Zona Pusaka akan diisi oleh ragam UMKM NTB yang menyajikan pilihan kuliner ringan dan barang-barang kerajinan. Di hampir semua zona ini akan tersedia booth penjualan official merchandise Indonesian GP 2023 dan official merchandise pembalap.Seluruh penonton yang memiliki tiket mulai dari kategori Festival - General Admission sampai kategori tiket berikutnya, dapat mengakses side event Indonesian GP tanpa perlu membeli tiket tambahan. Direktur Utama MGPA Priandhi Satria menjelaskan berbagai side event yang tersedia selama Indonesian GP diharapkan menjadi tambahan daya tarik bagi pengunjung yang datang untuk menonton aksi para pembalap memacu 'kuda besi' di atas Pertamina Mandalika International Circuit. "Side event ini bisa menjadi nilai tambah bagi gelaran MotoGP 2023 di Mandalika. Kami ingin memastikan para pengunjung untuk mendapatkan pengalaman yang maksimal dalam event kali ini," ujarnya.Senada, Presiden Direktur Dyandra&Co. Daswar Marpaung mengatakan side event ini digelar untuk memberikan pengalaman lebih saat menonton langsung Indonesia GP 2023. “Dengan adanya side event ini, kami berharap penonton bisa mendapat pengalaman terbaik selama rangkaian Indonesian GP 2023. Jadi siapapun yang memiliki tiket bisa masuk ke area side event dan mengikuti sejumlah program yang kami sediakan,” tuturnya.Penjualan Tiket Indonesia GP 2023Terkait tiket, saat ini sudah berlangsung Lombok activation yang berada di Lombok Epicentrum Mall, Ground Floor, pada 2 September - 13 Oktober 2023. Waktu operasional dibuka Senin-Minggu mulai pukul 10.00-22.00 WITA. Selain itu, terdapat juga mobile ticketing pada 8 September-15 Oktober 2023 yang dibuka pada Jumat-Minggu pukul 13.00-22.000 WITA. Adapun mobile ticketing tersebut berada di Rota Coffee Barents, Anglo, Ancibara, Natura Cafe & Resto, Maktal Bar, Meekow, Bonum Coffee, Nyaman Coffee, Kava Eatery, Umami, Eureka, Kampung Melayu, Majapahit Food Center, Starbuck, Skala Coffee, Lesehan Rembiga, dan Bakso Pak Majid.Bagi masyarakat NTB, kendati tidak ada tiket gratis, terdapat program harga khusus dengan diskon 50% untuk kategori tiket Regular Grandstand dan Festival. Penjualan tiket dengan penawaran menarik tersebut dibuka sejak 13 September 2023. Diskon tiket hingga 50% sejak H-30 Indonesian GP 2023 tersebut merupakan komitmen penyelenggara untuk mengajak masyarakat menyukseskan gelaran ini, termasuk pembangunan di NTB, khususnya Pulau Lombok.Untuk penjualan tiket secara umum, MGPA dan Dyandra&Co. telah menyiapkan sejumlah channel baik secara online maupun offline, dan melalui travel agent (agen perjalanan). Pembelian tiket secara online bisa dilakukan melalui themandalikagp.com, Dyandra Tiket, MyPertamina, Tiket.com, Tiketapasaja.com, Livin by Mandiri, serta Alfagift. Adapun pembelian secara offline bisa dilakukan di sejumlah travel agent yang tersebar di berbagai kota.Direktur Utama MGPA Priandhi Satria menuturkan banyaknya ticketing channel yang tersedia diharapkan mampu menampung antusiasme penonton dan memberi kemudahan untuk membeli tiket.“Channel pembelian tiket cukup banyak, jadi semoga ini bisa memberi kemudahan bagi siapa saja yang ingin membeli tiket baik secara offline maupun online,” katanya.Sementara itu, Presiden Direktur Dyandra&Co. Daswar Marpaung menyatakan berbagai channel pembelian tiket untuk Indonesian GP 2023 menjadi bukti komitmen pihak penyelenggara untuk memudahkan masyarakat yang ingin menonton langsung MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit.“Kami ingin memberi akses mudah bagi masyarakat untuk membeli tiket Indonesian GP 2023. Ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami untuk menyukseskan gelaran bergengsi kelas dunia,” pungkasnya.Informasi lebih lanjut mengenai Indonesian GP 2023 – Pertamina Grand Prix of Indonesia kunjungi situs www.themandalikagp.com serta akun Instagram @themandalikagp.
Read MoreThe Nusa Dua, 21 September 2023 – The Nusa Dua, kawasan pariwisata yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), perusahaan member Injourney Group menjadi tuan rumah penyelenggaraan event International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2023 (IOG 2023). Event ini diselenggarakan pada 20 – 22 September 2023 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC).IOG 2023, yang merupakan penyelenggaraan ke-4 menghadirkan kurang lebih 3.000 orang peserta dari 17 negara yang berperan sebagai pemangku kepentingan utama dalam industri hulu minyak dan gas. Event ini menarik sejumlah Delegasi penting, termasuk Menteri Koordinator Maritim & Investasi RI, Menteri Investasi RI, Menteri ESDM RI, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Mengusung tema 'Memajukan Keamanan Energi melalui Eksplorasi Minyak dan Gas Berkelanjutan', IOG 2023 berfokus pada 4 (empat) isu, yakni keamanan energi, menarik investasi, dinamika pasar, dan transisi energi. Konferensi ini menghadirkan pembicara kunci dari pemerintah dan sektor perusahaan untuk berbicara terkait dilema energi, kiat menarik perhatian perusahaan E&P, merger, solusi karbon, hingga pasar gas. IOG 2023 diharapkan menjadi platform transformasi dari Indonesia Oil and Gas Industry menjadi basis peningkatan iklim investasi untuk meningkatkan cadangan minyak dan gas, serta membantu mengurangi emisi.General Manager The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita menyampaikan, “Menjadi suatu kehormatan bagi kami sebagai pengelola kawasan The Nusa Dua, menjadi tempat penyelenggaraan event IOG 2023 yang sangat penting ini. Kami sangat antusias menyambut para delegasi, pakar industri, dan pemangku kepentingan dari seluruh dunia dalam acara ini. IOG 2023 akan menjadi platform yang sangat relevan dan penting untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan inovasi dalam industri hulu minyak dan gas Indonesia. Selain itu, acara ini akan memberikan peluang bagi Nusa Dua untuk terus tumbuh sebagai pusat konvensi internasional yang terkemuka di Asia Tenggara.”Dengan kelengkapan fasilitas pendukung kawasan yang dimiliki The Nusa Dua, tersedianya ruang-ruang pertemuan yang memadai baik indoor maupun outdoor mampu menampung delegasi/peserta pertemuan dalam jumlah besar. Untuk fasilitas MICE yang dimiliki mampu menampung lebih dari 21.000 orang, dan fasilitas akomodasi yang mencapai lebih dari 5.000 kamar. Selain itu, The Nusa Dua juga dilengkapi dengan Pulau Peninsula dengan luas 5 Ha yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan pendamping MICE serta rumah sakit bertaraf internasional.“BNDCC yang menjadi venue penyelenggaraan IOG 2023, dipastikan dapat terakomodir dan dipersiapkan dengan baik, dan ITDC siap mendukung kesuksesan penyelenggaraan event-event MICE di kawasan The Nusa Dua dengan mengoptimalkan fasilitas kawasan yang tersedia. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, mitra industri dan semua pihak yang telah mempercayakan The Nusa Dua, menjadi tuan rumah IOG 2023.”. tutur Ngurah Ardita.
Read MoreThe Mandalika, 21 September 2023 – Pengembangan dan pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika atau The Mandalika oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), perusahaan member InJourney Group bekerja sama dengan Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang asongan dan memberikan edukasi bagi tumbuh kembang anak di kawasan The Mandalika.Yayasan GNI adalah organisasi pemberdayaan non-pemerintah yang berbasis pada tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) atau pembangunan berkelanjutan khususnya dalam pemenuhan hak anak dan pengembangan masyarakat, yang memiliki legalitas dibawah Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia. Kerjasama ini diawali dengan proses assessment peserta dan kegiatan Focus Group Discussion (FGD), dengan melibatkan koordinator pedagang asongan, Pemerintah Desa Penyangga yaitu Desa Rembitan dan Desa Kuta, serta anak-anak pedagang asongan sekitar Kuta Beach Park yang telah diselenggarakan pada 12-13 September 2023. Hasil dari FGD yang dilakukan dengan para koordinator pedagang asongan dan pemerintah desa mengungkapkan komitmen bersama untuk membentuk Paguyuban Pedagang Asongan yang legal dan berbadan hukum. Paguyuban Pedagang Asongan yang akan dibentuk ini berfungsi sebagai wadah koordinasi dan advokasi bagi para pedagang asongan di kawasan The Mandalika.General Manager The Mandalika Molin Duwanno mengatakan, “Kerjasama ini adalah Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ITDC yang bernama Program Pembentukan Pusat Belajar Anak & Pembinaan Pedagang Kaki Lima di Bazaar Mandalika & Kuta Beach Park. Kami berkomitmen untuk mendukung perkembangan ekonomi lokal, memastikan kesejahteraan para pedagang asongan, dan menjaga integrasi kawasan The Mandalika. Dalam pembentukan paguyuban ini, kami selaku pengelola kawasan The Mandalika akan berperan aktif untuk membantu para pedagang asongan dalam berbagai hal, mulai dari pendataan hingga advokasi untuk penertiban pedagang asongan.”Dengan terbentuknya Paguyuban Pedagang Asongan ini akan memberikan dampak positif dengan fungsi yang dijalankan seperti pendataan pedagang asongan, penyampaian informasi dari stakeholders, menyampaikan aspirasi pedagang asongan, advokasi penertiban pedagang asongan, pengawasan pedagang asongan anak-anak dan advokasi perlindungan anak di kawasan The Mandalika. Selain itu, paguyuban akan merumuskan aturan-aturan yang harus dipatuhi oleh semua pedagang asongan yang terdaftar dalam asosiasi ini. Salah satu persyaratan penting adalah bahwa semua pedagang asongan yang ingin bergabung dalam paguyuban harus memiliki kartu identitas yang sah.Para pedagang asongan yang berpartisipasi dalam FGD juga telah menekankan pentingnya legalitas dan badan hukum bagi paguyuban ini. Hal ini akan memberikan paguyuban kekuatan yang lebih besar untuk mengatur anggotanya, menjadikan mereka sebagai entitas yang sah dan diakui oleh pihak berwenang.Pada hari ini Kamis (21/09), kegiatan dilanjutkan dengan sesi assessment peserta dari anak-anak pedagang asongan di Kawasan The Mandalika, yang mayoritas berjualan di malam hari. Assessment dilakukan dengan edukasi dan metode bermain bersama yang dipandu oleh seorang pengajar sekaligus psikolog anak. Kegiatan ini memberikan pendidikan dan pengalaman bermain yang bermanfaat bagi anak - anak tersebut, dengan tujuan untuk memberikan dukungan psikologis, emosional dan sekaligus mengajak anak-anak untuk dapat ikut aktif di pusat belajar anak nantinya, serta membantu mereka dalam perkembangan sosial dan kesejahteraan mereka secara keseluruhan. Pusat kegiatan belajar anak (child learning centre) yang dibentuk akan menjadi tempat bagi anak-anak pedagang asongan untuk belajar dan bermain, sehingga fokus mereka tidak hanya berdagang. Child learning centre menyediakan kegiatan pelatihan literasi, pembentukan pojok baca, pelatihan bahasa inggris, dan juga kegiatan lain yang dapat menunjang pendidikan anak-anak pedagang asongan.“Hal ini adalah langkah positif dalam mendukung pengembangan kawasan The Mandalika yang berkelanjutan dan inklusif. Dengan adanya paguyuban ini, diharapkan pedagang asongan dapat lebih sejahtera dan terlindungi, sementara kawasan The Mandalika akan terus berkembang menjadi destinasi pariwisata yang menarik.”. ujar Molin.
Read MoreThe Nusa Dua, 21 September 2023 – Tingkat hunian rata-rata atau occupancy rate di kawasan The Nusa Dua yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), perusahaan member InJourney Group melampaui angka 80% pada bulan Agustus 2023.Tingkat hunian rata-rata pada bulan Agustus 2023 mencapai 83,37% yang menunjukkan pertumbuhan sebesar kurang lebih 25,19% dibandingkan tingkat hunian pada Agustus 2022 sebesar 66,59%.Kunjungan wisatawan ke kawasan The Nusa Dua pada Agustus 2023 sebanyak 97.420 orang, tumbuh 57,55% dari 61.836 orang pada Agustus 2022. Jumlah ini didominasi oleh kunjungan wisatawan mancanegara yang tercatat sebanyak 76.962 orang pada Agustus 2023, tumbuh 81,19% dari 42.475 orang pada Agustus 2022. Sementara Daerah Tujuan Wisata (DTW) Water Blow, Peninsula The Nusa Dua, juga mencatat kunjungan wisatawan mencapai 6.775 orang selama Agustus 2023 meningkat 18,63% dibanding kunjungan periode Agustus 2022 sebanyak 5.711 orang.General Manager The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, “Kami sangat gembira melihat tingkat hunian rata-rata di kawasan The Nusa Dua masih menunjukkan tren positif dengan angka yang tetap kuat di atas 80%. Penyelenggaraan event-event MICE dan berbagai promosi dari tenant kawasan akan terus membantu untuk menjaga tingkat hunian rata-rata di kawasan.” Sementara pada periode 1-17 September 2023, The Nusa Dua telah mencatat angka okupansi rata-rata harian 82,42% yang dipengaruhi oleh beberapa event dan pertemuan yang berlangsung di The Nusa Dua. Tingkat hunian pada bulan September diharapkan mengalami peningkatan seiring dengan adanya beberapa event yang diselenggarakan di The Nusa Dua, diantaranya penyelenggaraan event 4th International Convention On Upstream Oil & Gas (IOG) 2023 pada 20-22 September 2023 di BNDCC dan Coaltrans ASIA 2023 pada 24-26 September 2023.Selain itu, pada triwulan IV tahun 2023, The Nusa Dua akan menjadi tuan rumah beberapa penyelenggaraan event antara lain ASEAN Facial Aestethic Conference, KTT AIS (Archipelagic and Island States Forum) dan World Hydropower Congress bulan Oktober 2023 serta Pertemuan Ilmiah Nasional Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) XX pada bulan November 2023.“Kami berharap tingkat hunian rata-rata di kawasan The Nusa Dua terus menunjukkan pertumbuhan hingga akhir tahun nanti, melihat semakin maraknya kegiatan MICE yang akan berlangsung di The Nusa Dua.”. tutup Ngurah Ardita.
Read More