The Nusa Dua, 20 Juni 2025 – Dalam upaya memperkuat posisi The Nusa Dua sebagai Bali’s Finest Family-Friendly Resort Haven, yang juga dikenal sebagai kawasan dengan fasilitas MICE terbaik dan destinasi leisure unggulan di Bali, kawasan ini kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang bertaraf internasional, yakni Asian Fencing Championships 2025. Kejuaraan ini menghadirkan sebanyak 830 peserta dari 30 negara di kawasan Asia dan Oseania yang berkompetisi dalam pertandingan anggar tingkat senior.Acara yang berlangsung sejak tanggal 17 hingga 23 Juni 2025, bertempat di Bali International Convention Center (BICC), The Westin Resort Nusa Dua Bali, mempertandingkan kategori individu dan beregu untuk disiplin foil, epee, dan sabre.Kejuaraan ini menjadi bagian dari strategi Federasi Anggar Asia dalam mendorong pertumbuhan sport tourism, meningkatkan kunjungan wisata, serta membuka peluang partisipasi dan pemberdayaan bagi pelaku UMKM lokal. Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia bersama Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB IKASI) turut menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan atlet nasional dan memfasilitasi langkah Indonesia menuju panggung Olimpiade melalui penyelenggaraan event-event berstandar internasional seperti ini.General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, menyampaikan “Kami menyambut baik penyelenggaraan Asian Fencing Championships 2025 di kawasan The Nusa Dua. Event ini tidak hanya memperkuat positioning kawasan sebagai tuan rumah berbagai event internasional, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen kami dalam mendorong aktivasi kawasan melalui berbagai event sport. Dengan fasilitas kelas dunia dan dukungan infrastruktur yang lengkap, kami optimistis event ini akan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, pelaku UMKM, dan tentunya masyarakat Bali secara keseluruhan.”Ajang ini semakin memperkuat posisi The Nusa Dua sebagai destinasi unggulan, sejalan dengan keberhasilan penyelenggaraan berbagai event sebelumnya, diantaranya IFSC World Cup Bali 2025 yang diikuti oleh 221 atlet dan 87 official dari 32 negara, Adhyaksa International Run 2025 (AIR) yang sukses menarik lebih dari 3.100 peserta, dan AirAsia RedRun yang diikuti oleh lebih dari 5.500 peserta dan mendapat sambutan positif dari publik maupun stakeholder pariwisata.Dengan kolaborasi yang erat, dan melalui beragam event olahraga, budaya, dan industri pariwisata, The Nusa Dua kembali menegaskan komitmennya sebagai panggung internasional yang mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dan keberlanjutan pariwisata Bali dan Indonesia.
Read MoreThe Mandalika, 20 Juni 2025 - InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) hari ini, Jumat (20/6), secara resmi memulai pembangunan Bale Seccha dan Seccha Club pada seremoni groundbreaking yang berlangsung di Lot MHS 1, kawasan The Mandalika. Kedua proyek ini menjadi bagian dari strategi pengembangan kawasan berbasis active lifestyle dan community-driven destination yang saat ini tengah dikembangkan oleh ITDC.Direktur Operasi ITDC Wenda R. Nabiel, menyampaikan “Pengembangan Bale Seccha dan Seccha Club menjadi upaya ITDC untuk menciptakan ruang-ruang baru yang menumbuhkan budaya hidup sehat dan memperkuat konektivitas sosial. Bale Seccha dan Seccha Club dirancang sebagai retreat hotel dan sport lifestyle hub berbasis komunitas. Melalui sinergi kedua proyek ini, ITDC berharap dapat membentuk ekosistem pariwisata berkelanjutan yang mengintegrasikan elemen relaksasi, aktivitas olahraga, dan konektivitas sosial ke dalam satu pengalaman yang holistik.”Pengembangan Bale Seccha dan Seccha Club dirancang untuk memperkuat positioning The Mandalika sebagai world-class tourism destination. Bale Seccha merupakan penginapan bergaya boutique retreat hotel yang menghadirkan nuansa relaksasi, dilengkapi dengan fasilitas wellness seperti yoga dan pilates. Dibangun di atas lahan seluas satu hektar, Bale Seccha terdiri dari 30 kamar dan merupakan tahap kedua dari pengembangan Bale Seccha pertama yang telah sukses beroperasi di area Bazaar Mandalika. Kehadiran Bale Seccha menjadi respons atas tingginya minat masyarakat terhadap akomodasi berkonsep retreat-style lodging.Sementara itu, Seccha Club akan menjadi pusat komunitas dan lifestyle yang menghadirkan beragam fasilitas olahraga dan kuliner dalam satu kawasan terpadu. Di dalamnya terdapat tiga lapangan padel bertaraf internasional yang ditargetkan selesai sebelum pelaksanaan IndonesianGP 2025 pada 3-5 Oktober 2025 mendatang. Kehadiran lapangan padel ini diharapkan tidak hanya menjadi daya tarik baru bagi wisatawan dan komunitas olahraga, tetapi juga menjadi tempat berlatih bagi para pembalap yang berlaga di The Mandalika. Selain fasilitas padel, Seccha Club juga akan dilengkapi dengan lapangan basket terbuka yang terkoneksi langsung dengan area Bazaar Mandalika.“Dengan semangat kolaboratif dan inovasi yang berkelanjutan, ITDC terus menghadirkan terobosan baru yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan citra The Mandalika sebagai The Ultimate Lifestyle Sportstainment Destination. Seremoni groundbreaking hari ini menandai langkah awal menuju transformasi kawasan yang penuh makna,” tutup Wenda.
Read MoreThe Golo Mori, 18 Juni 2025 – Dalam upaya mendorong penguatan kapasitas masyarakat lokal di sekitar kawasan The Golo Mori, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyelenggarakan Pelatihan Bahasa Inggris Pariwisata bagi warga Desa Golo Mori. Pelatihan berlangsung pada tanggal 17–20 Juni 2025, dan tanggal 23–26 Juni 2025, bertempat di Golo Mori Convention Center (GMCC), kawasan The Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ITDC, yang bertujuan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat desa penyangga kawasan The Golo Mori. Program terlaksana melalui kerja sama strategis dengan Politeknik eLBajo Commodus sebagai mitra penyelenggara pelatihan.Pelatihan yang diikuti oleh kurang lebih 30 orang, berasal dari beragam latar belakang profesi, antara lain guru, nelayan, petani, wirausaha, pekerja harian Golo Mori Convention Center (GMCC), serta petugas keamanan kawasan dan penjaga tiket di pos masuk kawasan The Golo Mori yang merupakan personel di lini depan. Seluruh peserta dibekali dengan materi Bahasa Inggris dasar yang bersifat praktis dan aplikatif, khususnya dalam konteks pariwisata, guna mendukung peningkatan kemampuan komunikasi mereka dalam menyambut dan melayani wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.Dalam sambutannya, General Manager The Golo Mori, Wahyuaji Munarwiyanto menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pelatihan ini. "Sebagai pengelola kawasan The Golo Mori, kami di ITDC percaya bahwa pembangunan pariwisata yang berkelanjutan harus berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat lokal. Pelatihan Bahasa Inggris Pariwisata ini merupakan salah satu bentuk nyata dari komitmen kami untuk memastikan bahwa masyarakat desa penyangga tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku aktif dalam ekosistem pariwisata yang sedang tumbuh di kawasan ini.”Sebagai pengembang dan pengelola kawasan The Golo Mori, ITDC tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menaruh perhatian besar terhadap pemberdayaan masyarakat desa penyangga. Melalui pelatihan ini, ITDC berharap peserta memiliki kepercayaan diri dan kemampuan praktis dalam berinteraksi dengan wisatawan mancanegara yang semakin banyak berkunjung ke wilayah Golo Mori."Pelatihan ini kami rancang sebagai bekal awal bagi masyarakat agar mampu menjadi duta pariwisata lokal yang ramah, profesional, dan memiliki daya saing. Semoga pelatihan ini dapat menjadi titik awal dari peningkatan kualitas pelayanan wisata di Desa Golo Mori kedepannya," tambahnya.Program ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen ITDC dalam menghadirkan manfaat langsung dari pengembangan kawasan pariwisata terhadap masyarakat sekitar, sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan dan inklusif.
Read MoreThe Mandalika, 18 Juni 2025 - Pengembangan The Mandalika sebagai The Ultimate Lifestyle Sportstainment Destination kembali diperkuat melalui gelaran Mandiri Mandalika Superbike School (MSBS), yang mengusung format Coaching Clinic & Track Day Experience pada tanggal 19–20 Juni 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit. Program ini terselenggara berkat kolaborasi strategis antara InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dengan PT Bank Mandiri Tbk, melibatkan PRIDE Motorsport dan menghadirkan Troy Corser, legenda balap dunia dan dunia kali Juara Dunia World Superbike (1996 & 2005), sebagai trainer.MSBS 2025 dirancang sebagai platform pelatihan profesional coaching clinic dan track day experience yang menyasar pembalap muda dan komunitas otomotif nasional, dalam rangka memperkuat fondasi talenta lokal dan nasional melalui pendekatan berstandar internasional. Sebanyak 60 peserta, termasuk pembalap Kelas Junior Sport 150 U-15 ajang Mandalika Racing Series, mengikuti pelatihan intensif yang mencakup aspek teknis (technical skills), strategi balap (racing strategies), serta penguatan karakter seperti communication skills, competitive mindset, dan professional work ethic yang esensial dalam jenjang karir atlet.Marketing & Sales Group Head ITDC Fitri Hartini menyampaikan bahwa penyelenggaraan MSBS merupakan bentuk optimalisasi fungsi kawasan The Mandalika dalam menjawab kebutuhan industri sport tourism nasional. “Mandiri Mandalika Superbike School (MSBS) adalah Coaching Clinic & Track Day Experience yang merupakan bentuk konkret dari pengembangan kawasan berbasis sport tourism. “Program ini tidak hanya memperkuat positioning The Mandalika sebagai tuan rumah event internasional, tetapi juga berkontribusi terhadap pembinaan talenta muda serta penguatan komunitas otomotif tanah air”.Sebagai mitra utama, PT Bank Mandiri Tbk menghadirkan dukungan strategis melalui aktivasi booth, VIP lounge, kanal digital, serta integrasi layanan transaksi berbasis QRIS dan sistem pendaftaran digital. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari strategi brand engagement Livin’ by Mandiri yang menyasar segmen generasi muda aktif dan dinamis.Network Relationship Manager Area Mataram (NTB) Bayu Agustian menyatakan, “Sejalan dengan keinginan mengakselerasi prestasi olahraga motorsport nasional, kami optimis Mandalika Superbike School ini dapat menghasilkan pembalap potensial yang sanggup membawa bendera Merah Putih di tingkat internasional,”.“Mandiri Superbike School sebagai platform sinergi antara sektor perbankan, otomotif, dan pariwisata yang mendorong penguatan ekosistem motorsport dan nilai tambah kawasan secara berkelanjutan. The Mandalika terus mendorong terciptanya ekosistem motorsport yang produktif, inklusif, dan berdampak jangka panjang,” tutup Fitri.Profil Troy CorserTroy Gordon Corser adalah salah satu pembalap tersukses asal Australia yang dikenal luas di dunia balap motor internasional, terutama di ajang World Superbike (WorldSBK). Lahir pada 27 November 1971 di Wollongong, Australia, Corser memulai karir profesionalnya di kejuaraan Australia Superbike, sebelum menembus panggung dunia lewat AMA Superbike, WorldSBK, dan sempat mencicipi MotoGP pada 1997 bersama Yamaha.Karier balapnya di WorldSBK berlangsung dari 1992 hingga 2011, dengan dua gelar Juara Dunia – bersama Ducati pada 1996 dan Suzuki pada 2005. Dikenal sebagai “Mr. Superpole”, Corser mencatatkan 33 kemenangan dan 130 podium selama kariernya, membela pabrikan ternama seperti Ducati, Yamaha, Suzuki, dan BMW. Saat ini, ia aktif sebagai instruktur balap profesional untuk para pembalap muda dunia.Sepanjang kariernya di ajang World Superbike (WorldSBK), Troy Corser telah bergabung dengan sejumlah tim balap papan atas dan mencatatkan berbagai pencapaian penting.- Pada tahun 1996, Corser bergabung dengan Promotor Racing Team Ducati dan langsung meraih gelar Juara Dunia Superbike. Di tahun-tahun berikutnya, ia juga memperkuat tim Ducati lainnya seperti Ducati Infostrada dan Ducati Xerox.- Pada periode 2000–2001, Corser memperkuat tim Aprilia dan berhasil meraih beberapa kemenangan serta podium penting.- Pada tahun 2003–2004, ia bergabung dengan tim Foggy Petronas Racing, berduet dengan James Haydon sebagai rekan setim.- Pada tahun 2005, Corser kembali meraih kejayaan dengan menjadi Juara Dunia Superbike untuk kedua kalinya bersama tim Alstare Suzuki.- Pada tahun 2007, ia membela tim Yamaha, meskipun tidak terlalu sukses dan hanya mampu mengumpulkan beberapa poin sepanjang musim.- Selanjutnya, pada periode 2009–2010, ia bergabung dengan tim BMW, dan berpasangan dengan Ruben Xaus sebagai rekan satu tim.
Read MoreThe Nusa Dua, 13 Juni 2025 – Kawasan pariwisata The Nusa Dua kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang pariwisata internasional Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2025 yang ke-11, yang berlangsung pada tanggal 11–13 Juni 2025 di Bali International Convention Center (BICC), The Nusa Dua, Bali.Mengusung tema “Indonesia: Preserving Green Nature and Cultural Heritage for the World”, BBTF 2025 menegaskan komitmennya dalam mempromosikan pariwisata yang bertanggung jawab, berkelanjutan, dan berakar pada pelestarian alam serta warisan budaya. Tema ini sejalan dengan semangat pengelolaan kawasan oleh ITDC, yang telah menerapkan prinsip green tourism dan pembangunan berkelanjutan sejak awal pengembangannya.Direktur Komersial ITDC, Troy Warokka, menyampaikan, "Kami merasa terhormat dan bangga karena The Nusa Dua kembali dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan BBTF yang ke-11. Ajang ini merupakan platform strategis yang mempertemukan para pelaku industri pariwisata nasional dan internasional, sekaligus memperkuat posisi Bali dan Indonesia, termasuk The Nusa Dua serta dua kawasan lainnya yang kami kelola, sebagai destinasi unggulan dunia yang menjunjung tinggi nilai-nilai keberlanjutan dan kearifan lokal.”Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penyelenggaraan BBTF 2025, ITDC turut berpartisipasi sebagai salah satu sponsor. Partisipasi ini sekaligus dimanfaatkan untuk memperluas cakupan promosi destinasi pariwisata yang dikelola ITDC melalui keikutsertaan Strategic Business Unit (SBU) The Nusa Dua, The Mandalika, dan The Golo Mori.Secara khusus, promosi destinasi The Golo Mori juga dilakukan melalui agenda post-tour BBTF 2025 yang akan berlangsung pada tanggal 14–16 Juni 2025, dengan menghadirkan pengalaman langsung kepada para buyers internasional untuk mengeksplorasi potensi kawasan sebagai destinasi unggulan Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) dan leisure.Post-tour ini akan diikuti oleh lima orang buyers terpilih dari berbagai negara, dan karena tingginya minat, jumlah peserta ditambah menjadi tujuh orang. Para peserta akan diajak mengeksplorasi keindahan dan potensi pariwisata Labuan Bajo melalui serangkaian aktivitas seperti guided tours dan cultural experiences, island hopping excursion, dan sunset networking dinner.Melalui dukungan ini, SBU The Golo Mori diharapkan mampu memperkenalkan potensi kawasan sebagai destinasi MICE dan leisure, serta mendorong para buyers untuk menyusun dan memasarkan paket wisata Labuan Bajo di negara asal mereka, khususnya untuk segmen business leisure (bleisure).BBTF merupakan pameran B2B (business to business) terbesar di Indonesia yang secara konsisten mempertemukan buyer dan seller dari berbagai negara. Tahun ini, BBTF menargetkan partisipasi lebih dari 300 seller dan 250 buyer dari lebih dari 30 negara, dengan agenda utama seperti business meeting, seminar, serta kegiatan promosi destinasi pariwisata unggulan dari berbagai provinsi di Indonesia.BBTF Chairman, I Putu Winastra, S.AB., M.A.P, mengatakan ”Ajang BBTF merupakan platform strategis yang mempertemukan berbagai destinasi serta pelaku industri pariwisata untuk berkolaborasi, bertukar gagasan, dan membangun jejaring global. Kami meyakini bahwa semangat kolaboratif inilah yang menjadi kunci dalam memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi wisata unggulan dunia, kaya akan budaya dan keindahan alam. BBTF bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Bali, tetapi juga bagi Indonesia secara keseluruhan, karena melalui ajang ini kita tidak hanya menampilkan Bali, melainkan juga mendorong destinasi-destinasi lain di seluruh nusantara untuk mendapatkan sorotan internasional.”Sementara itu, The Nusa Dua sebagai kawasan pariwisata terintegrasi yang telah beroperasi lebih dari lima dekade, tidak hanya menyediakan infrastruktur bertaraf internasional, namun juga menjadi contoh nyata kawasan yang mengintegrasikan aspek ekologi, sosial, dan budaya dalam pengelolaannya. Melalui penyelenggaraan BBTF yang ke-11 ini, diharapkan pariwisata Indonesia semakin dikenal sebagai destinasi yang tidak hanya indah, tetapi juga bertanggung jawab terhadap masa depan lingkungan dan generasi mendatang.
Read MoreThe Mandalika, 09 Juni 2025 - Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 atau IndonesianGP, yang akan digelar pada 3–5 Oktober 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit, kembali menghadirkan promo eksklusif bertajuk Super Sale 6.6. Promo ini memberikan kesempatan istimewa bagi para pecinta MotoGPTM untuk mengamankan tiket dengan harga terbaik, hanya berlaku mulai 6 hingga 30 Juni 2025 dengan jumlah tiket terbatas. Setelah periode Super Sale 6.6 berakhir, harga tiket akan kembali naik mengikuti penyesuaian reguler.Harga spesial promo mencakup berbagai kategori Grandstand, antara lain Premium Grandstand A seharga Rp1.225.000, Premium Grandstand B, C, J, K seharga Rp630.000, dan Regular Grandstand E, G, H, I hanya Rp280.000. Penawaran ini menjadi kelanjutan dari tren harga yang terus meningkat sejak periode penjualan sebelumnya, menjadikan momen ini sebagai waktu terbaik untuk mengamankan tiket sebelum harga kembali normal.Dengan promo ini, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC bersama cucu usahanya Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mengajak para penggemar untuk tidak hanya menjadi saksi kejuaraan balap dunia, tetapi juga memanfaatkan momentum pembelian paling menguntungkan sepanjang musim penjualan.Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, Troy Warokka, mengatakan promo Super Sale 6.6 dihadirkan sebagai bentuk komitmen untuk membuka akses lebih luas bagi para penggemar balap di Tanah Air, “Kami ingin memberikan kesempatan terbaik bagi para penggemar balap tanah air untuk menikmati ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 dengan harga yang sangat terjangkau. Promo Super Sale 6.6 tidak hanya menawarkan harga spesial, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi kami atas antusiasme dan dukungan luar biasa dari para penggemar sejak awal. Ini adalah momentum yang sayang untuk dilewatkan. So, get your seats before they’re gone!”Tiket Super Sale 6.6 hanya dapat dibeli secara resmi melalui situs www.themandalikagp.com. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap penipuan atau praktik calo, dan selalu memastikan pembelian dilakukan melalui kanal resmi. Informasi terkini terkait penjualan tiket, promosi, hingga kegiatan pendukung lainnya juga dapat diakses melalui akun Instagram resmi @themandalikagp.Dengan atmosfer sirkuit yang ikonik dan energi luar biasa dari para penggemar, Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 diprediksi kembali menjadi salah satu seri paling bergengsi dan meriah di kalender MotoGPTM musim ini. Jangan lewatkan kesempatan menjadi bagian dari euforia Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 tahun ini. Jangan sampai ketinggalan!.
Read MoreJakarta, 07 Juni 2025 - Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC, menyalurkan bantuan hewan kurban di tiga kawasan pariwisata yang dikelola, yakni The Nusa Dua di Bali, The Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB), dan The Golo Mori di Nusa Tenggara Timur (NTT). Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen ITDC menguatkan hubungan yang harmonis dan berkelanjutan dengan masyarakat serta pemangku kepentingan di sekitar kawasan yang dikelola. Melalui penyaluran hewan kurban, ITDC ingin turut serta merayakan momen kebersamaan Idul Adha sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial dan kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar.Penyaluran hewan kurban dimulai dari kawasan The Golo Mori, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat (30/5), dengan menyerahkan dua ekor sapi kepada masyarakat setempat. Hewan kurban diserahkan kepada Imam Masjid Dusun Nggoer dan Imam Masjid Dusun Jarak, yang berada di wilayah sekitar kawasan The Golo Mori. Penyaluran ini menjadi bagian dari kontribusi sosial ITDC di kawasan yang saat ini tengah dikembangkan sebagai Sustainable Marine-Based MICE Tourism Destination.Kegiatan serupa juga dilaksanakan di kawasan The Mandalika dan The Nusa Dua sebagai wujud konsistensi ITDC dalam mendukung kehidupan sosial dan spiritual masyarakat di kawasan yang menjadi bagian dari portofolio pengembangan destinasi pariwisata nasional. Di The Mandalika, Nusa Tenggara Barat, penyaluran dilakukan Rabu, (4/6). Sebanyak 10 ekor sapi disalurkan kepada tujuh desa penyangga kawasan The Mandalika, yaitu Desa Kuta, Mertak, Sengkol, Sukadana, Rembitan, Prabu, dan Pengengat, serta kepada perwakilan Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lombok Tengah. “Kegiatan penyaluran hewan kurban ini merupakan salah satu cara kami menjaga dan memperkuat kedekatan sosial dengan masyarakat di sekitar kawasan. Kami ingin hadir tidak hanya sebagai pengelola destinasi, tetapi juga sebagai mitra yang tumbuh dan berkembang bersama masyarakat," ujar Ari Respati, Direktur Utama ITDC."Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan penghormatan terhadap nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial yang menjadi bagian penting dari budaya kita. Terlebih di momen Idul Adha yang penuh makna, kami berharap kehadiran ITDC dapat memberikan manfaat nyata serta memperkuat harmoni antara kawasan pariwisata dan komunitas lokal.”Penyaluran hewan kurban ditutup di kawasan The Nusa Dua, Bali, pada hari Sabtu (7/6), dengan menyerahkan satu ekor sapi kurban, dan proses pemotongan hewan kurban tersebut dilaksanakan di Mushola ITDC Nusa Dua. Daging kurban kemudian disalurkan kepada warga di sekitar The Nusa Dua.Kegiatan kurban ini telah menjadi agenda rutin setiap tahun yang dijalankan ITDC sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai keberlanjutan, inklusivitas, dan kepedulian sosial perusahaan. Melalui inisiatif ini, ITDC menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa pengembangan kawasan pariwisata tidak hanya berdampak secara ekonomi, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat secara sosial dan budaya. “Kami menyadari bahwa keberlanjutan sebuah kawasan pariwisata tidak hanya dibangun melalui infrastruktur fisik atau event berskala internasional semata, melainkan juga melalui hubungan yang kokoh dan saling menghargai dengan masyarakat di sekitar. ITDC berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi dan keterlibatan masyarakat sebagai bagian tak terpisahkan dari ekosistem kawasan. Kami percaya bahwa kawasan pariwisata yang tumbuh dan berkembang dengan dukungan masyarakat adalah kawasan tidak hanya bertahan dalam jangka panjang, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi semua pihak,” tutup Ari.
Read MoreThe Mandalika, 05 Juni 2025 - The Mandalika kembali menghadirkan warna baru dalam pilihan atraksi wisata watersport di area Kuta Beach Park (KBP). Hal ini ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pemanfaatan Ruang Beach Facility RR 2 antara PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC dan PT Ocean Addict Lombok Indonesia yang dilakukan pada Rabu, (4/6). Bergabungnya PT Ocean Addict Lombok Indonesia sebagai mitra penyedia aktivitas watersport di area Kuta Beach Park (KBP) menandai The Mandalika sebagai magnet investasi di bilang sport tourism.General Manager The Mandalika, Wahyu M. Nugroho, menyampaikan “PT Ocean Addict Lombok Indonesia, yang bergerak di bidang wisata bahari, kami harapkan dapat memperkenalkan beragam aktivitas baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, khususnya di sektor watersport. Kehadiran Ocean Addict adalah bagian dari upaya berkelanjutan ITDC untuk memperkuat daya tarik kawasan melalui pengalaman wisata berbasis aktivitas (experience-based tourism), terutama yang mendukung pengembangan sport tourism dan wisata bahari.”Sebagai bagian dari pengembangan atraksi yang berkelanjutan, Ocean Addict menghadirkan berbagai pilihan aktivitas non-motorized watersport di Kuta Beach Park, seperti stand-up paddle boarding, surfing, kiteboarding, hingga windwing. Aktivitas-aktivitas ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan pengalaman langsung yang lebih dekat dengan alam.Kehadiran aktivitas watersport di jantung kawasan pantai tidak hanya menambah ragam pilihan bagi wisatawan, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan length of stay wisatawan dan menciptakan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar kawasan.Kerja sama antara PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) dan PT Ocean Addict Lombok Indonesia akan berlangsung selama lima tahun, terhitung mulai Juni 2025 hingga Mei 2030. Selama periode tersebut, implementasi kerjasama akan dievaluasi secara berkala setiap enam bulan, guna memastikan bahwa pemanfaatan ruang berjalan selaras dengan arah dan tujuan pengembangan kawasan The Mandalika sebagai The Ultimate Lifestyle Sportstainment Destination.Direktur PT Ocean Addict Lombok Indonesia John Lachlan Coyle, menyambut baik kerja sama sebagai bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung pengembangan pariwisata di The Mandalika. “Kami melihat The Mandalika sebagai kawasan strategis dengan potensi pertumbuhan pariwisata yang sangat besar. Kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menghadirkan layanan wisata bahari yang aman, terstandar, dan selaras dengan karakter serta visi pengembangan kawasan,” ujarnya.“Dengan terjalinnya sinergi dengan PT Ocean Addict, The Mandalika semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi unggulan berbasis experience, yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga berbagai aktivitas yang memberikan pengalaman mendalam bagi wisatawan. Lebih dari itu, kerja sama ini membuka ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha dan komunitas lokal untuk terlibat aktif dalam membangun ekosistem pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan. Ini merupakan langkah nyata kami dalam mengorkestrasi kawasan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga kaya secara pengalaman. The Mandalika tidak sekadar dibangun untuk dikunjungi, melainkan untuk dinikmati, dijelajahi, dan menjadi ruang tumbuh bersama antara wisatawan dan masyarakat lokal,” tutup Wahyu.
Read MoreThe Mandalika, 31 Mei 2025 - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC fasilitasi program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Mataram (UNRAM) dalam pelaksanaan Jambore dan Bakti Sosial Wilayah yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Tim Bantuan Medis Mahasiswa Kedokteran Indonesia (PTBMMKI) Wilayah 4. Kegiatan ini berlangsung di kawasan The Mandalika pada 30 Mei - 1 Juni 2025, dan diikuti oleh lebih dari 25 delegasi dari 12 Tim Bantuan Media (TBM) yang berasal dari berbagai wilayah, seperti Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, hingga Nusa Tenggara Timur (NTT). Program pengabdian ini bertujuan untuk membentuk mahasiswa kedokteran yang tidak hanya terampil secara praktik, tetapi juga memiliki empati terhadap masyarakat, dan sigap dalam menghadapi situasi darurat khususnya di wilayah pesisir dan destinasi wisata seperti The Mandalika.Sebagai bentuk dukungan, ITDC menyediakan berbagai fasilitas penunjang dalam kawasan The Mandalika, mulai dari lokasi camping di area timur parkir Bazaar Mandalika, pelaksanaan water rescue di Gedung Balawista, penyediaan fasilitas penunjang kegiatan, dan akses toilet umum Masjid Nurul Bilad. Dukungan ini untuk memastikan kelancaran acara, tetapi juga mencerminkan komitmen ITDC untuk menghadirkan ruang publik yang inklusif dan mendukung kegiatan edukatif maupun sosial-kemanusiaan.General Manager The Mandalika, Wahyu M, Nugroho, menyampaikan bahwa kegiatan program pengabdian masyarakat sangat selaras dengan arah pengembangan kawasan. “Kami sangat menyambut baik kehadiran para calon tenaga medis muda di The Mandalika. Kegiatan ini sejalan dengan semangat ITDC untuk mendorong integrasi antara sektor pariwisata dan penguatan kapasitas masyarakat, khususnya dalam aspek kesehatan dan kesiapsiagaan bencana,” ujar Wahyu.Mengusung tema “From Coast to Waves: Diving the Depths of Emergency Medicine for Healthier Island”, kegiatan ini mencerminkan semangat kolaboratif antara pelayanan medis, edukasi masyarakat, dan kesiapsiagaan bencana dalam konteks kawasan pesisir dan wisata yang merupakan karakteristik utama kawasan The Mandalika. Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan di Kantor Desa Kuta bekerja sama dengan Puskesmas Desa Kuta mencakup layanan pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan kedokteran kelautan, serta edukasi poli mata, THT, dan obstetri ginekologi. Disisi lain, kegiatan Jambore difokuskan pada pelatihan water rescue di Pantai Kuta Mandalika bersama BASARNAS, sebagai upaya peningkatan keterampilan medis di medan bencana pesisir.Pembina Tim Bantuan Medis Bumi Gora sekaligus dosen FKIK Unram, dr. Ahmad Gamal Arigi, S. Ked., M. Pd , turut mengapresiasi keterlibatan aktif ITDC. “Interaksi langsung dengan masyarakat, terutama di wilayah pesisir seperti Desa Kuta, memberikan pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa kami baik dalam keterampilan medis, membangun empati, maupun terhadap kondisi sosial setempat,” jelasnya.Salah satu capaian penting dari kegiatan ini adalah terbentuknya ekosistem kolaboratif yang memperkuat ketangguhan masyarakat lokal dalam aspek kesehatan, sekaligus memberi ruang praktik nyata bagi mahasiswa dalam rangka pengabdian masyarakat.“ITDC percaya, kawasan wisata baru akan benar-benar berdaya saing jika memberi ruang tumbuh bagi komunitasnya. Kami akan terus mendukung kegiatan yang memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, edukasi, dan pengabdian dalam semangat pembangunan berkelanjutan,” tutup Wahyu.
Read MoreThe Nusa Dua, 20 Mei 2025 - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Bekerja sama dengan John Fawcett Foundation (JFF), yayasan sosial yang bergerak di bidang kesehatan mata, ITDC menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan mata dan operasi katarak gratis bagi masyarakat khususnya para lansia dan masyarakat kurang mampu dari desa adat penyangga sekitar kawasan The Nusa Dua yaitu Desa Peminge, Desa Kampial, dan Desa Bualu. Jumlah peserta yang terdaftar dalam kegiatan ini tercatat sebanyak 223 orang, dengan sekitar 6 orang di antaranya menjalani tindakan operasi mata sesuai hasil pemeriksaan medis.Kegiatan yang berlangsung pada hari ini Selasa, (20/05) di kantor Management Office The Nusa Dua, bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya dalam aspek kesehatan mata, mendukung program pemerintah dalam Penanggulangan Gangguan Penglihatan dan Kebutaan (PGPK), menjadi wujud nyata kepedulian sosial ITDC terhadap masyarakat lokal.General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, menyampaikan, “Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata kami dalam mendukung masyarakat sekitar kawasan. Kami ingin masyarakat turut merasakan manfaat langsung dari keberadaan kawasan The Nusa Dua, tidak hanya dalam aspek ekonomi tetapi juga kesehatan dan sosial.”Rangkaian kegiatan yang diselenggarakan mencakup pemeriksaan mata secara gratis bagi seluruh peserta, dilanjutkan dengan pemberian kacamata baca (+/-) sesuai hasil diagnosis dari tim medis. Selain itu, peserta juga mendapatkan obat tetes mata untuk membantu mengatasi gangguan penglihatan ringan sesuai keluhan yang disampaikan saat pemeriksaan. Bagi peserta yang terdeteksi mengalami katarak, dilakukan tindakan operasi katarak secara cuma-cuma oleh tim medis yang berpengalaman. Setelah operasi, peserta juga menjalani pemeriksaan pascaoperasi (post-op) untuk memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik dan optimal.Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan dukungan penuh dari tim John Fawcett Foundation (JFF) yang berjumlah 15 orang, termasuk di dalamnya dua dokter spesialis mata yang menangani pemeriksaan dan tindakan operasi. Selain itu, tim dari ITDC turut berperan aktif dalam mendukung kelancaran kegiatan melalui pengelolaan proses pendaftaran peserta, pengaturan keamanan dan logistik di lapangan, serta koordinasi intensif dengan pihak Kelurahan Benoa guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan tepat sasaran.“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin bersama ITDC dalam menghadirkan layanan kesehatan mata gratis ini. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat mengatasi gangguan penglihatan yang selama ini menjadi hambatan dalam aktivitas sehari-hari. Akses layanan kesehatan yang merata dan menyeluruh seperti ini penting untuk menciptakan kualitas hidup yang lebih baik, khususnya bagi masyarakat lansia dan kurang mampu,” ucap Bapak Nengah Sariyasa, Screening Coordinator JFF.Kegiatan ini melengkapi rangkaian program TJSL yang secara konsisten dilakukan oleh ITDC di kawasan The Nusa Dua. Sebelumnya, pada 7 Mei 2025, ITDC juga menyalurkan bantuan sarana prasarana dan kegiatan keagamaan kepada tiga desa adat sekitar kawasan. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolik oleh manajemen ITDC di Wantilan The Nusa Dua dan digunakan untuk mendukung kegiatan adat, keagamaan, serta peningkatan kapasitas masyarakat.I Wayan Mudita, Bendesa Adat Bualu, menyampaikan, “Bantuan yang diberikan ITDC sangat bermanfaat, khususnya untuk mendukung kegiatan adat dan pujawali. Kami berharap kolaborasi positif ini dapat terus berlanjut dan memberi dampak yang lebih luas bagi masyarakat.”Sejak tahun 2011, ITDC secara rutin menyalurkan bantuan CSR kepada desa penyangga The Nusa Dua, termasuk untuk pemeliharaan fasilitas umum, sarana ibadah, pelatihan, pengembangan paguyuban masyarakat, serta bantuan selama masa pandemi COVID-19.Program-program TJSL yang dilakukan ITDC merupakan bagian dari upaya menciptakan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan, di mana pertumbuhan kawasan juga membawa dampak positif langsung bagi komunitas lokal. ITDC berkomitmen untuk terus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat dan menjadikan The Nusa Dua sebagai kawasan percontohan pariwisata kelas dunia yang mengedepankan nilai keberlanjutan.
Read More