May 20, 2021

ITDC Memulai Vaksinasi Dosis Kedua Bagi Pelaku Pariwisata The Nusa Dua

THE NUSA DUA, 20 Mei 2021 - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola destinasi pariwisata di Indonesia, melalui SBU The Nusa Dua, memulai vaksinasi tahap kedua bagi pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif di The Nusa Dua. Vaksinasi berlangsung pada tanggal 20 – 26 Mei 2021 di Bali International Convention Center (BICC), The Westin Resort Nusa Dua Bali dan pada tanggal 27-28 Mei 2021 di Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort dengan target lebih dari 8.000 peserta, terdiri dari karyawan hotel dan fasilitas kawasan The Nusa Dua, petugas keamanan dan kebersihan kawasan, pegawai ITDC, paguyuban pedagang pantai, serta tenaga transportasi.  Program vaksinasi bagi pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif di dalam kawasan The Nusa Dua ini diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Kementerian BUMN bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Badung, ITDC, Bali Tourism Board,  The Westin Resort Nusa Dua Bali, Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort serta BIMC Siloam Nusa Dua. Dinas Kesehatan Kabupaten Badung menerjunkan 5 tim yang terdiri dari 60 tenaga kesehatan, didukung oleh BIMC Siloam Nusa Dua yang menyediakan mini ICU serta ambulance di lokasi vaksinasi. Kegiatan vaksinasi ini merupakan upaya untuk mewujudkan The Nusa Dua sebagai salah satu Green Zone atau lokasi bebas COVID-19 dalam upaya pemulihan pariwisata Bali.Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, "Kami sangat senang dapat memulai kegiatan vaksinasi dosis kedua bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan The Nusa Dua, setelah penyelesaian vaksinasi dosis pertama dua bulan lalu.  Pemberian vaksinasi ini merupakan satu dari dua pola pendekatan yang kami gunakan untuk mewujudkan The Nusa Dua sebagai Green Zone Destination.  Pola pendekatan pertama adalah tata kelola kawasan berupa penyiapan infrastruktur, penyusunan dan implementasi SOP, dan sertifikasi Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE), sementara pola kedua adalah  pemberian vaksinasi untuk seluruh pekerja pariwisata di kawasan The Nusa Dua. Kedua pola ini kami yakini dapat menekan penularan COVID-19 di dalam kawasan dan sekitarnya, sehingga baik pekerja maupun wisatawan dapat berkegiatan dengan aman dan nyaman di The Nusa Dua.”Sebagai informasi, Pemerintah telah menetapkan The Nusa Dua, Ubud, dan Sanur sebagai Green Zone atau kawasan bebas COVID-19 dalam upaya mempercepat pemulihan pariwisata Bali dengan memprioritaskan pada kedatangan wisatawan domestik. Melalui Green Zone ini diharapkan wisatawan khususnya wisatawan domestik, merasa aman dan nyaman saat berwisata baik karena penerapan protokol kesehatan yang ketat maupun vaksinasi menyeluruh terhadap masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di zona atau kawasan tersebut berikut desa-desa penyangganya. Dengan penetapan The Nusa Dua sebagai Green Zone Destination, diharapkan dapat meningkatkan minat dan kepercayaan diri wisatawan domestik untuk berkunjung mengingat kawasan terintegrasi ini memiliki kelengkapan akomodasi, fasilitas, dan atraksi sehingga akan memudahkan wisatawan untuk berkegiatan atau berlibur tanpa perlu meninggalkan kawasan.   Selain itu, kesiapan The Nusa Dua sebagai sebuah destinasi wisata bersertifikasi CHSE yang siap menerima kunjungan wisatawan khususnya domestik, juga mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian/Lembaga. Dukungan ini terlihat dari ditandatanganinya Dukungan Penyediaan Akomodasi Untuk Peningkatan Pariwisata The Nusa Dua Bali antara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia (Kemenkomarves) dan ITDC dalam upaya meningkatkan kunjungan dan okupansi kawasan The Nusa Dua melalui program Work From Bali. “Dengan meningkatnya kunjungan ke The Nusa Dua melalui program Green Zone Destination dan Work From Bali, kami optimistis The Nusa Dua dapat menjadi lokomotif pemulihan pariwisata Bali.  Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan perhatian Pemerintah dan seluruh stakeholders terhadap kawasan yang kami kelola ini.” tutup Ardita.

Read More
May 10, 2021

THE NUSA DUA SIAPKAN PROMO MENARIK STAYCATION DAN KULINER UNTUK ISI LIBUR LEBARAN

The Nusa Dua, 10 Mei 2021 - Kawasan Pariwisata The Nusa Dua Bali, yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), siap menyambut masyarakat dan wisatawan lokal yang ingin mengisi libur Lebaran akhir minggu ini dengan kegiatan bersama keluarga yang aman dan nyaman, seperti staycation dan kuliner di dalam kawasan pariwisata yang telah menerapkan protokol Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE).Promo staycation yang ditawarkan di dalam kawasan The Nusa Dua antara lain Stay a Little Longer With Me This LEBARAN diThe Laguna a Luxury Collection Resort & Spa dengan harga mulai dari Rp 1.200.000 net per malam periode menginap sampai 18 Mei 2021, paket menginap di Courtyard by Marriott Bali Nusa Dua Resort dengan harga mulai dari Rp 620.000 ++ per kamar per malam dengan periode menginap sampai 18 Mei 2021, Lebaran Staycation di Mercure Bali Nusa Dua dengan harga mulai dari Rp 399.999 net per malam periode menginap sampai 31 Mei 2021, serta paket Mubarak Moment di Grand Hyatt Bali dengan harga  Rp 1.188.000 ++ per kamar per malam periode menginap sampai 30 Juni 2021.Selain program staycation, sejumlah tenant juga menawarkan paket kuliner bagi masyarakat maupun wisatawan lokal yang ingin mengajak keluarga dan kerabat makan malam bersama, diantaranya The Laguna a Luxury Collection Resort & Spa dengan paket Eid Al-Fitr Night Market Dinner By The Beach di Arwana Restaurant dengan harga Rp 300.000 ++ per orang untuk dewasa, Rp 150.000 ++ per orang untuk anak usia 12 – 18 tahun serta gratis untuk anak yang berusia di bawah 12 tahun pada periode 12 – 14 Mei 2021, dan  Courtyard by Marriott Bali Nusa Dua Resort yang menawarkan Halal Bihalal Special Package meliputi private dinner dengan keluarga seharga Rp 175.000 net per orang periode sampai 21 Mei 2021.Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, “Libur Lebaran tahun ini kembali kita jalani di tengah situasi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung. Karenanya kami mengajak masyarakat untuk mematuhi aturan Pemerintah terkait larangan mudik dan mengisi hari libur secara bijaksana dengan melakukan kegiatan-kegiatan di dalam kota atau wilayah dimana kita berada saat ini.  Program staycation dan kuliner di kawasan The Nusa Dua yang kami tawarkan ini kami pastikan dapat menjadi kegiatan yang istimewa dan berkesan untuk dilakukan bersama keluarga dan kerabat, sambil  menerapkan protokol kesehatan.”Selain dapat menikmati promo Lebaran di kawasan The Nusa Dua, wisatawan juga dapat menikmati berbagai fasilitas menarik diantaranya jogging dan bersepeda sambil menikmati pesona Water Blow Peninsula Island The Nusa Dua dimana Water Blow saat ini juga sudah dilengkapi dengan fasilitas pendukung protokol kesehatan diantaranya wastafel, toilet serta menerapkan crowd management untuk memastikan pelaksanaan physical distancing. Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati pengalaman berkendara dengan menggunakan mobil listrik di kawasan yang tidak hanya ramah lingkungan namun juga bersih dan nyaman karena kendaraan elektrik ini selalu disterilisasi sebelum dan sesudah digunakan.

Read More
May 08, 2021

ITDC Bagikan 1.200 Paket Sembako dan 600 Santunan Anak Yatim Piatu ke Enam Desa Penyangga The Mandalika

The Mandalika, 8 Mei 2021 - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali dan The Mandalika Lombok, NTB, pada hari Jumat 7 Mei 2021, menyalurkan 1.200 paket sembako dan 600 santunan kepada anak yatim piatu dan masyarakat pra-sejahtera di enam desa penyangga The Mandalika. Enam desa tersebut antara lain Desa Kuta, Prabu, Mertak, Sukadana, Rembitan dan Sengkol di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari program Safari Ramadhan, Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) yang digelar ITDC sebagai wujud kepedulian ITDC terhadap masyarakat di Desa Penyangga The Mandalika.Paket sembako yang diberikan masing-masing terdiri dari 5 kg beras premium, 1 kg gula pasir, 1 liter minyak goreng, 250 gr garam, 25 tab teh, 2 bungkus mie instan, dan 200 gr margarin, sementara santunan kepada anak yatim piatu berjumlah total Rp 60.000.000,00. Kedua bantuan tersebut diserahkan oleh Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro dan Vice President Corporate Secretary ITDC Miranti Nasti Rendranti kepada perwakilan masyarakat masing-masing Desa Penyangga The Mandalika bertempat di Plaza Masjid Nurul Bilad, The Mandalika.VP Corporate Secretary ITDC Miranti Nasti Rendranti menjelaskan bahwa bantuan ini diberikan dalam rangka mengurangi beban masyarakat pra-sejahtera menjelang Hari Raya Idul Fitri, khususnya di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung. “Kita semua tahu bahwa saat ini pandemi COVID-19 yang berdampak terhadap kondisi ekonomi masyarakat masih berlangsung. Kami menyampaikan bantuan sembako dan santunan kepada 600 anak yatim piatu ini dengan harapan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan primer dan khusus lainnya utamanya untuk menyambut Idul Fitri yang masih akan kita rayakan di tengah-tengah pandemi ,” tutur Miranti.Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro menambahkan, ITDC yang merupakan BUMN juga harus dirasakan kehadirannya oleh seluruh lapisan masyarakat, apalagi dalam masa pandemi COVID-19. “Kedua kegiatan bantuan ini kami salurkan secara rutin setiap tahun sebagai bentuk kepedulian ITDC sebagai BUMN terhadap masyarakat. Jadi, BUMN bukan hanya ada untuk mengerjakan proyek strategis saja, melainkan turut berperan untuk hadir di tengah-tengah masyarakat serta membantu dalam menghadapi kondisi yang sulit,” jelasnya.Sementara itu, Kepala Desa Sengkol Lalu Satria Wijaya menyampaikan, “Sebagai perwakilan dari Desa Sengkol, kami mengucapkan terima kasih kepada ITDC atas bantuan yang telah disalurkan kepada masyarakat Desa Penyangga. Tentunya kami sangat terbantu, terutama bagi para lansia dan anak ya<m piatu yang paling memerlukan bantuan, bisa menerima paket sembako dan santunan ini.”.Kepala Desa Mertak Muhammad Syahnan menambahkan, “Sebagai perwakilan warga dari Desa Mertak, kami sampaikan puji syukur alhamdulillah atas bantuan yang diberikan oleh ITDC kepada kami. Program ini juga sesuai dengan program desa untuk menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang sangat membutuhkan.”.Sekertaris Desa Kuta Mardan menuturkan, “Kami perwakilan dari masyarakat Desa Kuta mengapresiasi ITDC yang selalu menunjukkan kepeduliannya dan turut andil dalam membantu masyarakat Desa Penyangga yang juga bertepatan di momen besar menjelang Idul Fitri. Bantuan ini sangat membantu kami terutama di masa pandemi COVID-19, dimana masyarakat berkurang daya belinya dikarenakan penghasilan yang minim, sehingga sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi menjelang Idul Fitri, sebagai kebiasaan warga desa kami sering membuat makanan saat lebaran, sehingga bantuan ini bisa dimanfaatkan juga untuk bahan memasak.”.Selain berharap bantuan Safari Ramadhan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh se<ap penerima, ITDC juga berharap agar pandemi COVID-19 segera berakhir sehingga industri pariwisata bisa segera bangkit dan perekonomian masyarakat pulih. “Kami mohon doa dan dukungan masyarakat sekitar kepada ITDC dalam mewujudkan pengembangan dan pembangunan The Mandalika sebagai kawasan pariwisata kelas dunia yang terintegrasi, sehingga bisa semakin memberikan multiplier effect bagi masyarakat sekitar,” tutup Bram.

Read More
May 07, 2021

Percepat Pemulihan Pariwisata Bali, ITDC Kembali Gelar Vaksinasi COVID-19

THE NUSA DUA, 7 Mei 2021 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola destinasi pariwisata di Indonesia, melalui SBU The Nusa Dua, melanjutkan upaya vaksinasi bagi pelaku pariwisata di The Nusa Dua dan daerah pendukungnya, guna mewujudkan The Nusa Dua sebagai salah satu Green Zone atau lokasi bebas COVID-19 dalam upaya pemulihan pariwisata Bali.  Kali ini kegiatan vaksinasi diselenggarakan  bagi pelaku pariwisata yang belum mendapatkan vaksinasi karena terkendala faktor medis pada program sebelumnya serta masyarakat desa penyangga kawasan The Nusa Dua.  Vaksinasi dilakukan pada tanggal 5 Mei 2021 di Ayodya Resort Bali.Total sebanyak 737 orang yang terdiri dari pelaku pariwisata di Kawasan The Nusa Dua dan  masyarakat desa penyangga yang meliputi Desa Adat Bualu, Desa Adat Peminge dan Desa Adat Kampial, menerima vaksinasi COVID-19 tahap (dosis) pertama pada kegiatan tersebut. Pelaksanaan vaksinasi ini dikoordinir oleh ITDC, bekerjasama dengan Kelurahan Benoa, Satgas COVID-19 Kelurahan Benoa, Puskesmas Kuta Selatan serta Dinas Kesehatan Kabupaten Badung dan manajemen Ayodya Resort Bali.  Dinas Kesehatan Kabupaten Badung menerjunkan 8 tim yang terdiri dari 48 tenaga kesehatan.Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, "Sebagai upaya untuk mewujudkan The Nusa Dua sebagai Green Zone, kami mendukung penuh program pemerintah dalam mempercepat laju pemberian vaksin tidak hanya untuk seluruh pekerja pariwisata di kawasan The Nusa Dua melainkan juga untuk masyarakat desa penyangga di kawasan The Nusa Dua. Sebelumnya, sebanyak 8.592 pelaku pariwisata di kawasan The Nusa Dua telah mengikuti vaksinasi tahap I.”Pelaksanaan kegiatan vaksinasi ini ditinjau langsung oleh Anggota DPD RI Komite III yang membidangi kesehatan, pariwisata, pendidikan serta agama dan budaya A.A. Gde Agung didampingi Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita, General Manager Ayodya Resort Bali Martin Aeschlimann, Lurah Benoa I Made Karang Subawa, Ketua Satgas COVID-19 Kelurahan Benoa I Wayan Ambara Putra serta Kepala Puskesmas Kuta Selatan dr. Sastrawan. Dalam peninjauan ini, anggota DPD RI melihat proses vaksinasi mulai dari pengecekan suhu tubuh, registrasi, QR Check-in, screening, vaksinasi, observasi, penerimaan sertifikat hingga QR Check Out.  Seperti diketahui, The Nusa Dua bersama Ubud dan Sanur telah dicanangkan Pemerintah sebagai Green Zone atau kawasan bebas COVID-19 dalam upaya menghidupkan kembali pariwisata Bali. Green Zone diwujudkan untuk  membuat wisatawan merasa aman dan nyaman saat berwisata, baik karena penerapan protokol kesehatan yang ketat maupun vaksinasi menyeluruh terhadap masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di zona atau kawasan tersebut berikut desa-desa penyangganya. Ketiga Green Zone pariwisata di Bali ini dicanangkan dalam upaya membentuk travel bubble atau travel corridor arrangement yang diharapkan dapat mempercepat pemulihan pariwisata di tengah pandemi dengan mendatangkan turis mancanegara.Penerapan protokol kesehatan di Kawasan The Nusa Dua sendiri dipastikan telah mengikuti standarisasi yang ditetapkan Pemerintah melalui Sertifikasi Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI bagi kawasan maupun tenant yang beroperasi di dalam kawasan. Bersamaan dengan sertifikasi CHSE tersebut, para tenant sekaligus mendapatkan Labelling Indonesia Care dari Kemenparekraf berupa Sertifikat serta Stiker “I DO CARE” yang dipasang pada lobby, reception, restoran maupun toilet hotel. Labelling ini diberikan kepada usaha pariwisata yang dinilai sudah memenuhi protokol CHSE untuk beroperasi pada tatanan kehidupan era baru, sehingga dapat dipercaya oleh wisatawan untuk dikunjungi atau beraktivitas di tempat-tempat tersebut. “Dengan program vaksinasi secara menyeluruh, kolaborasi dengan berbagai pihak serta sertifikat CHSE yang telah dikantongi oleh tenant kami, The Nusa Dua siap menjadi green zone atau destinasi pariwisata bebas COVID-19 yang aman dan nyaman untuk dikunjungi wisatawan” , tutup Ardita.

Read More
May 07, 2021

Menparekraf Tinjau Lokasi Penlok 2 The Mandalika

The Mandalika, 7 Mei 2021 – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno bersama jajaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meninjau The Mandalika yang dikembangkan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika/The Mandalika, Lombok, NTB, pada Kamis, 6 Mei 2021. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung progres perkembangan lahan enclave yang telah selesai dibebaskan di wilayah penetapan lokasi (Penlok 2) di Jalan Kawasan Khusus (JKK) dan melakukan serah terima laporan hasil pengadaan 28 bidang tanah Penlok 2 tersebut.Rombongan Menparekraf bersama jajaran Kemenparekraf disambut oleh Gubernur NTB Zulkieflimansyah bersama jajaran Forkopimda NTB, Bupati Lombok Tengah Pathul Bahri bersama jajaran Forkopimda Lombok Tengah, Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer, dan Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis Arie Prasetyo.Pada kunjungan tersebut, dilakukan juga kegiatan penyerahan laporan hasil pengadaan bidang tanah oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN NTB Slameto Dwi Martono kepada Menparekraf Sandiaga Uno. Sebelum laporan tersebut diserahterimakan, berita acara hasil atas laporan tersebut ditandatangani oleh Ketua Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Lalu Suharli dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemenparekraf Harry Sukarna disaksikan oleh Menparekraf Sandiaga Uno, Kuasa Pemegang Anggaran Pengadaan Lahan Kemenparekraf Oneng Setya Harini, Kakanwil BPN NTB Slameto Dwi Martono, dan Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer.Menparekraf Sandiaga Uno menyampaikan, “Kami berterima kasih kepada semua pihak karena pembayaran penetapan lokasi ini sudah terealisasi oleh Kemenparekraf melalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Kami juga berterima kasih atas peran serta dari Gubernur NTB dan jajaran Forkopimda NTB dan Bupati Lombok Tengah bersama jajaran Forkopimda Lombok Tengah yang membantu kami dalam proses pembebasan lahan Penlok 2 di The Mandalika. Pembebasan lahan ini merupakan wujud pemulihan perekonomian di NTB oleh Kemenparekraf untuk KEK Mandalika.”Penlok 2 ini disiapkan sebagai lokasi pembangunan fasilitas penunjang penyelenggaraan MotoGP dan World Superbike (WSBK), seperti paddock, pit building, medical centre, dan bangunan penunjang lainnya.  Penlok 2  terdiri dari 29 bidang lahan dengan total luas lahan 65.267 m2. Dalam pembebasan lahan tersebut, 22 bidang lahan telah diselesaikan pembayaran dalam bentuk tunai langsung/UGU dengan total nilai Rp 66,7 Miliar, 6 bidang lahan seluas 13.182 m2 senilai Rp 18 Miliar telah dilakukan pembayaran melalui skema konsinyasi di PN Praya, dan 1 bidang tanah yang merupakan tanah waqaf berupa mushola telah disepakati bersama untuk dilakukan tukar guling dengan lahan yang memiliki luasan dan bangunan di luar HPL ITDC. Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer menuturkan, “Kami berterima kasih kepada Kemenparekraf dan LMAN yang sudah memberikan kemudahan dalam proses pembebasan lahan di JKK. Selain itu, sebagai informasi, masyarakat di Penlok 2 ini telah pindah dari lokasi dengan sukarela karena telah menerima haknya sesuai dengan nilai appraisal yang ditentukan oleh lembaga independen Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) sehingga lahan ini sudah siap untuk dibangun. Nantinya, JKK ini akan menjadi street circuit pertama di seri perhelatan MotoGP.”Selain melakukan peninjauan ke Penlok 2, Menparekraf bersama rombongan juga melakukan peninjauan ke area JKK. “Tadi kami sudah melakukan tour di JKK dan alhamdulillah, aspal lapisan pertama sudah selesai dan tersambung di seluruh track dengan panjang 4,31 km. JKK ini memiliki gravel terpanjang dengan pemandangan terindah dan dipastikan akan menjadi pembangunan sirkuit tercepat,” tambah Sandi.Sandi menjelaskan, JKK akan menjadi salah satu atraksi utama yang bisa menarik wisatawan berkunjung ke DPSP The Mandalika. Dalam upaya mendukung peningkatan wisatawan tersebut, pandemi COVID-19 harus bisa terkendali dan salah satunya dengan program vaksinasi COVID-19. “The Mandalika akan menjadi ramai, mengingat akan ada event WSBK di Bulan November mendatang. Untuk itu, kami akan merancang pre-race event yang bisa mendorong kunjungan dan minat wisatawan. Selain itu, persediaan vaksin baru saja tiba dan kami akan mengalokasikannya ke daerah prioritas seperti NTB untuk setidaknya menjadi persiapan perhelatan WSBK di Bulan November. Kami sudah berkoordinasi dengan Gubernur NTB dan kedepannya agar protokol kesehatan disini harus semakin disosialisasikan”, tutup Sandi.Seperti diketahui, mengingat pandemi COVID-19 masih berlangsung dan demi menjaga keselamatan penonton, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI Erick Thohir telah membuat kesepakatan dengan Dorna Sports, saat kunjungan Dorna Sports ke Indonesia pada 7 April lalu, bahwa penyelenggaraan event MotoGP di JKK The Mandalika akan dilaksanakan pada awal musim balapan tahun depan yakni Maret 2022. Penyesuaian jadwal balapan MotoGP di JKK The Mandalika tersebut diharapkan akan membawa hasil yang lebih optimal dalam hal menarik kunjungan wisatawan serta manfaat ekonomi yang dapat diperoleh dari penyelenggaraan event tersebut. Sementara itu, kejuaraan dunia World Superbike (WSBK) di The Mandalika sendiri tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal yaitu pada 12-14 November 2021.

Read More
May 05, 2021

ITDC Selesaikan Vaksinasi Pekerja Pariwisata di The Mandalika

The Mandalika, 5 Mei 2021 - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika/The Mandalika, Lombok, NTB, melalui SBU The Mandalika telah menyelesaikan program vaksinasi COVID-19 bagi para pelaku pariwisata dan pekerja proyek di kawasan The Mandalika. Sebanyak 1.200 orang pelaku pariwisata dan pekerja proyek di Kawasan The Mandalika tuntas menerima vaksinasi COVID-19 tahap (dosis) kedua, yang berlangsung pada tanggal 28 - 30 April dan 4 Mei 2021. Vaksinasi COVID-19 tahap (dosis) pertama sendiri telah dilakukan pada tanggal 30 Maret – 1 April 2021. Peserta vaksinasi di The Mandalika tersebut terdiri dari tenaga kerja perhotelan, pegawai ITDC, tenaga keamanan dan kebersihan kawasan, tenaga proyek, BASARNAS serta pegawai SPBU The Mandalika. Kegiatan vaksinasi bagi pekerja pariwisata di The Mandalika ini diselenggarakan oleh ITDC bekerjasama dengan Dinas Pariwisata NTB, Dinas Kesehatan NTB, Puskesmas Kuta serta Mandalika Hotel Association (MHA).Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro menyampaikan, “Melalui vaksinasi pelaku pariwisata dan pekerja proyek di wilayah kami ini, kami mendukung program pemerintah dalam pengendalian penyebaran COVID-19 di Indonesia, khususnya di dalam kawasan pariwisata yang kami kelola. Vaksinasi ini akan membantu melindungi para pekerja dan petugas yang karena pekerjaannya tergolong rentan terhadap penularan virus. Selain itu, melalui vaksinasi dan penerapan protokol CHSE ini kami juga ingin mewujudkan kawasan pariwisata yang aman dan nyaman bagi para calon wisatawan.” Ketua Mandalika Hotel Association (MHA) Samsul Bahri mengungkapkan, “Dengan mengikuti program vaksin ini, saya selaku perwakilan pelaku pariwisata di bidang perhotelan optimis untuk sehat dan bentuk ikhtiar kita dalam melawan COVID-19. Semoga pariwisata di Indonesia khususnya The Mandalika dapat segera pulih."Sementara itu, di tengah pandemi COVID-19 ini, sejumlah pekerjaan konstruksi di kawasan The Mandalika tetap berjalan gunamencapai target yang telah ditentukan. Pekerjaan konstruksi tersebut antara lain pembangunan Jalan Kawasan Khusus (JKK), pembangunan Hotel Pullman Mandalika dan jalan akses menuju area wisata di zona timur kawasan.“Kami memastikan seluruh pekerjaan proyek tersebut dilaksanakan dengan mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan yang ketat,” tutup Bram.

Read More
April 28, 2021

PENANDATANGANAN PERJANJIAN POKOK TENTANG PEMBENTUKAN PERUSAHAAN PATUNGAN PENGELOLA KAWASAN KOTA TUA - SUNDA KELAPA

Jakarta. Rabu 28 April 2021 menjadi momen terlaksananya kolaborasi pengelolaan kawasan Kota Tua-Sunda Kelapa melalui terbentuknya Joint Venture (JV) yang dilakukan Jakarta Experience Board/PT Jakarta Tourisindo (JXB), PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau dikenal sebagai Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), dan PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ).Kolaborasi tiga entitas ditandai dengan penandatanganan dokumen Perjanjian Pokok atau Head of Agreement (HoA) yang dilakukan oleh Direktur Utama JXB Novita Dewi, Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer dan Direktur Utama PT MITJ Tuhiyat.Kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah (BUMN dan BUMD) dalam merevitalisasi Kota Tua dan Sunda Kelapa melalui joint venture ini bertujuan membangkitkan kawasan Kota Tua-Sunda Kelapa menjadi destinasi wisata kelas dunia. Pembentukan JV sebagai pengelola kawasan juga diharapkan menjadi angin segar bagi percepatan perkembangan kawasan Kota Tua - Sunda Kelapa sebagai destinasi wisata yang ramah pejalan kaki di utara Jakarta.Tidak hanya mendongkrak sektor pariwisata, pengelolaan kawasan juga diharapkan memberi kontribusi dengan menggerakkan roda perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan warga sekitar kawasan Kota Tua-Sunda Kelapa. Salah satu tujuannya yaitu memulihkan sektor pariwisata yang sempat terpuruk selama pandemi Covid-19.Direktur Utama JXB Novita Dewi mendukung langkah kolaborasi antar pusat dan daerah melalui JV ini. JXB menilai kawasan Kota Tua memiliki potensi sebagai kawasan wisata kelas dunia. “Selama ini banyak sekali stakeholders yang terkait dengan Kota Tua, namun tidak ada sistem yang menghubungkan antar stakeholders. Dengan kolaborasi, kita dapat melakukan pengelolaan yang efisien untuk mewujudkan Kota Tua sebagai magnet baru pariwisata Jakarta, bahkan Indonesia,” jelas Novita.Pengelolaan kawasan Kota Tua – Sunda Kelapa ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu mesin penggerak ekonomi daerah, meningkatkan nilai ekonomi wilayah dan membangun rasa percaya diri (local pride) masyarakat setempat.“JV ini diharapkan dapat memberikan solusi atas segala permasalahan di Kota Tua dan merupakan suatu langkah konkrit atas banyaknya sikap skeptis bahwa revitalisasi Kota Tua tidak akan pernah selesai,” tambah Novita.Sementara itu sinergi ITDC dalam JV bertujuan mewujudkan Kota Tua-Sunda Kelapa menjadi kawasan pariwisata terpadu yang modern yang tetap mempertahankan nilai heritage dan akan mengokohkan Jakarta sebagai salah satu destinasi pariwisata paling bersejarah di Indonesia. Keterlibatan ITDC sebagai BUMN Pariwisata dalam pengembangan Kota Tua-Sunda Kelapa ini juga merupakan langkah yang tepat mengingat daya tarik di kedua lokasi tersebut berupa bangunan dan fasilitas yang mayoritas merupakan aset milik BUMN seperti Pelabuhan Sunda Kelapa (Pelindo 2), Stasiun Kota/BEOS (KAI), Museum Bank Mandiri (Bank Mandiri), dll.Oleh karena itu, dengan pengalaman yang dimiliki ITDC dalam mengembangkan kawasan pariwisata kelas dunia, diyakini akan mampu memaksimalkan nilai bangunan-bangunan tua milik BUMN di kawasan tersebut menjadi sebuah aset pariwisata sekaligus memberikan nilai tambah untuk dikembangkan menjadi aset properti yang prospektif di kawasan heritage.Melalui pembentukan JV ini juga akan tercipta sebuah ‘super team’ serta sinergi yang kuat dari entitas-entitas yang memiliki rekam jejak dan reputasi yang baik di bidang masing-masing. ITDC yang berpengalaman dalam pengembangan dan pengelolaan kawasan pariwisata kelas dunia akan mendorong tersedianya fasilitas sekelas bintang 5 atau kelas dunia dan JXB yang berpengalaman sebagai operator dan penyelenggara event dapat memastikan terselenggaranya event berskala internasional. Sementara MITJ akan memastikan integrasi transportasi, baik di dalam dan luar kawasan.“ITDC berharap dapat berkontribusi maksimal sesuai penugasannya. Dengan expertise ITDC sebagai pengembang dan pengelola kawasan The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika di Lombok, NTB -satu dari 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), kami berharap dapat mewujudkan pengembangan dan revitalisasi Kota Tua menjadi kawasan pariwisata terintegrasi dengan berbagai fasilitas dan atraksi kelas dunia, yang dikelola secara profesional, sehingga dapat meningkatkan nilai dan potensi pariwisata kawasan dan Jakarta sebagai ibu kota negara,” tambah Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer.Sejalan dengan hal tersebut, PT MITJ selaku eksekutor integrasi berperan aktif mengelola transportasi terintegrasi di kawasan Kota Tua-Sunda Kelapa. Selain aspek integrasi transportasi publik, PT MITJ juga fokus mengembangkan Kawasan berorientasi Transit atau TOD di Kawasan Kota Tua-Sunda Kelapa.Berkaca kepada penataan kota-kota besar di dunia, seperti Amsterdam, Paris, Roma, dan Williamsburg, Virginia maka sudah sepatutnya kawasan Kota Tua dikembangkan, namun tanpa meninggalkan khas Batavia tempo dulu. Kota Tua-Sunda Kelapa juga memiliki potensi menjadi kawasan strategis bila didukung adanya integrasi transportasi publik, pariwisata, wahana edukasi, dan pengembangan properti yang terpadu guna mendorong pertumbuhan ekonomi pada kawasan tersebut.“Dalam aspek pengintegrasian transportasi publik, kawasan ini nantinya akan terhubung melalui stasiun commuterline eksisting yaitu Stasiun Beos (Kota Tua) dan stasiun MRT yang terintegrasi secara underground yang kini telah masuk dalam pembangunan MRT Fase 2A (CP203) yang ditargetkan selesai pada tahun 2027. Ditambah lagi tersedianya jalur BRT Transjakarta kian memudahkan perjalanan bagi warga yang akan berkunjung ke kawasan ini hingga menunjang aksesibilitas kawasan yang tinggi. Kota Tua-Sunda Kelapa juga diproyeksikan menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).” ungkap Direktur Utama PT MITJ Tuhiyat.Acara penandatanganan Head of Agreement (HoA) yang berlangsung di area Taman Fatahillah ini turut mengundang Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Direktur Utama PT KAI (Persero) Didiek Hartantyo, dan Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William Sabandar.*(tbc)Museum Sejarah Jakarta yang sebelumnya dikenal dengan nama Museum Fatahillah merupakan warisan budaya yang kini telah memasuki usia lebih dari 5 abad. Melalui kolaborasi pengelolaan kawasan Kota Tua - Sunda Kelapa, diharapkan dapat meningkatkan wawasan masyarakat akan keberadaan situs bersejarah yang ikonik ini, serta mampu membawa kawasan Kota Tua - Sunda Kelapa, sekali lagi menjadi “Permata Utara Jakarta”.Dalam revitalisasi Kawasan Kota Tua-Sunda Kelapa, JXB, ITDC dan PT MITJ bertindak sebagai pengelola kawasan. Jakarta Experience Board merupakan BUMD Pemerintah DKI Jakarta yang bergerak di bidang industri pariwisata & perhotelan, ekonomi kreatif dan beutifikasi kota. Sedangkan, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), yang biasa disebut sebagai Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) adalah perusahaan milik negara dibawah Kementerian BUMN yang bertugas mengembangkan dan mengelola kompleks pariwisata terintegrasi di Indonesia.Sementara itu, PT MITJ merupakan perusahaan patungan antara PT MRT Jakarta (Perseroda) dan PT KAI (Persero) yang dibentuk sesuai arahan presiden untuk mewujudkan transportasi terintegrasi di wilayah Jabodetabek. Tidak hanya berperan sebagai perusahaan yang memiliki tugas untuk mengeksekusi inisiatif-inisiatif strategis integrasi transportasi di Jabodetabek, PT MITJ juga nantinya akan mengembangkan Kawasan Berorientasi Transit (KBT) atau yang umum dikenal dengan istilah Transit Oriented Development (TOD).

Read More
April 23, 2021

WUJUDKAN SUSTAINABLE TOURISM, ITDC HADIRKAN MODA TRANSPORTASI RAMAH LINGKUNGAN DI THE NUSA DUA

Nusa Dua, 23 April 2021 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola destinasi pariwisata The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika, NTB, fokus mewujudkan sustainable tourism di setiap destinasi wisata yang dikelolanya melalui penggunaan teknologi dan sumber daya yang ramah lingkungan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menyediakan moda transportasi rendah polusi dan lebih ramah lingkungan di kawasan The Nusa Dua.Dua moda transporatsi ramah lingkungan yang disediakan tersebut adalah 2-Wheel Electric Vehicle (2WEV) atau motor elektrik dengan baterai  dan Electric Vehicle (EV) Smart Mobility Project atau mobil elektrik.Motor elektrik merupakan kerjasama ITDC dengan PT HPP Energy Indonesia (HEIN) yang telah hadir sejak akhir Desember 2020 sejumlah 12 unit di kawasan The Nusa Dua. Untuk tahap awal, uji coba motor elektrik ini dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional bagi karyawan dan tenant di Kawasan The Nusa Dua, dengan 2 lokasi Battery Exchanger (BEx) atau anjungan untuk mengganti baterai, yang berada di depan Kantor ITDC serta Kantor Security, Safety and Fire Brigade di dalam kawasan The Nusa Dua.Sementara mobil elektrik adalah kerjasama ITDC dengan PT Toyota – Astra Motor (TAM) yang hadir sejak akhir Maret 2021. Mobil elektrik ini terdiri dari dua jenis kendaraan listrik mode BEV yaitu kendaraan listrik dengan baterai dan satu jenis kendaraan listrik mode PHEV/Plug in Hybrid Electric Vehicle yaitu kendaraan listrik yang memadukan mesin konvensional dan baterai/listrik. Kendaraan listrik BEV tersedia sejumlah 20 unit Toyota COMS yang berkapasitas satu penumpang dan 5 unit Toyota C+pod dengan kapasitas dua penumpang, sedangkan kendaraan listrik PHEV berupa 5 unit Toyota Prius yang berkapasitas empat penumpang. Tiga jenis kendaraan listrik ini telah disiapkan secara khusus untuk melayani kebutuhan wisatawan/pengunjung di Kawasan Pariwisata The Nusa Dua dan didukung dengan penyediaan shelter/station (stasiun) EV Smart Mobility Project yang ditempatkan di depan Central Parkir The Nusa Dua (di depan Bali Collection) dan di area pintu masuk Pulau Peninsula The Nusa Dua.Sebagai bagian dari penerapan green dan renewable energy atau sumber energi terbarukan, Electric Vehicle (EV) Smart MobilityProject dari Toyota juga dilengkapi dengan teknologi panel matahari atau solar panel guna memenuhi kebutuhan stasiun dalam mengisi daya listrik mobil elektrik yang beroperasi.  Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, “Kami sangat bangga dapat melakukan kerjasama pemanfaatan kendaraan listrik sebagai transportasi di The Nusa Dua, karena sejalan dengan komitmen kami dalam mengelola kawasan pariwisata berbasis prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan atau Sustainable Tourism. Kami berharap pemanfaatan kendaraan listrik ini dapat menjadikan The Nusa Dua sebagai kawasan percontohan Bali Energi Bersih yang menjadi program Pemerintah Provinsi Bali, serta sebagai wujud dukungan ITDC atas Peraturan Presiden Nomor 55/2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Untuk Transportasi Jalan.“ Selain itu, guna meningkatkan kenyamanan dan sebagai wujud penerapan protokol kesehatan, seluruh unit mobil elektrik yang disiapkan di The Nusa Dua akan disterilisasi sebelum dan sesudah digunakan.  “Kawasan The Nusa Dua merupakan kawasan yang telah tersertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) sehingga setiap kegiatan operasional dalam kawasan selalu menerapkan protokol kesehatan secara konsisten. Sterilisasi unit mobil elektrik yang dilakukan sebelum dan sesudah penggunaan ini merupakan wujud penerapan protokol kesehatan tersebut. Kami ingin menawarkan sebuah pengalaman berkendara dengan mobil elektrik yang tidak saja mudah dan menyenangkan, tapi juga hygiene dan aman dari risiko penularan virus COVID-19,” tambah Ardita.     Selain Sertifikasi CHSE bagi kawasan dan 22 tenant di dalam kawasan, penerapan prinsip sustainable tourism di The Nusa Dua sendiri telah dibuktikan melalui berbagai sertifikasi dan penghargaan lainnya.  Pada 2019, The Nusa Dua menjadi destinasi pariwisata pertama di Indonesia yang meraih Sertifikat Peringkat Emas Nasional Destinasi Pariwisata Berkelanjutan Indonesia atau Gold Indonesia Sustainable Tourism Certification (Gold ISTC) dari Kementerian Pariwisata. Pada tahun 2018, ITDC melalui The Nusa Dua, juga meraih penghargaan Indonesia Best Urban Sustainable Tourism Award pada ajang 37th ASEAN Tourism Forum (ATF 2018), setelah meraih penghargaan tertinggi Green Platinum (juara umum) pada ajang Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) ke-1 2017 yang digelar Kementerian Pariwisata. The Nusa Dua juga mendapat penghargaan Super Platinum dan CSR Tri Hita Karana Award karena program serta kepeduliannya menjaga keharmonisan lingkungan selama empat tahun berturut-turut.

Read More
April 15, 2021

Didukung Kemenparekraf, ITDC Selesaikan Pembayaran Uang Ganti Untung Lahan Enclave Penlok 2

The Mandalika, 15 April 2021 - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika/The Mandalika, Lombok, NTB, telah menyelesaikan pembebasan lahan enclave di wilayah penetapan lokasi (Penlok) 2 Jalan Kawasan Khusus The Mandalika, dengan melakukan pembayaran uang ganti untung (UGU) tahap terakhir atau batch ke-3 atas pengadaan tanah Penlok 2 pada hari ini, Kamis (15/4/2021). Pembayaran UGU batch ke-3 dilakukan kepada 5 warga pemilik lahan enclave untuk 5 bidang tanah seluas 15.053 m2 dengan total nilai sebesar Rp 18,2 Miliar. Kegiatan penyerahan uang ganti untung batch akhir ini dilakukan oleh Staf Ahli Bidang Manajemen Resiko Kemenparekraf Hengky Manurung, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Harry Noor Sukarna, Pemimpin Bidang Pemasaran Bisnis Kantor BNI Cabang Mataram Kadek Yulie Mahendri, dan Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo di Kantor Camat Pujut, Desa Sengkol, Kabupaten Lombok Tengah. Dan disaksikan oleh Kepala BPN Lombok Tengah sebagai Ketua Panitia Pengadaan Tanah H. Lalu Suharli, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kemenkumham NTB Harniati, Camat Pujut Lalu Sungkul, dan Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro.Dengan pembayaran UGU batch ke-3, berarti ITDC telah menyelesaikan proses pembebasan lahan Penlok 2 yang terdiri dari 29 bidang dengan total luas lahan 65.267 m2. Rinciannya, 22 bidang lahan telah diselesaikan pembayaran dalam bentuk tunai langsung/UGU dengan total nilai Rp 66,7 Miliar, 6 bidang lahan seluas 13.182 m2 senilai Rp 18 Miliar telah dilakukan pembayaran melalui skema konsinyasi di PN Praya karena bidang tersebut merupakan harta waris dan masih belum terdapat kesepakatan diantara waris, dan 1 bidang tanah yang merupakan tanah waqaf berupa mushola telah disepakati bersama untuk dilakukan tukar guling dengan lahan yang memiliki luasan dan bangunan di luar HPL ITDC.Pembayaran ganti untung untuk Penlok 2 JKK The Mandalika ini mendapat dukungan pendanaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI melalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) yang terwujud melalui peran serta berbagai lembaga diantaranya, Deputi I Kantor Staf Presiden (KSP) dan Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) dan Kementerian ATR/BPN. Lahan enclave yang termasuk ke dalam Penlok 2 nantinya akan dijadikan lokasi untuk pembangunan Jalan kawasan Khusus beserta  fasilitas penunjang penyelenggaraan MotoGP dan WSBK (paddock, pit building, medical centre dan bangunan penunjang lainnya).Staf Ahli Bidang Manajemen Resiko Kemenparekraf Hengky Manurung mengatakan, “Alhamdulillah hari ini adalah tahap akhir dalam pelepasan aset lahan oleh masyarakat yang mereka lakukan secara ikhlas, dan memanfaatkan lahannya untuk kawasan DPSP The Mandalika. Pertemuan ini dilaksanakan hanya beberapa kali dan tidak ada kehadiran dari unsur aparat keamanan, karena semua dilaksanakan dalam proses keikhlasan, tanpa paksaan, dan tidak ada intimidasi sama sekali kepada warga.”Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo menyampaikan, “Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerelaan pemilik lahan untuk melepaskan asetnya sehingga penyelesaian pembayaran UGU Penlok 2 ini menjadi salah satu proses penyelesaian lahan tercepat dan minim dispute/keberatan atas nilai yang diterima. Selain itu, pemilik lahan secara sukarela juga berkenan melakukan pembongkaran rumah secara mandiri. Semua ini menunjukkan dukungan dan kesadaran masyarakat serta buah dari pendekatan humanis yang kami lakukan selama proses pembebasan lahan enclave berlangsung.”.Sementara itu, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kemenkumham NTB Harniati menjelaskan, “Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Akhirnya, pada hari ini salah satu permasalahan lahan telah selesai di NTB. Sebagaimana tugas kami adalah memfasilitasi masalah HAM, kami berharap hal ini merupakan langkah nyata dari masyarakat untuk mendukung pembangunan Kawasan The Mandalika. Mudah-mudahan kedepannya tidak ada masalah.”.Camat Pujut Lalu Sungkul menambahkan, “Hari ini adalah hari bersejarah bagi kami semua, dimana telah terjadi penyerahan sekitar Rp 85 Miliar yang diberikan kepada warga. Alhamdulillah kegiatan ini dilaksanakan dengan lancar, tanpa paksaan, dan penuh keikhlasan oleh masyarakat Desa Kuta untuk menjalankan mimpi yang telah diidam-idamkan selama 35 tahun lamanya. Kami sampaikan juga terima kasih kepada Kemenparekraf dan ITDC selaku pengelola The Mandalika yang telah bersabar untuk mewujudkan kawasan ini menjadi area pariwisata dan membangun sarana pariwisata high end quality yang merupakan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Kami telah lihat bagaimana masyarakat tengah berbenah untuk secara berangsur pindah dari lokasi sebelumnya untuk memperlancar pembangunan di The Mandalika dan memperoleh manfaatnya”.Salah satu warga penerima ganti untung, Sahnah mengatakan, “Alhamdulillah hari ini sudah selesai pembayaran ganti untung di atas lahan kami. Uang ganti untung ini akan saya manfaatkan untuk investasi pembelian lahan dan membangun hunian yang baru. Melalui pelepasan aset ini, saya mendukung pembangunan di The Mandalika untuk kepentingan negara”.Sementara, Mariane, warga penerima ganti untung lainnya menyampaikan, “Kami melepas aset kami ini sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah dalam pengembangan dan pembangunan Kawasan The Mandalika. Pembangunan ini akan memberikan dampak besar yang akan dirasakan oleh kita maupun anak cucu kita nantinya, yang kedepannya kami harapkan bisa menambah taraf hidup masyarakat di The Mandalika dan sekitarnya”.“Kami berharap, masyarakat terus menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan The Mandalika sebagai salah satu DPSP. Kami yakin pengembangan kawasan pariwisata The Mandalika akan membawa multiplier effect ekonomi yang besar bagi masyarakat di Pulau Lombok, khususnya kawasan penyangga The Mandalika dan Kabupaten Lombok Tengah, sehingga ke depan akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Arie.

Read More
April 09, 2021

PERWAKILAN FIM DAN DORNA KUNJUNGI MANDALIKA INTERNATIONAL STREET CIRCUIT

Jakarta, 9 April 2021 - Setelah menghadiri TISSOT Grand Prix di Doha, perwakilan dari Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) dan Dorna Sports melakukan inspeksi pra-homologasi di Mandalika International Street Circuit pada Rabu, 7 April 2021. Kunjungan ke Mandalika International Street Circuit dilakukan oleh FIM Grand Prix Safety Officer Franco Uncini, Dorna Race Direction Representative Loris Capirossi dan Dorna Sports Managing Director Carlos Ezpeleta untuk melihat progres pembangunan proyek sirkuit yang terus berlangsung di Pulau Lombok, Indonesia tersebut.Selama proses inspeksi, perwakilan FIM dan Dorna Sports, yang disambut baik oleh Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation/ITDC Abdulbar M. Mansoer dan Chief Executive Officer (CEO) Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ricky Baheramsjah, mengaku terkesan dengan perkembangan proyek Mandalika International Street Circuit serta standar keamanan yang telah diterapkan.Adapun target Mandalika Intenational Street Circuit menjadi tuan rumah kejuaraan dunia World Superbike (WorldSBK), atau disebut secara resmi sebagai FIM MOTUL Superbike, pada 14 November 2021 akan tetap terlaksana. Namun, mengingat masih berlangsungnya pandemi COVID-19, semua pihak sepakat untuk menyelenggarakan ajang pertama FIM MotoGP™️ World Championship Grand Prix atau MotoGP™ di sirkuit ini pada awal musim depan, yaitu pada bulan Maret 2022.Meskipun demikian, apabila MotoGP™ masih bisa mengadakan seri di Asia Tenggara menjelang akhir tahun 2021, tim MotoGP™akan mengupayakan untuk mengadakan tes pra-musim di Mandalika International Street Circuit pada periode tersebut, sebagai persiapan keikutsertaan track Mandalika pada kalender 2022.Menteri Badan Usaha Milik Negera (BUMN) Erick Thohir menyampaikan, “Saya mendukung penuh penyelenggaraan MotoGP di bulan Maret 2022. Hal ini sejalan dengan program percepatan vaksinasi nasional oleh pemerintah Indonesia. Kami ingin menjamin keselamatan seluruh pengunjung baik dari dalam maupun luar negeri.”.Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer mengatakan, “Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan FIM dan Dorna ke The Mandalika dan sangat senang bahwa inspeksi teknis telah berjalan dengan baik sesuai dengan yang mereka harapkan. Dengan adanya kepastian waktu penyelenggaraan, kami memastikan untuk tetap fokus dalam menyelesaikan pembangunan Mandalika International Street Circuit serta memaksimalkan potensi yang akan diperoleh dari event olahraga kelas dunia ini.”.“Kunjungan ke Lombok minggu ini sangat sukses dan kami pastikan bahwa Mandalika International Street Circuit akan menjadi salah satu tempat penyelenggaraan terpenting dalam kalender MotoGP™️ mendatang.  Kami juga meyakini bahwa fans olahraga ini di Indonesia akan datang berbondong-bondong dan balapan di The Mandalika akan menjadi salah satu balapan paling ikonik sepanjang musim depan.  Indonesia adalah pasar penting bagi Dorna dan juga seluruh stakeholders kejuaraan MotoGP™️,” tutup CEO Dorna Carmelo Ezpeleta.

Read More
WHAT’S NEW
ITDC Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Mataram Read More Ratusan Pembalap Ramaikan Pertamina Mandalika International Circuit Read More Kejurnas ITCR 2025 Siap Digelar di Mandalika, Pembalap Nasional Siap Adu Cepat Read More Pembalap Kejurnas ITCR 2025 siap mengaspal di Sirkuit Mandalika Read More Deretan Pembalap Nasional Siap Gaspol di Kejurnas ITCR 2025 Read More Ratusan Pembalap Menyemarakkan Mandalika Drag Fest di Pertamina Mandalika International Circuit Read More Pengosongan Lahan Pantai Tanjung Aan Dimulai, Petugas Mulai Bongkar dan Tidurkan Bangunan Read More Jelang Mandalika Festival of Speed 2025 : Mobil Balap Tim Peserta Mulai Berdatangan, MGPA Sambut Antusias Read More Pengosongan Lahan Tanjung A’an Ditarget Tiga Hari, Libatkan 700 Personel Pengamanan Read More Bupati dan Wabup Toba Terima Audiensi ITDC Bahas Event F1 PowerBoat di Balige Read More Dukung Pemulihan Pascabencana, ITDC Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir di Kota Mataram Read More ITDC dan Basarnas Perkuat Sistem Keselamatan di KEK Mandalika Lewat Dua Kerja Sama Strategis Read More Mandalika Drag Fest 2025: 253 Peserta Siap Adu Cepat di Sirkuit Internasional Read More Catat: Highlight Event 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit Read More Jalan Panjang Drag Race dan Drag Bike di Indonesia Hingga Hadir di Sirkuit Mandalika Read More Kemenpora harap Powerboat Danau Toba berdampak pada sport tourism Read More ITDC Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Mataram Read More Mandalika Harus Makin Mendunia, Komisaris Utama Pertamina Sebut Sirkuit Mandalika Perkuat Citra Indonesia Read More Gak Sabar! MFoS dan Kejurnas Balap Mobil Bakal Digelar di Mandalika Read More Kembangkan Pariwisata Berkelanjutandi Lombok, ITDC Bekerjasama Dengan Poltekpar Lombok Read More Mandalika Drag Fest 2025 Siap Menggemparkan Sirkuit Mandalika Read More ITDC Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir Kota Mataram kepada Gubernur NTB Read More Daftar Pembalap Motor dan Mobil Tercepat di Sirkuit Mandalika Read More Siapa Tercepat di Sirkuit Mandalika Lombok? Ternyata Ini Jawabannya! Read More Jelang MotoGP, Ini Dia Agenda Balap di Sirkuit Mandalika Selama Juli, Bisa Tingkatkan Ekonomi di Lombok Read More Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan di Lombok, ITDC Bekerjasama Dengan Poltekpar Lombok Dalam Pelatihan Read More Mandalika Drag Fest 2025 Jadi Ajang Adu Kecepatan, Gengsi, dan Pecahkan Rekor Read More Kagum Dengan Sirkuit Mandalika, M Iriawan : Saya Sangat Mengapresiasi Pengelola Read More ITDC Turun Tangan di Tengah Krisis: Kolaborasi untuk Pulihkan Kota Mataram Pascabanjir Read More Gubernur NTB Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Kota Mataram Read More ITDC Hadir Tanggap Bencana untuk Mataram Read More ITDC dukung pemulihan pascabanjir di Kota Mataram Read More Polisi Kawal Pengosongan Bangunan Ilegal di Pantai Tanjung Aan Mandalika Read More Kejuaraan Nasional Balap Mobil ITCR Siap Gebrak Mandalika Read More Kolaborasi ITDC dan Poltekpar Lombok Perkuat Kompetensi SDM Lokal di Desa Prabu melalui EDUKARSA Read More ITDC dan Poltekpar Lombok Perkuat SDM Desa Prabu Lewat Program EDUKARSA Read More ITDC dan Poltekpar Lombok Latih Desa Penyangga Kelola Homestay Read More Mandalika Drag Fest Hadirkan Drag Race dan Drag Bike Read More Menu Wisata Motorsport di Sirkuit Mandalika yang Diminati Pengunjung Read More Weekend Seru Komunitas Pajero Mataram di Tikungan Ikonik Mandalika Read More MGPA dan ITDC Gelar Audiensi dengan BPS NTB: Bahas Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak Pertamina Grand Prix of Indonesia dan Event di The Mandalika Read More Tiga ajang balap siap digelar di Sirkuit Mandalika pada Juli 2025 Read More ITDC Bekali Puluhan Warga Desa Penyangga Mandalika Keterampilan Kelola Homestay Read More ITDC Tingkatkan SDM Pelayanan Tamu "Homestay" di Desa Penyangga Read More Mandalika Drag Fest 2025 Siap Digelar, Simak Jadwal dan Kelas yang Dilombakan Read More Mandalika Drag Fest 2025: Siap Menggemparkan Sirkuit Mandalika Read More KEK Mandalika Dinobatkan Sebagai Destinasi Wisata Terpadu Terbaik Read More MGPA dan ITDC Jajaki Kerja Sama dengan BPS untuk Hitung Dampak Ekonomi Event Mandalika Read More Pertumbuhan Ekonomi Diperkuat Saat MotoGP Mandalika Read More KEK Mandalika Raih Penghargaan The Best Integrated Tourism Destination Read More KEK Mandalika dinobatkan menjadi destinasi wisata terpadu terbaik Read More Gubernur NTB Iqbal Minta Durasi MotoGP 2025 Ditambah Enam Hari Read More MGPA dan ITDC Audiensi ke Gubernur NTB, Bahas Persiapan MotoGP 2025 di Sirkuit Mandalika Read More ITDC dan Narmada Teken Kolaborasi: Produk Air Mineral Lokal Siap Temani Aksi Balap Dunia Read More 3 Lapangan Padel Berkelas Internasional Dibangun di Mandalika Sambut MotoGP Read More ITDC Bakal Bangun KEK Baru di Daerah Lain, Ini Bocorannya Read More Sederet Penerima Special Awards dalam Gelaran BIA 2025, ada PNM hingga ITDC Read More Kawasan Tanjung Aan Ditata, ITDC Siapkan Amenity Core bagi Warga Terdampak Read More Wisata olahraga air di Mandalika Read More Target angka kunjungan wisatawan ke Lombok Tengah 2025 Read More ITDC dan Narmada Berkolaborasi, Air Minum Lokal NTB Bisa Diminum Riders MotoGP di Sirkuit Mandalika Read More Produsen lokal NTB jadi sponsor MotoGP 2025 Read More Ariel, Raffi Ahmad dan Gading Jalan-jalan di Lombok, Lepas Tukik dan Eksplorasi Mandalika Read More ITDC Mandalika targetkan investasi 2025 mencapai Rp540 miliar Read More ITDC Tegaskan Komitmen Keamanan Kawasan The Golo Mori Read More Perayaan Hari Yoga Internasional ke-11 di Nusa Dua Read More ITDC Perkenalkan The Golo Mori Destinasi MICE dan Leisure di BBTF 2025 Read More Bangunan ilegal di Pantai Tanjung An Mandalika terindikasi didanai WNA Read More ITDC Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Kawasan Golo Mori Read More ITDC Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana di The Golo Mori, Gelar Pelatihan Pemadaman Kebakaran dan Simulasi Tanggap Bencana Read More ITDC Perkuat Keamanan The Golo Mori Lewat Simulasi Bencana dan Pelatihan Kebakaran Read More Kawasan Golo Mori Disiapkan Hadapi Bencana Read More ITDC Mulai Pembangunan Bale Seccha dan Seccha Club, Target Rampung Sebelum MotoGP Mandalika 2025 Read More Mandalika Semakin Gahar: ITDC dan Bank Mandiri Gelar Superbike Coaching Clinic Bareng Legenda Dunia Troy Corse Read More 1.500 Orang Meriahkan Hari Yoga Internasional Read More Yoga Internasional di Pulau Yoga Peserta Membludak, Diplomat India Rasakan "Getaran" di Bawah Patung Krisna dan Arjuna Read More Ribuan Peserta Padati The Nusa Dua Rayakan Hari Yoga Internasional Read More ITDC Resmikan Groundbreaking Bale Seccha dan Seccha Club Read More Harmoni Kebersamaan Satu Bumi, Satu Kesehatan Dari Ribuan Orang Saat Hari Yoga Internasional di Peninsula Island Read More Lebih dari 1.500 Peserta Ramaikan Hari Yoga Internasional ke-11 di Nusa Dua Bali Read More Ribuan orang rayakan Hari Yoga Internasional 2025 di Pulau Peninsula Bali Read More Hari Yoga Internasional di Bali Read More Lebih dari 1.500 Peserta Ramaikan Hari Yoga Internasional ke-11 di Nusa Dua Bali Read More Kejuaraan Anggar Asia 2025 Hadir di The Nusa Dua, Perkuat Bali Sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia Read More Asian Fencing Championship Digelar di The Nusa Dua Read More ITDC Bekali Puluhan Warga Golo Mori Bahasa Inggris Read More Asian Fencing Championship Digelar di The Nusa Dua Read More Wadah Pembinaan Pembalap Lokal, MGPA Hadirkan Mandiri Mandalika Superbike School Read More Skill pembalap muda Indonesia ditingkatkan di Mandalika Read More 32 Pembalap Muda Indonesia Digembleng di Mandalika Superbike School Read More Warga Desa Penyangga The Golo Mori Dapat Pelatihan Bahasa Inggris Pariwisata Read More ITDC Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan: Latih Warga Desa Golo Mori Bahasa Inggris Pariwisata Read More ITDC Gelar Pelatihan Bahasa Inggris Pariwisata di Desa Penyangga The Golo Mori Read More Kuta Beach Park Hadirkan Pilihan Watersport, Liburan di The Mandalika Makin Asyik! Read More ITDC Gelar Pelatihan Bahasa Inggris Pariwisata Untuk Masyarakat Golo Mori Labuan Bajo, Dukung SMD Lokal Read More ITDC Gelar Pelatihan Bahas Inggris Pariwisata Read More ITDC Dorong Golo Mori Jadi Primadona MICE dan Leisure Lewat BBTF 2025 Read More MGPA Ingin Sirkuit Mandalika Jadi Rumah Pembinaan Pembalap Lokal Read More Rasakan Sensasi MotoGP Lebih Dekat! Promo Super Sale 6.6 Resmi Dibuka untuk Pertamina Grand Prix of Indonesia Read More ITDC Perkenalkan The Golo Mori sebagai Destinasi MICE dan Leisure Masa Depan, Siap Sambut BBTF 2025 Read More Dukung BBTF 2025,ITDC Kenalkan The Golo Mori sebagai Destinasi MICE dan Leisure Masa Depan Read More ITDC Rayakan Idul Adha dengan Salurkan Hewan Kurban Dimulai Dari Timur, Berakhir di Nusa Dua Read More Aktif dalam ICI 2025, InJourney Group Dukung Kolaborasi Pembangunan Infrastruktur untuk Ekosistem Aviasi dan Pariwisata Indonesia Read More InJourney Perkuat Ekosistem Aviasi dan Pariwisata Nasional lewat ICI 2025, Gaet Investor Global Read More The Nusa Dua Bidik Okupansi hingga 80 Persen Read More Pelabuhan Baru Dibangun di KEK Mandalika, Target Operasi Sebelum MotoGP 2025 Read More Rasakan Sensasi MotoGP Lebih Dekat! Promo Super Sale 6.6 Resmi Dibuka untuk MotoGP Mandalika 2025 Read More Sampai 30 Juni! Promo Super Sale Tiket IndonesianGP 2025 Resmi Dibuka Read More Tiga Kelas Kejurnas Dipertandingkan dalam Mandalika Festifal of Speed 2025 di Sirkuit Mandalika Read More Libur Sekolah Bertepatan dengan High Season, The Nusa Dua Targetkan Peningkatan 10 Persen Tingkat Hunian Read More Pemerintah Kecamatan Kuta Selatan Gelar FGD Bahas Isu Pariwisata Read More FGD “Pariwisata Inklusif Berbasis Kerakyatan dan Berkualitas”, Dukung Kebijakan Pemerintah Daerah Wujudkan Visi Misi Bupati Badung Read More Buruan Serbu! Promo Super Sale 6.6 Tiket MotoGP Mandalika 2025 Dijual Mulai Rp280 Ribu Read More Penjualan Tiket MotoGP Indonesia 2025 Masih Ada Diskon Read More Masih Ada Diskon untuk Tiket MotoGP Indonesia Mandalika 2025, Hanya Sampai Akhir Juni Read More ITDC Salurkan Hewan Kurban kepada Warga Sekitar Read More HARUS DICOBA, Ada Mainan Air Baru di Kuta Beach Park Mandalika Read More One Make Race (OMR) Agya Masuk Kelas Kejurnas Read More Meriahkan Community Meet Up on Weekend, Ratusan Komunitas Mobil NTB Bikin "Huru Hara" di Sirkuit Mandalika Read More Rayakan Iduladha, ITDC Salurkan Hewan Kurban di The Nusa Dua, The Mandalika, dan The Golo Mori Read More Idul Adha 1446 H,ITDC Salurkan Hewan Kurban di Tiga Kawasan Pariwisata Read More Water Sport Attractions Set to Launch in Mandalika SEZ Read More Kuta Beach Park Mandalika akan Punya Atraksi Olahraga Air Read More ITDC Gandeng Mahasiswa Kedokteran UNRAM Tingkatkan Layanan Kesehatan di The Mandalika Lewat Program Pengabdian Read More Tiga Kejuaraan Nasional di Mandalika Festival of Speed, Apa Saja? Read More The Mandalika Hadirkan Atraksi Watersport di Kuta Beach Park Read More ITDC Serahkan Hewan Kurban 2025 untuk 7 Desa Penyangga KEK Mandalika dan Pemda di NTB Read More ITDC Serahkan 10 Ekor Sapi Kurban ke Desa Penyangga KEK Mandalika Read More Pemprov Sulsel Dorong Bentuk KEK Bira-Takabonerate demi Investasi-Pariwisata Read More Gubernur Sumut Ungkap Dua Event Internasional yang Siap Digelar di Danau Toba, Ini Dia! Read More Sirkuit Mandalika Ditunjuk jadi Lokasi Gelaran Kejurnas Balap Mobil Read More ITDC Gandeng Mahasiswa Kedokteran UNRAM Tingkatkan Layanan Kesehatan di The Mandalika Lewat Program Pengabdian Masyarakat Read More ITDC Fasilitasi Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa Kedokteran dan Ilmu Kesehatan di Kawasan The Mandalika Read More ITDC Fasilitasi Mahasiswa Kedokteran dan Ilmu Kesehatan di Kawasan The Mandalika Read More ITDC Dukung dan Fasilitasi Program Pengabdian Masyarakat FKIK Unram di The Mandalika Read More Sirkuit Mandalika Resmi Jadi Tuan Rumah Kejurnas Indonesia Touring Car Race 2025 Read More Sirkuit Mandalika Siap Jadi Tuan Rumah Kejurnas Balap Mobil ITCR 2025 Read More