The Mandalika, 16 Februari 2023 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika atau The Mandalika, mengajak investor untuk bersama-sama membangun KEK yang menjadi salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) tersebut.Direktur Pengembangan Bisnis ITDC Ema Widiastuti dalam Talkshow Nasional yang diselenggarakan oleh Tribun News Lombok, Kamis, 16 Februari 2023, menyampaikan bahwa KEK Mandalika terus menunjukkan kemajuan pengembangan dan siap menawarkan benefit-benefit bagi investor yang masuk untuk bersama membangun kawasan. “Pembangunan dan pengembangan kawasan The Mandalika terus dilakukan oleh ITDC sebagai pengembang kawasan. Saat ini infrastruktur dasar dan sejumlah fasilitas pariwisata telah dan terus dibangun. Kawasan The Mandalika juga mulai menunjukkan peningkatan kunjungan wisatawan sehingga pembangunan hotel, beach club dan fasilitas pariwisata lainnya diperlukan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pengunjung. Kami mengajak para investor untuk mengembangkan usahanya di kawasan kami, dimana investor mendapatkan benefit-benefit sebuah Kawasan Ekonomi Khusus, baik insentif fiskal maupun non-fiskal.”Insentif fiskal yang dapat diberikan kepada investor diantaranya pembebasan/pengurangan pajak penghasilan, pengurangan pajak pertambahan nilai, pembebasan bea masuk dan pajak barang mewah serta pengembalian PPN. Sedangkan insentif non-fiskal diantaranya urusan imigrasi, percepatan perizinan dan usaha, peraturan khusus ketenagakerjaan, hak guna bangunan, kepemilikan barang asing di KEK Mandalika serta dukungan infrastruktur terintegrasi dari pemerintah.Selain itu, salah satu upaya mengembangkan kawasan The Mandalika adalah menciptakan atraksi untuk meningkatkan crowd kunjungan wisatawan ke kawasan. Mandalika International Circuit yang dibangun ITDC sebagai ikon atraksi di The Mandalika, telah sukses menjadi tuan rumah sport event World Super Bike (WSBK) dan MotoGP pada 2021 dan 2022. “Event WSBK dan MotoGP telah sukses menarik perhatian masyarakat Indonesia dan dunia untuk datang dan menyaksikan langsung event di The Mandalika. Selain WSBK dan MotoGP yang akan kembali digelar pada Maret dan Oktober 2023, ITDC juga terus berupaya menyelenggarakan signature event ITDC untuk menambah atraksi baru di kawasan yang dapat menarik kunjungan masyarakat. Beberapa event yang akan digelar diantaranya adalah International Kite Festival pada bulan Juli 2023 dan Asian Road Race Championship pada Agustus 2023 di Mandalika International Circuit,” papar Ema.Tidak hanya Sirkuit Mandalika, The Mandalika juga memiliki Kuta Beach Park, Bazaar Mandalika, dan sejumlah spot dan atraksi alam untuk dikunjungi wisatawan dan dapat dimanfaatkan sebagai venue penyelenggaraan berbagai event dan kegiatan kepariwisataan. “Mulai banyaknya atraksi yang diselenggarakan di The Mandalika telah meningkatkan kunjungan wisatawan dan menimbulkan pergerakan ekonomi. Potensi ini adalah kesempatan bagi investor untuk dapat mengembangkan usahanya di kawasan. Kami terus membuka peluang bagi para investor untuk bersama-sama membangun dan mengembangkan kawasan The Mandalika dan juga kepada para pelaku pariwisata yang menyelenggarakan event di kawasan kami. Kami berharap The Mandalika dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif serta keuntungan bagi semua pihak,” tutup Ema.
Read MoreThe Mandalika, 15 Februari 2023 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, terus menyelesaikan pembangunan Masjid Al-Hakim di Dusun Ujung, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Saat ini progress pembangunan fisik Masjid mencapai 88,87%. Pada tahap ini sejumlah konstruksi telah mencapai 100 % seperti pemasangan batu kali untuk tangga, pengecoran kolom struktur lantai 2, pengecoran balok & plat beton atap, pengecoran footplat gulungan selasar, pemasangan Glass Reinforced Concrete (GRC) atau biasa disebut beton bertulang untuk listplank, pemasangan kubah enamel dan pemasangan pagar keliling masjid. Adapun pekerjaan konstruksi yang mencapai 80-90% diantaranya pemasangan GRC untuk tampak, pekerjaan instalasi listrik, perataan tanah halaman masjid, pekerjaan railing void lantai 2, pemasangan marmer lantai, pemasangan plafond, jendela ventilasi bawah kubah, dan paving blok. Selanjutnya, pada tahap akhir pekerjaan fisik akan dilakukan pekerjaan finishing pemasangan GRC motif arabic facade, penutup plafond, border marmer lantai 2, tangga selasar dan tangga dari lantai 1 ke lantai 2, pengecatan dinding & plafond masjid, railing tangga dan selasar lantai 2, pemasangan pintu dan kaca jendela, finishing instalasi listrik, pemasangan saklar, dan lampu, pengecatan dinding pagar, finishing pemasangan paving block dan kansteen serta perkerjaan taman.General Manager The Mandalika Molin Duwanno mengatakan, “Pembangunan Masjid Al-Hakim akan menambah fasilitas ibadah bagi masyarakat di dalam kawasan The Mandalika dan sekitarnya. Apalagi dengan posisi strategis yang berseberangan atau berhadapan dengan Mandalika International Circuit, Masjid AL-Hakim akan juga memberikan kemudahan beribadah bagi pengunjung atau penonton saat pagelaran event-event di Sirkuit, khususnya event besar semacam WSBK dan MotoGP yang dihadiri ribuan orang.”Pembangunan Masjid Al-Hakim merupakan kolaborasi ITDC dengan Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) yang dilakukan sejak akhir bulan September 2022 dan ditargetkan selesai pada pertengahan bulan Maret 2023. Masjid dibangun dalam dua lantai dilengkapi dengan fasilitas seperti toilet, tempat wudhu, area parkir yang luas dan dihiasi taman hijau yang mengelilingi area masjid.“Dalam pembangunan Masjid Al-Hakim ITDC berperan sebagai pengawas lapangan yang bertugas memonitor pelaksanaan pembangunan yang dilakukan oleh kontraktor lokal CV Artha Kecening dan konsultan PT Yodya Karya. Kami akan memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan perencanaan, baik dari sisi spesifikasi fisik, keamanan bangunan, maupun timeline penyelesaian,” tutup Molin.
Read MoreMATARAM, 14 FEBRUARI 2023 – Pada hari ini, Selasa (14/2/2023), Tim Kementerian BUMN yang diwakili oleh Asisten Deputi (Asdep) Bidang Hukum Korporasi Rini Widiastuti dan Plt. Asisten Deputi (Plt. Asdep) Bidang Jasa Pariwisata dan Pendukung Endra Gunawan menyerahkan data-data penyelesaian kerohiman lahan KEK Mandalika kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) di Kantor Gubernur NTB, Mataram, Lombok, NTB. Dalam kegiatan ini, Asdep Bidang Hukum Korporasi dan Plt. Asdep Bidang Jasa Pariwisata dan Pendukung Kementerian BUMN didampingi oleh manajemen PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika/The Mandalika, antara lain Direktur SDM dan Legal Compliance ITDC Wenda R. Nabiel dan Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka.Direktur SDM dan Legal Compliance ITDC Wenda R. Nabiel mengatakan, ”Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari permintaan Gubernur NTB kepada Kementerian BUMN agar ITDC dapat memberikan data yang dibutuhkan terkait masih adanya klaim kepemilikan atas lahan HPL ITDC oleh masyarakat. Kedatangan Asdep Bidang Hukum Korporasi dan Plt. Asdep Bidang Jasa Pariwisata dan Pendukung Kementerian BUMN bersama kami hari ini menunjukkan dukungan BUMN dan Kementerian BUMN atas upaya Gubernur NTB atas permasalahan tersebut. Data yang diserahkan hari ini meliputi data-data kerohiman yang telah dilakukan atas lahan seluas 109 Ha dalam kawasan The Mandalika, yang proses hukumnya telah diselesaikan dan diperkuat oleh Peraturan Presiden (PERPRES) No. 62 Tahun 2018, SK Gubernur No. 592.2 – 1161 Tahun 2016 tanggal 29 Desember 2016, SK Gubernur NTB No. 032.841 Tahun 2016 tanggal 24 Oktober 2016, Surat Gubernur NTB 120.064 tanggal 15 Maret 2017 dan SK Bupati Lombok Tengah No. 753 Tahun 2016 tanggal 16 Desember 2016.” ITDC memastikan seluruh lahan yang masuk sertipikat Hak Pengelolaan Lahan (HPL) The Mandalika dengan luas kurang lebih 1.175 Ha telah berstatus clear and clean dengan didukung bukti-bukti yang sah secara hukum. ITDC memiliki bukti kepemilikan berupa sertifikat tanah/HPL atas nama ITDC yang secara sah diterbitkan oleh BPN sebagai lembaga pertanahan yang berwenang serta telah ada bukti peralihan haknya. VP Legal ITDC Yudhistira Setiawan menambahkan “Keabsahan data kepemilikan lahan oleh ITDC ini bahkan telah dibuktikan dalam proses persidangan di pengadilan, hal ini menunjukan ITDC mengikuti aturan hukum yang berlaku,” tutup Yudis.
Read MoreMandalika, 14 Februari 2023 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata di Indonesia, berkomitmen untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat Lombok Tengah melalui pendayagunaan hasil produksi kelompok tenaga kerja mandiri. Komitmen ini dituangkan dalam penandatanganan Kesepakatan Bersama antara ITDC dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah tentang Pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pendayagunaan Hasil Produksi Kelompok Tenaga Kerja Mandiri, yang dilakukan pada Sabtu, 11 Februari 2023 di area Bazaar Mandalika, The Mandalika. Penandatanganan dilakukan oleh General Manager The Mandalika Molin Duwanno dan Wakil Bupati Lombok Tengah H. M. Nursiah, disaksikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Ida Fauziyah.General Manager The Mandalika Molin Duwanno mengatakan “Kami senang dapat kembali berkolaborasi dengan Pemkab Lombok Tengah menggalang upaya bersama dalam memanfaatkan segala sumber daya yang ada di kawasan untuk pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan hasil produksi kelompok tenaga kerja mandiri dan sinergi berbagai pihak dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan di kawasan.”Molin juga menambahkan melalui Kesepakatan Bersama ini diharapkan dapat mengembangkan sektor tenaga kerja di Lombok Tengah dan meningkatkan peran mayarakat dalam mengembangkan perekonomian. “Kolaborasi yang kuat antara ITDC dengan Pemkab Lombok Tengah diperlukan untuk memberikan wadah bagi masyarakat dalam pengembangan produk-produk yang mempunyai nilai jual serta pemanfaatan hasil produksi secara tradisional dan digital yang tepat sasaran,” papar Molin.“Kerjasama ini merupakan salah satu bentuk komitmen ITDC dalam membangun sinergi dengan masyarakat Lombok Tengah untuk saling melengkapi dan memberikan dukungan secara berkelanjutan dalam bersama-sama membangun kawasan The Mandalika yang akan memberikan multiplier effect bagi semua pihak,” tutup Molin.
Read MoreThe Mandalika, 11 Februari 2023 – Pantai Tanjung Aan yang terletak di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika atau The Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah (Kab. Loteng), Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi main venue/lokasi utama penyelenggaraan malam puncak event Bau Nyale 2023 yang merupakan kolaborasi Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kab. Loteng. Malam puncak berlangsung 10 Februari 2023 sampai 11 Februari 2023 dini hari. Malam puncak event Bau Nyale dihadiri oleh Menteri Tenaga Kerja RI Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, S.I.P, jajaran Dinas Pariwisata Pemprov NTB dan Pemkab. Loteng, serta jajaran manajemen PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola KEK Mandalika, diantaranya Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka dan Direktur SDM & Legal Compliance ITDC Wenda Ramadya Nabiel.Sebagai pengembang dan pengelola KEK Mandalika, ITDC menyediakan sejumlah dukungan bagi penyelenggaraan malam puncak event Bau Nyale ini. Selain lokasi acara, ITDC juga memberikan dukungan berupa fasilitas parkir bagi kendaraan tamu, undangan, dan warga setempat, yang terletak di barat dan timur kawasan The Mandalika, yang menampung sampai 2.861 kendaraan. General Manager The Mandalika Molin Duwanno mengatakan, “Selain memadai, fasilitas parkir yang kami sediakan ini juga aman dan akan memudahkan pengunjung acara untuk mencapai lokasi acara. Fasilitas parkir yang tersedia di dua lokasi barat dan timur kawasan juga membantu mengurai penumpukan jumlah kendaraan karena tersedia dua jalur alternatif yang dapat diakses oleh warga atau pengunjung menuju lokasi event Bau Nyale.”Selain Tanjung Aan, Pantai Seger dan Pantai Serenting di The Mandalika juga kembali menjadi lokasi berburu Nyale atau cacing laut oleh masyarakat di Loteng tahun ini.Tradisi Bau Nyale lahir dari legenda mengenai Putri Mandalika yang melompat ke laut untuk menghindari konflik antar pangeran yang mencoba menyuntingnya dan kemudian muncul kembali dalam bentuk cacing laut. Kemunculan cacing laut yang dipercaya merupakan reinkarnasi dari Putri Mandalika ini setiap tahunnya ditunggu-tunggu oleh warga lokal, karena cacing ini bisa diolah menjadi makanan untuk dinikmati sendiri maupun dijual sehingga mendatangkan pemasukan bagi warga.“Bau Nyale merupakan salah satu tradisi lokal warga Lombok Tengah yang berpotensi menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke kawasan ini. ITDC siap bekerjasama dengan pemerintah dan elemen masyarakat lainnya untuk melestarikan tradisi ini dan membangun wisata budaya yang unik yang hanya bisa ditemukan di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandlika,” tutup Molin.
Read MoreJakarta, 10 Februari 2023 – Mandalika Grand Prix Association (MGPA), bagian dari ITDC Group yang menjadi promotor World Superbike (WSBK) dan MotoGP di Indonesia, telah melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan PT Angkasa Pura Logistik (APLOG) untuk penerimaan kedatangan barang dan pengeluaran barang di ajang WSBK Indonesian Round 2023 yang akan berlangsung 3-5 Maret 2023 di Pertamina Mandalika International Circuit.Hal ini karena penerimaan logistik tersebut sangat banyak terutama yang melalui jalur laut mulai dari pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Pelabuhan Perak Surabaya, hingga Pelabuhan di Bali. Penandatanganan perjanjian kerjasama dilakukan di Sirkuit Mandalika pada hari Kamis, 9 Februari 2023 yang dihadiri oleh kedua belah pihak dan disaksikan oleh Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka, Direktur Fasilitas Kepabeanan Direktorat Jendral Bea dan Cukai Padmoyo Tri Wikanto dan Wakil Ketua III Tim Pelaksana Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus Budi Santoso.Direktur Utama MGPA Priandhi Satria mengungkapkan, dengan adanya dukungan angkatan udara, laut, dan darat oleh APLOG maka ia yakin APLOG merupakan mitra yang tepat dalam misi persiapan event WSBK. "Saya yakin APLOG, Bea Cukai dan Sekretariat Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (Sekdenas KEK) dapat mensukseskan kedatangan logistik WSBK di The Mandalika dalam waktu persiapan kurang lebih 2-3 minggu ini," papar Priandhi Satria. APLOG bertanggungjawab penuh terhadap logistik mulai dari kedatangan di Pelabuhan ataupun di Bandara sampai Sirkuit Mandalika hingga kepulangan kembali.Sementara itu, Direktur Utama PT Angkasa Pura Logistik Danny P Thaharsyah mengungkapkan, sebagai official partner untuk mendukung pelaksanaan WSBK Mandalika 2023, cakupan kegiatan logistik yang akan dilakukan oleh APLOG tentunya dimulai dari penanganan barang mulai dari barang masuk hingga handling yang ada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. "Race pertama WSBK tahun 2023 itu dimulai di Philips Island dan baru kemudian ke Mandalika. Terkait jumlah logistik masih terus bergerak dimana sementara yang masih lewat udara yang dari Australia sebanyak 120 ton," ungkapnya.Adapula kontainer yang sudah masuk lewat laut yang ada di Tanjung Perak dan saat ini sudah mulai dilakukan penanganan. Terdapat setidaknya 6 kontainer dimana kontainer tersebut masih bergerak terus. "Penanganan yang lewat udara itu dimulai dari Bandara menuju ke Sirkuit sedangkan yang lewat laut itu dimulai dari setiap pelabuhan. Barang tersebut sifatnya masih sebagai pendukung,” tambah Danny.PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola The Mandalika dimana WSBK akan diselenggarakan, meyakini sinergi MGPA dan APLOG yang merupakan sesama unit usaha dari BUMN merupakan salah satu wujud kolaborasi BUMN dalam mensukseskan penyelenggaraan WSBK 2023.“Kerjasama MGPA, yang merupakan unit usaha ITDC, dan APLOG, yang merupakan anak usaha Angkasa Pura I, adalah bentuk kolaborasi BUMN untuk mensukseskan penyelenggaraan WSBK di The Mandalika 2023. Apalagi kami juga bersama-sama merupakan anggota dari BUMN Holding Pariwisata dan Pendukung yang memiliki peran penting dalam membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan di Indonesia,” tutup Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka.
Read MoreJakarta, 9 Februari 2023 – Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada 9 Februari setiap tahunnya diperingati oleh kalangan media sebagai bagian dari pilar demokrasi dan juga menjadi hari besar bagi setiap elemen masyarakat dan pemerintahan yang berkepentingan atas eksistensi pers dalam setiap sendi kehidupan.Ikut memperingati Hari Pers Nasional ke-76, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata di Indonesia, bekerjasama dengan Perhimpunan Wartawan Manggarai Barat (PWMB) menyelenggarakan Diskusi Publik dengan tema ‘Permasalahan Perempuan dan Anak di Kota Super Premium’ pada 9 Februari 2023 bertempat di Ballroom Labuan Bajo Square, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).Direktur SDM dan Legal Compliance ITDC Wenda R. Nabiel mengatakan, “Kami senang dapat mendukung peringatan Hari Pers Nasional di Kabupaten Manggarai Barat ini, mengingat pers di daerah ini akan menjadi mitra penting bagi ITDC dalam menunaikan penugasan Pemerintah kepada ITDC yaitu mengembangkan sebuah kawasan Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) terintegrasi berkelas dunia di Golo Mori, Manggarai Barat. Kami juga meyakini potensi perempuan untuk berkontribusi di industri pariwisata Indonesia, termasuk di kawasan yang termasuk ke dalam Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo ini.”Hadir sebagai pembicara dalam Diskusi Publik ini Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Manggarai Barat Maria A.M Daduk, Pegiat Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak Sr. Frederika Tanggu Hana, Kapolres Manggarai Barat AKPB Felli Hermanto, Perwakilan PWMB Servatinus Mammilianus, serta Direktur SDM dan Legal Compliance ITDC Wenda R. Nabiel sebagai keynote speaker.Menurut Wenda untuk dapat berkontribusi, perempuan harus diberikan keadlian dan kesetaraan dalam akses untuk memperoleh informasi, kesempatan untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan pembangunan, kepercayaan menjalankan fungsi kontrol sehingga dapat membuat keputusan dan mensupervisi pelaksanaan pembangunan, serta kesempatan dalam memanfaatkan hasil pembangunan. “ITDC sendiri melibatkan tenaga ahli perempuan yang memang mumpuni di bidangnya, seperti teknik sipil, teknik lingkungan, IT dan arsitektur lansekap dalam pengembangan dan pengelolaan kawasan-kawasan pariwisata,” papar Wenda.Pengembangan kawasan MICE di Golo Mori NTT merupakan penugasan pemerintah ketiga bagi ITDC dalam pengembangan destinasi pariwisata di Indonesia, setelah kawasan The Nusa Dua Bali dan The Mandalika NTB.“ITDC sebagai perwakilan BUMN, saat ini tengah mempersiapkan dengan maksimal kawasan MICE di Golo Mori yang akan menjadi salah satu venue dari kegiatan KTT ASEAN 2023. Persiapan yang sudah dilakukan saat ini sudah mencapai 90% dan akan rampung di bulan Maret 2023. Kami berharap sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat dan tentunya media akan dapat memberikan impact yang besar dan memberikan kesan yang baik kepada kepala negara dan delegasi KTT ASEAN 2023,” imbuh Wenda.Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi yang membuka Diskusi Publik menambahkan, “BUMN, Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah harus bersinergi terkait tugas yang diberikan serta dukungan dari masyarakat dan media sehingga Kawasan Golo Mori dapat menjadi salah satu venue KTT ASEAN 2023 yang berkesan.”ITDC tengah mengembangkan kawasan MICE di Golo Mori Manggarai Barat menjadi sebuah kawasan berstandar internasional untuk menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai pertemuan tingkat kepala negara dunia, dengan kelengkapan fasilitas MICE, beach club, observation deck, dan dermaga kayu. “Kami berharap dapat menyukseskan event KTT ASEAN, sehingga baik event maupun kawasan dapat memberikan impact ekonomi bagi masyarakat,” tutup Wenda.
Read MoreThe Mandalika, 8 Februari 2023 – Melalui Mandalika Urban and Tourism Infrastructure Project (MUTIP), PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika atau The Mandalika, kembali merealisasikan salah satu kelengkapan infrastruktur kawasan berupa pemasangan Box Culvert atau biasa disebut gorong-gorong. Box Culvert, berupa beton pracetak berbentuk persegi/kubus dengan ukuran tertentu, berfungsi sebagai cross drain yang ditanam di bawah jalan atau area tertentu yang berfungsi mengalirkan aliran air drainase secara terintegrasi dalam Kawasan The Mandalika.Pemasangan box culvert menjadi bagian dari pekerjaan paket MUTIP I & II. MUTIP adalah program pembangunan infrastruktur di kawasan The Mandalika yang dibiayai sepenuhnya oleh Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) dan merupakan pembiayaan pertama secara standalone/mandiri yang dilakukan AIIB di Indonesia dan secara global merupakan pembiayaan pertama AIIB bagi kegiatan pembangunan infrastruktur pariwisata. Pemasangan box culvert pada pekerjaan paket MUTIP I saat ini telah mencapai 96,96%, dan untuk pekerjaan paket MUTIP II realisasi pemasangan box culvert telah mencapai 70,625%. General Manager The Mandalika Molin Duwanno mengatakan, “Pemasangan Box Culvert atau gorong-gorong dari beton ini akan melengkapi ketersediaan infrastruktur dasar yang kuat dan berkualitas di kawasan The Mandalika, khususnya untuk fungsi drainase yang optimal dan berkelanjutan. Selain dapat berfungsi optimal, penanaman Box Culvert jauh di bawah tanah ini akan turut meningkatkan kerapihan penataan kawasan.” Pemasangan box culvert ini tersebar di barat dan timur kawasan The Mandalika dan ditargetkan selesai pada Q2 2023. Pemasangan box culvert di area barat yaitu pada ruas Road K2-L1, Road L2, Commercial Area, Looping Road, Road Q-R4, Road Q2-Q3, South Parkir, Road Q-Tunnel 2, Road Q3-Q4, TES 4, dan Road Inner/Outer Circle dilakukan oleh kontraktor KSO PP-WIKA-BRL, sementara di area timur pada BC 10, BC 11, BC 12, BC 8, BC 21, BC 13, BC 15 dan BC 16 dilakukan oleh kontraktor KSO HK-Adhi. “Kami berkomitmen untuk terus merealisasikan pembangunan infrastruktur dasar di The Mandalika, sehingga dapat meningkatkan daya tarik kawasan di mata investor.” tutup Molin.
Read MoreJakarta, 4 Februari 2023 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata di Indonesia, ikut berpartisipasi pada event ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023, untuk mempromosikan destinasi pariwisata The Nusa Dua, The Mandalika dan Golo Mori.ASEAN Tourism Forum (ATF) adalah event pariwisata tahunan terbesar di kawasan Asia Tenggara untuk mempromosikan wilayah ASEAN sebagai satu tujuan wisata di dunia. Dengan tema “ASEAN: A Journey to Wonderful Destinations” ATF 2023 diselenggarakan pada 2-5 Februari 2023 di Jogja Expo Centre, Yogyakarta. ATF 2023 diharapkan dapat menarik lebih dari 2.000 peserta dari 25 negara , termasuk Organisasi Pariwisata Nasional (National Tourism Organization/NTO), para menteri dan pejabat pariwisata, peserta pameran, buyers internasional, media internasional dan nasional, juga trade visitors dalam industri pariwisata. Direktur Pengembangan Bisnis ITDC Ema Widiastuti mengatakan, “ATF 2023 adalah forum strategis bagi ITDC, sebagai pengelola kawasan pariwisata, untuk menampilkan produk dan konsep pengembangan kawasan pariwisata berkelanjutan di The Nusa Dua, The Mandalika dan Golo Mori Labuan Bajo. Melalui keikutsertaan ITDC dalam ajang travel exchange yang ditargetkan dihadiri oleh 2.000 seller dan 500 buyer ini, kami berharap destinasi yang kami kelola dapat semakin dikenal dan menjadi salah satu primadona tujuan bisnis dan wisata di Indonesia, ASEAN bahkan dunia, yang akan mendukung kebangkitan pariwisata nasional.”Pada ATF 2023, ITDC mempromosikan The Nusa Dua Bali sebagai salah satu kawasan pariwisata terintegrasi terbaik di Indonesial; memiliki 19 hotel atau setara dengan 4.800 kamar yang beroperasi serta fasilitas MICE yang mampu menampung lebih dari 20.000 delegasi, yang menjadikan The Nusa Dua sebagai venue penyelenggaraan berbagai MICE dan event berskala nasional maupun internasional. Melengkapi fasilitas akomodasi dan MICE ini, di The Nusa Dua juga terdapat pusat perbelanjaan Bali Collection, Museum Pasifika serta Bali Nusa Dua Theater. Fasilitas lain yang juga tersedia adalah rumah sakit internasional dan lapangan golf 18 holes.ITDC juga mempromosikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika atau The Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai Sport Tourism Destination dengan atraksi unggulan Sirkuit Mandalika yang menjadi tempat penyelenggaraan event balap internasional World Superbike (WSBK) dan MotoGP, yang telah menjadi daya tarik baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Di tahun 2023 Sirkuit Mandalika akan kembali menjamu event WSBK pada 3-5 Maret 2023 dan event MotoGP pada 13-15 Oktober 2023.Adapun kawasan MICE di Golo Mori, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat ini tengah dikembangkan oleh ITDC menjadi sebuah kawasan berstandar internasional untuk menjamu berbagai pertemuan tingkat kepala negara dunia. Kawasan MICE yang dilengkapi dengan beach club, observation deck, dan dermaga kayu ini direncanakan Pemerintah menjadi salah satu venue rangkaian kegiatan KTT ASEAN 2023. Selain mempromosikan Kawasan Pariwisata The Nusa Dua, The Mandalika dan Golo Mori, ITDC juga memperkenalkan salah satu unit usaha ITDC Group yaitu Xplorin yang fokus kepada bisnis manajemen perjalanan wisata dan ticketing system berbasis platform digital serta activation enabler.Pada ATF 2023 ini, ITDC tidak hanya mempromosikan fasilitas yang ada di kawasan pariwisata yang dikelola, tetapi juga memperkuat networking dengan potential partner dan membuka peluang kepada para pelaku pariwisata untuk menjalin kerjasama dengan ITDC.“Melalui ATF 2023 ini, kami melakukan pertemuan dengan buyers diantaranya dengan travel agent, asosiasi, hotel serta stakeholder pariwisata untuk memasarkan produk dan jasa unit usaha kami serta memberikan informasi menyeluruh terkait pengembangan kawasan dan event-event yang akan berlangsung di kawasan yang kami kelola. Melalui keikutsertaan ini, kami berharap produk serta aset yang kami miliki, khususnya dalam pengembangan dan pemasaran paket-paket wisata berkelanjutan, dapat semakin dikenal oleh pasar nasional maupun pasar internasional,” tutup Ema.
Read MoreThe Nusa Dua, 3 Februari 2023 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata di Indonesia, menyalurkan bantuan Corporate Social Respos untuk pembangunan sarana prasarana dan kegiatan keagamaan kepada 3 (tiga) desa adat yang berada di lingkungan Kelurahan Benoa, yaitu Desa Peminge, Desa Kampial, dan Desa Bualu.Penyaluran bantuan ini merupakan salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ITDC kepada desa adat penyangga yang selalu mendukung kebijakan serta operasional kawasan The Nusa Dua. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolik oleh General Manager The Nusa Dua didampingi TJSL Manager ITDC Ramabayu Permana kepada tiga Bendesa Adat Desa Penyangga The Nusa Dua yang disaksikan oleh Lurah Benoa serta Ketua LPM Kelurahan Benoa di Wantilan ITDC, Kawasan The Nusa Dua, pada Kamis, 2 Februari 2023.General Manager The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi dukungan desa adat penyangga yang telah berkontribusi bagi operasional The Nusa Dua serta mendukung segala program-program serta kebijakan yang ditetapkan ITDC untuk kebaikan kawasan The Nusa Dua. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya bagi operasional desa penyangga, baik untuk penyediaan sarana ibadah, upacara keagamaan hingga pengembangan pendidikan dan keterampilan masyarakat desa penyangga yang memberikan multiplier effect.”Bendesa Adat Kampial I Nyoman Sudiarta mengatakan, ”Kami berterima kasih kepada ITDC atas sinergi dan kolaborasi yang telah berlangsung selama ini. Bantuan dana yang diberikan ITDC ini sangat bermanfaat dan akan kami optimalkan untuk kegiatan pujawali serta kegiatan adat istiadat. Semoga kegiatan pariwisata di Bali dan The Nusa Dua segera pulih, membaik seperti sebelum pandemi, sehingga ITDC dan desa penyangga dapat terus bekerjasama dan memberikan kontribusi yang baik untuk semua pihak.”Sejak 2011 ITDC telah menyalurkan bantuan CSR ini ke tiga desa penyangga kawasan The Nusa Dua tersebut yang digunakan untuk pemeliharaan sarana prasarana desa penyangga, sarana ibadah, pelatihan dan pengembangan paguyuban, juga penyediaan sarana prasana pendukung protokol kesehatan serta sembako pada saat pandemi COVID-19.“Kami berharap kolaborasi antara ITDC dengan desa penyangga terus berlanjut di masa yang akan datang dengan program-program positif lainnya guna mewujudkan kawasan The Nusa Dua sebagai kawasan pariwisata yang menerapkan prinsip pariwisata berkelanjutan,” tutup Ngurah Ardita.
Read More