THE MANDALIKA, 7 NOVEMBER 2021 – Guna mendukung penyelenggaraan event balap motor MOTUL FIM Superbike World Championship (WSBK) Pirelli Indonesian Round, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika/The Mandalika yang dikembangkan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), pada hari ini, Minggu, 7 November 2021. Dalam kunjungan ini, Panglima TNI dan Kapolri beserta jajaran didampingi oleh Gubernur NTB Zulkieflimansyah beserta jajaran forkopimda NTB, diterima oleh Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo dan Direktur Utama Mandalika Grandprix Association (MGPA) Ricky Baheramsjah untuk memastikan kesiapan pelaksanaan protokol kesehatan dan meninjau progres pembangunan Pertamina Mandalika International Street Circuit.Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, “Capaian vaksinasi pertama di Kabupaten Lombok Tengah 80% dan sebanyak 50,5% masyarakat telah melakukan vaksinasi kedua. Karenanya kami mengingatkan agar protkes tetap harus dilaksanakan dan dijaga, mengingat saat ini tren kita sudah membaik dan angka positivity rate sudah menurun, dan agar tidak terjadi seperti beberapa negara yang saat ini disibukkan dengan gelombang ketiga. Kami sudah berkoordinasi dengan ketat terkait protkes dan aplikasi PeduliLindungi yang harus benar-benar harus dilaksanakan dengan baik. Kita optimis bahwa event balap motor yang akan diselenggarakan di kawasan The Mandalika akan berjalan dengan sukses dengan terus mengingatkan protkes seperti kegiatan event olahrga sebelumnya.”Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menuturkan, “Seperti yang diketahui, atas kerja keras seluruh elemen TNI-Polri, rekan-rekan di Dinas Kesehatan, relawan dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan vaksinasi, dan langkah-langkah dalam rangka melaksanakan pengawalan protkes, saat ini langkah kita sudah bagus dibandingkan kondisi beberapa waktu lalu. Indonesia saat ini menempati posisi pertama di Asia Tenggara dalam Indeks Nikkei dan harus dipertahankan.”Indeks Nikkei yang dimaksud adalah indeks pemulihan COVID-19 yang diterbitkan oleh Nikkei. Saat ini Indonesia berada di urutan ke-54 dari 121 negara yang diteliti, yang membuat Indonesia menjadi peringkat pertama dalam pemulihan COVID-19 dibandingkan negara-negara di ASEAN lainnya. Kapolri menambahkan, “Beberapa event nasional maupun internasional sudah mulai dilaksanakan di Indonesia dan berjalan dengan baik dengan tetap menjalankan protkes, sehingga pertumbuhan kasus COVID-19 bisa kita kelola.a. Beberapa hari kedepan akan terselenggara event internasional kejuaraan IATC dan WSBK di The Mandalika. Untuk itu, kami selalu mengingatkan untuk mempercepat akselerasi vaksinasi untuk memastikan masyarakat memiliki kekebalan dan imunitas terhadap COVID-19 dan tentunya bagaimana protkes dapat dilaksanakan secara kuat. Tujuannya adalah kita bisa melaksanakan event-event dengan baik, laju pertumbuhan COVID-19 bisa kita jaga, dan dampak pertumbuhan ekonomi akan semakin baik khususnya di NTB.”Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo mengatakan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Panglima TNI dan Bapak Kapolri beserta seluruh jajaran aparat keamanan, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen yang terlibat dalam persiapan protkes menyambut penyelenggaraan event IATC dan WSBK pada bulan November ini. Protkes ini merupakan hal krusial bagi kami mengingat event yang akan berlangsung di The Mandalika adalah event prestisius berstandar internasional yang akan membawa nama Indonesia ke kancah dunia, sehingga diharapkan tidak akan terjadi outbreak.”Sebagai informasi, dalam upaya mempersiapkan event WSBK, ITDC Group juga didukung oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dan RSUD Provinsi NTB dalam upaya mematangkan protkes. Kesiapan-kesiapan yang dilaksanakan terdiri dari ketentuan protkes seperti telah tervaksin, memiliki hasil swab antigen (1x24 jam) atau PCR (3x24 jam) negatif COVID-19 yang terintegrasi dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi, menggunakan masker dobel, face shield, serta menjaga jarak. Disamping pematangan protkes, sarana prasarana fasilitas kesehatan di area Pertamina Mandalika International Street Circuit turut dilengkapi dengan penyediaan ruang isolasi, tenda medis, mini klinik, ambulans, medical center, dan juga tenaga kesehatan terlatih yang akan bertugas saat event WSBK berlangsung.
Read MoreMataram 5 November 2021 – Sejalan dengan upaya pemerintah untuk menjadikan Mandalika sebagai satu dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas seperti yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) sebagai perusahaan telekomunikasi digital pelat merah turut serta mendukung program pemerintah tersebut melalui penyediaan konektivitas, platform, dan layanan digital. Telkom hadir sebagai digital telco partner yang siap mendukung digitalisasi di kawasan Mandalika, terutama di Mandalika International Street Circuit yang merupakan tempat diselenggarakannya rangkaian event internasional bergengsi seperti World Superbike dan MotoGP.Untuk memastikan kesiapan infrastruktur jaringan Information & Communication Technology (ICT) milik TelkomGroup di kawasan Mandalika International Street Circuit, telah dilakukan aktivitas uji jaringan (rehearsal test) yang disaksikan oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah, Komisaris Telkom Rizal Mallarangeng dan Wawan Iriawan, Direktur Network & IT Solution Telkom Herlan Wijanarko, Direktur Pengembangan Bisnis Indonesia Tourism Development Corporation Ema Widyastuti, Direktur ITDC Nusantara Utilitas Hari Wibisono, Head of Hospitality Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Rully Habibie serta direksi dan senior leaders TelkomGroup, di Kantor Telkom Mataram, Rabu (3/11). Adapun uji jaringan dilakukan pada tersebut dilakukan pada infrastruktur backbone, jaringan akses dan layanan baik yang berupa kabel bawah laut maupun radio IP.Dalam sambutannya, Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah mengungkapkan apresiasi dan optimisme atas dukungan Telkom menghadirkan infrastruktur serta layanan ICT di Mandalika sebagai tuan rumah World Superbike pada November 2021 dan MotoGP pada Maret 2022. “Atas nama pemerintah Nusa Tenggara Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada Telkom yang telah memastikan bahwa apa yang diinginkan masyarakat bisa dinikmati dan disaksikan dengan cara yang luar biasa.”Mewakili Dewan Komisaris Telkom, Rizal Mallarangeng mengatakan Telkom secara sungguh-sungguh telah mendukung dan menyiapkan infrastruktur backbone di Mandalika sehingga semakin maju dan dikenal di kancah internasional melalui event-event besar, seperti yang sebelumnya dilakukan pada penyelenggaraan PON XX Papua. “Terima kasih atas kontribusi Telkom. Semoga NTB dapat menjadi digital province terdepan.” ujar Rizal.Direktur Network & IT Solution Telkom, Herlan Wijanarko mengatakan, “Saat ini Telkom tengah mempersiapkan seluruh fasilitas ICT beserta layanannya untuk salah satu destinasi super prioritas, yakni Mandalika, bekerja sama dengan ITDC Group. Terima kasih kepada ITDC Group, Pemprov NTB dan Pemerintah yang terus memberikan kepercayaan kepada Telkom untuk mempersiapkan dan mengawal infrastruktur ICT pada pelaksanaan berbagai event besar negara.”Herlan menambahkan, Telkom memastikan infrastruktur dan layanan di Mandalika dalam kondisi prima dengan konfigurasi alternatif backup yang baik. Uji jaringan ini pun dilakukan untuk memastikan bahwa infrastruktur seperti jalur backbone baik main route maupun alternative route bekerja dengan baik, jalur transport regional serta yang lainnya. “Semoga penyediaan fasilitas ICT dan digitalisasi ini menjadi wujud kontribusi TelkomGroup untuk memajukan Indonesia, khususnya NTB menjadi lebih baik lagi,” ungkap Herlan.Selanjutnya Direktur Pengembangan Bisnis Indonesia Tourism Development Corporation Ema Widyastuti mengatakan bahwa kawasan Mandalika adalah kawasan kedua yang ditugaskan pemerintah kepada ITDC untuk dikembangkan, dengan luas mencapai 3,5 kali lipat dari luas kawasan Nusa Dua yang telah dikembangkan sebelumnya. Meski demikian, pengembangan kawasan ini dirasakan jauh lebih cepat secara eksponensial dikarenakan dukungan mitra yang sangat andal untuk secara bersama-sama memajukan Mandalika, salah satunya Telkom. “TelkomGroup dalam hal ini tidak hanya mendukung dalam penyelenggaraan event Mandalika tapi juga dalam penyediaan infrastruktur ICT untuk akomodasi dan fasilitas penunjang di area kawasan. Memang sirkuit ini adalah satu hal tetapi pengembangan tidak hanya pada sirkuit saja, akan ada pengembangan akomodasi dan fasilitas. Kami berharap, Telkom dan ITDC dapat menjadi mitra yang sangat baik tidak hanya untuk memajukan Mandalika tapi juga destinasi super prioritas berikutnya, yang akan membawa harum nama bangsa dan negara Indonesia,” ujar Ema.Ada dua peran utama TelkomGroup dalam mendukung digitalisasi di Kawasan Mandalika, yaitu sebagai penyedia infrastruktur ICT dan sebagai pendukung UMKM serta ekosistem di sekitar kawasan. Untuk infrastruktur ICT, TelkomGroup telah melakukan penggelaran jaringan yang meliputi ekspansi backbone, penggelaran fiber optic baik di lokasi event maupun ekosistem pendukungnya hingga penambahan Node B Combat Telkomsel yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ICT di kawasan sebesar 7.22 Gbps. Dukungan ini disediakan di area MASIV (Media, Accomodation, Security, International Airport, dan Venue) dengan layanan meliputi View, Internet, dan Phone (VIP).Sementara itu, terkait dengan dukungan bagi UMKM, TelkomGroup menyediakan Point of Sales (PoS) bagi UMKM penyedia merchandise dan food & beverage serta mendukung pengelolaan homestay di sekitar kawasan Mandalika dalam bentuk penyediaan platform dan booking apps. Dukungan tersebut diselenggarakan melalui berbagai platform dan booking apps. Adapun beberapa platform yang dimiliki TelkomGroup turut mendukung di antaranya seperti Padi UMKM, My Sooltan, Wonderin, dan Travel Aja.Demi memastikan pengamanan infrastruktur dan layanan ICT selama pelaksanaan event di kawasan Mandalika, TelkomGroup juga telah membentuk posko pengawalan di lokasi dengan jalur eskalasi bertingkat mulai dari lokal, regional, hingga nasional.“Dengan kolaborasi dan semangat untuk bersinergi, semoga kita bersama-sama dapat menyukseskan perhelatan event besar dunia di Mandalika dan memberikan citra baik bagi Indonesia di mata internasional serta mendukung perkembangan ekonomi di Kawasan Mandalika,” tutup Herlan.
Read MoreTHE MANDALIKA, 5 NOVEMBER 2021 – Guna mendukung penyelenggaraan event balap motor MOTUL FIM Superbike World Championship (WSBK) Indonesia 2021, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno bersama jajaran Kemenparekraf melakukan kunjungan kerja ke Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika/The Mandalika yang dikembangkan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), pada Jumat, 5 November 2021. Dalam kunjungan ini, Menparekraf bersama rombongan meninjau progres pembangunan Pertamina Mandalika International Street Circuit sekaligus menyerahkan bantuan peralatan kesehatan kepada ITDC berupa fasilitas tes PCR dan antigen yang diperuntukkan bagi seluruh kru yang akan bertugas saat event berlangsung, hand sanitizer sejumlah 500.000 botol serta 2.000 unit dispenser hand sanitizer. Nantinya, alat protkes akan disebar di beberapa titik di Kawasan The Mandalika, agar para pengunjung maupun wisatawan mudah mengakses atau menggunakan alat-alat protkes tersebut. Bantuan yang diserahkan ini berasal dari Antis dan homecare24.id.Penyerahan bantuan yang berlangsung di area Paddock Pertamina Mandalika International Street Circuit ini, dilakukan oleh Menparekraf dan diterima oleh Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer, disaksikan oleh antara lain Kapolda NTB Irjen Muhammad Iqbal, CEO homecare24.id Teresia Luman Gaol, Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis Arie Prasetyo, Direktur Teknik dan SDM ITDC Taufik Hidayat, Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah, dan perwakilan dari Antis, perwakilan dari Korem 162/WB. Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menuturkan, “Terima kasih kepada pihak-pihak yang memberikan paket protkes dan tes PCR, alat-alat ini segera dimanfaatkan oleh pengelola kawasan The Mandalika saat event WSBK berlangsung. Kami juga berharap, event ini bisa membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sehingga mereka bisa mulai bekerja kembali di tengah-tengah pandemi dan kesejahteraan masyarakat di Lombok, NTB semakin meningkat.”Di saat yang bersamaan, Menparekraf juga menyerahkan sertifikat Cleanliness, Health, Safety, and Enviroment (CHSE) kepada lima usaha di area Kuta, The Mandalika, antara lain Puri Rinjani Bungalows, Kemangi Bar and Kitchen, Wah Resort, dan El Bazar Café and Restaurant. Penyerahan sertifikat ini menunjukkan dukungan Menparekraf bagi usaha-usaha pariwisata dan ekraf yang akan merasakan dampak yang besar dari adanya event WSBK 2021 yang dilanjutkan dengan menyerahkan penghargaan kepada Kapolda NTB yang telah membantu ITDC dalam penyelesaian keamanan.Di samping penyerahan protkes dan sertifikat CHSE, Menparekraf beserta jajaran juga menyempatkan berolahraga lari mengelilingi Sirkuit sepanjang 4,31 KM sekaligus untuk meninjau progres pembangunan Sirkuit. Seusai berolahraga, Menparekraf menunjukkan kekagumannya atas desain Pertamina Mandalika International Street Circuit yang dibangun di The Mandalika ini. “Hari ini kami melaksanakan olahraga di lintasan Sirkuit sepanjang 4,31 KM yang pembangunannya merupakan tercepat dan teraman di dunia. Situasi Sirkuit sudah ready to go. Gentlemen please start your engine! Kita siap untuk Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) tanggal 12-14 November dan WSBK tanggal 19-21 November. Track lurus yang nantinya akan digunakan pembalap pastinya akan sangat cepat, disertai dengan pemandangan yang indah,” jelas Sandiaga.Dalam kesempatan yang sama, Menparekraf bersama Direktur Utama ITDC juga mengumumkan penjualan tiket menonton harian event WSBK 2021 (belum termasuk pajak), mulai harga Rp 150.000-300.000 untuk tanggal 19 November, Rp 300.000-800.000 untuk tanggal 20 November, dan Rp 500.000-1.500.000 untuk tanggal 21 November 2021. Ragam tiket harian ini diluncurkan guna mengakomodir animo yang besar dari masyarakat khususnya warga NTB untuk menyaksikan event WSBK secara langsung.
Read MoreMataram, Lombok – PT Astra Honda Motor (AHM) bersama Astra Motor NTB menyerahkan 40 unit Honda ADV150 kepada PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK Mandalika) atau The Mandalika dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku bagian dari ITDC Group, sebagai bentuk dukungan terhadap operasional Pertamina Mandalika International Circuit Rabu (3/11). Honda ADV150 juga akan menjadi kendaraan resmi ajang balapan internasional perdana di sirkuit kebanggaan bangsa Indonesia ini, yaitu Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) dan MOTUL FIM Superbike World Championship (WSBK).Sejalan dengan kerjasama tersebut, Honda ADV150 resmi menjadi skutik yang akan dipakai pada seluruh kegiatan pebalap mancanegara dan timnya, serta kru paddock perhelatan balap IATC dan WSBK di sirkuit yang berada di The Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Skutik besar Honda ini juga menjadi andalan dalam mendukung mobilitas pebalap muda binaan AHM yang akan bertanding dalam gelaran IATC.General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengungkapkan dukungan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pemerintah dalam mengembangkan olahraga balap motor, termasuk dalam pengelolaan operasional sirkuit kebanggaan bangsa dan menyukseskan penyelenggaraan balap internasional perdananya bulan ini.“Gelaran balap perdana di The Mandalika merupakan tonggak sejarah yang penting dan membanggakan untuk Indonesia. Kami berharap dapat membantu kelancaran kegiatan ini melalui kelincahan dan ketangguhan performa skutik besar Honda ADV150 yang siap menemani mobilitas pebalap, tim, dan kru selama penyelenggaraan IATC dan WSBK, sekaligus mendukung pebalap muda kita dalam mengukir prestasi terbaik di sirkuit kebanggaan bangsa,” ujar Andy.Honda ADV150 yang memiliki desain bodi futuristik dan manly siap mendukung aktivitas tinggi selama persiapan maupun penyelenggaraan balap IATC (12-14/11) dan WSBK (19-21/11). Penyerahan simbolik 40 unit Honda ADV150 dilakukan pada Rabu, 3 November 2021 oleh Brand Activation Manager AHM Andhika Sabmarin kepada Direktur Operasional dan Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo dan Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah, disaksikan oleh dan Administration and Finance Sub Department Head main dealer Astra Motor NTB Agung Nugroho.Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo menuturkan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada AHM yang telah mendukung kami dalam penyelenggaraan event IATC dan WSBK 2021 melalui penyediaan 40 unit kendaraan motor Honda ADV 150 CC. WSBK adalah event internasional besar pertama yang digelar di Indonesia di tengah pandemi COVID-19, karenanya ITDC dan MGPA sebagai penyelenggara event terus memastikan bahwa event akan berjalan dengan lancar, aman, dan sukses, tentunya dengan dukungan dan kolaborasi dari semua pihak.”Honda ADV150 didukung mesin 150cc, berpendingin cairan, eSP (enhanced Smart Power) yang menyuguhkan performa responsif dengan sistem pembakaran injeksi PGM-FI. Berdasarkan hasil tes internal dengan metoda ECE R40 EURO 3, konsumsi bahan bakar model ini menunjukkan angka 46,6 km/liter (fitur ISS on) sehingga mampu menempuh jarak hingga 373 km dalam sekali pengisian penuh bahan bakar.Adm.Fin Sub. Dept Head Astra Motor NTB Agung Nugroho mengatakan, kerjasama ini merupakan komitmen yang kuat dari Honda untuk membantu menyukseskan perhelatan balapan di Indonesia.“Sebagai produsen otomotif terbesar di Indonesia, Honda memberikan support berupa 40 unit Honda ADV150 yang akan menjadi MotoTaxi selama gelaran balapan berlangsung. Nantinya 40 unit ADV ini dapat digunakan sebagai kendaraan operasional untuk petugas Marshall di dalam sirkuit. Tentunya hal ini akan menjadi kebanggaan terbesar Honda sebagai partner dalam event balapan bergengsi di Pertamina Mandalika International Street Circuit,” jelas Agung.Diketahui Pertamina Mandalika International Street Circuit akan menggelar event WSBK pada 19-21 November 2021 dan akan dilanjutkan dengan gelaran MotoGP pada Maret 2022 mendatang. Honda ADV150 akan menjadi kendaraan pendukung operasional selama gelaran event bergengsi ini.Selain berperforma tangguh, skuktik ini sarat dengan fitur kenyamanan. Honda ADV150 dilengkapi beragam fitur canggih seperti Two Step Adjustable Windscreen, ruang penyimpanan sebesar 28 liter, serta sistem full digital panel meter yang dapat menampilkan berbagai informasi. Model ini juga memiliki fitur ESS (Emergency Stop Signal) pada tipe ABS dan ACG starter yang bergandengan dengan ISS (Idling Stop System) khas Honda yang membuat mesin mati otomatis saat berhenti, dan menyala kembali hanya dengan memutar tuas gas.Kualitas produk Honda ADV150 yang diproduksi pabrik AHM ini juga diakui dunia seiring tingginya ekspor model ini ke mancanegara dalam bentuk CBU (Completely Build Up) dan CKD (Completely Knock Down), seperti ekspor ke negara Filipina, Malaysia, Thailand, hingga ke benua Amerika di negara Brazil.Sejak diluncurkan pada kuartal kedua 2019, Honda ADV150 langsung menyedot perhatian pecinta motor di Tanah Air. Desain, fitur, dan performa tingginya mengantarkan produk ini menyabet penghargaan sebagai sepeda motor terbaik di Indonesia pada gelaran Motorcycle of The Year - Gridoto Award 2019 dan Forwot Motorcycle of the Year (FMY) 2019. Belum genap setahun sejak kehadirannya, motor skutik Honda ini juga meraih gelar Rookie of The Year - Otomotif Award 2020.
Read MoreTHE MANDALIKA, 1 NOVEMBER 2021 – Guna meminimalisir risiko penularan COVID-19, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK Mandalika)/The Mandalika, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku bagian dari ITDC Group, bersama dengan Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) mematangkan kesiapan sarana prasarana kesehatan dan protokol kesehatan (protkes) penyelenggaraan event MOTUL FIM Superbike World Championship (WSBK) Indonesia 2021 yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit, The Mandalika, Lombok, NTB pada 19-21 November mendatang. Protokol kesehatan yang disiapkan ini akan memaksimalkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi dengan mewajibkan seluruh pihak yang terlibat untuk menggunakan aplikasi tersebut. Selain itu, penyelenggara event meminta seluruh tim official, komite, pekerja, media maupun penonton untuk mematuhi protkes dan alur pemeriksaan sebelum memasuki area Sirkuit.Skema protkes bagi penonton yang membeli tiket secara online antara lain, melakukan pemindaian aplikasi PeduliLindungi untuk menunjukkan hasil bahwa penonton telah melaksanakan dua kali vaksin COVID-19 dan memiliki hasil swab antigen (1x24 jam) atau PCR (3x24 jam) negatif COVID-19. Para penonton selanjutnya dapat menukarkan tiket ‘on-the-spot’ pada tiket booth yang telah disediakan tim penyelenggara dan menerima gelang QR untuk divalidasi. Jika hasilnya layak, para penonton yang telah divalidasi mengikuti screening dan tetap mematuhi protkes yakni menggunakan dobel masker, face shield, dan menjaga jarak. Apabila hasilnya tidak layak, maka para penonton akan dipersilakan pulang atau dirujuk ke rumah sakit rujukan COVID-19. Setelahnya, akan mendapatkan opsi refund atau menggunakan tiket yang sama pada tahun berikutnya. Di samping pembelian tiket secara online, pengelola juga menyiapkan skema pembelian tiket on-site. Protkes untuk penonton yang ingin membeli tiket secara on-site adalah akan dicek suhu tubuhnya terlebih dahulu dan tetap harus menunjukkan bukti swab antigen/PCR pada aplikasi PeduliLindungi. Setelahnya, masyarakat dapat melakukan transaksi tunai maupun non tunai untuk mendapatkan struk pembelian tiket dan menukarkannya dengan gelang QR sesuai warna grand stand/tribun.Sementara protkes bagi komite, pekerja, dan media adalah melakukan pemindaian pada aplikasi PeduliLindungi untuk menunjukkan hasil bahwa penonton telah melaksanakan dua kali vaksin COVID-19 dan memiliki hasil swab antigen (1x24 jam) atau PCR (3x24 jam) negatif COVID-19. Jika hasilnya layak, mereka akan mendapatkan ID Card dan gelang untuk diskrining dan divalidasi. Apabila hasilnya tidak layak, maka user dipersilakan untuk pulang atau dirujuk ke rumah sakit rujukan Covid-19. Lokasi pemeriksaan berada di tiga titik pengecekan protkes yakni di area Bazaar Mandalika, area utara Sirkuit, dan area Tanjung Aan, The Mandalika. Pengelola juga menyediakan fasilitas kesehatan berupa tenda protkes yang berisi pelayanan swab antigen dan PCR, berkolaborasi bersama RSUD Provinsi NTB. Sementara di area Sirkuit, ITDC-MGPA juga menyiapkan satu ruang isolasi, tujuh tenda medis, dua ruang mini klinik, dan enam unit ambulans. Ruang isolasi berfungsi untuk melokalisir sementara pasien tersuspek COVID-19 di area event WSBK yang akan diserahterimakan kepada Satgas yang bertanggung jawab. Ruang isolasi ini akan didampingi oleh Dokter Umum dan Perawat. Sementara tenda medis akan difungsikan sebagai akses cepat ke pasien, triase, stabilisasi, fasilitas untuk menangani cedera/penyakit ringan, serta transportasi. Tenda medis juga akan diisi oleh perawat, paramedik, dan dokter umum. Sedangkan, penyediaan mini klinik akan menjadi tindakan lanjutan bagi pasien yang tidak mendapatkan fasilitas di tenda medis seperti infus maupun injeksi. Di dalam mini klinik akan ada dokter spesialis, dokter umum, perawat, dan paramedik. Adapun 6 unit ambulans disediakan sebagai bantuan paramedis gawat darurat dan transportasi pelayanan kesehatan ke rumah sakit yang dirujuk.Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah mengatakan, “Kami menyampaikan terima kasih kepada tim Kemenkes dan RSUD Provinsi NTB yang telah memberikan dukungan total dalam mempersiapkan kelengkapan sarana prasarana layanan dan protkes menjelang WSBK di The Mandalika. Skema protkes ini telah kami matangkan dengan pihak Kemenkes pada hari Rabu (27/10) lalu melalui rapat koordinasi dan peninjauan pada medical center dan beberapa titik lainnya di area Sirkuit.”“Layanan dan protkes ini akan terus kami matangkan hingga betul-betul siap untuk dijalankan pada saat penyelenggaraan event. Dengan layanan kesehatan dan protkes yang matang dan lengkap, kami yakinkan para penonton tidak perlu khawatir apabila mengalami kegawatdaruratan saat event WSBK Indonesia 2021 berlangsung,” tutup Ricky.
Read MoreNusa Dua, 29 Oktober 2021 – Menyambut pembukaan pariwisata Bali untuk wisatawan mancanegara, 11 hotel dalam Kawasan The Nusa Dua, kawasan yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata di Indonesia, telah ditetapkan sebagai hotel karantina bagi para pelaku perjalanan dari luar negeri.Kesebelas hotel tersebut adalah Melia Bali, Nusa Dua Beach Hotel and Spa, The Westin Resort Nusa Dua Bali, The Laguna a Luxury Collection Resort and Spa Nusa Dua, Courtyard by Marriott Nusa Dua, Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, Merusaka Nusa Dua, Novotel Bali Nusa Dua Hotel and Residences, Grand Hyatt Bali, Amarterra Villas Bali Nusa Dua, serta Mercure Bali Nusa Dua.Penetapan dilakukan oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 (Satgas COVID-19) Provinsi Bali berdasarkan surat rekomendasi Satgas COVID-19 Provinsi Bali kepada 55 hotel di Bali sebagai tempat akomodasi atau hotel karantina bagi para pelaku perjalanan dari luar negeri di Provinsi Bali. Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi penetapan 11 hotel di The Nusa Dua sebagai hotel karantina bagi pelaku perjalanan dari luar negeri oleh Satgas COVID-19 Provinsi Bali. Penetapan ini merupakan salah satu wujud kepercayaan pemangku kepentingan atas kesiapan kawasan kami dalam menyambut wisatawan di masa adaptasi kebiasaan baru. Saat ini kami tengah berkoordinasi dengan Satgas COVID-19 Provinsi Bali terkait Standard Operating Prosedure (SOP) penerimaan wisatawan mancanegara ini di kawasan kami.”.Ardita menambahkan, “The Nusa Dua yang ditetapkan pemerintah sebagai Green Zone Destination atau kawasan bebas COVID-19, terus melakukan berbagai upaya guna mempersiapkan kawasan untuk menerima wisatawan kembali, diantaranya penyiapan tata kelola kawasan berbasis protokol kesehatan, sertifikasi Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) bagi kawasan dan tenant, penyelesaian program vaksinasi COVID-19 bagi seluruh pekerja di dalam kawasan serta pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi. Kami bersama tenant juga secara proaktif melakukan sosialisasi 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta mengurangi mobilitas) baik kepada karyawan, pengunjung, maupun masyarakat umum sebagai langkah menekan penyebaran COVID-19 dalam kawasan.”.Saat ini, kawasan The Nusa Dua beserta 28 tenant di dalamnya telah mengantongi Sertifikat CHSE dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenparekraf). Bersamaan dengan sertifikasi CHSE tersebut, para tenant sekaligus mendapatkan Labelling Indonesia Care dari Kemenparekraf berupa Sertifikat serta Stiker “I DO CARE” yang dipasang pada lobby, reception, restoran maupun toilet hotel. Dengan sertifikat dan labelling ini, kawasan The Nusa Dua dan tenant yang beroperasi tersebut dinyatakan telah menjalankan standar-standar penerapan CHSE sesuai kriteria dan penilaian yang ditetapkan Pemerintah, sehingga dapat dipilih oleh wisatawan untuk dikunjungi atau beraktivitas di tengah pandemi, termasuk sebagai hotel karantina bagi wisatawan mancanegara saat pembukaan kembali pariwisata Bali nanti. ”Dengan sertifikasi CHSE dan berbagai upaya mitigasi COVID-19 yang kami lakukan, kami yakin dapat menjalankan kepercayaan yang diberikan Pemerintah untuk menerima kedatangan wisatawan mancanegara di kawasan kami, baik sebagai bagian dari prosedur karantina yang dipersyarakatkan, maupun sebagai lokasi tinggal dan beraktivitas selama para wisatawan tersebut berlibur dan berwisata di Bali. Kami berterima kasih atas dukungan para tenant dalam membantu kami mewujudkan kawasan The Nusa Dua sebagai kawasan yang sehat, aman dan nyaman bagi wisatawan. Semoga seluruh upaya ini dapat membangkitkan kembali pariwisata Bali dan menggerakkan perekonomian masyarakat Bali dan Indonesia,” tutup Ardita.
Read MoreTHE MANDALIKA, 26 OKTOBER 2021 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK Mandalika)/The Mandalika bersama dengan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku bagian dari ITDC Group, terus melengkapi Pertamina Mandalika International Street Circuit, The Mandalika, Lombok, NTB guna menggelar event MOTUL FIM Superbike World Championship (WSBK) 2021 seri Indonesia yang akan berlangsung pada 19-21 November mendatang.Kelengkapan yang tengah disiapkan antara lain pengecatan kerb pada main track Sirkuit, pekerjaan konstruksi Pit Building, tahap finishing pada Race Control dan Observation Deck, pemasangan Grand Stand/tribun penonton, serta pengisian fasilitas medis pada Medical Center.Pengecatan kerb yang berfungsi sebagai marka, menggunakan alat dan cat khusus dari Jerman. Pengecatan kerb ini dilakukan oleh perusahaan spesialis Race Track yaitu Roadgrip yang berasal dari Inggris dengan subsidiary mereka yaitu Roadgrip Motorsport Indonesia (RMI), yang dilaksanakan oleh tenaga spesialis yang telah mengerjakan sirkuit-sirkuit seluruh dunia seperti Austin, Texas; Zaandvort, Belanda; Yas Marina, Abudhabi; dan lain-lain. Selanjutnya, pengerjaan konstruksi pada Pit Building. Saat ini tengah dibangun Pit Building berkapasitas 50 garasi dengan total panjang 350 meter yang akan digunakan oleh para tim dan kru pembalap. Pit Building ini dibangun dengan sistem modular yang terdiri dari lantai dasar, lantai dua, dan lantai tiga. Lantai dasar merupakan lokasi untuk para pembalap dan teknisi atau kru balap. Lantai dua merupakan tempat tribun penonton VVIP dan media center. Pada area ini, para penonton dapat melihat event balap dengan jelas karena berhadapan langsung dengan start/finish line Sirkuit. Sementara lantai tiga merupakan tempat fasilitas - fasilitas pendukung lainnya. Kontruksi pit building menggunakan modular ini telah dihitung oleh ahli teknis sehingga aman dan memenuhi syarat untuk digunakan dalam event balap motor berkelas internasional.Adapun prasarana lainnya yaitu Race Control yang merupakan lokasi supervisi jalannya balapan saat ini sedang dalam tahap finishing fasad dan instalasi Race Electronics. Sementara, Observation Deck di area Sirkuit juga dalam tahap finishing pada area toilet dan area drop off. Terkait tribun penonton, saat ini juga tengah dilakukan pemasangan grand stand yang tersebar di sejumlah titik di area Sirkuit. Sejumlah titik tersebut antara lain berdekatan dengan tikungan 15, 16, 17, 1, dan berdekatan pada finish line. Grand stand ini ditargetkan akan selesai terpasang sebelum event berlangsung. Sementara untuk fasilitas medis, saat ini sudah terpenuhi di Medical Center pada area Sirkuit, termasuk helipad. Dalam mendukung kebutuhan medis di area Sirkuit, telah diberikan pelatihan selama 6 hari bagi tenaga medis yang akan bertugas di Medical Center terkait evakuasi medis via Helikopter, Intervensi Car, Ambulance, Ground Post dan Pit Lane Ground Post sebagai simulasi apabila ada kecelakaan yang terjadi pada pembalap sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang ditentukan. Fasilitas medis ini mendapat dukungan dari RSUP Provinsi NTB dan Kementerian Kesehatan RI.Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro mengatakan, “Di tengah pandemi dan semakin dekatnya waktu penyelenggaraan, kami berupaya sangat keras untuk melaksanakan sejumlah pekerjaan di lapangan agar kelengkapan sirkuit dapat selesai tepat waktu. Dengan dukungan dan sinergi yang kuat dengan seluruh pihak, kami optimistis dapat mengejar tenggat penyelesaian kelengkapan sirkuit ini. Dan kami pastikan seluruh kegiatan pembangunan yang tengah dilaksanakan tetap memperhatikan aspek K3 yaitu keselamatan dan kesehatan kerja serta sesuai dengan SOP di lapangan. Kami berterima kasih kepada seluruh tim konstruksi yang tetap bersemangat dan tidak kenal lelah dalam mewujudkan mimpi bangsa Indonesia untuk kembali menyaksikan event balap motor berkelas internasional di negeri sendiri.”Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah menuturkan, “Melihat kelengkapan fasilitas dan kualitas sirkuit ini, kami optimistis dapat lolos proses homologasi oleh Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM). Selain itu, dengan semua fasilitas pendukung yang tengah kami persiapkan, kami menyatakan siap menggelar kejuaraan balap motor internasional pertama di Pertamina Mandalika International Street Circuit yaitu WSBK Indonesia 2021 pada November mendatang. Sekali lagi kami mengajak masyarakat untuk menyaksikan secara langsung dan menjadi bagian dari sejarah besar balap motor tanah air.”
Read MoreThe Nusa Dua, 24 Oktober 2021 – The Nusa Dua, kawasan pariwisata yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ITDC, BUMN pengembang kawasan pariwisata di Indonesia, menggelar fogging (pengasapan) dan Larva Ciding (pengendalian jentik pada air tergenang) di lingkungan kawasan The Nusa Dua pada Sabtu (23 Oktober 2021). Kegiatan yang diselenggarakan bekerjasama dengan DPP ASSPPHAMI (Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia) Bali ini bertujuan untuk menciptakan kawasan pariwisata yang sehat serta sebagai dukungan dibukanya kembali pariwisata Bali untuk wisatawan mancanegara. Kegiatan fogging dan larva ciding dilakukan menggunakan momentum Hari Nyamuk Nusantara yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2021.Kegiatan fogging dan larva ciding ini dilakukan meliputi seluruh common area kawasan The Nusa Dua dan berlanjut ke Puja Mandala Nusa Dua dengan menerjunkan 18 tenaga. Selanjutnya, kegiatan ini akan dilaksanakan pula di Desa Wisata Pinge sebagai Desa Wisata Binaan ITDC pada pekan mendatang. DPD ASSPPHAMI Bali sendiri merupakan asosiasi yang beranggotakan 38 perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengendali hama di Bali.Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, “Di tengah kewaspadaan penularan COVID-19, kegiatan fogging dan larva ciding ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan wisatawan dan masyarakat yang melakukan aktivitas di kawasan, khususnya dalam upaya pencegahan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk. Kami berterima kasih kepada DPP ASSPPHAMI karena telah menginisiasi kegiatan ini yang sangat bermanfaat bagi kawasan kami. Kami berharap kegiatan ini akan menjadi program berkelanjutan sebagai salah satu bentuk penerapan Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) di kawasan kami.”.ITDC sebagai pengelola kawasan The Nusa Dua secara konsisten melakukan kegiatan fogging sebanyak 2 kali seminggu sebagai upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah di kawasan The Nusa Dua, disamping penerapan 3M (menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air serta mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk). Selain itu, juga dilakukan pembersihan sampah plastik secara berkala serta penyisiran genangan air di Kawasan.Ketua DPP ASSPPHAMI Bali Gede Subadi mengatakan, “DPP ASSPPHAMI Bali hadir sebagai wadah dalam membantu terwujudnya pariwisata Bali bebas dari penyakit yang disebabkan oleh hama. Pemilihan Kawasan The Nusa Dua sebagai tempat terselenggaranya kegiatan ini dikarenakan Kawasan ini dipandang sebagai pionir pariwisata di Bali. Diharapkan selain fokus dalam menciptakan lingkungan higienis serta steril dari COVID-19, pengendalian hama nyamuk di Kawasan The Nusa Dua juga turut dilakukan untuk mengantisipasi penyakit tambahan yang disebabkan oleh vector seperti halnya nyamuk.”.
Read MoreJAKARTA, 23 OKTOBER 2021 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK Mandalika)/The Mandalika bersama dengan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku bagian dari ITDC Group, pada hari ini resmi memulai penjualan 25.000 tiket menonton event MOTUL FIM Superbike World Championship (WSBK) Indonesia 2021 yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit, The Mandalika, Lombok, NTB pada 19-21 November mendatang. Penjualan tiket untuk menonton WSBK ini dibuka secara serentak pada pukul 18.00 WIB atau 19.00 WITA pada lima platform digital travel antara lain website Xplorindonesia (Xplorin.id), tiketapasaja.com, tiketmu.id, Dyandratiket.com, dan tiket.com. Harga tiket WSBK Indonesia 2021 tersedia di kisaran harga Rp 795.000 hingga Rp 2.820.000 (belum termasuk Pajak) berlaku untuk menonton selama 3 hari (19-21 November 2021). Harga tiket ini ditentukan berdasarkan lokasi duduk atau tribun penonton saat event penyelenggaraan WSBK. Harga tiket termurah adalah Standard Grand Stand di kisaran Rp 795.000 - 995.000. Tribun penonton ini berada di dekat tikungan 15 dan tikungan 17. Harga tiket yang lain yaitu West Grand Stand berdekatan dengan tikungan 15 seharga Rp 1.395.000, Main Grand Stand yang berada di dekat tikungan satu dan tikungan 16 Sirkuit memiliki kisaran harga Rp 1.850.000 - 2.350.000, dan Premiere Grand Stand yang lokasi duduknya menghadap gate start dan finish pembalap di kisaran harga Rp 2.650.000 - 2.820.000.Di samping lokasi titik tersebut, penyelenggara event juga telah menyiapkan kategori Hospitality Suites, yang terdiri dari dua kelas, Premiere Class yang dibanderol harga Rp 19.500.000 dan Deluxe Class dengan harga Rp 14.950.000 yang berlaku untuk tiga hari. Premiere Class ini berlokasi di lantai 2 Pit Bulding sehingga memudahkan penonton untuk berinteraksi dengan pembalap, sementara Deluxe Class berlokasi di VIP Village berdekatan dengan Paddock Sirkuit.Bagi masyarakat yang ingin menonton secara langsung event WSBK di Pertamina Mandalika International Street Circuit diwajibkan memenuhi kriteria tertentu, antara lain membeli tiket melalui jalur resmi yang ditentukan, berusia 12 tahun keatas dan sudah melakukan dua kali vaksin COVID-19, membawa dan menunjukkan hasil swab antigen (1x24 jam)/PCR (2x24 jam) negatif COVID-19 sebelum memasuki area Sirkuit melalui aplikasi PeduliLindungi serta melakukan pemindaian QR code yang disiapkan oleh pengelola untuk masuk Sirkuit. Apabila penonton belum terdaftar pada aplikasi PeduliLindungi, diwajibkan untuk menunjukkan hasil tes swab antigen/PCR dari Rumah Sakit/Klinik serta sertifikat vaksin dengan prosedur yang dikirim ke email terdaftar. Calon penonton yang telah membeli tiket melalui platform digital tersebut akan diminta untuk mengisi data diri. Data tersebut akan tersimpan dalam server kemudian mendapatkan e-voucher untuk dapat ditukarkan ke penukaran tiket saat event WSBK berlangsung dengan menunjukkan syarat-syarat yang telah dipenuhi sesuai ketentuan pengelola event. Apabila syarat tersebut terpenuhi, mereka dapat melakukan pemindaian QR Code dan mendapatkan gelang QR sesuai dengan lokasi duduknya.Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah mengajak pecinta balap tanah air untuk menyaksikan langsung WSBK 2021 di Pertamina Mandalika International Street Circuit. “WSBK Indonesia 2021 ini adalah sebuah balapan yang istimewa karena sejumlah hal. Pertama, event ini adalah event balap motor internasional pertama yang akan berlangsung di sirkuit baru yaitu Pertamina Mandalika International Street Circuit. Kedua, WSBK Indonesia adalah penutup musim kejuaraan WSBK 2021 sehingga akan menjadi lokasi penentuan juara dunia WSBK 2021 antara dua pembalap yang tengah bersaing yaitu pemimpin klasemen Toprak Razgatlioglu dan juara bertahan Jonathan Rea. Oleh karena itu, jangan lewatkan kesempatan menyaksikan secara langsung pertarungan sengit antar keduanya pada November mendatang dan jadilah bagian dari sejarah besar di dunia balap motor ini.”
Read MoreJAKARTA, 21 OKTOBER 2021 - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK Mandalika)/The Mandalika bersama dengan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku bagian dari ITDC Group, mengumumkan harga tiket balap motor MOTUL FIM Superbike World Championship (WSBK) 2021 yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit, The Mandalika, Lombok, NTB pada 19-21 November mendatang.Tiket untuk menonton WSBK memiliki variasi harga dengan kisaran Rp 795.000 hingga Rp 2.820.000 (belum termasuk Pajak) yang berlaku untuk menonton selama 3 hari (19-21 November 2021). Harga tiket ini ditentukan berdasarkan lokasi duduk atau tribun penonton saat event penyelenggaraan WSBK.Harga tiket termurah adalah Standard Grand Stand di kisaran Rp 795.000 - 995.000. Tribun penonton ini berada di dekat tikungan 15 dan tikungan 17. Harga tiket yang lain yaitu West Grand Stand berdekatan dengan tikungan 15 seharga Rp 1.395.000, Main Grand Stand yang berada di dekat tikungan satu dan tikungan 16 Sirkuit memiliki kisaran harga Rp 1.850.000 - 2.350.000, dan Premiere Grand Stand yang lokasi duduknya menghadap gate start dan finish pembalap di kisaran harga Rp 2.650.000 - 2.820.000.Di samping lokasi titik tersebut, penyelenggara event juga telah menyiapkan kategori Hospitality Suites, yang terdiri dari dua kelas, Premiere Class yang dibanderol harga Rp 19.500.000 dan Deluxe Class dengan harga Rp 14.950.000 yang berlaku untuk tiga hari. Premiere Class ini berlokasi di lantai 2 Pit Bulding sehingga memudahkan penonton untuk berinteraksi dengan pembalap, sementara Deluxe Class berlokasi di VIP Village berdekatan dengan Paddock Sirkuit.Tiket dapat dibeli mulai tanggal 23 Oktober 2021, melalui website Xplorindonesia (Xplorin.id) dan partner resmi penjualan tiket, antara lain tiketapasaja.com, tiketmu.id, Dyandratiket.com, dan tiket.com. Total tiket yang dijual sebanyak 25.000 tiket.Sebagai informasi, Xplorin merupakan unit usaha ITDC berbasis platform digital aplikasi smartphone dan situs yang melayani wisatawan untuk terhubung dengan beragam event ataupun berbagai akomodasi yang tersebar di Indonesia.Bagi masyarakat yang ingin menonton secara langsung event WSBK di Pertamina Mandalika International Street Circuit diwajibkan untuk memenuhi kriteria tertentu, antara lain membeli tiket melalui jalur resmi yang ditentukan, berusia 12 tahun keatas dan sudah melakukan dua kali vaksin COVID-19, membawa dan menunjukkan hasil swab antigen (1x24 jam)/PCR (2x24 jam) negatif COVID-19 sebelum memasuki area Sirkuit melalui aplikasi PeduliLindungi serta melakukan pemindaian QR code yang disiapkan oleh pengelola untuk masuk Sirkuit. Apabila penonton belum terdaftar pada aplikasi PeduliLindungi, diwajibkan untuk menunjukkan hasil tes swab antigen/PCR dari Rumah Sakit/Klinik serta sertifikat vaksin dengan prosedur yang dikirim ke email terdaftar.
Read More