The Nusa Dua, 24 Oktober 2021 – The Nusa Dua, kawasan pariwisata yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ITDC, BUMN pengembang kawasan pariwisata di Indonesia, menggelar fogging (pengasapan) dan Larva Ciding (pengendalian jentik pada air tergenang) di lingkungan kawasan The Nusa Dua pada Sabtu (23 Oktober 2021). Kegiatan yang diselenggarakan bekerjasama dengan DPP ASSPPHAMI (Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia) Bali ini bertujuan untuk menciptakan kawasan pariwisata yang sehat serta sebagai dukungan dibukanya kembali pariwisata Bali untuk wisatawan mancanegara. Kegiatan fogging dan larva ciding dilakukan menggunakan momentum Hari Nyamuk Nusantara yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2021.Kegiatan fogging dan larva ciding ini dilakukan meliputi seluruh common area kawasan The Nusa Dua dan berlanjut ke Puja Mandala Nusa Dua dengan menerjunkan 18 tenaga. Selanjutnya, kegiatan ini akan dilaksanakan pula di Desa Wisata Pinge sebagai Desa Wisata Binaan ITDC pada pekan mendatang. DPD ASSPPHAMI Bali sendiri merupakan asosiasi yang beranggotakan 38 perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengendali hama di Bali.Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, “Di tengah kewaspadaan penularan COVID-19, kegiatan fogging dan larva ciding ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan wisatawan dan masyarakat yang melakukan aktivitas di kawasan, khususnya dalam upaya pencegahan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk. Kami berterima kasih kepada DPP ASSPPHAMI karena telah menginisiasi kegiatan ini yang sangat bermanfaat bagi kawasan kami. Kami berharap kegiatan ini akan menjadi program berkelanjutan sebagai salah satu bentuk penerapan Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) di kawasan kami.”.ITDC sebagai pengelola kawasan The Nusa Dua secara konsisten melakukan kegiatan fogging sebanyak 2 kali seminggu sebagai upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah di kawasan The Nusa Dua, disamping penerapan 3M (menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air serta mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk). Selain itu, juga dilakukan pembersihan sampah plastik secara berkala serta penyisiran genangan air di Kawasan.Ketua DPP ASSPPHAMI Bali Gede Subadi mengatakan, “DPP ASSPPHAMI Bali hadir sebagai wadah dalam membantu terwujudnya pariwisata Bali bebas dari penyakit yang disebabkan oleh hama. Pemilihan Kawasan The Nusa Dua sebagai tempat terselenggaranya kegiatan ini dikarenakan Kawasan ini dipandang sebagai pionir pariwisata di Bali. Diharapkan selain fokus dalam menciptakan lingkungan higienis serta steril dari COVID-19, pengendalian hama nyamuk di Kawasan The Nusa Dua juga turut dilakukan untuk mengantisipasi penyakit tambahan yang disebabkan oleh vector seperti halnya nyamuk.”.
Read MoreJAKARTA, 23 OKTOBER 2021 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK Mandalika)/The Mandalika bersama dengan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku bagian dari ITDC Group, pada hari ini resmi memulai penjualan 25.000 tiket menonton event MOTUL FIM Superbike World Championship (WSBK) Indonesia 2021 yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit, The Mandalika, Lombok, NTB pada 19-21 November mendatang. Penjualan tiket untuk menonton WSBK ini dibuka secara serentak pada pukul 18.00 WIB atau 19.00 WITA pada lima platform digital travel antara lain website Xplorindonesia (Xplorin.id), tiketapasaja.com, tiketmu.id, Dyandratiket.com, dan tiket.com. Harga tiket WSBK Indonesia 2021 tersedia di kisaran harga Rp 795.000 hingga Rp 2.820.000 (belum termasuk Pajak) berlaku untuk menonton selama 3 hari (19-21 November 2021). Harga tiket ini ditentukan berdasarkan lokasi duduk atau tribun penonton saat event penyelenggaraan WSBK. Harga tiket termurah adalah Standard Grand Stand di kisaran Rp 795.000 - 995.000. Tribun penonton ini berada di dekat tikungan 15 dan tikungan 17. Harga tiket yang lain yaitu West Grand Stand berdekatan dengan tikungan 15 seharga Rp 1.395.000, Main Grand Stand yang berada di dekat tikungan satu dan tikungan 16 Sirkuit memiliki kisaran harga Rp 1.850.000 - 2.350.000, dan Premiere Grand Stand yang lokasi duduknya menghadap gate start dan finish pembalap di kisaran harga Rp 2.650.000 - 2.820.000.Di samping lokasi titik tersebut, penyelenggara event juga telah menyiapkan kategori Hospitality Suites, yang terdiri dari dua kelas, Premiere Class yang dibanderol harga Rp 19.500.000 dan Deluxe Class dengan harga Rp 14.950.000 yang berlaku untuk tiga hari. Premiere Class ini berlokasi di lantai 2 Pit Bulding sehingga memudahkan penonton untuk berinteraksi dengan pembalap, sementara Deluxe Class berlokasi di VIP Village berdekatan dengan Paddock Sirkuit.Bagi masyarakat yang ingin menonton secara langsung event WSBK di Pertamina Mandalika International Street Circuit diwajibkan memenuhi kriteria tertentu, antara lain membeli tiket melalui jalur resmi yang ditentukan, berusia 12 tahun keatas dan sudah melakukan dua kali vaksin COVID-19, membawa dan menunjukkan hasil swab antigen (1x24 jam)/PCR (2x24 jam) negatif COVID-19 sebelum memasuki area Sirkuit melalui aplikasi PeduliLindungi serta melakukan pemindaian QR code yang disiapkan oleh pengelola untuk masuk Sirkuit. Apabila penonton belum terdaftar pada aplikasi PeduliLindungi, diwajibkan untuk menunjukkan hasil tes swab antigen/PCR dari Rumah Sakit/Klinik serta sertifikat vaksin dengan prosedur yang dikirim ke email terdaftar. Calon penonton yang telah membeli tiket melalui platform digital tersebut akan diminta untuk mengisi data diri. Data tersebut akan tersimpan dalam server kemudian mendapatkan e-voucher untuk dapat ditukarkan ke penukaran tiket saat event WSBK berlangsung dengan menunjukkan syarat-syarat yang telah dipenuhi sesuai ketentuan pengelola event. Apabila syarat tersebut terpenuhi, mereka dapat melakukan pemindaian QR Code dan mendapatkan gelang QR sesuai dengan lokasi duduknya.Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah mengajak pecinta balap tanah air untuk menyaksikan langsung WSBK 2021 di Pertamina Mandalika International Street Circuit. “WSBK Indonesia 2021 ini adalah sebuah balapan yang istimewa karena sejumlah hal. Pertama, event ini adalah event balap motor internasional pertama yang akan berlangsung di sirkuit baru yaitu Pertamina Mandalika International Street Circuit. Kedua, WSBK Indonesia adalah penutup musim kejuaraan WSBK 2021 sehingga akan menjadi lokasi penentuan juara dunia WSBK 2021 antara dua pembalap yang tengah bersaing yaitu pemimpin klasemen Toprak Razgatlioglu dan juara bertahan Jonathan Rea. Oleh karena itu, jangan lewatkan kesempatan menyaksikan secara langsung pertarungan sengit antar keduanya pada November mendatang dan jadilah bagian dari sejarah besar di dunia balap motor ini.”
Read MoreJAKARTA, 21 OKTOBER 2021 - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK Mandalika)/The Mandalika bersama dengan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku bagian dari ITDC Group, mengumumkan harga tiket balap motor MOTUL FIM Superbike World Championship (WSBK) 2021 yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit, The Mandalika, Lombok, NTB pada 19-21 November mendatang.Tiket untuk menonton WSBK memiliki variasi harga dengan kisaran Rp 795.000 hingga Rp 2.820.000 (belum termasuk Pajak) yang berlaku untuk menonton selama 3 hari (19-21 November 2021). Harga tiket ini ditentukan berdasarkan lokasi duduk atau tribun penonton saat event penyelenggaraan WSBK.Harga tiket termurah adalah Standard Grand Stand di kisaran Rp 795.000 - 995.000. Tribun penonton ini berada di dekat tikungan 15 dan tikungan 17. Harga tiket yang lain yaitu West Grand Stand berdekatan dengan tikungan 15 seharga Rp 1.395.000, Main Grand Stand yang berada di dekat tikungan satu dan tikungan 16 Sirkuit memiliki kisaran harga Rp 1.850.000 - 2.350.000, dan Premiere Grand Stand yang lokasi duduknya menghadap gate start dan finish pembalap di kisaran harga Rp 2.650.000 - 2.820.000.Di samping lokasi titik tersebut, penyelenggara event juga telah menyiapkan kategori Hospitality Suites, yang terdiri dari dua kelas, Premiere Class yang dibanderol harga Rp 19.500.000 dan Deluxe Class dengan harga Rp 14.950.000 yang berlaku untuk tiga hari. Premiere Class ini berlokasi di lantai 2 Pit Bulding sehingga memudahkan penonton untuk berinteraksi dengan pembalap, sementara Deluxe Class berlokasi di VIP Village berdekatan dengan Paddock Sirkuit.Tiket dapat dibeli mulai tanggal 23 Oktober 2021, melalui website Xplorindonesia (Xplorin.id) dan partner resmi penjualan tiket, antara lain tiketapasaja.com, tiketmu.id, Dyandratiket.com, dan tiket.com. Total tiket yang dijual sebanyak 25.000 tiket.Sebagai informasi, Xplorin merupakan unit usaha ITDC berbasis platform digital aplikasi smartphone dan situs yang melayani wisatawan untuk terhubung dengan beragam event ataupun berbagai akomodasi yang tersebar di Indonesia.Bagi masyarakat yang ingin menonton secara langsung event WSBK di Pertamina Mandalika International Street Circuit diwajibkan untuk memenuhi kriteria tertentu, antara lain membeli tiket melalui jalur resmi yang ditentukan, berusia 12 tahun keatas dan sudah melakukan dua kali vaksin COVID-19, membawa dan menunjukkan hasil swab antigen (1x24 jam)/PCR (2x24 jam) negatif COVID-19 sebelum memasuki area Sirkuit melalui aplikasi PeduliLindungi serta melakukan pemindaian QR code yang disiapkan oleh pengelola untuk masuk Sirkuit. Apabila penonton belum terdaftar pada aplikasi PeduliLindungi, diwajibkan untuk menunjukkan hasil tes swab antigen/PCR dari Rumah Sakit/Klinik serta sertifikat vaksin dengan prosedur yang dikirim ke email terdaftar.
Read MoreJAKARTA, 19 OKTOBER 2021 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK Mandalika)/The Mandalika bersama dengan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku bagian dari ITDC Group, telah siap untuk menggelar event sport tourism, khususnya balap motor FIM MOTUL World Superbike (WSBK) pada bulan November 2021 serta FIM MotoGP World Championship (MotoGP) Seri Indonesia pada Maret 2022 di The Mandalika, Lombok, NTB.Salah satu wujud kesiapan ini adalah dengan diluncurkannya Logo Mandalika GP Series dan Mandalika Xperiences dalam acara bertajuk “Get Ready to Race” yang berlangsung di KAUM Restaurant, Jakarta, Selasa, (19/10/2021). Hadir dalam acara ini Direktur Keuangan, Strategi dan Manajemen Risiko ITDC Nugdha Achadie, Direktur Pengembangan Bisnis ITDC Ema Widiastuti, Direktur Utama MGPA Ricky F. Baheramsjah, serta Wakil Direktur MGPA Cahyadi Wanda.Logo Mandalika GP Series akan menjadi identitas resmi untuk semua event yang berkaitan dengan balap (racing) yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit. Sementara logo Mandalika Xperiences akan digunakan untuk event-event lainnya selain event balap seperti konser musik, kegiatan seni budaya, dan acara olahraga lainnya.Direktur Keuangan, Strategi dan Manajemen Risiko ITDC Nugdha Achadie mengatakan,”Hari ini, kami (ITDC) bersama MGPA secara resmi meluncurkan 2 logo yang akan kami gunakan dalam event-event yang akan dilaksanakan di The Mandalika. Dengan peluncuran logo identitas resmi ini kami nyatakan kesiapan kami dalam menggelar berbagai event sport tourism di The Mandalika, termasuk event balap yang akan berlangsung yaitu Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) pada tanggal 12 – 14 November 2021, FIM MOTUL World Superbike (WSBK) pada tanggal 19-21 November 2021 serta FIM MotoGP World Championship (MotoGP) Seri Indonesia pada Maret 2022. Kami berharap kegiatan ini dapat semakin meneguhkan dan memperkuat brand image The Mandalika sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) dengan konsep Sport Tourism Destination.”Terkait filosofi kedua logo tersebut, Direktur Utama MGPA Ricky F. Baheramsjah menjelaskan, “Kami memperkuat identitas resmi komunikasi dengan serangkaian warna-warna yang segar. Logo Mandalika GP Series menggunakan warna tropis yang menunjukkan kegembiraan baru dari olahraga balap melalui warna yang mewakili daya pikat yang hidup di wilayah Indonesia. Warna pada logo ini juga memiliki makna diantaranya, warna merah melambangkan kecepatan dan percaya diri, warna kuning melambangkan energi dan semangat, warna biru melambangkan tantangan dan kebebasan, serta warna abu-abu melambangkan profesionalisme serta adaptif.”“Sementara Logo Mandalika Experiences menggunakan warna segar guna memperkuat image Mandalika Experiences sebagai sumber hiburan. Warna-warna ini terinspirasi dari warna songket yang mewakili warisan budaya Indonesia. Selain itu, warna yang dipilih juga melambangkan kemeriahan dan keragaman yang akan ditemukan selama acara Mandalika Xperiences. Warna pada logo ini memiliki makna diantaranya, warna ungu melambangkan budaya dan ekspresi, warna kuning melambangkan energi dan semangat serta biru muda melambangkan emosi dan kreatifitas,” terang Ricky.Ricky menambahkan bahwa logo ini akan mulai digunakan oleh sejumlah event yang akan diselenggarakan bersamaan dengan gelaran WSBK pada November mendatang. Event pendamping gelaran WSBK ini dibuat untuk mengisi waktu para penonton diantara sesi balap sekaligus bertujuan mengurangi tekanan beban lalu lintas orang dan kendaraan yang meninggalkan venue pada saat acara utama selesai. Nantinya kegiatan pendamping akan melibatkan seniman, komunitas, dan UMKM lokal sebagai bentuk apresiasi dan upaya mendorong perekonomian lokal.Kegiatan pendamping tersebut antara lain pameran otomotif, instalasi workshop seni dan budaya lokal, pertunjukan musik skala kecil di beberapa titik, kegiatan talkshow terkait seni budaya serta dunia otomotif. Selain itu, UMKM & Culinary Festival berupa bazaar produk merchandise, kerajinan UMKM dan kuliner lokal. MGPA juga membuka kesempatan bagi semua pihak yang ingin berkolaborasi dalam menyukseskan event balap motor WSBK dan MotoGP maupun event lainnya yang digelar di Pertamina Mandalika International Street Circuit. Guna mempermudah pihak yang akan bekerjasama dengan MGPA, MGPA telah berpartner dengan PT Desain Lisensi Internasional (DLI), sehingga dapat membantu berbagai pihak yang ingin berkolaborasi dalam menggunakan brand Mandalika GP Series dan Mandalika Xperiences.“Event WSBK yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit ini merupakan sejarah besar dalam dunia balap motor tanah air. Oleh karena itu, kami mengajak semua pihak untuk bersama kami menjadi bagian dari sejarah ini,” ujar Ricky.Terkait kesiapan The Mandalika menyambut WSBK, saat ini konstruksi lintasan sirkuit telah mencapai 100% dan siap digunakan, sementara konstruksi beberapa fasilitas pendukung seperti Race Control, Pit Building, dan Medical Center ditargetkan siap digunakan saat balapan dimulai. Selain itu, ITDC bekerjasama dengan TNI dan Polri tengah menyiapkan command center sebagai pusat pengendalian keamanan saat event berlangsung. ITDC juga telah bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan untuk menyiapkan Manajemen & Rekayasa Lalu Lintas guna memperlancar arus penonton dari dan ke The Mandalika menuju sejumlah titik di Lombok. Selain itu, guna memastikan penerapan protokol kesehatan, akan dibentuk pula Satgas Protokol Kesehatan di lokasi acara, serta tenda-tenda masker untuk penyediaan secara gratis.“Kami percaya event balap motor yang akan berlangsung di The Mandalika ini akan memberikan multiplier effect yang besar bagi perekonomian serta mempercepat pemulihan pariwisata di NTB dan Indonesia pada masa adaptasi kebiasaan baru ini. Berdasarkan perhitungan, multiplier effect yang akan diperoleh antara lain nilai ekonomi yang dibangkitkan dari satu event WSBK/MotoGP mencapai tidak kurang dari Rp500 Miliar, serapan tenaga kerja kurang lebih sebesar 7.945 orang, peningkatan produk UMKM dengan penambahan tenaga kerja sebanyak paling tidak 3.000 orang, peningkatan kunjungan wisatawan ke Lombok hingga 19% dan tak kalah penting adalah perkuatan country branding bagi Indonesia. Oleh karena itu, kami mohon doa dan dukungan semua pihak agar event balap motor berkelas dunia yang akan kita gelar di The Mandalika dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” tutup Nugdha.
Read MoreTHE MANDALIKA, 15 OKTOBER 2021 – Pada hari ini, Wakil Menteri BUMN II (Wamen BUMN II) Kartika Wirjoatmojo melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika/The Mandalika, yang dikembangkan oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Mandalika Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kunjungan kerja Wamen BUMN II bertujuan untuk memastikan kesiapan The Mandalika dalam menyambut event FIM MOTUL World Superbike (WSBK) pada 19-21 November mendatang.Di The Mandalika, Wamen BUMN II melakukan pembahasan terkait persiapan penyelenggaraan bersama Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer, Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo, Direktur Teknik dan SDM ITDC Taufik Hidayat, dan Direksi BUMN lainnya antara lain PT PP (Persero), PT Aviasi Wisata Indonesia (Persero)/Aviata dan PT BRI (Persero) Tbk,. Selain membicarakan mengenai persiapan penyelenggaraan event WSBK, Wamen BUMN II bersama tamu lainnya juga melakukan peninjauan ke Pertamina Mandalika International Street Circuit dan Pullman Hotel & Resort Mandalika.Selain menerima kunjungan Wamen BUMN II, ITDC juga telah menerima kunjungan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto pada hari Kamis (14/10/2021). Menko Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan peninjauan ke kawasan The Mandalika di sela Kunjungan Kerja di Lombok, NTB. Dalam kunjungan ini, Menko Perekonomian, yang didampingi antara lain oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito, melakukan pertemuan dengan Gubernur NTB Zulkieflimansyah serta jajaran Direksi ITDC guna membahas persiapan event WSBK dan progres pengembangan The Mandalika yang ditetapkan pemerintah sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) dengan konsep Destinasi Pariwisata Olahraga/Sport Tourism Destination.Di samping melihat langsung kesiapan Pertamina Mandalika International Street Circuit menggelar WSBK, Menko Perekonomian dan rombongan juga berkesempatan untuk berkunjung ke Desa Wisata Sade untuk bertemu dengan pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjadi penyedia cinderamata lokal untuk event WSBK 2021.Seusai melakukan kunjungan kerja, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengaku terkesan dengan progres pembangunan sirkuit yang akan menjadi lokasi balap MotoGP dan World Superbike (WSBK). ”Sirkuitnya luar biasa, pemandangannya luar biasa. Menurut saya, tikungan 10 merupakan tikungan dengan pemandangan paling indah.”Airlangga menjelaskan, “Gelaran WSBK di KEK Mandalika tentu saja akan memberikan eksposur yang luar biasa terhadap pariwisata dalam negeri. Tentunya gelaran ini diharapkan mendatangkan semakin banyak wisatawan lokal dan internasional, serta menarik devisa untuk negara. Di saat yang bersamaan juga menggeliatkan kembali aktivitas perekonomian masyarakat Lombok.”Sementara terkait penyelenggaraan event dalam masa adaptasi kebiasaan baru, Menko Perekonomian menerangkan, "Seluruh gelaran acara WSBK juga akan diselenggarakan dengan protokol kesehatan (prokes) ketat, di mana jumlah penonton akan dibatasi maksimal 25 ribu orang dengan syarat telah menjalani vaksin dosis lengkap. Kru dan tim yang terlibat dalam WSBK pun diharuskan menjalankan karantina terlebih dahulu saat masuk ke Indonesia, dan pada saat acara seluruh peserta (Pembalap, Crew, Mekanik, Official, Media, dan Konsultan) hanya diperbolehkan beraktivitas di venue latihan/pertandingan sesuai dengan lokasi yang ditentukan. Untuk melengkapi kesemua hal tersebut, akan dibentuk pula Satgas Protokol Kesehatan di lokasi acara, serta tenda-tenda masker untuk penyediaan secara gratis”.Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer menyampaikan, “Terima kasih atas kunjungan Bapak Menko Perekonomian dan Wamen BUMN II dan dukungannya dalam mempersiapkan penyelenggaraan event WSBK mendatang. Kami juga mengucapkan terima kasih atas ijin untuk menghadirkan 25 ribu penonton dalam event WSBK. Dengan keputusan ini, kami memiliki kepastian dan dapat fokus untuk mempercepat persiapan-persiapan yang dibutuhkan dalam menyelenggarakan event WSBK.”Abdulbar menambahkan bahwa saat ini ITDC tengah fokus untuk memastikan kawasan The Mandalika, khususnya JKK, siap menjamu perhelatan WSBK. Konstruksi lintasan sirkuit telah mencapai 100% dan siap digunakan, sementara konstruksi beberapa fasilitas pendukung seperti Race Control, Pit Building, dan Medical Center ditargetkan siap digunakan saat balapan dimulai. Selain itu, ITDC bekerjasama dengan TNI dan Polri telah menyiapkan command center sebagai pusat pengendalian keamanan saat event berlangsung.“Sebelum event WSBK, akan diselenggarakan dua event olah raga di The Mandalika yaitu HK Endurance pada 17 Oktober 2021 dan Idematsu Asian Talent Cup (IATC) 12-14 November 2021. Kedua event ini bisa menjadi test case dalam menyelenggarakan event dalam masa adaptasi kebiasaan baru di The Mandalika. Harapannya, kedua event tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi kami dalam memperkuat persiapan menyambut event WSBK,” terang Abdulbar.Di luar persiapan yang dilakukan oleh ITDC, Pemerintah juga memberikan dukungan melalui Kementerian dan BUMN agar The Mandalika siap untuk menggelar event WSBK dan MotoGP. Dukungan tersebut antara lain, pembangunan akses jalan langsung/bypass sepanjang 17,39 KM dengan Right of Way (ROW) jalan selebar 50 meter dari Bandara Internasional Lombok (BIL) ke The Mandalika oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), penambahan panjang lintasan runway, upgrade kargo dan aksesibilitas, ekspansi apron dan pelebaran taxiway serta kegiatan promosi di Bandara Internasional Lombok yang dilakukan oleh Angkasa Pura I, pengembangan fasilitas kargo dan cruise oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan ASDP, penambahan kapasitas listrik di kawasan oleh PLN, serta pembukaan rute baru bus yang melayani sejumlah wilayah di Lombok menuju The Mandalika oleh DAMRI.Sementara, Kementerian Perhubungan memberikan dukungan antara lain penyiapan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas, pembangunan perlengkapan jalan dan bantuan teknis pembangunan perlengkapan jalan di DPSP Mandalika, dan penyiapan transportasi baik darat dan laut dari/ke The Mandalika dari sejumlah titik di Pulau Lombok dan Bali.“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam mempersiapkan penyelenggaran event WSBK ini. Kami optimistis event WSBK akan mempercepat pemulihan pariwisata sekaligus memberikan multiplier effect yang besar bagi Indonesia, NTB khususnya bagi masyarakat lingkar kawasan The Mandalika. Berdasarkan hitungan kami, event balap motor di The Mandalika akan mampu meningkatkan country branding Indonesia sebagai destinasi sport tourism, meningkatkan kunjungan wisatawan dan memberikan potensi ekonomi sebesar Rp500 miliar per tahun,” tutup Abdulbar.
Read MoreThe Nusa Dua, 13 Oktober 2021 - PT ITDC Nusantara Utilitas (ITDC NU), anak usaha PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), yang bergerak dalam bidang pengelolaan utilitas di kawasan pariwisata, terus berupaya untuk meningkatkan kelengkapan dan pelayanan utilitas di kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali, yang dikelola oleh ITDC. Untuk itu, pada hari ini ITDC NU dan PT Tower Bersama Group (TBG) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Penyediaan, Pengembangan dan Penyelenggaraan Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Kawasan The Nusa Dua,TBG adalah salah satu perusahaan penyedia menara telekomunikasi terbesar di Indonesia yang menjalankan usaha dalam bidang jasa penunjang telekomunikasi, meliputi jasa penyewaan dan pengelolaan menara Base Transceiver Station (BTS), jasa konsultasi bidang instalasi telekomunikasi serta melakukan investasi atau penyertaan pada perusahaan lain.Bertempat di Wantilan ITDC di Kawasan The Nusa Dua, penandatanganan PKS dilakukan oleh Direktur Utama ITDC NU A.A. Istri Ratna Dewi dan Direktur TBG Budianto Purwahjo, dan disaksikan oleh Direktur Pengembangan Bisnis ITDC Ema Widiastuti dan Chief Product and Innovation TBG Gusandi Sjamsudin. Kerjasama ini bertujuan untuk mengintegrasikan layanan TIK di kawasan The Nusa Dua guna meningkatkan pelayanan teknologi informasi dan komunikasi bagi pelaku usaha di The Nusa Dua serta mewujudkan visi The Nusa Dua sebagai Smart Resort. Melalui kerjasama ini, ITDC NU bersama TBG akan menyelenggarakan infrastruktur dan layanan TIK meliputi kegiatan untuk membangun, menempatkan, mengoperasikan, memelihara, mengelola dan/atau menyewakan infrastruktur dan layanan TIK kepada operator telekomunikasi/provider/pelanggan/end user.Dimulainya kerjasama ini juga ditandai dengan ground breaking pembangunan infrastruktur TIK berlokasi di Common Area kawasan The Nusa Dua. Nantinya infrastruktur TIK ini akan dikelola oleh ITDC NU dan TBG untuk memberikan layanan internet, telepon, TV, aplikasi beserta layanan lainnya kepada Internet Service Provider (ISP), tenant, dan publik di kawasan The Nusa Dua. Direktur Pengembangan Bisnis ITDC Ema Widiastuti mengatakan, “ITDC menyambut baik kerjasama yang terjalin antara ITDC NU dengan Tower Bersama Group. Kerjasama ini merupakan salah satu wujud komitmen kami dalam memberikan layanan terbaik bagi tenant dan pengunjung di kawasan pariwisata The Nusa Dua yang dikelola ITDC serta yakin bahwa dengan kerjasama ini akan memberikan nilai tambah kawasan The Nusa Dua sebagai sebuah destinasi wisata MICE terkemuka di Indonesia and world class tourism complex. Dan optimistis, kelengkapan di bidang TIK ini akan dapat membantu kesuksesan penyelenggaraan event-event besar yang akan berlangsung di The Nusa Dua. Semoga niat baik dan upaya yang telah dilakukan ini dapat memberikan manfaat yang sebesar - besarnya bagi bangsa dan negara yang kita cintai, pariwisata Indonesia khususnya.”.Direktur Utama ITDC NU A.A.Istri Ratna Dewi mengatakan, “Sebagai anak usaha ITDC yang bergerak di bidang pelayanan Utilitas di kawasan pariwisata, kami berupaya untuk terus meningkatkan kelengkapan dan kualitas layanan kami, salah satunya melalui penyediaan infrastruktur TIK yang terintegrasi di kawasan The Nusa Dua. Melalui kerjasama ini, ITDC NU dan TBG akan menghadirkan layanan TIK terkini sebagai layanan baru bagi para pelaku usaha dan wisatawan di kawasan pariwisata The Nusa Dua. Kami juga berharap kerjasama ini akan memberikan manfaat pengembangan usaha yang besar bagi kedua belah pihak di masa yang akan datang.”. Direktur TBG Budianto Purwahjo mengatakan, “TBG dan ITDC NU memiliki harapan dan tujuan yang sama agar kerja sama ini dapat terus terjalin secara berkesinambungan dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip Good Corporate Governance, sehingga bersama-sama turut memajukan Kawasan Pariwisata Nusa Dua Bali baik di tingkat nasional maupun internasional. Kerjasama pengembangan Infrastruktur dan layanan TIK ini diharapkan memberikan kemudahan akses dengan didukung teknologi digital yang dapat menjadi solusi penunjang dalam kemudahan komunikasi, terutama di masa sulit seperti pandemi ini.”.Infrastruktur dan layanan TIK akan melengkapi layanan utilitas di dalam kawasan The Nusa Dua yang telah dikelola oleh ITDC NU selama ini seperti project pengolahan air limbah di lagoon nusa dua, pengolahan air bersih dan air irigasi, pengelolaan gas, pembangkit listrik tenaga Surya, beserta pemanfaatan sampah menjadi energi (waste to energy).
Read MoreJAKARTA, 8 OKTOBER 2021 - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK Mandalika)/The Mandalika, menyambut gembira pengumuman resmi Dorna Sport yang memasukkan seri Indonesia ke dalam Provisional MotoGP 2022 Calendar yang dirilis Kamis (7/10) kemarin. Berdasarkan kalender tersebut MotoGP seri Indonesia akan berlangsung pada tanggal 18-20 Maret 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, The Mandalika, NTB. Kalender juga memasukkan sirkuit baru ini untuk menggelar test pra-musim pada 11-13 Februari 2022.Direktur Utama ITDC, Abdulbar M Mansoer mengatakan,”Kami menyambut gembira pengumuman Dorna Sport yang telah menetapkan pelaksanaan MotoGP di Indonesia pada tanggal 18-20 Maret 2022. Ini merupakan bukti kepercayaan Dorna Sport atas kesiapan Pertamina Mandalika International Street Circuit dalam menggelar event MotoGP 2022. Selain itu, penetapan jadwal ini juga merupakan apresiasi atas kerja keras semua pihak dalam mempersiapkan event balap motor berkelas dunia di Indonesia.”Sementara, Managing Director Dorna Sport Carlos Ezpeleta mengatakan "Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atas upaya mereka mewujudkan event ini. Dukungan dari pemerintah yang berkelanjutan sangat diperlukan untuk kehadiran event MotoGP Indonesia 2022, akhirnya kami bisa balapan lagi di Indonesia pada Maret tahun depan." Terkait kesiapan Pertamina Mandalika International Street Circuit, seluruh konstruksi lintasan sirkuit telah selesai 100% dan sudah bisa digunakan. Saat ini ITDC tengah fokus menyelesaikan pembangunan fasilitas pendukung sirkuit, antara lain Pit Building, Paddock, medical facility, dan Race Control Building. Pembangunan fasilitas pendukung tersebut ditargetkan akan rampung pada akhir Oktober mendatang guna mengejar penyelenggaraan ajang balapan Idemitsu Asia Talent Cup pada 12-14 November dan WSBK 2021 pada 19 - 21 November 2021. Penyelenggaraan event balap motor yang berlangsung di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) The Mandalika ini diyakini akan mampu mendorong pemulihan pariwisata di Indonesia dan NTB pada khususnya. "Kami tidak hanya membangun sirkuit atau menyelenggarakan ajang balap saja, tapi bertujuan untuk mengembangkan potensi pariwisata di Lombok, NTB dan Indonesia. Balapan belum mulai, namun multiplier effect sudah terlihat dari mulai menggeliatnya industri pariwisata di NTB. Saat ini, tingkat okupansi hotel di NTB mulai meningkat, harga kamar meningkat dan pihak hotel mulai menambah tenaga kerjanya. Selain itu, event MotoGP juga akan membangkitkan industri ekonomi kreatif Indonesia, khususnya Provinsi NTB melalui penyerapan produk-produk UMKM lokal sebagai Official Merchandise Ini semua hal yang patut kita syukuri bersama," terang Abdulbar.“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasama dari semua pihak sehingga pembangunan Pertamina Mandalika International Street Circuit dan persiapan menyambut WSBK dan MotoGP dapat berjalan sesuai jadwal. Kami percaya event ini semakin meneguhkan branding The Mandalika sebagai destinasi sport tourism berkelas dunia dan menjadi trigger pemulihan pariwisata Indonesia di masa adaptasi kebiasaan baru ini,” tutup Abdulbar.
Read MorePertamina mendapat Hak Penamaan Sirkuit menjadi Pertamina Mandalika International Street CircuitJAKARTA, 7 Oktober 2021 - Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata, khusus pengembangan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yang menjadi arahan Presiden RI Joko Widodo, salah satunya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Nusa Tenggara Barat, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia Persero atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan Pertamina melakukan sinergi untuk mendukung pengembangan Mandalika Internasional Street Circuit.Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Sponsorship Mandalika International Street Circuit Naming Right untuk penyelenggaraan MotoGP 2022 di Indonesia oleh ITDC dan PT Pertamina (Persero), pada 7 Oktober 2021.Penandatanganan PKS dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer, dan disaksikan oleh Wakil Menteri BUMN I Pahala N. Mansury dan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah. Melalui PKS ini, Pertamina memperoleh hak penyertaan nama korporasi pada Jalan Kawasan Khusus (JKK)/street circuit (sirkuit jalan raya) The Mandalika dengan jangka waktu sejak tanggal perjanjian hingga 31 Desember 2022. Penandatanganan PKS hari ini juga menandai secara resmi penamaan sirkuit jalan raya, sepanjang 4,31 km yang dibangun oleh ITDC tersebut, menjadi “Pertamina Mandalika International Street Circuit”.Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury mengatakan, pembangunan sirkuit telah dilakukan sejak Agustus 2020 lalu. Pada tahun ini, lanjut Pahala, sirkuit tersebut akan diujicobakan dengan beberapa kejuaraan balap internasional, seperti Idemitsu Asia Talent Cup yang akan menjadi ajang pembuka di Sirkuit Man- dalika pada 12-14 November 2021 dan disusul dengan World Superbike yang berlangsung seminggu setelahnya, yaitu 19-21 November 2021. “Jadi, ini termasuk salah satu event yang paling ditunggu-tunggu. Tahun depan kita akan menyaksikan tes pramusim MotoGP pada tanggal 11-13 Februari dan MotoGP Indonesia pada Maret 2022,” jelas Pahala.Pahala menambahkan, berbagai event tersebut merupakan salah satu inisiatif untuk mengembangkan dan menghidupkan kembali industri pariwisata di Indonesia. Apalagi MotoGP merupakan salah satu event grand prix paling bergengsi yang disaksikan sedikitnya 400 juta penonton dalam 1 kali pelaksanaan. Dengan demikian, Pahala berharap penyelenggaraan event tersebut dapat menjadikan Indonesia sebagai salah satu penyelenggara event pariwisata global di dunia yang dapat membangun indus- tri pariwisata dan ekonomi Indonesia.“Kita berharap hal ini dapat membantu membangkitkan pariwisata di Indonesia dan juga kita akan pastikan bahwa BUMN bukan hanya project base, tetapi merupakan sesuatu yang memang sustainable ke depannya. Kita ingin membangun sesuatu yang betul-betul dapat digunakan untuk event internasional misalnya sirkuit yang kita bangun ini. mudah-mudahan event selanjutnya, seperti G20 Sum- mit betul-betul bisa dilaksanakan di lokasi tersebut, seiring dengan proses pemulihan ekonomi,” tandas Pahala."Kita mengapresiasi BUMN yang sudah berpartisipasi dalam merealisasikan hal ini khususnya Pertamina yang menjadi sponsor utama, kemudian ITDC, Pembangunan Perumahan, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dan semua pihak yang sudah mendukung. Ini semua merupakan bentuk sinergi antar BUMN dan berbagai institusi yang dimiliki oleh pemerintah agar kita bisa keluar dari pandemi, termasuk juga agar industri pariwisata sebagai industri yang paling terpengaruh bisa kembali bangkit,” lanjutnya.Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, sinergi Pertamina dengan ITDC, akan memberikan banyak hal, baik bagi bangsa Indonesia maupun Pertamina sebagai korporasi. Dari 6 pilar tujuan utama Pertamina saat ini, yaitu Go Green, Go Global, Go Digital, Go Sustainable, Go Collaborative, dan Go Productive and Efficient, kegiatan ini telah mencakup 4 dari 6 tujuan utama tersebut.Menurut Nicke, kerjasama ini merupakan bentuk nyata Go Collaborative antar BUMN yang diharapkan mampu mendukung brand exposure Pertamina, dan secara jangka Panjang brand exposure bangsa Indonesia, secara global. Peluang ini dapat terlihat pada jumlah fanbase media sosial MotoGP yang mencapai 26,6 juta follower dari berbagai platform dan lebih besar dari jumlah fanbase Formula One (F1).Dukungan atas penyelenggaraan MotoGP di Indonesia ini juga salah satu bentuk aspirasi Pertamina menjadi BUMN Go Global dengan nilai pasar USD 100 juta di tahun 2024, dan partisipasi Pertamina dalam mendukung pemerintah guna meningkatkan potensi pariwisata di Indonesia. “Selain meningkatkan potensi pariwisata, secara business to business akan muncul berbagai potensi pengembangan bisnis yang dapat direncanakan dan dikelola oleh Pertamina melalui Subholding Commercial & Trading,” ujar Nicke.Kerjasama ini juga menjadi peluang dalam amplikasi brand image terkait dengan penggunaan energi baru terbarukan dengan mengoptimalkan peran Subholding Power & NRE sebagai pemasok energi bersih dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).Bahkan, lanjut Nicke, sebagai lokomotif perekonomian Indonesia, Pertamina juga mendukung penuh untuk usaha mikro kecil (UMK) penunjang sektor pariwisata melalui Program Pemberdayaan UMK di seki- tar 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas. Pada tahun 2021, Pertamina telah menyalurkan bantuan modal bergulir UMK di Mandalika. Program tersebut akan terus berjalan untuk menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan serta dukungan Pertamina dalam pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals), khususnya di point 8 terkait yakni penyediaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi, serta implementasi program berbasis ESG (Environmental, Social and Governance) di seluruh wilayah operasionalnya."Besar harapan kita semua semoga kehadiran Mandalika Street Circuit dan MotoGP diharapkan dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian Indonesia sebagai bagian dari Pemulihan Ekonomi Nasional, sekaligus menjadi peluang penetrasi pasar global yang luas bagi perusahaan, produk-produk BUMN maupun UMKM di daerah," tegas Nicke.Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer mengatakan, “Kami memulai pembangunan Sirkuit Mandalika pada 15 Agustus 2020 di tengah suasana pandemi. Banyak tantangan kami hadapi dalam membangun sirkuit ini, namun dengan dukungan berbagai pihak mulai dari pemegang saham, pemerintah pusat dan daerah, BUMN, para mitra kerja, bahkan masyarakat, pembangunan dapat terus berjalan dan mencapai berbagai milestone sesuai timeline yang kami rencanakan. Hari ini milestone tersebut bertambah dengan ditandatanganinya PKS Sponsorship Hak Penamaan Sirkuit sekaligus peluncuran nama resmi sirkuit yang telah kita tunggu-tunggu. Untuk itu, perkenankan kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pertamina (Persero) atas komitmennya bagi pengembangan pariwisata Indonesia melalui Sponsorship Mandalika In- ternational Street Circuit Naming Right.”.Sebagaimana yang telah diketahui, Dorna Sports telah memastikan Indonesia sebagai penyelenggara WSBK di The Mandalika pada 19-21 November mendatang. Untuk itu, ITDC terus berfokus untuk memas- tikan kawasan The Mandalika, khususnya JKK, siap menjamu perhelatan WSBK. Saat ini konstruksi lintasan sirkuit telah mencapai 100% dan sedang menyelesaikan proses homologasi, sementara konstruksi beberapa fasilitas pendukung seperti Race Control, Pit Building, dan Medical Center ditargetkan selesai pada minggu keempat Oktober 2021.Selain pembangunan fisik, ITDC juga turut mendorong pelaksanaan program vaksinasi COVID-19 di sekitar kawasan The Mandalika dan Kabupaten Lombok Tengah guna mendukung penyelenggaraan WSBK, yaitu terpenuhinya prasyarat 70% masyarakat kawasan The Mandalika dan Kabupaten Lombok Tengah tervaksinasi pada akhir Oktober 2021.Di luar persiapan yang dilakukan oleh ITDC, Pemerintah juga memberikan dukungan melalui Kementerian dan BUMN agar The Mandalika siap untuk menggelar event WSBK dan MotoGP. Dukungan tersebut antara lain, pembangunan akses jalan langsung/bypass sepanjang 17,39 KM dengan Right of Way (ROW) jalan selebar 50 meter dari Bandara Internasional Lombok (BIL) ke The Mandalika oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), penambahan panjang lintasan runway, upgrade kargo dan aksesi- bilitas, ekspansi apron dan pelebaran taxiway serta kegiatan promosi di Bandara Internasional Lombok yang dilakukan oleh Angkasa Pura I, pengembangan fasilitas kargo dan cruise oleh Pelindo III dan ASDP, penambahan kapasitas listrik di kawasan oleh PLN, serta pembukaan rute baru bus yang melayani sejumlah wilayah di Lombok menuju The Mandalika oleh DAMRI.“Kami mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak atas dukungan yang diberikan kepada kami untuk menyukseskan pagelaran WSBK November mendatang. Kami yakin penyelenggaraan WSBK akan menjadi triger kebangkitan pariwisata Indonesia di masa adaptasi kebiasaan baru, sekaligus memberikan multiplier effect bagi masyarakat lingkar kawasan, NTB, bahkan Indonesia,” tutup Abdulbar.
Read MoreLombok, 7 Oktober 2021 – Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang diandalkan untuk menambah pendapatan negara. Untuk itu, Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) terus fokus mengembangkan 5 (lima) Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Indonesia. Salah satu DPSP tersebut adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).Direktur Enterprise and Business Service PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Edi Witjara dan Direktur Pengembangan Bisnis PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Ema Widiastuti menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Penyelenggaraan Infrastruktur dan Pemasaran Layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Jalan Kawasan Khusus (JKK) The Mandalika yang dilakukan oleh Executive Vice President Divisi Enterprise Service Telkom Mohammad Salsabil dan Direktur Utama PT ITDC Nusantara Utilitas (ITDC NU), anak usaha ITDC, A.A. Istri Ratna Dewi di The Mandalika, Lombok (7/10).Kerjasama ini bertujuan untuk membantu pemulihan pariwisata nasional dan sektor ekonomi kreatif Indonesia melalui inovasi, adaptasi dan kolaborasi, dimana salah satunya adalah berupa penyediaan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) / Information and Communication Technology (ICT) yang handal dan terintegrasi, sehingga dapat meningkatkan pelayanan kepada para pelaku usaha di Kawasan The Mandalika.Direktur Enterprise and Business Service Telkom Edi Witjara dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan ITDC Group kepada Telkom untuk bersinergi dan bekerja sama, sejalan dengan apa yang tengah Telkom lakukan untuk terus bertransformasi menjadi digital telecommunication company yang semakin kompeten.“Dalam melakukan transformasi ini, Telkom berorientasi kepada pelanggan (customer-oriented), dan memiliki visi untuk menjadi digital telco pilihan utama untuk memajukan masyarakat melalui tiga elemen utama yang menjadi fokus bisnis, yaitu digital connectivity, digital platform, dan digital service. Dengan kapabilitas yang dimiliki, kami siap berkolaborasi dengan ITDC Group untuk dapat mengembangkan KEK Mandalika menjadi destinasi wisata kelas dunia,” ujar Edi.Hal serupa disampaikan juga oleh Direktur Pengembangan Bisnis ITDC Ema Widiastuti. "Pada hari ini, kita menorehkan 1 milestone kerjasama dengan Telkom mengenai Penyediaan, Pengembangan, dan Penyelenggaraan Infrastruktur TIK di JKK The Mandalika serta Layanan Connectivity di JKK yang dilaksanakan bersama ITDC NU dan MGPA. Kami bersyukur dan yakin memiliki mitra untuk berkembang bersama serta membangun integrated tourism resort The Mandaloka yang kedepannya akan menjadi world class destination,” ujar Ema.Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan penandatanganan kontrak Layanan Connectivity di Sirkuit Mandalika oleh Executive Vice President Divisi Enterprise Service Telkom Mohammad Salsabil dan CEO PT MGPA Nusantara Jaya, anak usaha ITDC Nusantara Property, Ricky Baheramsjah. “Terima kasih kepada seluruh tim dari Telkom yang telah bekerja sama dengan ITDC Group. ICT adalah poin penting bagi event balap motor internasional sekelas MotoGP. Kami sangat senang dapat bekerjasama dan berkolaborasi dengan Telkom untuk memaksimalkan persiapan event balap tersebut di The Mandalika,” ujar Ricky.Melalui kolaborasi antara Telkom dan ITDC Group ini, kedua belah pihak dapat saling memberikan manfaat dan nilai tambah sesuai dengan kapabilitasnya masing-masing. “Dengan semangat sinergi, Telkom yakin dan berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia melalui penyediaan solusi layanan ICT yang terintegrasi di KEK Mandalika serta mendukung penyelenggaraan event internasional World Super Bike (WSBK) dan MotoGP yang akan digelar di Sirkuit Mandalika,” tutup Edi.
Read MoreThe Mandalika, 5 Oktober 2021 - Pada hari ini, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika/The Mandalika, Lombok, NTB, melakukan serah terima pekerjaan/Provisional Hand Over (PHO) dari kontraktor PT Wijaya Karya (Persero) Tbk – PT Bunga Raya Lestari KSO (WIKA-BRL KSO) atas proyek infrastruktur dasar di The Mandalika. Proyek infrastruktur dasar yang terdiri dari infrastruktur dasar sirkuit dan non sirkuit ini didanai pembangunannya oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Seremoni PHO berlangsung di area Paddock Jalan Kawasan Khusus (JKK) atau Mandalika International Street Circuit, The Mandalika, dihadiri oleh Direktur Pelaksana 2 LPEI Maqin U. Norhadi, Kuasa KSO General Manager Departemen Operasi 7 PT WIKA-BRL Rahmad Erwan Pramudya, Direktur PT Bunga Raya Lestari I Ketut Sama, Direktur PT Yodya Karya (Persero) Delta Hatmantari, Direktur Utama PT Parama Karya Mandiri Prasetyo Budi Hartanto, Dewan Komisaris ITDC Irzani, dan Direktur Teknik dan SDM ITDC Taufik Hidayat. Penandatanganan dokumen PHO sendiri dilakukan oleh Direktur Teknik dan SDM ITDC Taufik Hidayat mewakili ITDC dan Kuasa KSO General Manager Departemen Operasi 7 PT WIKA-BRL Rahmad Erwan Pramudya mewakili WIKA – BRL KSO.Proyek infrastruktur dasar yang diserahterimakan terdiri dari pekerjaan ground work (timbunan) badan jalan Sirkuit sepanjang 4,3 km, ground improvement (penguatan liquifaksi) sirkuit, fasilitas pendukung area Paddock untuk infrastruktur dasar sirkuit, serta jalan akses (akses Kuta Beach Park, Sirkuit, dan Gerupuk dengan total panjang 6,7 km) berikut jaringan utilitas air serta listrik, untuk infrastruktur dasar non sirkuit. Proyek infrastruktur dasar meliputi sirkuit dan non sirkuit ini merupakan bagian dari dukungan pendanaan dari LPEI melalui skema National Interest Account (NIA), dengan total plafond fasilitas maksimum sebesar Rp 1,2 Triliun untuk pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Fasilitas NIA merupakan fasilitas pendanaan yang dialokasikan pemerintah melalui pembiayan khusus untuk meningkatkan ekspor barang maupun jasa yang disalurkan melalui LPEI. Adapun proyek infrastruktur dasar sirkuit dan non sirkuit yang diserahterimakan hari ini memiliki nilai Rp 395 Miliar.Fasilitas NIA oleh LPEI diberikan dengan mempertimbangkan sejumlah aspek Developmental Impact diantaranya adalah peningkatan devisa dan penyerapan tenaga kerja. Dimasa mendatang, kawasan Mandalika diprediksi akan menjadi penyumbang devisa terbesar yaitu mencapai USD 24 Miliar. Sementara itu, KEK Mandalika juga diproyeksikan pada tahun-tahun mendatang, akan dapat berkontribusi atas penciptaan lapangan pekerjaan baru dengan 15 ribu tenaga kerja dari perhotelan dan 38 ribu tenaga kerja dari pendukung sektor pariwisata. Direktur Teknik dan SDM ITDC Taufik Hidayat mengatakan “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh LPEI dalam penyediaan infrastruktur dasar di KEK Mandalika. Melalui pendanaan yang diberikan LPEI kami dapat membangun infrastruktur dasar yang dibutuhkan kawasan ini, baik infrastruktur dasar untuk main track JKK dan lokasi paddock yang tidak lama lagi akan menggelar event balap WSBK, maupun jalan akses dan penunjangnya yang akan memaksimalkan konektivitas dan memudahkan pergerakan masyarakat dan wisatawan di dalam kawasan.”“Kami juga memberikan apresiasi kepada WIKA-BRL KSO yang menunjukkan komitmen dan kualitas yang tinggi dalam pembangunan infrastruktur dasar di dalam Kawasan The Mandalika. Dengan dukungan kualitas kerja WIKA-BRL KSO yang mumpuni, semua kendala dan hambatan yang kami temui di lapangan dapat diselesaikan dengan baik sehingga hari ini kita semua bisa melakukan serah terima pekerjaan atas pembangunan infrastruktur dasar ini,” imbuh Taufik.Direktur Pelaksana II LPEI, Maqin U. Norhadi menyampaikan, “Kami melihat bahwa KEK Mandalika merupakan proyek yang akan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional khususnya terkait potensi peningkatan devisa dan penyerapan tenaga kerja. Fasilitas pembiayaan NIA tentu menjadi relevan diberikan untuk mengakselerasi proyek KEK Mandalika. Provision Hand-over (PHO) hari ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk merealisasikan potensi Economic Development yang telah kami perhitungkan sebelumnya.”“Dua tahun yang lalu, ITDC berinisiatif untuk mengajukan permohonan dukungan pendanaan kepada LPEI melalui program NIA dalam rangka membangun infrastruktur dasar sirkuit dan non sirkuit yang dapat mendorong percepatan pembangunan The Mandalika. Dan hari ini, Alhamdulillah proyek sudah rampung. Saya optimistis, percepatan pengembangan Kawasan The Mandalika melalui pembangunan infrastruktur dasar yang didukung LPEI ini akan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Mandalika dan menambah devisa negara. Apalagi sebentar lagi akan digelar event balap motor WSBK dan MotoGP di The Mandalika yang pastinya akan menarik minat wisatawan untuk berkunjung,” tutup Taufik.
Read More