Dari pantai, kuliner, wellness, hingga aktivitas keluarga, wisatawan dapat menikmati beragam pengalaman dalam satu destinasi di The Nusa Dua, The Mandalika, dan The Golo MoriJakarta, 26 Juni 2026 – Menyambut musim liburan sekolah yang identik dengan meningkatnya aktivitas wisata keluarga, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) bersama tenant dan pelaku usaha di kawasan yang dikelolanya menghadirkan beragam promo dan aktivitas wisata dalam semangat “Liburan Nyaman Penuh Makna”. Melalui berbagai pilihan aktivitas mulai dari staycation, wisata kuliner, wellness, olahraga, hingga kegiatan kreatif untuk anak-anak, ITDC menghadirkan pengalaman liburan yang nyaman, lengkap, dan berkesan bagi seluruh anggota keluarga di The Nusa Dua, Bali; The Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB); dan The Golo Mori, Nusa Tenggara Timur (NTT).Director of Commercial and Marketing ITDC, Febrina Mediana, mengatakan, setiap keluarga memiliki cara yang berbeda dalam menikmati liburan. Karena itu, keberagaman pengalaman yang ditawarkan di setiap kawasan menjadi kekuatan ITDC dalam menghadirkan pilihan liburan yang lebih lengkap bagi wisatawan dan keluarga."Salah satu kekuatan destinasi yang dikelola ITDC adalah keberagaman pengalaman yang dapat dinikmati wisatawan dalam satu kawasan. The Nusa Dua menawarkan pengalaman resort dan lifestyle yang lengkap, The Mandalika menghadirkan perpaduan sport tourism dan wisata bahari, sementara The Golo Mori menawarkan pengalaman liburan yang lebih dekat dengan alam. Melalui berbagai program selama liburan sekolah ini, kami ingin menghadirkan lebih banyak alasan bagi wisatawan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan menikmati karakter unik dari masing-masing destinasi," ujar Febrina.Di masing-masing kawasan, pengunjung dapat menikmati karakter pengalaman yang berbeda, mulai dari resort destination and lifestyle tourism di The Nusa Dua, sport tourism dan wisata bahari di The Mandalika, hingga pengalaman leisure and nature-based tourism di The Golo Mori.The Nusa Dua menghadirkan pengalaman “Family Moments in Paradise”, yang menawarkan rangkaian liburan keluarga dalam suasana resort yang nyaman dan terintegrasi. The Nusa Dua menghadirkan beragam aktivitas yang dirancang untuk memperkaya pengalaman liburan keluarga. Melalui program Memory Lane Playground di Peninsula Island, pengunjung dapat menikmati berbagai kegiatan edukatif dan kreatif, mulai dari kelas seni, permainan interaktif, aktivitas budaya, hingga animal exhibition. Suasana kebersamaan keluarga juga dihadirkan melalui program Piknik Bareng Orang Tua dan Family Time Capsule, sementara peringatan Hari Anak Nasional akan diisi dengan berbagai kegiatan seni, permainan, dan hiburan interaktif bagi anak-anak.Wisatawan juga dapat menikmati berbagai pilihan selama periode liburan di sejumlah hotel dan tenant di kawasan. The Westin Resort Nusa Dua dan The Laguna, a Luxury Collection Resort & Spa menghadirkan berbagai program wellness dan aktivitas keluarga, sementara Kayumanis Nusa Dua Private Villa & Spa, Amarterra Villas Bali Nusa Dua, Courtyard by Marriott Bali Nusa Dua Resort, Grand Whiz Hotel Nusa Dua, dan Renaissance Bali Nusa Dua Resort menyajikan sejumlah paket menginap, sajian kuliner, serta promo spesial selama liburan sekolah.Bagi pecinta kuliner, Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort mempromosikan Summer BBQ, Afternoon Tea, dan workshop Mama's Secret Recipe, sedangkan The St. Regis Bali Resort menawarkan pengalaman gastronomi premium melalui sajian eksklusif dan wine dinner. Ayodya Resort Bali turut menghadirkan berbagai aktivitas rekreasi, olahraga, seni, dan budaya bagi keluarga. Sebagai pusat lifestyle di kawasan, Bali Collection menghadirkan pilihan belanja, kuliner, dan hiburan, sementara Museum Pasifika memperkaya pengalaman wisata seni dan budaya. Sementara, Marriott Worldwide Business Councils Bali menyelenggarakan kegiatan sport tourism melalui ajang charity golf.Tidak hanya di Bali, semangat liburan sekolah juga dihadirkan ITDC melalui berbagai program menarik di The Mandalika yang menyuguhkan kombinasi antara wisata alam, olahraga, dan hiburan keluarga. Di The Mandalika, wisatawan disuguhkan pengalaman liburan yang memadukan keindahan pantai, sport tourism, serta ragam pilihan akomodasi dan kuliner. The Mandalika menghadirkan beragam aktivitas menarik bagi keluarga, seperti Student Go to Circuit, Piknik Bareng Ortu, Family Time Capsule di Kuta Beach Park, Mandalika Art Performance, Swara Bazaar, berbagai Kids Activity di Bazaar Mandalika, hingga Mandalika Sehat yang menghadirkan aktivitas olahraga dan kebugaran.Sport tourism juga dapat dinikmati langsung di Mandalika International Circuit melalui berbagai program Mandalika Experience. Wisatawan dapat berkeliling sirkuit melalui program Lampaq, bersepeda di lintasan balap, hingga merasakan sensasi berkendara di sirkuit menggunakan kendaraan pribadi maupun mengikuti berbagai experience seperti CBR Experience, ADV Experience, Agya Experience, Drift Kart, serta Edu Tour. Ragam aktivitas tersebut memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati atmosfer sirkuit kelas dunia dari perspektif yang berbeda.Pullman Lombok Mandalika Beach Resort menghadirkan berbagai pengalaman menginap premium, termasuk paket villa eksklusif dan ragam sajian kuliner seperti Dimsum All You Can Eat, Savorique Selection, serta kolaborasi bersama Chef Nat Thaipun. Salah satu hotel ternama di The Mandalika, Raja Hotel Kuta Mandalika menawarkan ragam paket liburan keluarga, mulai dari Summer Holiday Package, Summer Splash Pool Package, hingga pengalaman tandem paragliding melalui program Wings Over Lombok. Beragam pilihan itu menawarkan kombinasi relaksasi, petualangan, hiburan, dan kebersamaan yang membuat liburan sekolah di The Mandalika kian berkesan.Sementara itu bagi wisatawan yang mencari pengalaman liburan agar lebih tenang dan dekat dengan alam, The Golo Mori menawarkan suasana pesisir yang eksklusif dengan panorama khas Flores yang memikat. Di The Golo Mori, wisatawan bisa menikmati pengalaman liburan yang memadukan panorama alam, suasana pesisir yang tenang, dan sajian kuliner khas di NUKA Beach Club. Melalui promo "Sun, Sand & Snack", pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan menu, seperti The Honors Plate, The Genius Combo, dan Backpack Feast, yang disajikan dengan suasana pantai eksotis serta dilengkapi aktivitas mewarnai gratis bagi anak-anak.Berbagai promo dan aktivitas itu, menjadikan ketiga kawasan yang dikelola ITDC sebagai pilihan destinasi liburan sekolah yang menawarkan beragam pengalaman dalam satu kawasan, mulai dari rekreasi keluarga, wisata kuliner, wellness, olahraga, seni dan budaya, hingga eksplorasi alam yang dapat dinikmati oleh wisatawan dari berbagai kelompok usia."Kami percaya bahwa liburan yang berkesan adalah liburan yang menghadirkan kebersamaan. Melalui berbagai aktivitas dan pengalaman yang kami hadirkan di The Nusa Dua, The Mandalika, dan The Golo Mori, kami harap setiap keluarga dapat menikmati momen berharga bersama orang-orang terdekat, sekaligus merasakan keunikan yang ditawarkan masing-masing destinasi. Kami tunggu kedatangan anda di kawasan kami," tutup Febrina.
Read MoreJakarta, 25 Juni 2026 – Antusiasme masyarakat terhadap gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, terus menunjukkan tren positif. Ini terlihat dari tiket periode Early Bird yang sudah habis terjual dalam waktu kurang dari seminggu sejak pembukaan penjualan tiket pada 19 Juni 2026 lalu. Menyusul tingginya permintaan tersebut, panitia kini resmi membuka penjualan tiket Presale 1 yang berlangsung mulai 25 Juni 2026.Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka, menyampaikan apresiasinya atas tingginya minat masyarakat yang telah mengamankan tiket sejak hari pertama penjualan dibuka. "Tingginya minat masyarakat yang membuat seluruh kuota Early Bird habis terjual dalam waktu kurang dari satu minggu menunjukkan bahwa MotoGP Indonesia telah menjadi agenda yang dinantikan setiap tahun. Kami melihat antusiasme ini tidak hanya terhadap balapannya, tetapi juga terhadap pengalaman sport tourism yang ditawarkan The Mandalika sebagai destinasi kelas dunia ,” ujarnya.Troy menambahkan, tingginya minat masyarakat tidak hanya mencerminkan antusiasme terhadap kompetisi balap kelas dunia, tetapi juga terhadap pengalaman wisata yang ditawarkan The Mandalika.“Kami melihat antusiasme yang besar tidak hanya terhadap balapannya, tetapi juga terhadap pengalaman yang ditawarkan The Mandalika, mulai dari keindahan alam, budaya lokal, hingga berbagai aktivitas pendukung yang menjadikan MotoGP Indonesia lebih dari sekadar ajang olahraga. Karena itu, kami membuka periode Presale 1 agar masyarakat yang belum mendapatkan tiket tetap dapat menikmati harga spesial sebelum memasuki tahap penjualan berikutnya ," lanjut Troy.Pada periode Presale 1, penggemar masih dapat menikmati harga spesial dengan potongan hingga 30% untuk kategori Grandstand dan 20% untuk kategori VIP Hospitality.Untuk kategori Regular Grandstand, tiket Zona E, G, H, dan I tersedia dengan harga Rp280.000 dari harga normal sebesar Rp400.000. Sementara itu, kategori Premium Grandstand menawarkan tiket pada Zona A seharga Rp1.225.000 dari harga normal Rp1.750.000; serta Zona B, C, J, dan K seharga Rp630.000 dari harga normal Rp900.000.Bagi penggemar MotoGP yang ingin merasakan pengalaman menonton secara lebih eksklusif dan nyaman, tersedia pilihan VIP Hospitality dengan harga Presale 1, yaitu Deluxe Class Rp12.000.000 dan Luxury Tent T1 Rp6.200.000. Seluruh kategori hospitality menawarkan fasilitas premium yang memungkinkan penonton menikmati atmosfer MotoGP dengan tingkat kenyamanan terbaik di Mandalika International Circuit.Dengan harga mulai dari Rp280.000, periode Presale 1 menjadi kesempatan terbaik bagi masyarakat untuk mengamankan tiket sebelum memasuki tahap penjualan berikutnya dengan harga yang lebih tinggi.Mengusung semangat "The Rise of Local Heroes", Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 menjadi momentum bagi masyarakat untuk memberikan dukungan langsung kepada para pembalap Indonesia yang tengah berkiprah di level dunia. Kehadiran Mario Suryo Aji di Moto2™️ dan Veda Ega Pratama di Moto3™️ menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia sekaligus menambah alasan bagi para penggemar untuk hadir langsung di Mandalika dan menyaksikan perjuangan secara langsung pembalap Merah Putih di panggung balap dunia.Di saat yang sama, munculnya talenta-talenta muda seperti Kiandra Ramadhipa dan Aldi Mahendra semakin menunjukkan bahwa Indonesia memiliki masa depan yang menjanjikan di dunia balap motor internasional. Sebagai rumah MotoGP Indonesia, Mandalika International Circuit terus berkomitmen mendukung lahirnya talenta-talenta balap nasional yang mampu bersaing di level global.Lebih lanjut, Troy menegaskan bahwa Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan kelas dunia, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat citra Indonesia di mata dunia.“Tahun ini menjadi semakin istimewa karena masyarakat dapat memberikan dukungan langsung kepada para talenta balap Indonesia yang tengah berkompetisi di level dunia. Semangat The Rise of Local Heroes menjadi bagian penting dari perjalanan MotoGP Indonesia dalam menginspirasi generasi muda sekaligus memperkuat kebanggaan nasional di panggung global. Melalui Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia mampu menghadirkan event kelas dunia yang memberikan dampak positif bagi pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, dan masyarakat lokal,” papar Troy.Sebagai salah satu agenda sport tourism unggulan Indonesia, Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tidak hanya menghadirkan kompetisi balap kelas dunia, tetapi juga pengalaman wisata yang memadukan olahraga, budaya, dan keindahan alam Lombok. Semangat tersebut sejalan dengan kampanye #IndonesiaMendunia, yang mencerminkan komitmen untuk membawa Indonesia ke panggung global melalui prestasi olahraga, pariwisata, budaya, dan keramahtamahan kelas dunia.Masyarakat dapat membeli tiket secara resmi melalui GOERS maupun situs resmi themandalikagp.com. Dengan tingginya minat masyarakat dan berakhirnya periode Early Bird, calon penonton diimbau segera memanfaatkan periode Presale 1 sebelum harga tiket memasuki tahap penjualan berikutnya.Mari menjadi bagian dari Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dan bersama-sama mendukung The Rise of Local Heroes serta menunjukkan kepada dunia semangat #IndonesiaMendunia.
Read MoreJakarta, 23 Juni 2026 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) resmi kembali menyandang status Persero, efektif sejak 10 Juni 2026. Penguatan status tersebut menjadi momentum penting bagi ITDC untuk semakin memperkuat perannya sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang mempunyai mandat strategis dalam mengembangkan destinasi pariwisata berkelas dunia, mengelola aset negara secara profesional, sekaligus mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata.Perubahan status menandai penggunaan nomenklatur resmi perusahaan menjadi PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) dalam seluruh kegiatan usaha, korespondensi, dan dokumen resmi perusahaan. Langkah ini merupakan bagian dari penyesuaian terhadap ketentuan dan kebijakan pemerintah terkait tata kelola BUMN sekaligus mempertegas identitas dan mandat strategis ITDC sebagai BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata nasional.Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menyampaikan, kembalinya status Persero semakin memperkuat kontribusi ITDC dalam mendukung pembangunan nasional melalui pengembangan sektor pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, serta berdaya saing global."Kembalinya status Persero semakin mempertegas peran ITDC sebagai BUMN yang memiliki mandat strategis dalam mengembangkan destinasi pariwisata kelas dunia sekaligus mengoptimalkan pengelolaan aset negara melalui pendekatan yang profesional dan berkelanjutan. Dengan fondasi tata kelola yang kuat, kami akan terus mendorong terciptanya kawasan yang bisa menarik investasi, menciptakan nilai tambah ekonomi, membuka peluang usaha, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan daerah," ujar Ahmad Fajar.Dalam menjalankan mandat tersebut, ITDC mengembangkan model bisnis yang mengintegrasikan perencanaan kawasan, pembangunan infrastruktur, pengelolaan aset, pengembangan investasi, serta penciptaan ekosistem pariwisata yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.Sebagai bagian dari Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung, InJourney, ITDC memiliki peran strategis sebagai master developer dan asset manager dalam pengembangan destinasi pariwisata nasional. Melalui peran tersebut, ITDC tidak hanya bertanggung jawab dalam merencanakan dan mengembangkan kawasan pariwisata yang terintegrasi, tetapi juga memastikan pengelolaan aset dilakukan secara optimal guna menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi negara.Saat ini, ITDC mengelola aset dan mengembangkan tiga kawasan pariwisata unggulan nasional, yaitu The Nusa Dua di Bali dengan luas ±350 hektare (ha), The Mandalika di Nusa Tenggara Barat seluas ±1.175 hektare (ha), serta The Golo Mori di Nusa Tenggara Timur seluas ±20 hektare (ha). ITDC berperan sebagai master developer dan asset manager yang memastikan setiap kawasan berkembang secara terintegrasi, berkelanjutan, dan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi bagi negara, daerah, serta masyarakat.Menurut Ahmad Fajar, penguatan status Persero sejalan dengan transformasi BUMN yang terus didorong pemerintah, yakni untuk menciptakan perusahaan yang makin profesional, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan nasional. Perubahan status ini juga sejalan dengan agenda transformasi BUMN di bawah Danantara Indonesia yang menekankan penguatan tata kelola perusahaan, optimalisasi pemanfaatan aset negara, serta penciptaan nilai ekonomi jangka panjang guna mendukung pertumbuhan nasional yang berkelanjutan."Dengan status Persero, ITDC memiliki landasan kelembagaan yang semakin kuat dalam menjalankan pengembangan kawasan dan pengelolaan aset secara lebih optimal. Kami optimistis langkah ini akan semakin meningkatkan kepercayaan investor, mitra usaha, dan para pemangku kepentingan, sehingga mampu memperluas dampak ekonomi yang dihasilkan dari setiap kawasan yang kami kembangkan dan kelola," ucapnya.Perubahan nomenklatur perusahaan dilandaskan pada Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2026 tentang Perubahan Keempat Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara dan ditetapkan berdasarkan Keputusan Para Pemegang Saham (KPPS) tanggal 20 April 2026 yang menyetujui perubahan nama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia menjadi PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero). Keputusan tersebut lalu dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Nomor 53 tanggal 20 Mei 2026 yang dibuat di hadapan Desman, S.H., M.Hum., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Utara, dan memperoleh persetujuan Menteri Hukum Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Nomor AHU-0037365.AH.01.02.TAHUN 2026 tanggal 10 Juni 2026 dan telah diterima dan dicatat pada Sistem Administrasi Badan Hukum berdasarkan Surat Pemberitahuan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-AH.01.03-0164231 tanggal 10 Juni 2026 tentang Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar.Dengan kembali menyandang status Persero, ITDC optimistis dapat semakin memperkuat perannya sebagai katalis pengembangan pariwisata nasional melalui pengelolaan aset yang profesional, pengembangan kawasan yang terintegrasi, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif. Penguatan peran tersebut diharapkan mampu mendukung percepatan pembangunan sektor pariwisata yang berkualitas sekaligus memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.Ke depan, ITDC akan terus mengedepankan penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG), pengelolaan risiko secara terintegrasi, inovasi serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan sebagai fondasi dalam setiap pengembangan kawasan. Melalui fondasi yang semakin kuat, dan komitmen terhadap keberlanjutan, ITDC berupaya menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi negara, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan melalui pengembangan destinasi yang berdaya saing global, inklusif, dan berkelanjutan.
Read MoreKonsulat Jenderal India dan Swami Vivekananda Cultural Centre (SVCC) Bali, bekerja sama dengan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), sukses menyelenggarakan peringatan Hari Yoga Internasional (International Day of Yoga/IDY) ke-12 Tahun 2026 di Peninsula Island, The Nusa Dua, Bali. Dengan latar panorama pesisir selatan Bali yang memukau, acara ini dihadiri oleh lebih dari 1.100 peserta, yang terdiri dari para pecinta dan praktisi yoga, anggota komunitas, pejabat pemerintah, akademisi, serta pelaku usaha dalam sebuah perayaan akbar yang mengangkat nilai kesehatan, harmoni, dan kesejahteraan holistik.Perayaan ini merupakan puncak dari 52 kegiatan pra-IDY yang telah diselenggarakan selama dua bulan terakhir di Bali dan Nusa Tenggara Barat, dengan melibatkan sekitar 5.000 peserta. Berbagai kegiatan tersebut menegaskan peran yoga sebagai sarana yang efektif untuk mendukung kesehatan fisik, mental, dan emosional, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup yang lebih sehat dan seimbang.Rangkaian acara diawali dengan Wellness Bazaar yang diselenggarakan oleh ITDC, dilanjutkan dengan sambutan pembukaan serta penampilan acro-yoga yang memukau dari Grup Arunika. Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Anggota DPD RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, Asisten III Pemerintah Kabupaten Badung Bapak I Wayan Wijana, dan Vice President Commercial and Relation The Nusa Dua- ITDC, Made Purnama Damayanti. Kehadiran para tokoh tersebut menambah makna perayaan sekaligus mencerminkan semakin kuatnya dukungan terhadap pengembangan yoga dan gaya hidup sehat di Indonesia.Dalam pidato utamanya, Dr. Shashank Vikram, Konsul Jenderal India di Bali, menyoroti relevansi yoga yang semakin penting di tengah tantangan kehidupan modern serta kontribusinya dalam membangun masyarakat yang lebih sehat. Beliau juga menekankan tema Hari Yoga Internasional 2026, “Yoga for Healthy Ageing” (Yoga untuk Penuaan yang Sehat), yang menggarisbawahi pentingnya menjadikan yoga sebagai praktik sepanjang hayat guna mendukung vitalitas fisik, ketahanan mental, dan kesejahteraan emosional bagi semua kelompok usia.Dalam sambutannya, General Manager ITDC The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika menyampaikan bahwa nilai-nilai harmoni, keseimbangan, dan kesejahteraan yang diusung melalui yoga sejalan dengan filosofi budaya Bali yang menekankan keselarasan hubungan antara manusia, alam, dan Tuhan. Ia menegaskan komitmen ITDC untuk terus mendukung pengembangan wellness tourism dan pariwisata berkelanjutan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan wisatawan. Melalui peringatan Hari Yoga Internasional, ITDC berharap dapat menginspirasi masyarakat untuk menerapkan gaya hidup yang lebih sehat, memperkuat hubungan antarbudaya, serta membangun harmoni yang lebih baik dalam kehidupan bermasyarakat.Puncak acara pada sore hari adalah pelaksanaan Common Yoga Protocol (CYP) yang dipandu oleh Guru Yoga ternama dan mantan Direktur SVCC Bali, Bapak Naveen Meghwal. Para peserta dengan antusias mengikuti rangkaian gerakan yoga dan latihan pernapasan, menciptakan pengalaman bersama yang penuh kesadaran, persatuan, dan kesejahteraan di tengah suasana alam Peninsula Island yang tenang dan indah.Acara kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata kepada para duta yoga, sponsor, dan mitra yang telah memberikan dukungan dan kontribusi besar terhadap keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini. Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai momen untuk mengabadikan perayaan tersebut.Dalam penyampaian ucapan terima kasih, Bapak Anuj Verma, pejabat Konsulat Jenderal India di Bali, menyampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh pemangku kepentingan, relawan, sponsor, komunitas yoga, instansi pemerintah, mitra media, serta seluruh peserta atas dukungan dan kontribusi mereka yang telah menjadikan acara ini sukses terselenggara.Keberhasilan penyelenggaraan Hari Yoga Internasional ke-12 di Bali kembali menegaskan semakin meningkatnya popularitas yoga di Indonesia serta mencerminkan eratnya hubungan antar masyarakat India dan Indonesia yang berlandaskan nilai-nilai bersama berupa kesehatan, harmoni, dan kesejahteraan holistik. Perayaan ini juga menunjukkan peran yoga sebagai jembatan yang menghubungkan berbagai budaya dan komunitas, sekaligus mempromosikan kesehatan, kedamaian, dan kesejahteraan berkelanjutan bagi semua.
Read MoreJakarta, 18 Juni 2026 – Indonesia kembali bersiap menyambut salah satu ajang olahraga paling bergengsi di dunia. Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 akan kembali digelar pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, The Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Menandai dimulainya perjalanan menuju penyelenggaraan tahun kelima MotoGP di Indonesia, penjualan tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 resmi dibuka dalam launching ceremony yang berlangsung di gedung Sarinah, Jakarta, Kamis (18/6).Sebagai bagian dari peluncuran resmi, penyelenggara menghadirkan program penjualan tiket secara bertahap dengan berbagai keuntungan bagi masyarakat. Program Early Bird berlangsung mulai 18 Juni hingga minggu kedua Juli 2026 dengan potongan harga 50 persen. Selanjutnya, Presale 1 berlangsung pada minggu kedua Juli hingga minggu kedua Agustus 2026 dengan potongan harga 30 persen, dan Presale 2 pada minggu kedua Agustus hingga minggu ketiga September 2026 dengan potongan harga 20 persen.Tiket resmi dapat diperoleh melalui aplikasi GOERS sebagai Official Master Ticketing Partner, website resmi themandalikagp.com, serta Official Ticket Booth Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sarinah.Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menjelaskan, Pertamina Grand Prix of Indonesia kini berkembang menjadi lebih dari sekadar ajang olahraga internasional."Memasuki tahun kelima, Pertamina Grand Prix of Indonesia telah menjadi katalis pengembangan destinasi The Mandalika sekaligus instrumen nation branding Indonesia di mata dunia. Dengan jangkauan siaran yang mencapai sekitar 677 juta pasang mata secara global, ajang ini memperlihatkan bagaimana Indonesia mampu menghadirkan event berstandar dunia sekaligus menciptakan dampak nyata bagi masyarakat. Salah satu yang paling membanggakan adalah transformasi sumber daya manusia lokal. Jika pada tahun pertama seluruh marshal berasal dari luar negeri, kini 100 persen marshal yang bertugas merupakan talenta lokal NTB yang telah memenuhi standar internasional. Ini adalah bukti bahwa Pertamina Grand Prix of Indonesia tidak hanya menghadirkan kebanggaan nasional, tetapi juga membuka peluang, meningkatkan kompetensi, dan menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat daerah," ujar Maya.Semangat "The Rise of Local Heroes" yang diusung, menjadi representasi semakin berkembangnya talenta motorsport Indonesia sekaligus semakin luasnya dampak ekonomi dan sosial yang dihasilkan melalui penyelenggaraan MotoGP di Mandalika.Pada Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, sebanyak 76 pembalap terbaik dunia dari 23 negara akan hadir, terdiri atas 22 pembalap MotoGP dari 8 negara, 28 pembalap Moto2 dari 13 negara, dan 26 pembalap Moto3 dari 12 negara. Indonesia juga kembali memiliki wakil yang akan berlaga di kejuaraan dunia, yakni Mario Suryo Aji di kelas Moto2 dan Veda Ega Pratama di kelas Moto3.Momentum itu semakin diperkuat oleh prestasi pembalap Indonesia di panggung internasional. Pada 14 Juni 2026, Kiandra Ramadhipa sukses mengibarkan Merah Putih setelah meraih kemenangan pertamanya di ajang Moto3 Junior World Championship seri Estoril, Portugal. Sementara itu, Aldi Satya Mahendra berhasil finis di posisi ketiga pada Race 2 WorldSSP seri Misano, Italia. Capaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa Indonesia tidak hanya menjadi tuan rumah MotoGP, tetapi juga mulai melahirkan talenta-talenta yang mampu bersaing di level dunia.Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, mengatakan, kehadiran pembalap Indonesia di level dunia menjadi bukti positif perkembangan pembinaan olahraga motorsport nasional."Kehadiran Mario Suryo Aji di Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3 menunjukkan bahwa pembinaan olahraga motorsport Indonesia berada pada arah yang positif. Pertamina Grand Prix of Indonesia bukan hanya menghadirkan tontonan kelas dunia, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk berani bermimpi, berkompetisi, dan berprestasi di tingkat internasional," ujarnya.Selain menghadirkan kompetisi kelas dunia, Pertamina Grand Prix of Indonesia terus menunjukkan kontribusi nyata terhadap sektor pariwisata dan ekonomi nasional. Pada penyelenggaraan sebelumnya, event ini berhasil menarik 140.324 penonton. Sementara itu, sepanjang penyelenggaraan MotoGP 2025, kawasan The Mandalika mencatat lebih dari 200 ribu total pengunjung dari berbagai aktivitas yang diselenggarakan di kawasan tersebut.Dampak ekonomi yang dihasilkan mencapai Rp4,96 triliun secara nasional dengan multiplier effect yang menjangkau sektor transportasi, akomodasi, kuliner, UMKM, ekonomi kreatif, dan berbagai jasa pendukung lainnya. Lebih dari 600 UMKM lokal turut terlibat dalam ekosistem event dan destinasi, sementara lebih dari 3.000 tenaga kerja terserap pada berbagai sektor pendukung saat pelaksanaan event MotoGP 2025.Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Moreno Soeprapto, menilai, Pertamina Grand Prix of Indonesia mempunyai peran penting dalam memperkuat ekosistem motorsport nasional."Kehadiran Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama di kejuaraan dunia menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki talenta yang mampu berkembang melalui pembinaan yang berkelanjutan. Semangat The Rise of Local Heroes sangat relevan karena keberhasilan motorsport nasional tidak hanya dibangun oleh pembalap, tetapi juga oleh seluruh ekosistem yang mendukungnya, mulai dari komunitas, mekanik, official, marshal, hingga penyelenggara," kata Moreno.Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka, menyebut, Mandalika memiliki positioning yang unik dalam kalender MotoGP dunia."Mandalika memiliki karakter yang sangat berbeda dibandingkan seri MotoGP lainnya. Melalui konsep 'Thrill in Paradise', pengunjung tidak hanya dapat menyaksikan balapan kelas dunia, tetapi juga menikmati keindahan alam, budaya, kuliner, sport tourism, dan berbagai pengalaman khas Indonesia yang menjadikan Mandalika sebagai salah satu destinasi sport tourism paling unik di dunia," pungkasnya.Sejalan dengan konsep itu, pengunjung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 bisa menikmati berbagai pengalaman unggulan yang merepresentasikan keunikan The Mandalika, mulai dari sunset and sunrise experiences, outdoor sport and wellness activities, community race dan workshop, cultural infused experiences, music festival and entertainment, wisata bahari dan island hopping, hingga ragam kuliner serta budaya khas Lombok.Sebagai kawasan destinasi terintegrasi, The Mandalika juga terus memperkuat kualitas pengalaman pengunjung melalui peningkatan konektivitas, optimalisasi area experiential destination, penguatan sistem mobilitas kawasan, pengembangan area F&B dan UMKM, serta peningkatan standar keamanan, kenyamanan, dan layanan pengunjung.Sepanjang tahun 2025, Pertamina Mandalika International Circuit mencatat 285 hari aktivitas dan 206 event. Tren positif tersebut berlanjut pada 2026 dengan target 244 hari aktivitas dan 132 event yang terdiri dari 89 event motorsport dan 43 event non-motorsport.Dengan kombinasi kompetisi kelas dunia, keindahan destinasi, pertumbuhan talenta nasional, serta dampak ekonomi yang terus meluas, Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 kembali jadi momentum penting bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional sekaligus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.Dukung Local Heroes. Saksikan para juara dunia. Jadilah bagian dari perjalanan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Read More“Memasuki Tahun Kelima, MotoGP Indonesia Perkuat Nation Branding, Sport Tourism, dan Posisi Indonesia di Panggung Global”Jakarta, 17 Juni 2026 – Indonesia kembali bersiap menjadi tuan rumah Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Mandalika International Circuit, The Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Kehadiran Indonesia dalam rangkaian kalender MotoGP dunia kembali menjadi momentum penting untuk menunjukkan kapasitas bangsa dalam menyelenggarakan event olahraga internasional berkelas dunia. Lebih dari sekadar balapan, Pertamina Grand Prix of Indonesia menjadi ajang yang memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi sport tourism global sekaligus etalase yang memperkenalkan keindahan alam, budaya, dan keramahan Indonesia kepada dunia.Tahun 2026 juga menjadi tonggak penting bagi Indonesia karena menandai tahun kelima penyelenggaraan MotoGP di Tanah Air sejak pertama kali digelar di Mandalika pada 2022. Dalam kurun waktu tersebut, Pertamina Grand Prix of Indonesia telah berkembang menjadi salah satu agenda sport tourism terbesar di Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam kalender olahraga internasional.Sebagai penyelenggara event melalui PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation/ITDC dan didukung PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sebagai operator Mandalika International Circuit, berbagai persiapan terus dilakukan untuk memastikan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dapat berlangsung sesuai standar internasional yang ditetapkan oleh Dorna Sports dan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM).Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka, mengatakan, berbagai persiapan terus dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan tahun ini berjalan dengan optimal dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pihak yang terlibat."Setiap seri MotoGP memiliki karakteristik dan daya tariknya masing-masing. Mandalika memiliki posisi yang unik karena memadukan kompetisi balap motor paling bergengsi dengan keindahan destinasi pariwisata Indonesia. Kehadiran MotoGP di Mandalika bukan hanya menghadirkan tontonan olahraga, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan budaya, keramahan, dan potensi pariwisata Indonesia kepada audiens global. Karena itu, kami terus melakukan berbagai persiapan untuk memastikan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh peserta maupun pengunjung," jelas Troy.Troy menambahkan bahwa keberhasilan Pertamina Grand Prix of Indonesia merupakan hasil kolaborasi berbagai pemangku kepentingan yang memiliki visi yang sama untuk menghadirkan event berkelas dunia di Indonesia serta dampak besar yang juga dihasilkan baik secara ekonomi dan sosial. Dalam pelaksanaannya, ITDC sebagai penyelenggara terus berkoordinasi dengan MGPA sebagai operator Mandalika International Circuit untuk memastikan kesiapan kawasan, sirkuit, dan seluruh aspek operasional event berjalan secara optimal.Pertamina Grand Prix of Indonesia merupakan event bersama yang melibatkan dukungan dan sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, BUMN, sponsor, komunitas motorsport, pelaku industri pariwisata, UMKM, hingga masyarakat lokal. Kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam menghadirkan penyelenggaraan yang semakin baik dari tahun ke tahun.Kepercayaan dunia terhadap Indonesia sebagai tuan rumah tidak terlepas dari keberhasilan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Pada penyelenggaraan 2025, Pertamina Grand Prix of Indonesia berhasil menarik 140.324 penonton dan menjadi salah satu event olahraga terbesar di Indonesia.Lebih jauh, penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia juga menjadi bagian dari upaya membangun legacy jangka panjang bagi masyarakat. Kehadiran event ini tidak hanya menghadirkan manfaat ekonomi, namun juga mendorong lahirnya berbagai talenta dan pelaku industri yang tumbuh bersama perkembangan ekosistem motorsport dan pariwisata nasional.Manfaat tersebut dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Lebih dari 600 UMKM lokal terlibat dalam ekosistem event dan destinasi, sementara lebih dari 3.000 tenaga kerja terserap pada berbagai sektor pendukung. Kehadiran MotoGP juga membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif, seni budaya, kuliner, dan pariwisata lokal untuk memperkenalkan produk dan layanan mereka kepada pasar nasional maupun internasional.Sebagai bagian dari persiapan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, ITDC bersama MGPA telah menindaklanjuti berbagai evaluasi dan pembelajaran dari penyelenggaraan sebelumnya ke dalam program peningkatan kualitas operasional yang mencakup tidak hanya area sirkuit, tetapi juga kawasan The Mandalika secara keseluruhan.Fokus utama persiapan meliputi aspek keselamatan (safety), keamanan (security), crowd management, transport management, kebersihan kawasan, hingga customer experience guna memastikan seluruh pengunjung memperoleh pengalaman terbaik selama berada di Mandalika.Di kawasan, berbagai penataan dan penguatan terus dilakukan melalui optimalisasi area experiential destination, peningkatan konektivitas menuju berbagai atraksi wisata unggulan, penguatan layanan shuttle dan sistem mobilitas kawasan, pengembangan area F&B dan UMKM yang lebih terkurasi, serta peningkatan standar kebersihan, kenyamanan, dan layanan pengunjung.Dengan pendekatan tersebut, pengunjung tidak hanya menikmati aksi balap di Mandalika International Circuit, tetapi juga memperoleh pengalaman destinasi yang lebih lengkap sebelum, selama, dan setelah akhir pekan balapan berlangsung.Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 diharapkan kembali menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia dalam kalender olahraga internasional sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan event kelas dunia dengan standar operasional terbaik dan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Read MoreThe Mandalika, 14 Juni 2026 – Kemeriahan FIFA World Cup 2026™️ dapat dinikmati masyarakat secara gratis di The Mandalika melalui program Nonton Bareng (Nobar) yang digelar selama 16 hari penuh di Bazaar Mandalika, mulai 13 hingga 28 Juni 2026. Program ini adalah hasil kerja sama antara InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan TVRI Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai pemegang hak siar resmi FIFA World Cup 2026™️ di Indonesia.Selain menghadirkan pengalaman menyaksikan ajang sepak bola terbesar dunia secara bersama-sama, kegiatan ini juga diharapkan bisa meningkatkan kunjungan dan aktivitas ekonomi di Bazaar Mandalika, yang saat ini menjadi pusat aktivitas masyarakat dan wisatawan di kawasan. Sebanyak 137 pelaku usaha yang terdiri atas 96 UMKM di Creativity Zone dan 41 tenant kuliner di Culinary Zone, berpotensi merasakan manfaat dari meningkatnya jumlah pengunjung selama kegiatan nobar berlangsung.Pengunjung dapat menikmati berbagai pertandingan menarik, yang melibatkan tim-tim unggulan dunia seperti Brasil, Argentina, Jepang, Spanyol, Uruguay, hingga Amerika Serikat sesuai jadwal resmi FIFA World Cup 2026™️ fase grup, yang berlangsung hingga 28 Juni 2026. Program nobar difokuskan pada pertandingan yang berlangsung pada pagi hingga siang hari, sehingga pengunjung dapat menikmati pengalaman menonton yang lebih nyaman dan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya.General Manager The Mandalika, Pari Wijaya, mengutarakan, penyelenggaraan nobar FIFA World Cup 2026™️ merupakan bagian dari upaya ITDC menghadirkan aktivasi kawasan yang tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal. "Piala dunia adalah salah satu ajang olahraga paling bergengsi dan memiliki daya tarik yang sangat besar di seluruh dunia. Melalui nobar ini, kami ingin menghadirkan ruang berkumpul yang nyaman dan inklusif bagi masyarakat sekaligus mendorong meningkatnya aktivitas di Bazaar Mandalika. Kedatangan pengunjung selama penyelenggaraan nobar diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para tenant dan pelaku UMKM yang menjadi bagian penting dari ekosistem ekonomi kawasan," ujar Pari.Ia menambahkan, Bazaar Mandalika saat ini telah berkembang menjadi salah satu pusat kegiatan masyarakat di area The Mandalika yang menghadirkan beragam pilihan kuliner, produk kreatif, serta ruang interaksi bagi wisatawan dan masyarakat lokal."Kami melihat momentum FIFA World Cup 2026™️ sebagai kesempatan yang baik untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam aktivitas kawasan sekaligus memperluas peluang promosi bagi produk-produk lokal. Dengan semakin banyaknya pengunjung yang datang, kami berharap para pelaku UMKM dapat memperoleh manfaat nyata melalui peningkatan transaksi, eksposur produk, dan peluang usaha yang lebih luas. Karena itu, setiap aktivitas yang kami hadirkan di kawasan, diupayakan dapat membuka lebih banyak lagi peluang bagi masyarakat, untuk tumbuh dan berkembang bersama The Mandalika," tambahnya.Dengan konsep terbuka dan tanpa dipungut biaya, program Nobar FIFA World Cup 2026™️ di Bazaar Mandalika menjadi salah satu pilihan destinasi berkumpul dan menikmati kemeriahan sepak bola dunia di Pulau Lombok. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari langkah nyata ITDC dalam menghadirkan kawasan yang hidup, melalui berbagai aktivitas yang memberikan manfaat bagi masyarakat, wisatawan, serta pelaku usaha lokal, sejalan dengan komitmen dalam mendukung pengembangan destinasi pariwisata yang berkelanjutan.
Read MoreTHE NUSA DUA, (13/6/2026) – Menjelang pelaksanaan Asian Games Fun Run 2026 di Bali, Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) bersama Olympic Council of Asia (OCA) dan Aichi–Nagoya Asian Games Organizing Committee (AINAGOC) menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang lari bersama, melainkan simbol kolaborasi dan persatuan Asia menuju Asian Games ke-20 di Jepang.Hal tersebut mengemuka dalam press conference Asian Games Fun Run 2026 yang digelar di Bali Collection, Nusa Dua. Wakil Ketua Umum NOC Indonesia, Ismail Ning, menyampaikan bahwa Asian Games Fun Run menjadi platform strategis untuk memperkuat peran Indonesia dalam ekosistem olahraga Asia.“Fun Run ini bukan hanya tentang partisipasi publik, tetapi tentang bagaimana Indonesia berkontribusi dalam membangun semangat kolektif Asia. Ini adalah bagian dari diplomasi olahraga yang membawa nilai persahabatan, solidaritas, dan sportivitas lintas negara,” ujar Ismail Ning. Director Media and Broadcast Department OCA, Jian Zhou menegaskan bahwa rangkaian Fun Run di berbagai negara Asia menjadi langkah penting dalam mendekatkan Asian Games kepada masyarakat. “Kami ingin Asian Games tidak hanya menjadi milik atlet, tetapi juga milik seluruh masyarakat Asia. Melalui Fun Run, semangat tersebut dibawa langsung ke kota-kota, termasuk Bali sebagai salah satu destinasi dunia dan Indonesia merupakan bagian penting dalam Olympic Movement,” ujar Jian Zhou.Manami Okumura selaku Deputy Director, Public Relations Section Aichi-Nagoya Asian Games Organizing Committee (AINAGOC) menyampaikan apresiasi atas peran aktif Indonesia dalam mendukung suksesnya Asian Games Aichi–Nagoya 2026.“Kami senang bisa menggelar Asian Games Fun Run di sini (Bali). Indonesia selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan Asian Games. Antusiasme yang ditunjukkan melalui Fun Run ini mencerminkan kesiapan Asia untuk menyambut ajang terbesar kita bersama,” ungkap Okumura.Dari perspektif atlet, Olympian Lompat Jauh Maria Londa menilai kegiatan ini memiliki makna emosional yang kuat bagi para atlet dan masyarakat.“Fun Run ini menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju Asian Games dimulai dari sekarang. Ini tentang membangun semangat bersama, di mana masyarakat bisa merasakan langsung energi yang biasanya hanya ada di arena pertandingan,” ujar Maria Londa. Di sisi lain, Project Director Asian Games Fun Run 2026, Tabitha Sumendap menambahkan bahwa penyelenggaraan di Bali dirancang sebagai pengalaman kolektif yang inklusif dan berkesan. “Kami ingin menghadirkan event yang tidak hanya dinikmati pelari, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara masyarakat, atlet, dan semangat Asian Games itu sendiri. Ini adalah celebration menuju 2026,” jelas Tabitha.Selain itu, General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, menyampaikan bahwa terpilihnya kawasan The Nusa Dua sebagai lokasi penyelenggaraan Asian Games Fun Run 2026 mencerminkan kepercayaan berbagai organisasi internasional terhadap kualitas destinasi dan kesiapan kawasan dalam mendukung penyelenggaraan event berskala global.“Kami menyambut baik penyelenggaraan Asian Games Fun Run 2026 di kawasan The Nusa Dua. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen kami untuk menghadirkan berbagai event internasional yang tidak hanya mendorong sport tourism, tetapi juga memperkuat posisi Bali sebagai destinasi kelas dunia yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. Kehadiran Asian Games Fun Run menjadi momentum yang mempertemukan semangat olahraga, kolaborasi lintas negara, serta promosi pariwisata Indonesia kepada masyarakat Asia dan dunia,” ujar I Made Agus Dwiatmika.I Made Agus Dwiatmika menambahkan, sebagai kawasan pariwisata terintegrasi yang telah berpengalaman menjadi tuan rumah berbagai konferensi, ajang olahraga, dan event internasional, The Nusa Dua terus berkomitmen mendukung penyelenggaraan kegiatan berkualitas yang memberikan dampak positif bagi destinasi, pelaku industri pariwisata, serta masyarakat sekitar.Asian Games Fun Run 2026 akan digelar di Bali Collection, Nusa Dua, pada 14 Juni 2026, dengan konsep partisipatif yang terbuka untuk berbagai kalangan. Selain kegiatan lari, acara ini juga akan menghadirkan berbagai activation yang memperkuat engagement publik terhadap Asian Games.Lebih dari sekadar event, Asian Games Fun Run Bali diharapkan menjadi katalis dalam membangun kesadaran, memperkuat konektivitas antarbangsa di Asia, serta menegaskan posisi Indonesia sebagai bagian penting dalam perjalanan menuju Asian Games Aichi–Nagoya 2026.Asian Games Fun Run 2026 juga didukung oleh berbagai mitra, seperti Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai venue partner di kawasan Bali Collection, serta sponsor lainnya seperti Gudang Kripto, The Stone Hotel Bali, Bank Vima, Fin+, Liberty Foundation, Essenza, juga sponsor Tim Indonesia yakni Mills, BAIC, Aice, Kings Travel, TikTok dan Perumnas.
Read MoreThe Mandalika, 12 Juni 2026 – Perkembangan kawasan The Mandalika terus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar, termasuk bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa penyangga. Sejumlah UMKM binaan mulai terhubung dengan ekosistem pariwisata di kawasan, salah satunya melalui pemasokan hasil pertanian hidroponik kepada tenant dan pelaku usaha kuliner di The Mandalika.Untuk memperkuat keterlibatan masyarakat lokal dalam rantai nilai pariwisata tersebut, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) bersama Pullman Lombok Mandalika Beach Resort menyelenggarakan Workshop Pemasaran Digital bagi UMKM Desa Penyangga, pada Rabu (10/6) di Dusun Bungawan Daya, Desa Prabu, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang diikuti oleh 28 pemilik UMKM dari Desa Kuta dan Desa Prabu ini merupakan bagian dari komitmen ITDC untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal agar mampu memanfaatkan peluang ekonomi yang tumbuh seiring perkembangan sektor pariwisata di The Mandalika.General Manager The Mandalika, Pari Wijaya, mengatakan bahwa pengembangan destinasi pariwisata tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur dan atraksi wisata, tetapi juga harus mampu menciptakan manfaat ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar. Karena itu, peningkatan kapasitas UMKM menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat lokal dapat tumbuh bersama perkembangan kawasan.“Kami ingin semakin banyak UMKM lokal yang menjadi bagian dari rantai nilai pariwisata The Mandalika. Melalui pelatihan ini, kami berharap pelaku usaha dapat memperkuat kualitas produk, meningkatkan kemampuan pemasaran digital, serta memperluas akses kemitraan dengan tenant, hotel, restoran, dan pelaku usaha pariwisata lainnya. Dengan demikian, manfaat ekonomi kawasan dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan oleh masyarakat,” ujar Pari.Para peserta workshop merupakan UMKM binaan yang bergerak di berbagai sektor usaha, mulai dari produk olahan pangan, produk berbasis kelapa, hingga pertanian hidroponik. Beberapa di antaranya telah menunjukkan perkembangan positif dan mulai terhubung dengan ekosistem pariwisata di kawasan The Mandalika. Hasil pertanian hidroponik dari Kelompok Tani Hydroku, misalnya, telah memasok kebutuhan sejumlah tenant dan pelaku usaha kuliner di kawasan. Keterhubungan ini menunjukkan bagaimana pengembangan pariwisata dapat menciptakan peluang ekonomi baru bagi warga lokal melalui kemitraan yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.Workshop menghadirkan Marketing Communication Pullman Lombok Mandalika Merujani Beach Resort, Ryan Rinaldy; Corporate Digital ITDC, Imam Khoirul; serta Public Community and Relation (PCR) The Mandalika, Adjat Sudrajat, sebagai narasumber. Para peserta memperoleh pembekalan mengenai pentingnya konten digital, strategi komunikasi pemasaran dan branding, pengembangan kemasan produk, hingga praktik membuat konten promosi yang bisa mendukung pemasaran produk UMKM secara lebih efektif.Melalui pelatihan tersebut, peserta diharap mampu meningkatkan visibilitas produk melalui platform digital, memperluas jaringan pemasaran, serta membuka akses kemitraan dengan tenant, hotel, restoran, dan pelaku usaha pariwisata di kawasan The Mandalika. Harapannya, upaya ini semakin memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat lokal sekaligus menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan.Ketua Pokdarwis Monkey Cave Desa Prabu, Zaki Yurahman, yang turut menjadi salah satu peserta workshop, antusias mengikuti pelatihan ini. Menurutnya, kegiatan itu memberikan wawasan baru yang sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha mikro untuk meningkatkan daya saing produk. “Selama ini kami lebih fokus pada produksi dan penjualan secara langsung. Melalui workshop ini kami mendapatkan banyak pengetahuan mengenai cara membangun branding, membuat konten promosi yang menarik, hingga memahami kebutuhan pasar yang terus berkembang. Kami berharap ilmu yang diperoleh bisa membantu produk kami menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.Selain pelatihan, pada kesempatan yang sama ITDC juga menyerahkan bantuan sarana dan prasarana berupa 10 unit tempat sampah kepada Pokdarwis Monkey Cave Desa Prabu. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pengelolaan kebersihan dan peningkatan kualitas destinasi wisata Monkey Cave yang menjadi salah satu daya tarik wisata berbasis alam dan budaya di Desa Prabu.ITDC berharap dukungan sarana dan prasarana itu dapat membantu meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi wisata Monkey Cave, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, nyaman, dan berkelanjutan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat yang mampu memberikan nilai tambah bagi lingkungan maupun perekonomian lokal.Ke depan, ITDC akan terus memperkuat pemberdayaan masyarakat dan UMKM desa penyangga melalui berbagai program pendampingan, pelatihan, serta kemitraan strategis yang berorientasi pada peningkatan kapasitas dan akses pasar. Melalui pendekatan tersebut, ITDC berharap semakin banyak masyarakat lokal yang dapat berpartisipasi dalam ekosistem pariwisata The Mandalika, sehingga manfaat pertumbuhan kawasan dapat dirasakan secara lebih luas, berkelanjutan, inklusif, dan sesuai dengan komitmen perusahaan dalam pilar Empowering People.
Read MoreThe Mandalika, 10 Juni 2026 – Sebanyak 107 pembalap diperkirakan akan ambil bagian dalam penyelenggaraan Mandalika Festival of Speed (MFoS) Putaran Kedua, yang dirangkaikan dengan Kejuaraan Nasional Indonesia Touring Car Race (ITCR) 2026 di Mandalika International Circuit pada 12–14 Juni 2026. Kehadiran Kejurnas ITCR dalam Putaran Kedua MFoS menjadi momentum penting dalam mendukung pembinaan balap roda empat nasional sekaligus memperkuat ekosistem motorsport Indonesia. Sebagai salah satu Intellectual Property (IP) unggulan Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Mandalika Festival of Speed (MFoS) tidak hanya menjadi ajang kompetisi balap roda empat, tetapi juga berperan sebagai wadah pengembangan talenta, tim balap, komunitas, serta pelaku industri otomotif nasional. Kehadiran Kejuaraan Nasional Indonesia Touring Car Race (ITCR) dalam MFoS menjadi bagian penting dalam menciptakan kompetisi yang berkelanjutan sekaligus memberikan ruang bagi para pembalap untuk bersaing di sirkuit berstandar internasional. Konsistensi penyelenggaraan MFoS juga menjadi bagian dari upaya MGPA dalam mengoptimalkan pemanfaatan Mandalika International Circuit sepanjang tahun. Melalui berbagai kejuaraan nasional yang digelar secara berkelanjutan, sirkuit ini tidak hanya menjadi tuan rumah ajang internasional, tetapi juga berkembang sebagai pusat aktivitas motorsport nasional yang mendukung pertumbuhan olahraga balap di Indonesia. Selama tiga hari penyelenggaraan, ajang balap roda empat ini akan menghadirkan berbagai aktivitas. Mulai dari sesi latihan, kualifikasi, balapan utama, hingga Time Attack. Sejumlah kelas yang berlaga antara lain Krida Agya One Make Race (OMR), Subaru BRZ Super Series, Superstars Sportscar Series, ITCR 1200cc, ITCR 1500cc, serta ISTCR 3600cc. Khusus pada kelas ISTCR 3600cc akan dipertandingkan kategori Kejurnas dan Non-Kejurnas. Kejuaraan Nasional ITCR 2026 dijembatani oleh Sunyoto Tsuyoshi Soejatmo atau lebih dikenal Sunny TS dari Racing Sun sebagai promotor. Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Ananda Mikola, mengatakan, MFoS terus berkembang sebagai salah satu ajang penting dalam pembinaan balap roda empat nasional. “Melalui MFoS dan Kejurnas ITCR, kami ingin memastikan Mandalika International Circuit tidak hanya menjadi tuan rumah event internasional, tetapi juga menjadi rumah bagi pembinaan dan pengembangan talenta motorsport nasional. Kami berharap penyelenggaraan ajang ini dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para pembalap untuk berkompetisi sekaligus mendorong pertumbuhan ekosistem motorsport Indonesia,” ujar Ananda. Senada dengan hal itu, Promotor Kejuaraan Nasional ITCR 2026, Sunyoto Tsuyoshi Soejatmo (Sunny TS), menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terjalin dengan MGPA. “Sebagai promotor Kejuaraan Nasional, kami berharap kerja sama dengan MGPA dapat terus terjalin dengan baik dan memberikan manfaat bagi perkembangan motorsport Indonesia. Kehadiran MFoS yang dirangkaikan dengan Kejurnas ITCR menjadi platform penting bagi para pembalap untuk berkompetisi sekaligus memperkuat ekosistem motorsport dan industri otomotif nasional. Kami berharap Mandalika Festival of Speed dapat terus berkembang sebagai salah satu ajang balap nasional unggulan yang mendukung kemajuan motorsport Indonesia,” ungkapnya. Rangkaian kegiatan dimulai hari Jumat (12/6) yang difokuskan pada persiapan tim dan pengembangan performa kendaraan. Setelah inspeksi lintasan, para peserta akan menjalani sesi Time Attack serta latihan bebas untuk seluruh kategori balap. Pada Sabtu (13/6), persaingan akan mulai berlangsung melalui sesi kualifikasi untuk menentukan posisi start Race 1. Setelah kualifikasi, para pembalap akan menjalani balapan pertama pada masing-masing kelas, sebagai bagian dari perebutan poin kejuaraan. Puncak acara berlangsung pada Minggu (14/6) melalui sesi kualifikasi kedua dan Race 2 sebagai penentu perolehan poin serta posisi para pembalap di klasemen. Selain balapan, penonton pun dapat mengikuti kegiatan Pit Walk untuk melihat lebih dekat mobil balap, paddock tim, dan para pembalap. Sementara itu, opening ceremony akan menjadi bagian dari rangkaian acara yang menambah semarak penyelenggaraan MFoS Putaran Kedua dan Kejurnas ITCR 2026. Melalui penyelenggaraan Mandalika Festival of Speed Putaran Kedua dan Kejurnas ITCR 2026, MGPA berharap dapat terus menghadirkan ruang kompetisi yang berkelanjutan bagi para pembalap nasional, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi lahirnya talenta-talenta baru di dunia motorsport. Ajang ini juga diharapkan dapat mendorong tumbuhnya ekosistem motorsport yang melibatkan tim balap, komunitas, pelaku industri otomotif, serta berbagai pihak yang berkontribusi terhadap kemajuan olahraga balap di Indonesia secara menyeluruh. Seluruh rangkaian balapan bisa disaksikan langsung secara gratis oleh masyarakat di Grandstand A Mandalika International Circuit maupun melalui siaran langsung di kanal YouTube The Mandalika GP. Setelah Putaran Kedua, Mandalika Festival of Speed 2026 akan berlanjut dengan Putaran Ketiga yang dijadwalkan pada 14–16 Agustus 2026 dan Putaran Keempat tanggal 16–18 Oktober 2026 di Mandalika International Circuit. Pantau terus informasi terbaru melalui:Instagram.com/themandalikagpfacebook.com/themandalikagpyoutube.com/@themandalikagptiktok.com/@themandalikagplinkedin.com/company/themandalikagp
Read More