The Nusa Dua, Bali, 21 April 2025 — PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC, perusahaan pengembang dan pengelola kawasan pariwisata terintegrasi di Indonesia, hari ini Senin, (21/04) secara resmi menandatangani perjanjian Land Utilization and Development Agreement (LUDA) dengan PT Kleo Mandalika Resort, untuk pengembangan lahan seluas 101.185 m2 yang akan dibangun Hotel Bintang 5 berkonsep Luxury Brand Collection, berlokasi di Lot TTA3-A, kawasan Pantai Tanjung Aan, bagian timur Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)."Kami menyambut baik kerjasama strategis dengan PT Kleo Mandalika Resort yang merupakan bagian dari konsorsium internasional. Ini merupakan langkah penting dalam menambah portofolio akomodasi berkelas dunia di timur kawasan The Mandalika, khususnya Pantai Tanjung Aan. Investasi ini tidak hanya memperkuat posisi The Mandalika sebagai destinasi pariwisata unggulan, tetapi juga menunjukkan kepercayaan investor global terhadap potensi dan masa depan kawasan The Mandalika, ucap Ari Respati, Direktur Utama ITDC.Sementara, Satoki Okazaki, Direktur Utama PT Kleo Mandalika Resort, mengatakan “Merupakan kehormatan bagi kami untuk dapat berkolaborasi dengan ITDC dalam proyek strategis ini.Penandatanganan LUDA hari ini bukan sekadar perjanjian, tetapi wujud nyata dari visi bersama dalam membangun masa depan The Mandalika yang lebih cerah. Kami percaya bahwa kemitraan ini akan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi kawasan, membuka peluang investasi, dan menciptakan lapangan kerja. Bersama ITDC, kami berkomitmen menghadirkan akomodasi berkelas dunia di KEK Mandalika yang dapat dinikmati oleh generasi kini dan mendatang.""Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mewujudkan kerja sama ini. Mari kita melangkah maju dengan semangat kolaborasi dan optimisme untuk menjadikan Mandalika sebagai destinasi unggulan di panggung pariwisata dunia,” imbuh Satoki Okazaki.Melalui perjanjian ini, Hotel Bintang 5 yang akan dibangun dengan konsep Luxury Brand Collection beserta fasilitas pendukung lainnya, dirancang untuk melengkapi portofolio akomodasi mewah di kawasan The Mandalika. Nilai investasi yang direncanakan dalam proyek ini mencapai sekitar Rp. 2,1 Triliun, dan menjadi bukti kuat atas kepercayaan investor global terhadap potensi pariwisata premium di The Mandalika.PT Kleo Mandalika Resort, sebuah perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) yang merupakan hasil Joint Venture (JV) antara perusahaan-perusahaan yang berbasis di Indonesia, Jepang, dan Dubai. Para mitra dalam JV sebelumnya telah memiliki pengalaman dalam pengembangan properti ritel dan hotel di berbagai negara, termasuk proyek-proyek di The Mandalika.Perjanjian LUDA berlaku selama 30 tahun, dengan opsi perpanjangan selama 20 tahun dan pembaharuan selama 30 tahun. “Kami optimistis proyek ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja, serta percepatan pengembangan infrastruktur pariwisata di The Mandalika. ITDC akan terus berkomitmen menghadirkan mitra-mitra terbaik untuk mengembangkan The Mandalika secara berkelanjutan dan berkelas internasional, untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata nasional,” tutup Ari.
Read MoreJakarta, 13 April 2025 – "Ternyata ada di dunia nyata apa yang kami gambarkan dari lagu-lagu kami. Bukan hanya lukisan," ujar Angga vokalis Maliq & D’Essentials usai tampil di International Golo Mori Jazz (IGMJ) 2025, kemarin (12/4) di Golo Mori Convention Center (GMCC), Labuan Bajo.Mereka tampil sangat prima membuka IGMJ 2025. Tata suara yang jernih dengan gema natural dari bentangan bukit dan lautan semakin menambah magis susunan lagu yang mereka bawakan. Musik, lirik, energi yang dicurahkan, ekspresi yang tulus, serta semesta yang berhasil terkoneksi dengan baik. Mereka saling merespon. Merinding!Langit cerah beriring sunset yang indah. Sungguh pengalaman yang tak terlupakan. Menikmati penampilan mereka dari sisi yang berbeda dan hanya ada di Golo Mori!. "Kita menari di Golo Mori Jazz," ujar Angga mengiringi intro lagu Menari. Sebanyak 10 lagu mengalun dengan syahdu.“Kami akan buat acara ini jadi agenda tahunan. Dari acara musik serta infrastruktur yang InJourney kelola disini akan dapat memberikan dampak berganda yang baik bagi masyarakat Labuan Bajo,” ungkap Ari Respati, Direktur Utama ITDC.Walaupun langit meredup, bukit-bukit indah di sini tetap menampakkan bentuknya lewat siluet. Di bawah terang bulan purnama, Kahyangan menjadi salah satu nomor pembuka Tohpati Orchestra. Semakin magis disusul dengan tembang Jatuh Cinta. Mas Bontot, begitu ia akrab disapa. Punya selera dan warna tersendiri dalam komposisi orkestranya."Begitu istimewa dan hangat, rasanya penuh cinta di panggung yang alamnya begitu indah." Ungkap Andien usah menyanyikan lagu Milikmu Selalu. Gemintang menjadi salah satu lagu paling esensial di momen malam ini. Langit penuh bintang dan terang bulan yang cantik. Lirik, musik, dan suasana saling merajut kenangan manis di International Golo Mori Jazz 2025.Penghormatan untuk Titiek Puspa"Lagu ini aku dedikasikan untuk almarhum eyang Titiek Puspa. Semangatnya selalu hidup dalam tiap harmoni," ujar Andien di tengah penampilan cantiknya malam tadi.Sejak awal lagu ini diiringi oleh koor dari kursi penonton. Kupu-Kupu Malam berkumandang merdu dalam khusyuk dengan format akustik bersama Tohpati. Dilanjutkan Bimbi yang dibawakan dengan Rhythm Section yang lebih groove. Dua lagu tersebut dibawakan tanpa latihan. Ya, mereka sudah mumpuni untuk membawakan lagu milik eyang Titiek Puspa.Energi penonton juga masih terjaga di tembang akhir Aku Cinta Dia. Sebagai transisi ke penampil selanjutnya, Andien menyanyikan Dia. Sheila Majid pun naik ke atas panggung dengan gaun coklat yang sangat anggun. Semakin malam, semilir angin turut menguraikan helai-helai gaunnya. Sheila Majid makin mempesona di atas panggung IGMJ 2025.Tohpati berhasil menafsirkan orkestra yang membalut lagu-lagu Sheila Majid dengan takaran yang pas. Tak berlebih sedikit pun, sehingga membuat warna dan nuansa musiknya tetap terdengar tak asing.Tone vocal Sheila Majid tetap sama ketika kita mendengar dalam streaming platform sekalipun. "Kita orang Asia suka sekali lagu patah hati, ini dia Cinta Jangan Kau Pergi," kata Sheila yang sejurus kemudian penonton kompak menyanyikan lagunya sejak awal. Anyer dan Jakarta disajikan dalam warna orkestra yang menggugah. Komposisi rhythm, string, dan brass section yang dihantarkan dengan dinamika yang penuh emosional.Sesering apapun menonton para penampil malam tadi, semuanya memberikan performa terbaik dan berhasil memunculkan esensi musik mereka yang secara organik terasa berkat dorongan alam Golo Mori. Nyanyian dan permainan musik para penampil terasa ke hati.
Read MoreManggarai Barat, 12 April 2025 - Kementerian Pariwisata berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan PT Pengembangn Pariwisata Indonesia (ITDC) menggulirkan "Gerakan Wisata Bersih (GWB)" di Labuan Bajo sebagai langkah nyata bersama dalam menciptakan kebersihan destinasi juga memperkokoh semangat dan langkah kolaboratif menuju pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.Gerakan Wisata Bersih di Labuan Bajo berlangsung di dua titik yakni di kawasan Marina Waterfront dan Pantai Pede, Sabtu (12/42025). Kegiatan diisi dengan aksi bersih sampah massal yang diikuti seluruh unsur pentahelix pariwisata. Dari dua lokasi kegiatan, terkumpul sampah dengan jumlah total 1.080,6 kilogram.Selain kegiatan bersih-bersih massal, juga ada edukasi dan kampanye untuk meningkatkan wisatawan dan masyarakat lokal, penyediaan fasilitas pendukung seperti tempat sampah yang memadai dan ramah lingkungan.Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengatakan, Gerakan Wisata Bersih merupakan gerakan kolektif sebagai upaya bersama meningkatkan daya saing destinasi pariwisata Indonesia yang lebih aman dan sehat bagi wisatawan."Gerakan Wisata Bersih adalah salah satu dari lima program prioritas Kementerian Pariwisata," kata Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa.Sebagai program unggulan Kemenpar, Gerakan Wisata Bersih didasari dari aspirasi masyarakat tentang banyaknya destinasi wisata Indonesia yang masih membutuhkan perhatian besar akan kebersihan.Hal ini tentu akan memberikan dampak besar terhadap citra pariwisata Indonesia yang memiliki cita-cita besar dalam mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.Salah satunya tergambar dari pilar kesehatan dan kebersihan Indonesia di peta pemeringkatan Travel and Tourism Development Index (TTDI). Meski peringkat Indonesia melonjak dari 32 ke posisi 22 dunia di tahun 2024, pilar kesehatan dan kebersihan (health and hygiene) masih rendah bahkan turun dari angka 89 menjadi 82.Bahkan untuk di Asia, nilai Indonesia juga masih di bawah rata-rata nilai negara-negara di Asia."Artinya ini harus menjadi perhatian serius kita bersama, kita (harus) punya komitmen untuk menjadikan Indonesia sebagai destinasi pariwisata yang mendunia, menjadi destinasi pariwisata nomor satu di dunia dengan kekayaan alam budaya yang kita miliki," ujar Wamenpar Ni Luh Puspa.Pemilihan Labuan Bajo sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan Gerakan Wisata Bersih diharapkan dapat meningkatkan kesadaran (awareness) tentang pentingnya menjaga kebersihan dan menyebar ke destinasi-destinasi lain di Indonesia.Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan daya saing pariwisata Indonesia sesuai dengan aspek "health and hygiene" dalam Travel and Tourism Development Index (TTDI). Ini adalah gerakan bersama yang dirancang untuk menciptakan dampak nyata dan jangka panjang bagi lingkungan masyarakat dan daya saing pariwisata Indonesia."Kami berharap dengan tempat-tempat ini kami pilih, akan semakin membuka mata publik bahwa masalah sampah adalah masalah yang serius," ujar Wamenpar.Lebih lanjut Wamenpar Ni Luh Puspa menegaskan gerakan ini harus dilanjutkan secara simultan dengan salah satunya penguatan edukasi di masyarakat."Ini akan menjadi langkah pertama yang baik, kemudian ada penyediaan fasilitas pendukung yang kita bekerja sama lintas sektoral dengan pihak swasta maupun BUMN seperti yang dilakukan oleh ITDC hari ini sangat luar biasa," ujarnya.Direktur Utama ITDC Ari Respati mengatakan satu kebanggaan bagi pihaknya untuk bisa berkontribusi dan memberikan sumbangsih nyata dalam membantu kemajuan sebuah daerah khususnya dalam sisi kebersihan."Merupakan sebuah kehormatan bagi kami dapat berkolaborasi bersama Kementerian Pariwisata dalam mendukung Gerakan Wisata Bersih. Kolaborasi ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen ITDC untuk terus berkontribusi dalam menciptakan pariwisata yang bertanggung jawab dan berkelanjutan demi masa depan industri pariwisata Indonesia," ujar Ari Respati.Ia mengatakan gerakan ini sebagai fondasi yang paling utama untuk menjaga sebuah destinasi tetap bersih, aman, nyaman dan menyenangkan."Sekali lagi kami berharap bahwa kegiatan ini sekali lagi bukan hanya yang pertama dan yang terakhir. Ini merupakan sebuah awalan dan tentunya bukan hanya sekadar memungut sampah tapi nanti kami juga akan membantu untuk pengelolaan sampah di akhirnya. Karena itu merupakan juga sebuah sebuah isu yang saat ini sedang kami lakukan di salah satu daerah pariwisata kami," kata Ari.Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kementerian Pariwisata dan juga seluruh pemangku kepentingan yang bersama-sama ikut mewujudkan harapan Labuan Bajo yang bersih."Tentu butuh keterlibatan kita semua agar orang suka dan betah datang di tempat kita. Karenanya kita juga sudah harus memulai agar lingkungan kita jaga. Hari ini kita memulai dengan budaya yang baru, betapa pentingnya yang namanya kebersihan," ujar Edistasius Edi.Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat; serta Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng.Hadir mendampingi Wamenpar Ni Luh Puspa, Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis, Fadjar Hutomo; serta Plt. Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores, Frans Teguh.
Read MoreThe Golo Mori, 12 April 2025 — Dalam sebuah pengembangan destinasi pariwisata, pembangunan SDM dan fasilitas merupakan sebuah bagian yang tidak terpisahkan. Keberhasilan pengembangan destinasi pariwisata membutuhkan kualitas fasilitas pendukung wisata dan kemampuan SDM yang mumpuni.Dalam kaitan tersebut, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC bersama InJourney yang merupakan BUMN Holding Aviasi Pariwisata Indonesia, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan pendidikan dan pariwisata di Nusa Tenggara Timur (NTT). ITDC bersama Injourney menjalankan melalui dua inisiatif, yaitu penyerahan bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa-siswi SD Negeri Jarak di Kampung Jarak, Desa Golo Mori, dan seremoni penyelesaian pembangunan heliport di kawasan The Golo Mori, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada hari ini, Sabtu (12/04).Direktur Utama ITDC, Ari Respati, menyatakan, "Kami percaya bahwa pengembangan SDM melalui pendidikan serta penyiapan fasilitas pendukung pariwisata merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam keberhasilan pengembangan sebuah destinasi pariwisata. Kami melihat pendidikan adalah pondasi penting bagi masa depan masyarakat khususnya masyarakat Labuan Bajo, NTT. Kami berharap bantuan ini dapat memotivasi generasi muda untuk terus belajar dan berkontribusi dalam kemajuan pariwisata di masa yang akan datang."Sebagai bagian dari kepedulian terhadap dunia pendidikan, ITDC menyerahkan bantuan berupa 6 unit papan tulis, 1 unit lemari buku untuk perpustakaan sekolah, serta bingkisan tumbler dan alat tulis bagi siswa-siswi SD Negeri Jarak. Penyerahan bantuan alat pendidikan dilakukan oleh Human Capital Development & Sustainability Group Head InJourney, Robby Saputra dan Corporate Secretary Group Head ITDC, Million Sekarsari. Bantuan diterima oleh Kepala sekolah SDN Jarak, Hermilinda Fransiska Datrin Lihi. Selain itu, ITDC mengadakan syukuran atas selesainya pembangunan heliport berukuran 24x24 meter di kawasan The Golo Mori, Manggarai Barat. Heliport ini merupakan bagian dari proyek Hub Pariwisata The Golo Mori dan dirancang untuk mendukung konektivitas eksklusif bagi wisatawan premium, pelaku bisnis, dan tamu kenegaraan. Fasilitas ini akan memperkuat peran The Golo Mori sebagai gerbang baru pariwisata di Labuan Bajo dan mendukung percepatan pembangunan pariwisata di Indonesia Timur.”Pembangunan heliport ini juga melibatkan kontraktor asal Kupang dan tenaga kerja lokal. Inisiatif ini semakin menunjukkan komitmen nyata ITDC untuk dapat terus berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat secara berkelanjutan,” pungkas Ari.
Read MoreThe Mandalika, 11 April 2025 – Pertamina Mandalika International Circuit siap menyambut gelaran GT World Challenge Asia 2025 pada 9–11 Mei mendatang, yang akan menjadi ajang balap mobil internasional pertama di bawah naungan Fédération Internationale de l'Automobile (FIA) di sirkuit kebangaan Indonesia. Mandalika Grand Prix Association (MGPA) telah menyelesaikan berbagai pekerjaan perbaikan dan pemeliharaan lintasan, sebagai bagian dari pemenuhan standar keselamatan serta proses homologasi FIA Grade 3, yang menjadi syarat utama untuk balapan GT3. GT3 adalah kategori mobil balap grand touring internasional yang diatur FIA, digunakan di berbagai ajang balap dunia dengan regulasi khusus untuk menjaga keseimbangan performa antar merek.Pekerjaan utama yang telah rampung meliputi pembongkaran aspal pada area run-off dan penambahan gravel trap di beberapa titik strategis seperti T1 Exit/T2 Entry, T5 Entry, T10 Entry, T10 Exit/T11 Entry, dan T13 Entry. Seluruh proses ini mengikuti arahan teknis dari FIA dan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM), guna memastikan lintasan memenuhi standar internasional.Yang membanggakan, seluruh pekerjaan fisik tersebut dilaksanakan oleh tenaga lokal yang sebelumnya juga terlibat dalam proses pembangunan awal sirkuit. Ini menjadi bukti nyata akan kapabilitas dan kompetensi sumber daya manusia dari Nusa Tenggara Barat (NTB).Direktur Utama MGPA Priandhi Satria, menyampaikan bahwa kesiapan ini merupakan bagian dari komitmen MGPA dalam menjaga kualitas Pertamina Mandalika International Circuit sebagai salah satu destinasi balap internasional di Asia Tenggara. “Kami sangat bangga dapat menjadi bagian dari kalender balap GT World Challenge Asia. Seluruh persiapan lintasan telah dilakukan secara menyeluruh, dengan memperhatikan standar keselamatan tertinggi dan mengikuti arahan dari FIA serta FIM. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menjadikan The Mandalika sebagai rumah bagi ajang-ajang motorsport internasional.” Dengan rampungnya pekerjaan teknis lintasan, ajang GT World Challenge Asia 2025 diharapkan dapat berlangsung optimal serta menjadi pemicu hadirnya lebih banyak event internasional di masa depan, manfaat tidak hanya bagi industri otomotif nasional, tetapi juga bagi pertumbuhan pariwisata dan perekonomian di wilayah NTB.GT World Challenge Asia 2025 diharapkan menjadi magnet bagi wisatawan dan membawa The Mandalika semakin dikenal di kancah internasional. “Sirkuit Mandalika adalah simbol kebanggaan Indonesia. Mari kita terus dorong pengembangannya dan menjadikannya sebagai ikon balap global,” tutup Priandhi.Pantau terus informasi terbaru melalui: 🌐 Situs resmi: www.themandalikagp.com 📱 Instagram: @themandalikagp
Read MoreLabuan Bajo, 9 April 2025 – Untuk pertama kalinya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menjadi tuan rumah festival musik jazz berskala internasional bertajuk International Golo Mori Jazz (IGMJ) 2025, yang akan digelar pada Sabtu (12/04) di kawasan The Golo Mori, Kabupaten, Manggarai Barat, NTT. Menjelang pelaksanaan acara, pada hari ini, Rabu, 9 April 2025, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC selaku penyelenggara resmi menggelar konferensi pers yang bertempat di hamparan alam terbuka Sudamala Resort, Komodo. Kegiatan ini menjadi momen untuk memperkenalkan konsep festival kepada publik serta menyampaikan semangat utama IGMJ 2025, yakni perpaduan antara musik, alam, dan budaya dalam bingkai keberlanjutan (eco green).IGMJ 2025 tak sekadar perhelatan musik, melainkan juga menandai dimulainya babak baru dalam pengembangan pengalaman wisata, seni, dan budaya di wilayah Timur Indonesia. Festival yang menghadirkan panggung harmoni bagi musisi lokal, nasional, hingga internasional, juga menjadi ajang kolaborasi lintas sektor yang bertujuan untuk mendorong pariwisata, memperkuat ekonomi kreatif, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan.“Acara ini dirancang untuk merayakan kekayaan budaya sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata Indonesia kepada dunia. Kami mengedepankan sebuah pengalaman festival yang mendalam, berkelas dan tetap ramah lingkungan di jantung Timur Indonesia,” ujar Troy Warokka, Direktur Commercial ITDC, dalam konferensi pers di Sudamala Komodo Resort, Labuan Bajo.Menghadirkan deretan musisi ternama yang siap memanjakan penikmat musik dengan suguhan musikal yang artistik dan intim. Nama-nama seperti Sheila Majid, Tohpati Orchestra, Andien, dan Maliq & D’Essentials, akan tampil berdampingan dengan musisi lokal berbakat asal Nusa Tenggara Timur seperti Tate Kind Art dan Gema Nusa Project. Perpaduan ini menjanjikan sebuah pengalaman musikal yang tak hanya berkelas, tetapi juga menyatu secara harmonis dengan keindahan lanskap alam Golo Mori.“Golo Mori Convention Center (GMCC) bukan sekadar venue—tetapi sebuah ruang terbuka yang penuh energi alam. Kami ingin menyuguhkan pengalaman menikmati musik jazz yang bukan hanya didengar, tetapi juga bisa dilihat, dirasakan, dan dikenang,” jelas Bagas Indyatmono, Direktur Utama Jazz Gunung Indonesia.Green Event Pertama di NTTIGMJ 2025 juga menjadi wujud nyata dari komitmen kuat terhadap keberlanjutan lingkungan. Seluruh aspek pelaksanaan festival dirancang dengan menerapkan prinsip eco green, mulai dari pengelolaan sampah yang bertanggung jawab, penggunaan material daur ulang, penyediaan refill station untuk air minum, hingga instalasi seni berbasis reuse. Pendekatan ini tidak hanya menciptakan pengalaman yang berkesan, tetapi juga berkontribusi positif terhadap pelestarian lingkungan sekitar.“Kami sepenuhnya sadar bahwa acara ini berlangsung di kawasan yang sangat sensitif secara ekologis. Maka kami ingin meninggalkan jejak positif bagi alam dan masyarakat sekitar. Menyelenggarakan green event memang tidak mudah, namun inilah arah masa depan industri festival yang harus kita tuju,” tambah Bagas.Kesuksesan penyelenggaraan International Golo Mori Jazz 2025 tidak terlepas dari sinergi antar BUMN yang saling mendukung dalam mewujudkan pengalaman festival berkelas dunia di Timur Indonesia. InJourney, selaku holding aviasi pariwisata dan pendukung utama penyelenggaraan acara ini, menggandeng berbagai entitas BUMN dalam kolaborasi strategis yang memperkuat seluruh aspek pelaksanaan festival. Salah satunya adalah kemitraan dengan BNI sebagai mitra perbankan resmi yang mendukung implementasi transaksi digital serta program inklusi finansial selama festival berlangsung. Dukungan juga datang dari Pelita Air, yang menyediakan aksesibilitas udara langsung menuju Labuan Bajo, sehingga memudahkan mobilitas pengunjung.Sementara itu, Telkom dan Telkomsel memastikan ketersediaan infrastruktur digital dan konektivitas yang optimal selama event berlangsung, sehingga seluruh pengunjung dapat menikmati pengalaman tanpa batas, baik secara langsung maupun digital.“Ini adalah contoh nyata bagaimana BUMN bersinergi untuk mendorong pemerataan destinasi wisata dan ekonomi kreatif hingga ke kawasan Timur Indonesia,” ungkap Troy Warokka.Dukungan terhadap IGMJ 2025 juga datang dari Sudamala Komodo Resort, yang menjadi lokasi penyelenggaraan konferensi pers sekaligus mitra strategis. “Kami sangat bangga menjadi bagian dari perhelatan International Golo Mori Jazz 2025. Festival ini selaras dengan komitmen kami untuk memajukan budaya Timur Indonesia secara berkelanjutan. Sudamala percaya bahwa seni dan alam dapat berjalan beriringan, menciptakan pengalaman otentik yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengedukasi dan menginspirasi. Kami berharap semangat ini bisa menjalar ke seluruh ekosistem pariwisata di kawasan timur Indonesia.” ujar Made Yogiartini, Resort Manager Sudamala Resort, Komodo.Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menyambut positif gelaran ini sebagai langkah strategis untuk memperluas daya tarik pariwisata Labuan Bajo ke wilayah Golo Mori dan sekitarnya. Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, S.E., menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh keberhasilan acara melalui penguatan infrastruktur, kebijakan pendukung, dan program-program pendamping yang relevan.“Festival ini adalah momentum penting untuk menampilkan The Golo Mori sebagai destinasi baru yang memadukan keindahan alam, kekayaan musik, dan warisan budaya. Ini sejalan dengan visi kami dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif,” tutur Bupati Endi.Lebih dari sekadar pertunjukan musik, IGMJ 2025 juga akan menghadirkan bazar UMKM kreatif, pameran seni, serta program pemberdayaan masyarakat lokal. Berbagai kegiatan ini dirancang untuk membuka ruang partisipasi yang luas bagi pelaku usaha daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan timur Indonesia.
Read MoreJakarta, 9 April 2025 — Selama periode libur Lebaran tanggal 26 Maret hingga 7 April 2025, tiga kawasan pariwisata yang dikelola oleh ITDC menunjukkan capaian positif dalam tingkat hunian hotel dan jumlah kunjungan wisatawan. The Nusa Dua, Bali mencatat tingkat okupansi hotel sebesar 72,93%, dengan jumlah kunjungan ke fasilitas kawasan termasuk Daya Tarik Wisata (DTW) Water Blow mencapai 75.174 orang. Angka ini menegaskan posisi The Nusa Dua sebagai destinasi unggulan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.Sementara itu, kawasan The Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat rata-rata tingkat okupansi hotel periode tanggal 24 Maret hingga 7 April 2025 sebesar 42,39%. melebihi target yang sebelumnya dicatatkan sebesar 32%. Sepanjang periode tersebut, jumlah kunjungan wisatawan tercatat sebanyak 59.275 orang, mencerminkan tren pertumbuhan positif, khususnya selama masa libur Lebaran. Daya tarik utama kawasan ini meliputi keindahan pantai yang memukau serta pengembangan sport tourism, termasuk keberadaan sirkuit balap internasional yang menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.The Golo Mori, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), mencatat total kunjungan wisatawan pada periode yang sama tanggal 24 Maret hingga 7 April 2025 sebanyak 1.479 orang. Kawasan ini menunjukkan potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis alam dan budaya lokal yang menarik minat wisatawan dari berbagai negara, khususnya yang mencari pengalaman unik di kawasan Labuan Bajo dan sekitarnya.Direktur Operasi ITDC, Wenda Ramadya Nabiel, “Peningkatan kunjungan wisatawan dan tingkat hunian hotel di kawasan-kawasan pariwisata yang kami kelola selama periode libur Lebaran 2025 menjadi indikator positif bagi pemulihan sektor pariwisata nasional. Capaian ini menunjukkan bahwa The Nusa Dua, The Mandalika, dan The Golo Mori semakin dipercaya sebagai destinasi unggulan yang mampu menawarkan pengalaman berlibur yang aman, nyaman, dan berkesan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.”Secara keseluruhan, kawasan-kawasan pariwisata ITDC menunjukkan pertumbuhan yang positif. Dengan terus meningkatkan fasilitas dan pelayanan, diharapkan kedepannya kunjungan wisatawan dan tingkat okupansi hotel di kawasan ITDC akan semakin meningkat, memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan industri pariwisata Indonesia.Wenda Ramadya Nabiel menambahkan “Kami mengapresiasi dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, pelaku industri, dan masyarakat lokal yang turut berkontribusi dalam menjaga kesiapan kawasan selama periode libur panjang ini. Ke depan, ITDC akan terus memperkuat kualitas layanan, infrastruktur, serta kolaborasi lintas sektor guna menjadikan kawasan pariwisata kami sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional,”"Kami berharap angka-angka ini menjadi sinyal positif bagi industri pariwisata Indonesia secara keseluruhan. Seiring dengan pembukaan lebih banyak destinasi dan peningkatan infrastruktur, kawasan-kawasan pariwisata ITDC akan terus berkembang dan menarik lebih banyak wisatawan, memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan perekonomian lokal.”
Read MoreThe Mandalika, 31 Maret 2025 – Perayaan Idulfitri 1446 Hijriah di kawasan The Mandalika berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh antusiasme. Ribuan masyarakat lokal dan pengunjung turut meramaikan berbagai kegiatan, mulai dari pawai obor di malam takbiran pada Minggu, (30/3), hingga pelaksanaan Sholat Ied pada Senin, (31/3) di Masjid Nurul Bilad dan Masjid Al-Hakim, yang berada di Kawasan The Mandalika, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).PGS. General Manager The Mandalika Wahyu M. Nugroho menyatakan, “Masjid Nurul Bilad kembali menjadi lokasi utama pelaksanaan Sholat Ied oleh jemaah. Momentum Idulfitri di The Mandalika kami pastikan tetap kondusif dan tertib, dengan pelayanan yang terintegrasi bagi pengunjung maupun masyarakat sekitar. ITDC berkomitmen menjaga kawasan tetap bersih, aman, dan nyaman, baik untuk beribadah maupun berwisata.”Selama periode libur Idulfitri mulai 30 Maret 2025 hingga 8 April 2025 ITDC melakukan sejumlah langkah antisipatif dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dan wisatawan. Salah satu upaya tersebut adalah dengan menghadirkan lima posko layanan dan informasi yang tersebar di lima titik, antara lain Kuta Beach Park (KBP), Bazaar Mandalika, Pertamina Mandalika International Circuit, Pantai Batu Kotak, dan Bukit Merese.Lima posko ini berfungsi sebagai pusat informasi bagi pengunjung dan pelayanan umum lainnya selama masa liburan. ITDC mengapresiasi sinergi antara tim operasional ITDC, petugas keamanan, serta dukungan dari masyarakat lokal dalam menciptakan suasana Idulfitri yang damai dan penuh kebersamaan di kawasan The Mandalika.“Manajemen dan seluruh jajaran ITDC menyampaikan Selamat Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga keberkahan dan kedamaian senantiasa menyertai kita semua,” tutup Wahyu.
Read MoreJakarta, 27 Maret 2025 - InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), anak perusahaan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, turut berpartisipasi dalam Program Bersama BUMN "Mudik Aman Sampai Tujuan 2025" dengan menyediakan dua bus yang mengangkut 80 peserta dengan tujuan Yogyakarta dan Solo. Flag off keberangkatan Mudik Aman Sampai Tujuan 2025 dilaksanakan secara serentak di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada (27/3). Acara pelepasan rombongan bus dan peserta Mudik Aman Sampai Tujuan 2025 dilakukan oleh Menteri BUMN Erick Thohir, bersama Direktur Utama Jasa Raharja yang juga sebagai Ketua Koordinator Mudik Gratis BUMN 2025 Rivan A. Purwantono dan Tedi Bharata Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN disaksikan Jajaran Direktur BUMN.Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Direktur Utama ITDC Ari Respati dan Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka untuk melepas keberangkatan bus mudik ITDC dengan rute Jakarta menuju Yogyakarta dan Jakarta menuju Solo.Setiap peserta mudik ITDC mendapatkan goodie bag yang berisi air mineral, snack, permen, dan obat-obatan untuk mendukung kenyamanan selama perjalanan. Selain itu peserta mudik Mudik Aman Sampai Tujuan 2025 juga menerima kaos resmi Mudik Aman Sampai Tujuan 2025 sebagai identitas dan apresiasi atas partisipasi mereka.“Kami ingin memastikan setiap pemudik tidak hanya merasa nyaman, tetapi juga menikmati perjalanan dengan tenang. Fasilitas yang kami sediakan adalah wujud kepedulian kami untuk mendukung pengalaman mudik yang lebih baik,” ucap Direktur Utama ITDC Ari Respati.Mudik Aman Sampai Tujuan 2025 bukan sekadar perjalanan, tetapi kisah yang ditulis di setiap kilometer jalan yang dilalui. ITDC ingin memastikan bahwa setiap pemudik tidak hanya sampai di tujuan dengan selamat, tetapi juga membawa pulang cerita tentang perjalanan yang penuh makna. Inilah bentuk kepedulian dan kebersamaan yang ingin kami hadirkan di setiap perjalanan mudik ini.“Mudik adalah tradisi yang sangat dinantikan oleh masyarakat Indonesia. Kami di ITDC merasa bangga dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menyediakan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi para pemudik. Kami berharap inisiatif ini dapat membantu masyarakat menjalani perjalanan dengan tenang dan penuh kebahagiaan,” ujar Ari Respati.
Read MoreThe Nusa Dua, 26 Maret 2025 – PT. ITDC Nusantara Utilitas (ITDC Utilitas), anak usaha PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC, telah menyelesaikan pembangunan infrastruktur gas alam di Kawasan The Nusa Dua yang ditandai dengan Mechanical & Technical Completion Ceremony pada hari ini Rabu (26/3) di Fasilitas Regasifikasi & Penyimpanan LNG, Lagoon, The Nusa Dua, Bali. Pencapaian ini menandai langkah signifikan dalam mendukung implementasi Clean Energy Transformation serta pengembangan konsep green tourism di sektor pariwisata Indonesia, melalui pembangunan instalasi regasifikasi, penyimpanan LNG, serta jaringan distribusi gas di kawasan The Nusa Dua. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan layanan utilitas bagi tenant di The Nusa Dua, ITDC Utilitas menggandeng KSO PT National Energy Solutions - PT Laras Ngarso Gede (KSO NES-LARAS) yang berpengalaman dalam bidang Midstream dan Downstream gas alam. Pengembangan ini diawali dengan Groundbreaking Project pada 24 November 2023 dan telah mencapai tahap Mechanical & Technical Completion, yang ditandai dengan seremonial pada hari ini, 26 Maret 2025. Direktur Utama ITDC Utilitas, A.A Istri Ratna Dewi, menyampaikan, “Pembangunan infrastruktur gas alam ini merupakan langkah strategis dalam penyediaan sumber energi yang cerdas dan berkelanjutan bagi sektor pariwisata. Dengan kapasitas konsumsi LNG mencapai 2 juta Sm3 per tahun atau setara dengan 1,9 juta kilogram LPG per tahun, proyek ini berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan pada produk impor, meningkatkan penggunaan produk lokal (TKDN), serta menurunkan emisi karbon hingga 16% dibandingkan bahan bakar sebelumnya. Langkah ini sejalan dengan tugas kami sebagai value creator untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang modern, berdaya saing, dan berkelanjutan.” Pembangunan infrastruktur ini menjadikan The Nusa Dua sebagai kawasan pariwisata pertama di Indonesia yang memanfaatkan gas alam sebagai sumber energi utama. Adapun fasilitas yang telah dibangun meliputi: Fasilitas Regasifikasi LNG di Lagoon dengan kapasitas 1.000 m³/jam, Jaringan Distribusi Pipa Gas sepanjang 8,5 km, 53 unit Meter Regulator (MGRT) di berbagai tenant The Nusa Dua untuk kebutuhan dapur (kitchen) dan pemanas air (boiler). Keberhasilan proyek ini juga didukung oleh kerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah. Hadir dalam Mechanical & Technical Completion Ceremony, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Bapak Sugeng Suparwoto, Direktur Komersial ITDC sekaligus Komisaris Utama ITDC Utilitas Bapak Troy Reza Warokka, serta para pemangku kepentingan lainnya. Komitmen tenant The Nusa Dua dalam mendukung energi bersih diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) oleh sembilan tenant utama, yakni The Grand Whiz, Nusa Dua Beach Hotel & Spa - Handwritten Collection, Kayu Manis Nusa Dua Private Villa, Paradisus by Melia Bali, Merusaka Nusa Dua, Grand Hyatt Bali, Bebek Bengil, dan Le Bleu, serta The Grand Bali. Tenant lainnya diproyeksikan akan bergabung dalam pemanfaatan energi ramah lingkungan ini kedepannya. Director of Commercial ITDC Troy Reza Warokka, menegaskan komitmen ITDC dalam terus meningkatkan infrastruktur guna mendukung operasional tenant serta kenyamanan wisatawan. “ITDC bersama ITDC Utilitas memastikan penyediaan gas yang efisien, andal, dan berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan visi ITDC dalam membangun ekosistem pariwisata yang modern, ramah lingkungan, dan berdaya saing tinggi. Seiring meningkatnya okupansi dan kunjungan wisatawan di tahun 2024, kami akan terus menyempurnakan layanan dengan berbagai inovasi,” ujar Troy. Dengan inisiatif ini, ITDC Utilitas tidak hanya mendukung operasional tenant tetapi juga memperkuat citra The Nusa Dua sebagai destinasi wisata hijau yang berkelas dunia.
Read More