Jakarta, 17 Agustus 2024 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC dengan penuh semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 di tiga kawasan yang dikelolanya, yaitu di The Nusa Dua, Bali, The Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, dan The Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, NTB. Peringatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat yang mencerminkan semangat kebersamaan serta nasionalisme yang kuat. Di The Nusa Dua, peringatan hari kemerdekaan berlangsung dengan khidmat di Pulau Nusa Dharma. Upacara bendera hari ini diikuti oleh hampir 1.000 peserta, termasuk jajaran Komisaris, Direksi dan pegawai ITDC, perwakilan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset & Teknologi (Kemendikbud Ristek), Danyonif Raider 900/SBW, Dandenkav 4/SP, Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai, Danramil Kuta Selatan, Kapolsek Kuta Selatan, seluruh perangkat Desa se-Kecamatan Kuta selatan, serta pelajar dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Kuta Selatan. Di The Mandalika, upacara bendera diadakan di area Kuta Beach Park (KBP). Sebanyak 1.000 peserta yang terdiri dari pegawai ITDC Group, Administrator KEK Mandalika, para tenant The Mandalika, serta masyarakat Desa Penyangga The Mandalika turut serta dalam acara ini. Sementara itu, di The Golo Mori, upacara bendera diselenggarakan di Golo Mori Convention Center (GMCC). Acara ini dihadiri oleh 30 peserta yang terdiri dari pegawai ITDC, Pegawai GMCC (HIG), dan perwakilan warga Desa Golo Mori serta Mahasiswa KKN dari Universitas Jenderal Sudirman, Mojokerto. Upacara ini berlangsung dengan penuh khidmat. “Kolaborasi antara ITDC dan berbagai stakeholders ini merupakan wujud nyata dari kebersamaan dalam merayakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia. Peringatan ini tidak hanya menjadi momen untuk mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga untuk membangun semangat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat, serta memperkuat ikatan antara perusahaan dan elemen masyarakat di setiap kawasan yang dikelola,” ujar Direktur Utama ITDC Ari Respati. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara ITDC, stakeholders, dan masyarakat sekitar, bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kemerdekaan kepada generasi muda dan mempererat hubungan antara perusahaan dan berbagai elemen masyarakat lokal. Upacara ini mencerminkan semangat persatuan dan kerjasama, sekaligus menjadi momen penting untuk memperingati hari kemerdekaan dengan rasa syukur dan cinta tanah air.
Read MoreThe Mandalika, 16 Agustus 2024 – Dalam upaya meningkatkan pengelolaan sampah di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC mengadakan rapat monitoring dan evaluasi progres pengelolaan sampah. Rapat ini dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, termasuk Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Lombok Tengah, Kepala Bidang LHK Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Kepala UPT TPA Pengengat, Kepala UPT TPA Kebon Kongok, serta Kepala Bidang Penataan dan Pengawasan Lingkungan Hidup Dinas LHK Provinsi NTB.Rapat yang berlangsung pada Rabu, (14/8) di Kantor ITDC The Mandalika, membahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di KEK Mandalika. Salah satu fokus utama yang dibahas adalah memperkuat koordinasi antara ITDC dan pemerintah daerah, serta meningkatkan sosialisasi kepada tenant dan masyarakat sekitar terkait pentingnya pemilahan sampah.ITDC bersama para pihak terkait telah menetapkan sejumlah langkah penting untuk menangani isu sampah di KEK Mandalika meliputi sosialisasi Peraturan Bupati Lombok Tengah mengenai pengurangan penggunaan tas belanja plastik, peningkatan tata kelola sampah di desa penyangga, serta komitmen mendukung program Bank Sampah dan Black Soldier Fly (BSF) di desa penyangga KEK Mandalika. Mulai 1 Agustus 2024, penerapan tarif retribusi sampah di TPA juga menjadi salah satu langkah nyata yang diambil.VP. Operation & Services The Mandalika I Made Pari Wijaya menyatakan, "Kami terus berkomitmen untuk mendukung keberlanjutan lingkungan di KEK Mandalika, salah satunya melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait dalam pengelolaan sampah yang lebih baik. Rapat ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan bahwa pengelolaan sampah di KEK Mandalika berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan." Selain itu, dalam acara monitoring dan evaluasi ini juga dirangkaikan dengan penyerahan dokumen Laporan RKL-RPL tahun 2022 & 2023 Kawasan The Mandalika yang diserahkan oleh ITDC sebagai bentuk pelaporan kepada Dinas LHK Provinsi NTB dan Dinas LHK Lombok Tengah. Penyerahan dokumen ini menunjukkan komitmen ITDC untuk transparan dan bertanggung jawab dalam pengelolaan lingkungan di KEK Mandalika.Sebagai wujud komitmen terhadap KEK Mandalika yang lebih bersih dan berkelanjutan, ITDC turut serta dalam Gerakan Kebersihan yang dilaksanakan pada Jumat, (16/8). Kegiatan ini berlangsung di gerbang masuk Desa Kuta dan diikuti oleh seluruh karyawan, tenaga lapangan, dan tenaga kebersihan ITDC, anggota Polsek Kawasan Mandalika, serta anggota Koramil Pujut. Gerakan ini merupakan langkah nyata ITDC dalam mengelola sampah sekaligus memperkuat kesadaran tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitar KEK Mandalika.“Melalui upaya ini, kami berharap dapat menciptakan keberlanjutan lingkungan dengan pendekatan pengelolaan sampah terpadu. ITDC berkomitmen untuk meminimalkan dampak negatif terhadap ekosistem lokal, mendukung sustainability, dan menginspirasi praktik ramah lingkungan di KEK Mandalika. Sebagai “The Ultimate Lifestyle Sportstainment Destination” KEK Mandalika diharapkan dapat menjadi role model destinasi pariwisata yang bertanggung jawab dapat berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan, memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat setempat, serta generasi mendatang, ” tutup Pari Wijaya.
Read MoreBali, 15 Agustus 2024 - Indonesia Bertutur telah berjalan sejak 7 Agustus 2024 lalu diawali dengan Maha Wasundari—Seremoni Pembukaan dan Pertunjukan di Lapangan Chandra Muka, Batubulan. Hingga 18 Agustus 2024, di lima lokasi di Ubud Indonesia Bertutur terus hadir lewat rangkaian program Visaraloka yang kini, mulai 14 Agustus 2024, dibarengi pula secara serentak dengan Anarta, Kiranamaya, dan Virama di Peninsula Island, Nusa Dua, sementara program Kathanaya, Layarambha, Ekayana, dan Samaya Sastra telah berakhir. Paruh terakhir di lokasi penghujung Indonesia Bertutur 2024, Peninsula Island, Nusa Dua, siap menampilkan perpaduan harmonis antara tradisi dan kesenian modern yang memanfaatkan teknologi dalam proses pengkaryaan para senimannya. Di sini masyarakat dapat menyaksikan beragam karya yang secara kreatif merespons tema utama “Subak: Bersama Menuju Harmoni”, serta berbagai turunannya, yang menjadi suluh pemandu seluruh program tahun ini. “Di Peninsula Island ini ada instalasi cahaya, video mapping, konser musik, pertunjukan tari, cine-concert, hingga opera tutur yang hadir secara gratis selama lima hari ke depan, dan di saat bersamaan pameran expanded media Visaraloka masih bisa dikunjungi sampai 18 Agustus 2024 mendatang di lima lokasi di Ubud,” jelas Melati Suryodarmo, Direktur Artistik Indonesia Bertutur 2024 pada Temu Dialog bersama rekan wartawan di Kekeb Restaurant, Nusa Dua, (14/8).Seniman dari berbagai bidang secara lintas generasi turut mewarnai program Anarta, Kiranamaya, dan Virama. Panggung Virama menampilkan mulai dari Isyana Sarasvati, Barasuara, Chrisye Live by Erwin Gutawa, HarmoniA feat Rusmina Dewi, Soulfood, Milledenials, The Observatory, Emoni, Made Mawut, Jangar, Navicula, hingga Diskoria feat Afifah Yusuf. Lalu di panggung Anarta ada Nan Jombang Dance Company, Pitchet Klunchun Dance Company, Garin Nugroho, Septina Layan, dan Hartati. Terakhir, Kiranamaya sebagai festival cahaya menampilkan karya-karya Gina Adita, Panji Khrisna, Rimbawan Gerilya, Guntech, Scarletmotiff, Ditaamy, ARAS, Biro Visual Artistik, Digital Nativ, Tung “Monkey”, Nendes Kombet, dan Nuvosis Studio.Dalam kesenian selalu ada ruang untuk berkembang menjadi suatu budaya baru, apalagi kalau memang kita berusaha menarik minat anak muda. Tentu ada penyesuaian agar bentuknya menarik, narasinya sesuai zaman, dan ditampilkan menjadi kesenian kontemporer. Hal ini bisa menjadi cara agar anak-anak muda mau terlibat dan tahu tentang budaya serta tradisinya melalui karya-karya seni,” tambah Taba Sanchabakhtiar, Direktur Festival Indonesia Bertutur 2024.Ketika kita memasuki kawasan Peninsula Island, Nusa Dua, beragam atribut megafestival seperti penjor berwarna merah muda turut memandu setiap pengunjung menuju titik lokasi utama acara. Di dalam kawasan Peninsula Island juga hadir bazaar UMKM dan kuliner yang datang dari brand-brand lokal Bali sebagai upaya Indonesia Bertutur 2024 menggandeng semua pihak untuk terlibat aktif dalam gelaran kali ini. Mewujudkan harmonisasi dengan beragam pihak inilah yang melandasi kolaborasi antara Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk bekerja sama dan menggandeng InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai official venue partner di titik lokasi ke-7 dari pergelaran 12 hari yang berlangsung. “Kami memang merindukan ruang-ruang yang bisa menghadirkan value creation tambahan, tidak hanya dalam artian pariwisata tapi juga pemajuan kebudayaan, kesenian, hingga beragam inisiatif kreatif khususnya yang datang dan dihadirkan untuk generasi muda di kawasan ITDC Nusa Dua,” jelas Ari Respati, Presiden Direktur InJourney Tourism Development Corporation (ITDC).Seluruh rangkaian kegiatan Indonesia Bertutur di Neka Art Museum, Museum Puri Lukisan, ARMA Museum & Resort, Setia Darma House of Mask and Puppets, Tonyraka Art Gallery, dan Peninsula Island di Nusa Dua masih akan berlangsung sampai 18 Agustus 2024 mendatang. Masyarakat dapat hadir langsung secara gratis dan menikmati pameran, pertunjukan, dan beragam karya seni hanya dengan registrasi di website resmi Indonesia Bertutur 2024 indonesiabertutur.kemdikbud.go.id, berikut seluruh informasi tentang seniman yang terlibat serta jadwal lengkap kegiatan. “Selamat menikmati Indonesia Bertutur 2024, semoga dengan apa yang kami upayakan dan sajikan lewat kolaborasi dengan 900 pelaku budaya kita bersama dapat memperkuat ekosistem pemajuan kebudayaan di Indonesia hari ini dan juga nanti,” tutup Irnie Wanda – Penelaah Teknis Kebijakan Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Read MoreThe Nusa Dua, 07 Agustus 2024 – Indonesia Bertutur (INTUR) 2024, sebuah mega festival yang kedua kalinya diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), melalui Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, bersama Direktorat Jenderal Kebudayaan, akan digelar di kawasan The Nusa Dua, Bali pada 14-18 Agustus 2024. Festival ini diadakan di kawasan The Nusa Dua yang dikelola oleh ITDC member dari PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney, setelah sebelumnya berlangsung pada tahun 2022 di Borobudur, Yogyakarta, Jawa Tengah. Mengusung tema “Subak: Harmoni dengan Pencipta, Alam, dan Sesama”, rangkaian festival tahun ini akan mewarnai semarak HUT ke-79 RI di Peninsula Island, The Nusa Dua. Tema Subak menjadi panduan dan inspirasi bagi rangkaian kegiatan yang mencakup seni pertunjukan, seni rupa, film, hingga seni media. Filosofi Subak yang diusung sarat makna yang mendalam tentang keseimbangan hubungan antara manusia, pencipta, sesama, dan alam. Konsep ini sejalan dengan falsafah Tri Hita Karana yang diterima dan dipraktikkan oleh masyarakat Hindu Bali. Selain itu, sistem Subak juga telah diakui sebagai Warisan budaya Dunia oleh UNESCO pada tahun 2012. Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJouney Maya Watono mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi inisiasi Kemendikbud Ristek yang telah mempercayakan dilaksanakannya gelaran ini di destinasi yang dikelola member InJourney. Kami percaya bahwa INTUR 2024 akan semakin memperkuat posisi Bali sebagai destinasi utama budaya dan pariwisata, dan berharap dukungan banyak pihak dapat melaksanakan gelaran serupa di aset kami untuk dapat mempererat hubungan antar masyarakat dan warisan budaya Indonesia yang berharga.” Direktur Utama ITDC Ari Respati mengatakan, “Kami menyambut baik kehadiran Indonesia Bertutur 2024 di Peninsula Island, The Nusa Dua. Kami berharap acara ini tidak hanya memperkaya pemahaman tentang budaya Indonesia bagi wisatawan dan pengunjung di kawasan The Nusa Dua, tetapi juga memberikan dampak positif bagi komunitas seni lokal dan industri pariwisata Bali, sekaligus memeriahkan HUT ke-79 RI.” Mega festival ini, menampilkan 100 karya seni melalui delapan program utama yang dirancang untuk memberikan pengalaman mendalam dan perspektif berbeda tentang kenyataan hidup saat ini dan di masa depan, antara lain ANARTA, merupakan program seni pertunjukan kontemporer yang menghadirkan karya-karya produksi baru berukuran besar. Karya-karya yang ditampilkan merupakan hasil dari proses penciptaan berbasis riset tentang warisan cagar budaya dan warisan budaya tak benda dari wilayah masing-masing seniman. VIRAMA, sebuah pertunjukan musik yang merangkum dinamika hari ini dalam dunia musik nasional dan internasional yang dikenal oleh masyarakat dari berbagai lapisan dan daerah. Sementara KIRANAMAYA, festival cahaya merupakan program interaktif yang hadir dalam beragam tatanan 5 karya instalasi seni cahaya dari seniman Indonesia dan luar negeri yang menggunakan teknologi pencahayaan, interaktif dan arsitektural serta menampilkan karya dari 7 seniman projection mapping. Selain itu, INTUR 2024 juga akan menyuguhkan berbagai kuliner yang menampilkan ragam bumbu dan cita rasa masakan nusantara. Pengunjung dapat menikmati berbagai hidangan khas Indonesia sambil menjelajah beragam kerajinan seni karya pengrajin nusantara. Festival ini terbuka untuk umum dan tidak dikenakan biaya masuk. Acara akan dibuka setiap hari dari pukul. 10.00 - 22.00 WITA. Pengunjung dapat memindai QR Code untuk melakukan registrasi dan mengisi data diri untuk dapat memasuki area Peninsula Island. “ITDC mendukung penuh gelaran Indonesia Bertutur 2024 dan berkomitmen untuk memastikan acara ini sukses, memberikan pengalaman berkesan bagi semua pihak. Kami berharap ini akan menarik perhatian wisatawan, memberikan dampak positif bagi industri pariwisata Bali, serta memperkuat posisi The Nusa Dua sebagai salah satu destinasi utama untuk event budaya dan pariwisata berskala nasional dan internasional,” tutup Ari.
Read MoreThe Mandalika, 6 Agustus 2024 – Meriahkan Peringatan Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC bersama Lola Amaria Production akan menggelar Cinema on the Beach pada 17-18 Agustus 2024 di Kuta Beach Park (KBP). Acara ini terbuka untuk umum dan memungkinkan masyarakat di sekitar kawasan The Mandalika ikut merasakan keseruan film di pinggir pantai secara gratis sebagai rangkaian perayaan kemerdekaan RI ke 79. Cinema on the Beach juga merupakan bentuk dukungan bagi pengembangan perfilman Indonesia serta memberikan hiburan alternatif bagi masyarakat dan turis yang berada di kawasan The Mandalika dan sekitarnya.Dalam press conference yang diadakan di Alangen Resto, The Mandalika pada hari ini, Selasa, (6/8), Direktur Operasi ITDC, Wenda R. Nabiel, menyatakan, “Kami sangat antusias mendukung acara Cinema on the Beach ini. Acara yang akan menghadirkan berbagai film karya anak bangsa, penampilan DJ, band lokal, tarian tradisional, dan bazar makanan khas Lombok ini, bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan pariwisata Indonesia, khususnya Lombok, kepada masyarakat luas dan turis internasional yang sedang berlibur di kawasan The Mandalika.”Acara Cinema on the Beach di KBP akan menampilkan berbagai film karya anak bangsa. Hari pertama pada Sabtu, (17/8) akan menampilkan film "Rumah Kita" dan "6,9 Detik." Hari kedua pada Minggu, (18/8) akan ada pemutaran film "Blue Poetry" dan "Kisah 3 Titik." Film "Rumah Kita" yang disutradarai oleh Harrison Schaaf adalah sebuah film yang menyentuh tema-tema sosial dan lingkungan, sementara "6,9 Detik" adalah film yang menggambarkan kisah inspiratif dari atlet Indonesia. "Blue Poetry" menawarkan sudut pandang berbeda tentang kehidupan remaja, sedangkan "Kisah 3 Titik" adalah drama yang menggambarkan perjuangan perempuan Indonesia. Acara ini diharapkan dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap film Indonesia dan memberikan pengalaman unik menonton film di pinggir pantai.Creative Director Lola Amaria Production Lola Amaria menyatakan, “Kami mengapresiasi dukungan ITDC untuk dapat menyelenggarakan Cinema on the Beach ini. Acara ini tidak hanya sekedar hiburan, tetapi juga media untuk memperkenalkan karya anak bangsa kepada dunia. Saya berharap acara ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk mencintai dan mendukung industri perfilman Indonesia,” ujarnya.Lola menambahkan bahwa Cinema on the Beach sudah digelar sebanyak tiga kali di Indonesia, yaitu di Labuan Bajo pada tahun 2017, serta di Surabaya dan Bali pada tahun 2022. Acara ini telah berhasil menarik minat ribuan penonton di setiap lokasinya, memberikan kontribusi positif terhadap industri perfilman dan pariwisata setempat.“Acara Cinema on the Beach diharapkan tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat dan wisatawan, tetapi juga membuka peluang bisnis bagi pelaku UMKM lokal. Dengan semangat kemerdekaan, ITDC berharap dapat menciptakan kesadaran akan pentingnya promosi pariwisata dan perfilman Indonesia. Acara ini diharapkan menjadi ajang yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengedukasi dan menginspirasi masyarakat untuk terus mencintai dan melestarikan budaya Indonesia.” tutup Wenda.
Read MoreThe Mandalika, 31 Juli 2024 – Dalam upaya mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia/ITDC bersama PT Angkasa Pura I menggelar program pelatihan InJourney Hospitality House (IHH) Batch III pada Senin-Rabu, (29-31/7) di VIP Deluxe, Pertamina Mandalika International Circuit. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan SDM lokal agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan dan pengunjung yang datang ke KEK Mandalika, Lombok Tengah, NTB.IHH Batch III di KEK Mandalika ini diikuti oleh 23 peserta dari berbagai latar belakang, termasuk mahasiswa, pekerja hotel, dan wirausahawan. Pada pelatihan IHH tahun 2024 ini, peserta dilatih oleh Burhanudin, seorang perwakilan masyarakat KEK Mandalika yang berasal dari Desa Tumpak dan merupakan pendiri Gawah Bonga Foundation, yang berfokus pada pemberdayaan ekologi, ekonomi, edukasi, dan ekowisata.VP. Corporate Secretary ITDC Million Sekarsari menyatakan, “Tujuan utama dari program ini adalah untuk memperkuat kompetensi layanan masyarakat lokal dan pelaku usaha, dengan membekali mereka keterampilan yang relevan dalam industri perhotelan, restoran, dan layanan wisata. Program ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memberikan pelayanan yang ramah dan profesional, serta mempromosikan sikap positif dan keramahan kepada wisatawan. Hal ini sangat penting mengingat KEK Mandalika menjadi tuan rumah untuk berbagai event internasional seperti Pertamina Grand Prix of Indonesia (IndonesianGP) - MotoGP 2024, yang menarik ribuan pengunjung dari berbagai negara. IHH menjadi upaya untuk penyiapan tenaga kerja pendukung saat event Pertamina Grand Prix of Indonesia (IndonesianGP) - MotoGP 2024 nanti.”Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok Arif Haryanto menyatakan, “Pelatihan ini direncanakan berlangsung secara bertahap dalam 8 batch hingga akhir tahun 2024. Ini merupakan kontribusi nyata PT Angkasa Pura I dan ITDC dalam upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat di sekitar KEK Mandalika terkait hospitality. Hal ini diharapkan akan dapat meningkatkan level kompetitif pariwisata Lombok sebagai salah satu destinasi unggulan Indonesia di kancah global.”Kolaborasi antara ITDC dan PT Angkasa Pura I ini adalah langkah penting dalam memperkuat ekosistem pariwisata lokal dan memastikan bahwa Lombok siap menyambut tamu dari seluruh dunia dengan pelayanan optimal. Program IHH merupakan kolaborasi InJourney bersama seluruh anggota InJourney Group, yang terdiri dari ITDC, PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II, PT Taman Wisata Candi, PT Hotel Indonesia Natour, dan PT Sarinah, yang telah berlangsung sejak 2023 dan merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari masing-masing anggota. Selain pelatihan IHH, untuk mendukung perhelatan Pertamina Grand Prix of Indonesia (IndonesianGP) - MotoGP 2024, ITDC bersama cucu usaha PT. MGPA Nusantara Jaya juga telah melakukan program pelatihan pada sektor chief, chief marshals, dan tim race control, pada Kamis, (25/7) di Pertamina Mandalika International Circuit. Pelatihan ini, mencakup teori dan praktik di lapangan, termasuk bagaimana menangani insiden di lintasan balap, komunikasi yang efektif antar tim, dan penggunaan peralatan keselamatan. Sesi latihan kelas diikuti dengan pelatihan langsung di lintasan, yang melibatkan pengawasan oleh Clerk of Course dan tim race control untuk memastikan semua prosedur keamanan dan operasional terpenuhi."Kami percaya bahwa melalui pengembangan SDM ini memiliki efek domino yang positif pada kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat lokal. Melalui kolaborasi dan sinergi yang kuat antara ITDC, PT Angkasa Pura I, dan MGPA, KEK Mandalika diharapkan dapat menjadi destinasi pariwisata unggulan dengan layanan berstandar internasional, siap menyambut event-event besar dunia seperti Pertamina Grand Prix of Indonesia (IndonesianGP) - MotoGP 2024," tutup Million.
Read MoreThe Mandalika, July 29, 2024 – The Asia Road Racing Championship (ARRC) Round 4 of 2024 was successfully held at the Pertamina Mandalika International Circuit, The Mandalika area, Central Lombok, West Nusa Tenggara (NTB), on July 26-28, 2024. Eight Indonesian riders clinched victories in the second race of the 2024 Idemitsu FIM ARRC Round 4.In the first race, held on Saturday, July 27, 2024, in the UB150 class, Fahmi Basam from the YAMAHA LFN HP969 Indonesia Racing Team took the first podium, and Ricky Ibrahim from the same team finished third. In the AP250 class, Reynaldo C.R from YAMAHA YAMALUBE RRS secured the first podium, while Muhammad Faerozi from YAMAHA Racing Indonesia finished third. In the SS600 class, Adenanta Putra from the ASTRA HONDA RACING TEAM took second place. Concluding the first race series, Andi Farid from Honda Asia-Dream Racing with Astemo claimed the first podium in the ASB1000 class.In the second race, on Sunday, July 28, 2024, in the UB150 class, two Indonesian riders, Husni Zainul Fuadzy and M. Murobbil Vittoni, both from the YAMAHA LFN HP969 INDONESIA Racing Team, took second and third places, while the first podium was taken by MD Akid Aziz from the PitsBike OneWay JRT Tech2 Racing Team. In the AP250 class, there was a clean sweep of the podium with Muhammad Faerozi Toreqotullah from the YAMAHA Racing Indonesia team, Muhammad Kiandra Ramadhipa from the ASTRA HONDA RACING TEAM, and Arai Agaska Dibani Laksana from the YAMAHA Racing Indonesia team securing the first, second, and third podiums, respectively. Faerozi made a stunning overtaking move on the final lap to emerge as the winner.In the SS600 class, Mohammad Adenanta Putra from the ASTRA HONDA RACING TEAM secured the first position, followed by Veda Ega Pratama from the same team in second place. Kiattisak Singhapong from the Honda Racing Thailand team took third. In the ASB1000 class, Andi Farid Izdihar from the Honda Asia-Dream Racing with Astemo team, who took first place in Race 1 on Saturday, July 27, 2024, finished third, while the first and second places were secured by Soichiro Minamimoto from the YAMAHA TEKHNE Racing Team ASEAN and Hafizh Syahrin Abdullah from the JDT RACING TEAM, respectively.Before the event commenced, the Riders Parade & Sunset Meet Up, the first of its kind in Asia, was held in The Mandalika area, Central Lombok, NTB, Indonesia, on July 25, 2024. The Riders Parade & Sunset Meet Up featured 12 riders from various Asian countries. The parade started from the Pertamina Mandalika International Circuit and ended at Kuta Beach Park (KBP), creating a moment of interaction between riders, the community, and the public.Chairman of ARRC Round 4 2024, Troy Warokka, stated, “We express our deepest appreciation and thanks for the success of ARRC Round 4 2024, which has just taken place at the Pertamina Mandalika International Circuit. The success of ARRC Round 4 is the result of hard work and dedication from all parties, including Two Wheels Motor Racing (TWMR) as the ARRC promoter, central and local governments, Ikatan Motor Indonesia (IMI), participants, sponsors, and all parties who supported this event.”The event featured 90 riders from 11 countries across Asia, including Indonesia, Malaysia, China, the Philippines, Thailand, Hong Kong, Vietnam, Australia, Yemen, and Japan. Each country sent its best riders to compete in various classes, including Asia Superbike 1000 CC, Supersports 600CC, Asia Production 250CC, and Underbone 150 CC, making the race highly competitive and impressive. The 2024 ARRC Round 4 competition showcased diversity and high-quality racing, leaving a lasting impression on all those present at the Pertamina Mandalika International Circuit, attracting 6,214 spectators who packed the grandstand over the three-day event.The atmosphere at the Pertamina Mandalika International Circuit was also enlivened by a Barongsai performance and the distribution of souvenirs by each team during the Pitwalk, the Dulang Penamat dance as the opening of the second race, and the enthusiasm of motor racing fans, creating a festive and exciting racing atmosphere.President Director of PT Mandalika Grand Prix Association Nusantara Jaya (MGPA), Priandhi Satria, added, “A huge thank you to all parties who have supported and contributed to the success of this event. This is a testament to our ability to host international events, and a significant moment in promoting the beauty and tourism potential of Indonesia, particularly in the Mandalika Special Economic Zone. Thank you for the trust and support, and see you at the next event.”The success of ARRC Round 4 2024 at the Pertamina Mandalika International Circuit marked a valuable moment, showcasing great enthusiasm and support for the world of motor racing in Indonesia. With the presence of top riders from various countries and the spirited atmosphere from the spectators, this event created an unforgettable experience for all involved. May the spirit of togetherness and dedication continue to inspire the development of motor racing in the future. See you at the next racing event!
Read MoreThe Mandalika, July 28, 2024 – An extraordinary achievement was recorded in Indonesian motorsport as 8 Indonesian riders triumphed in the second race of Round 4 of the Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2024 at Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, West Nusa Tenggara (NTB), on Sunday, July 28. This victory underscores the dominance of Indonesian riders on the international stage and marks a historic moment in this prestigious racing event.In the UB150 class, two Indonesian riders, Husni Zainul Fuadzy and M. Murobbil Vittoni, both from the YAMAHA LFN HP969 INDONESIA Racing Team, secured second and third place on the podium, while the first place was claimed by MD Akid Aziz from the PitsBike OneWay JRT Tech2 Racing Team. In the AP250 class, Indonesian riders swept the podium, with Muhammad Faerozi Toreqottullah from the YAMAHA Racing Indonesia team taking first place, Muhammad Kiandra Ramadhipa from the ASTRA HONDA RACING TEAM securing second, and Arai Agaska Dibani Laksana from the YAMAHA Racing Indonesia team finishing third. Despite suffering an injury from a crash during the qualifying session in the previous ARRC Round 3 in Japan, Faerozi made a stunning overtaking maneuver on the final lap to emerge victorious.In the SS600 class, Mohammad Adenanta Putra from the ASTRA HONDA RACING TEAM secured first place, followed by Veda Ega Pratama from the same team in second. In this class, Kiattisak Singhapong from the Honda Racing Thailand team took third place. In the ASB1000 class, Andi Farid Izdihar from the Honda Asia-Dream Racing with Astemo team, who secured first place in Race 1 on Saturday, July 27, 2024, finished third, while first and second places were claimed by Soichiro Minamimoto from the YAMAHA TEKHNE Racing Team ASEAN and Hafizh Syahrin Abdullah from the JDT RACING TEAM, respectively.Chairman of ARRC Round 4 2024, Troy Warokka, stated, "The second race of ARRC Round 4 at the iconic Pertamina Mandalika International Circuit showcased the skill, strategy, and bravery of Indonesian riders, allowing them to surpass fierce competitors from across Asia. This impressive performance is a very proud achievement and underscores the strength and competitive capability of Indonesian riders on the international stage. Today's competition demonstrated the highly competitive nature of motorcycle racing in Asia, featuring not only intense track battles but also captivating attractions for the audience."CEO of PT Mandalika Grand Prix Association Nusantara Jaya (MGPA), Priandhi Satria, added, "Race 2 of ARRC 2024 at Pertamina Mandalika International Circuit has been a great success and festive. The enhanced quality of the races not only provided satisfaction to the riders competing on the track but also delighted the spectators who attended the event. Mandalika also successfully hosted a vibrant Pit Walk, where VIP Premiere and Grandstand spectators could meet the riders up close."The event was also enlivened with cultural performances during the opening ceremony. The performances of the Lion Dance and Dulang Penamat Dance at Pertamina Mandalika International Circuit added a unique cultural touch and enhanced the festive atmosphere. Additionally, this session provided an opportunity for visitors to interact directly with the riders, take photos, and obtain autographs, making the experience truly special.With the conclusion of Round 4, motorcycle racing fans are now eagerly anticipating the next round of ARRC 2024, which promises more action and excitement. For more information on ARRC 2024 and events at Pertamina Mandalika International Circuit, visit the official website www.themandalikagp.com and follow the Instagram account @themandalikagp.
Read MoreThe Mandalika, 27 Juli 2024 – A total of six Indonesian riders reached podium positions on the first day of the Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2024 Indonesia Round at the Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, West Nusa Tenggara (NTB), on Saturday, (27/07). Among the Indonesian riders who reached the podium were Fahmi Basam, who took first place, and Ricky Ibrahim, who secured third place in the UB150 class. In the AP250 class, Reynaldo C. Ratukore achieved first place, while M. Faerozi Toreqottullah took third. Mohammad Adenanta Putra got second place in the SS600 class, and Andi Farid Izdihar rounded off the day by winning first place in the ASB1000 class.The competitive nature of the ARRC was evident from the narrow time differences between riders in the first race. In the UB150 class, Fahmi Basam from the YAMAHA LFN HP969 INDONESIA Racing Team took first place, followed by MD Akid Aziz from the PitsBike OneWay JRT Tech2 Racing Team and Ricky Ibrahim from the YAMAHA LFN HP969 INDONESIA Racing Team in second and third places, respectively. In the AP250 class, Cao Viet Nam from the Honda Racing Vietnam Team secured victory, with Reynaldo C. Ratukore from the YAMAHA YAMALUBE RRS and M. Faerozi Toreqottullah from YAMAHA Racing Indonesia taking second and third places.In the SS600 class, Azroy Hakeem Anuar from the IDEMITSU Boon Siew Honda Racing Team clinched first place, with Mohammad Adenanta Putra from the ASTRA HONDA RACING TEAM and Muhammad Helmi Azman from the IDEMITSU Boon Siew Honda Racing Team taking second and third places. Meanwhile, in the ASB1000 class, Andi Farid Izdihar from the Honda Asia-Dream Racing with Astemo team took the win, followed by Yuki Kunii from the SDG Team HARC-PRO Honda Ph. in second place, and Lachlan Epis from the Evolution Sports Group in third place.Chairman of ARRC Round-4 2024, Troy Warokka, stated, "I am incredibly proud of the enthusiasm and competitive spirit shown by all the riders today. This is proof that the ARRC continues to grow as an important platform for motorcycle racing talent in Asia. We hope the riders will continue to demonstrate their best performance on the third day tomorrow."The President Director of PT Mandalika Grand Prix Association Nusantara Jaya (MGPA), Priandhi Satria, stated, “The ARRC Round 4 2024 Indonesian Round races have gone smoothly. All qualifying sessions and the first races of all classes have been conducted safely and without incident. As the organizers, we always ensure that each racing session runs smoothly, and we hope that the third day's events will proceed without any issues.”The third day, or the second race of the ARRC 2024 Indonesian Round, will take place on Sunday (28/07), featuring fierce competition in the TVS ASIA One Make Championship, UB150, AP250, SS600, and ASB1000 classes. “In addition to the exciting races, as each rider strives to earn points in this fourth round of the ARRC, the third day will also feature a cultural performance presented by the Regional Tourism Promotion Board (BPPD) NTB to enliven the Grid Ceremony,” added Priandhi.“We congratulate the Indonesian riders on their achievements today, and we look forward to seeing even more Indonesian riders achieve top positions tomorrow,” concluded Troy.For more information on the Asia Road Racing Championship 2024 Indonesia Round, visit the official website at www.themandalikagp.com and follow Instagram @themandalikagp for the latest updates on the thrilling events of the Asia Road Racing Championship 2024.
Read MoreThe Nusa Dua, 26 Juli 2024 - Kawasan The Nusa Dua, akan menjadi pusat keseruan dan hiburan pada akhir bulan Juli ini dengan serangkaian event menarik yang siap memanjakan pengunjung. Kawasan wisata ikonik ini akan dipenuhi dengan berbagai acara yaitu festival musik Thank God It’s Festival (TGIF) 2024 dan sport event Circle K Run (CK Run).General Manager The Nusa Dua I Made Agus Dwiatmika mengatakan, “Menjelang akhir Juli, kami sangat antusias menyambut dua acara besar yang akan memeriahkan kawasan The Nusa Dua yaitu even musik Thank God It’s Festival (TGIF) 2024 dan Circle K Run (CK Run). Acara-acara ini akan menjadi sorotan utama dan menarik perhatian banyak pengunjung, baik lokal maupun internasional.”Setelah sukses mengguncang The Nusa Dua dengan Road to TGIF 2024 pada Februari lalu, akhir pekan ini. Event utama ini, menargetkan 4.000 pengunjung akan digelar di Pulau Peninsula, Kawasan The Nusa Dua pada hari Sabtu dan Minggu (27 & 28/7). Acara ini akan dimeriahkan oleh sederet musisi papan atas tanah air, termasuk Raisa, Maliq & D’Essentials, D’Masiv, Kerispatih, Tiara Andini, J Rock, Salma Salsabil, Rony Parulian, Astera, Not so koplo dan artis lainnya. Open gate event TGIF 2024 ini dimulai pada pukul 15.30 WITA, dimana penonton dapat langsung memasuki area dengan menukarkan e-voucher dengan wristband yang selanjutnya akan di scan barcode. Tiket TGIF 2024 dibagi menjadi 4 kategori yaitu tiket General Admission Ticket Daily Pass dan 2 Days Pass, Early Entry serta VIP Ticket Daily Pass dan 2 Days Pass. Penjualan tiket on the spot juga tersedia di venue. Selama 2 hari festival ini, uang elektronik Balipay Bank BPD Bali menjadi official payment partner, yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi pada seluruh UMKM/tenant yang terlibat di event TGIF. Area festival dibagi menjadi 3 zona dan program yaitu TGIF Stage, yang akan menyuguhkan segmen Pop Music Segment, AKLive Stage yang akan menyuguhkan EDM Music Segment serta Food Festival yang menyajikan beragam food and beverage dari 20 tenant UMKM serta beragam aktivitas dan games. ITDC selaku pengelola kawasan menyediakan 8 titik lahan parkir dengan total daya tampung untuk kurang lebih 4.000 kendaraan. Di Kawasan The Nusa Dua juga telah tersedia shuttle bus yang akan mobile untuk mengantar jemput penonton dari area parkir menuju venue mulai pukul 16.00 – 23.00 Wita. Selain itu, ITDC juga menyediakan 34 tenaga pengamanan untuk mengamankan penyelenggaraan event. Sementara itu, sport event CK Run akan berlangsung di kawasan The Nusa Dua pada hari Minggu, (28/7), yang diikuti oleh 1.500 peserta yang terdiri dari komunitas lari, atlet, mantan atlet, karyawan, mahasiswa dan pelajar hingga wisatawan. Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, CK Run kali ini akan dimulai pada pagi hari (morning run) menjelang matahari terbit. CK Run 2024 dibagi dalam 2 kategori lomba lari, yaitu 5 km dan 10 km dengan start dan finish di lapangan mini ITDC. Rute lari 5 km dimulai dari lapangan mini ITDC menuju Pintu Utama ITDC, berputar balik di simpang empat Nusa Dua, lalu menuju Pintu Utara, dan melanjutkan menuju jalur ke Sogo serta Grand Hyatt, sebelum kembali ke Lapangan mini ITDC. Untuk rute lari 10 km merupakan looping dari rute 5K. Selama pelaksanaan kegiatan, akses Pintu Utama akan ditutup sementara mulai pukul 05.00 – 08.00 WITA. Pengunjung dapat menggunakan jalur alternatif melalui Pintu Utara dan Pintu Selatan dengan secondary road yang diatur oleh petugas dan dilengkapi dengan signage penunjuk arah. “Kedepannya, kami akan terus meningkatkan kolaborasi dan kerjasama dengan berbagai pihak, pelaku industri musik, stakeholder pariwisata untuk menggelar event-event spektakuler di The Nusa Dua. Kawasan ini telah terbukti handal sebagai venue penyelenggaraan event-event skala nasional dan internasional. Kami berharap kedua event ini dapat menjadi penutup bulan Juli yang manis, dengan penyelenggaraan yang sukses, lancar dan aman, didukung dengan cuaca yang bersahabat. Jadi, jangan ragu lagi mari nikmati akhir pekan seru ini bersama orang terkasih, hanya di The Nusa Dua!,” tutup Made Agus.
Read More