PT Pengembangan Pariwisata Indonesia or Indonesia Tourism Development Corporation, has rebranded as InJourney Tourism Development Corporation. As part of PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) or InJourney, in accordance with Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 72 of 2021 and Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 104 of 2021. InJourney is present as a holding ecosystem of State-Owned Enterprises in the aviation and tourism sectors in Indonesia, committed to bringing Indonesia's hospitality and cultural diversity to the world, encouraging the revival of the tourism sector, and orchestrating collaboration and integration in the tourism industry.InJourney Tourism Development Corporation is a company that focuses on the development and management of integrated tourism areas in Indonesia, for 50 years has successfully managed The Nusa Dua "Bali's Finest Family-Friendly Resort Haven", a famous tourism area in the south of the island of Bali. The area has become a popular vacation destination thanks to the presence of many luxury hotels within the area. The development of The Nusa Dua began in 1974 as the World Bank's first tourism project for Indonesia, and has now become a benchmark for future destinations.The Nusa Dua area is equipped with international-standard infrastructure, accommodation, and meeting facilities, making the area host to various official international events such as APEC 2013, Bali Democratic Forum, Miss World 2013, and IMF-World Bank Group Annual Meetings 2018 and G20 Presidency in 2022.In addition to The Nusa Dua, InJourney Tourism Development Corporation is also entrusted with the development of The Mandalika area in Central Lombok, West Nusa Tenggara (NTB), which has an area of 1,175 hectares. The Mandalika "The Ultimate Lifestyle Sportstainment Destination" has been a Special Economic Zone (SEZ) since 2017 and has attracted an investment of USD 1.3 billion. Currently, The Mandalika is being created as a world-class tourism destination with various international facilities and attractions, including Pertamina Mandalika International Circuit, which hosts world motorcycle racing events such as WSBK, MotoGP and Asian Road Racing Championship (ARRC).Not only that, InJourney Tourism Development Corporation also received the third assignment from the Government to develop The Golo Mori "Sustainable Marine-Based MICE Tourism Destination" area in West Manggarai Regency, East Nusa Tenggara (NTT). Within this area is a world-class convention center, the Golo Mori Convention Center (GMCC), which offers stunning views overlooking Rinca Island. With international-standard Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions (MICE) facilities, GMCC has become the venue for the 2023 ASEAN Summit. In addition, GMCC is also equipped with a Beach Club and Pier, making The Golo Mori a new tourism icon in the Labuan Bajo area and is being prepared to become a new Tourism Special Economic Zone in Indonesia.Company Profile ITDC: Download here
To conduct business in the tourism sector, as well as optimize the utilization of the Company's resources to produce high-quality and highly competitive goods and or services to gain/pursue profits to improve Company value by applying the principles of a Limited Liability Company, the Company carries out main business activities and other business activities.
Currently ITDC is in the process of financing program with the Asian Infrastructure Investment Bank ("AIIB") to develop a basic infrastructure facilities in the Mandalika tourism area on the island of Lombok ("Project"). The project covering an area of 1,250 Ha aims to create new job opportunities, improve the economy of the community, increase the country's foreign exchange, protect and preserve local culture, nature and the environment.Although this Project is focused on The Mandalika, it is expected that the impact of its development will also provide benefits in the wider region, support sustainable development, reduce poverty in Central Lombok Regency in particular and West Nusa Tenggara Province in general, and contribute to the Indonesian tourism competitiveness as a whole.
Grow your business with Indonesia Tourism Development Cooperation projects in developing new tourism area in Indonesia with high standarts.
e-Procurement for the means of procurement of goods / services, inter-unit procurement information, in accordance with the Guidelines for procurement of goods / services applicable at PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) which is done online application facilities.
ITDC's vision is to become a world class tourism destination developer that is offering world class tourism infrastructure, facilities, and attractions.
In conforming the information needs for people, ITDC provides wide access to search for information on our activities in Indonesia.
The Golo Mori, 10 Desember 2025 – Holding Aviasi dan Pariwisata, InJourney bersama anak usahanya, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyelenggarakan Hospitality Training for Frontliners selama dua hari, pada 8–9 Desember 2025 di Golo Mori Convention Center (GMCC), kawasan The Golo Mori. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen InJourney dan ITDC Group dalam memperkuat penerapan standar layanan unggul (service excellence) yang terintegrasi di lingkungan InJourney Group yang berkelas dunia, serta mendukung perkembangan kawasan pariwisata The Golo Mori.Membuka pelatihan, General Manager The Golo Mori, Aji Munarwiyanto menyampaikan apresiasi kepada InJourney atas dukungan pelatihan berbasis standar pelayanan InJourney Group. “Pelatihan ini memastikan seluruh frontliners memiliki pemahaman dan standar pelayanan yang selaras sehingga mampu menghadirkan pengalaman terbaik bagi setiap pengunjung dan stakeholders penyelenggara kegiatan di The Golo Mori,” ujarnya.Sebanyak 38 personel lintas fungsi yang berinteraksi langsung dengan tamu, antara lain unit keamanan di bagian gerbang, operasional, banquet, housekeeping, hingga landscape, mengikuti pelatihan untuk memperkuat service mindset, keterampilan komunikasi, penerapan standar hospitality, dan pemahaman menyeluruh terhadap customer journey.Program pelatihan diselenggarakan secara interaktif. Kombinasi presentasi, simulasi, serta activity-based learning, dipandu secara apik oleh Tasya Nur Intan Dewi, Dian Anggraeni, dan Ardhita Willy Mustika dari InJourney serta Febriyani Galuh Pratiwi yang melengkapi sesi dengan beberapa gimmick seru. Materi yang diberikan mencakup penguatan service leadership, pemahaman embracing generational diversity, hingga strategi memposisikan layanan sebagai kekuatan pemasaran berkelanjutan.Senior Vice President Customer Experience InJourney, Tasya Nur Intan Dewi, menegaskan, “People is experience. Pengalaman wisatawan dimulai dari senyuman dan layanan pertama yang mereka terima. InJourney berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai wajah destinasi, hingga setiap interaksi mencerminkan keramahan, profesionalisme dan keunggulan pariwisata Indonesia.”.Selain memperluas pengetahuan dan wawasan serta meningkatkan keterampilan, para peserta juga menerima sertifikat pelatihan layanan prima dari ITDC sebagai bentuk apresiasi atas penerapan pelayanan yang baik selama ini dan partisipasi aktif selama program berlangsung.Pelaksanaan pelatihan juga mengacu pada tiga indikator keberhasilan utama, yaitu peningkatan pemahaman prinsip layanan unggul yang ditanamkan melalui penyampaian materi inti, kemampuan menerapkan Indonesian Hospitality Standard yang diuji melalui simulasi interaksi dengan tamu, dan penguatan koordinasi lintas fungsi layanan untuk memastikan customer journey berjalan optimal dari awal hingga akhir. Dengan capaian tersebut, para frontliner semakin siap berperan sebagai representasi profesional dan bersahabat dari The Golo Mori.Pelaksanaan pelatihan juga mengacu pada tiga indikator keberhasilan utama, yaitu peningkatan pemahaman prinsip layanan unggul yang disampaikan pada materi, kemampuan menerapkan Indonesian Hospitality Standard yang diuji melalui simulasi interaksi dengan tamu, dan penguatan koordinasi lintas fungsi layanan untuk memastikan customer journey berjalan optimal dari awal hingga akhir. Dengan capaian tersebut, para frontliner semakin siap berperan sebagai representasi profesional dan bersahabat dari The Golo MoriAji menambahkan, “Peningkatan kualitas layanan tidak hanya berfokus pada interaksi langsung dengan tamu, tetapi juga berperan sebagai fondasi penting bagi kesiapan kawasan dalam menyelenggarakan berbagai event berskala nasional maupun internasional di The Golo Mori,” ujarnya.Lebih lanjut, penguatan kompetensi SDM ini semakin meningkatkan kesiapan The Golo Mori dalam menyambut agenda strategis dan komersial melalui GMCC dan Nuka Beach Club. Dengan standar layanan yang semakin solid, The Golo Mori menargetkan peningkatan kepuasan pelanggan, loyalitas penyelenggara MICE, dan daya saing sebagai sustainable marine-based MICE destination.Selain proses pembelajaran yang intensif, pelatihan ini juga menghadirkan atmosfer inspiratif dengan pemandangan langsung ke teluk biru Golo Mori dan gugusan perbukitan sekitarnya, memberikan pengalaman upskilling sumber daya manusia pariwisata yang selaras dengan keunggulan alam destinasi.
The Mandalika, 07 Desember 2025 – Semarak malam di The Mandalika semakin terasa dengan suksesnya penyelenggaraan Korpri Fun Night Run 2025 pada hari Sabtu (6/12). Sebanyak 7.583 pelari dari berbagai daerah di Indonesia memulai garis start di Pertamina Mandalika International Circuit dan berlari sejauh 6 kilometer menuju garis finish di Kuta Beach Park. Event Korpri Fun Night Run 2025 menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) dan sebagai bentuk ajakan meningkatkan kesehatan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta memperkuat kebersamaan melalui olahraga.Kepala Badan Kepegawaian Negara, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH., M.H. menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan penyelenggaraan yang berjalan lancar. “Kami sangat bersyukur melihat tingginya partisipasi dalam Korpri Fun Night Run 2025. Ini bukan hanya kegiatan olahraga, tetapi simbol soliditas, semangat sehat, dan kolaborasi ASN dari seluruh Indonesia. Kami berharap event ini dapat menjadi agenda rutin dan memberikan dampak positif bagi kebugaran ASN serta memperkuat rasa persatuan,” katanya.Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah yang juga Ketua Panitia Daerah, H. Lalu Firman Wijaya, ST., MT., menyampaikan bahwa penyelenggaraan event ini menjadi bentuk nyata dukungan NTB dalam mendorong sportstainment di daerah. “The Mandalika adalah ruang ideal untuk kegiatan berlari. Kami bangga dapat menjadi bagian dari penyelenggaraan Korpri Fun Night Run 2025. Antusiasme peserta hari ini menunjukkan bahwa NTB semakin diterima sebagai destinasi untuk event olahraga nasional. Kami akan terus memperbaiki format, melibatkan komunitas, dan memastikan kegiatan ini dapat berkelanjutan,” ujar Lalu.Dari sisi pengelola kawasan, PGS. General Manager The Mandalika, Agus Setiawan, menyampaikan kesiapan dan juga komitmen The Mandalika untuk mendukung agenda sport tourism berskala nasional. “Kami berterima kasih atas kepercayaan pihak Korpri, Pemerintah Provinsi NTB, dan tentunya Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah untuk menjadikan The Mandalika sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan lari berskala nasional. Korpri Fun Night Run 2025 memberikan warna baru dalam portofolio event penutup tahun yang luar biasa di The Mandalika. Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum memperkuat positioning The Mandalika sebagai The Ultimate Lifestyle Sportstainment Destination,” ungkap Agus.Penyelenggaraan Korpri Fun Night Run 2025 juga melibatkan berbagai elemen lokal. Mulai dari pelaku usaha, relawan, komunitas olahraga, hingga UMKM. Event ini dipastikan mampu memberikan kontribusi positif pada ekonomi masyarakat. Antara lain pada sektor akomodasi, transportasi, kuliner, hingga aktivitas wisata sekitar kawasan The Mandalika.Dengan suksesnya pelaksanaan Korpri Fun Night Run 2025, penyelenggara berharap event ini dapat menjadi agenda tahunan yang terus bertumbuh dan menghadirkan lebih banyak peserta serta manfaat bagi daerah.
Jakarta, 5 Desember 2025 – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), bagian dari InJourney Group, menerima Sertifikasi Level 1 dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang menyatakan bahwa Pertamina Mandalika International Circuit telah memenuhi Standar Minimum Pengamanan Fasilitas Publik sesuai Peraturan BNPT Nomor 3 Tahun 2022. Sertifikasi tersebut diserahkan di The Sultan Hotel Jakarta (1/12).Sertifikasi Level 1 diberikan setelah sirkuit menjalani proses asesmen menyeluruh yang mencakup lima komponen utama standar minimum pengamanan. Penilaian dimulai dari pengelolaan risiko tindak pidana terorisme melalui identifikasi potensi ancaman dan langkah mitigasinya, dilanjutkan dengan perencanaan pengamanan yang disusun secara terstruktur untuk seluruh area strategis sirkuit. Asesmen juga meninjau pola pengamanan dalam pencegahan tindak pidana terorisme, termasuk sistem kontrol akses dan pemantauan yang diterapkan. Selain itu, tim BNPT mengevaluasi rencana respons terhadap situasi darurat guna memastikan kesiapan sirkuit dalam menghadapi potensi ancaman keamanan selama event berlangsung. Seluruh proses tersebut kemudian dilanjut dengan evaluasi berkesinambungan untuk memastikan standar keamanan terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.Terpenuhinya kelima komponen ini, Pertamina Mandalika International Circuit dinyatakan memenuhi standar kelas nasional untuk fasilitas publik yang berisiko tinggi, sehingga menjadikannya salah satu kawasan event paling siap dan aman di Indonesia.Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menegaskan bahwa capaian ini bukan hanya pengakuan teknis, tetapi juga komitmen terhadap keselamatan seluruh pengunjung dan penyelenggara acara. “Sertifikasi Level 1 dari BNPT adalah bukti bahwa Pertamina Mandalika International Circuit telah memenuhi standar pengamanan tertinggi. Ini sangat penting karena setiap tahun kami menyelenggarakan berbagai event nasional dan internasional berskala besar. Kami ingin memastikan bahwa seluruh rangkaian acara berlangsung aman, nyaman, dan memenuhi ekspektasi para promotor serta penonton dari seluruh dunia,” ujar Troy.Pertamina Mandalika International Circuit telah menjadi panggung berbagai perhelatan event balap bergengsi seperti Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP), Asia Road Racing Championship, Porsche Carrera Cup Asia, Shell Eco Marathon GT World Challenge Asia serta beragam festival dan agenda nasional lain yang menghadirkan puluhan ribu pengunjung. Sertifikasi BNPT ini memperkuat posisi Pertamina Mandalika International Circuit sebagai destinasi sportstainment yang tak hanya berkualitas secara infrastruktur, tapi juga memiliki sistem keamanan berkelas tinggi.Dengan capaian ini, ITDC berharap makin meningkatkan kepercayaan promotor internasional dan memperluas peluang The Mandalika untuk menjadi tuan rumah lebih banyak event bertaraf global.
The Mandalika 2 Desember 2025 – Kawasan The Mandalika kembali bersiap menjadi tuan rumah penyelenggaraan Sportstainment berskala nasional melalui event Mandalika KORPRI Fun Night Run 2025. Ajang lari pada malam hari ini akan menghadirkan pengalaman berlari lebih dari 7.500 peserta dengan jarak 6 kilometer, melintasi rute yang memadukan area Pertamina Mandalika International Circuit dan berbagai titik ikonik di kawasan The Mandalika seperti Kuta Beach Park (KBP) yang dikenal dengan panorama pesisir dan kontur alamnya yang khas.Mandalika KORPRI Fun Night Run 2025 menjadi bagian dari upaya berkelanjutan, untuk semakin mengukuhkan posisi The Mandalika sebagai The Ultimate Lifestyle Sportstainment Destination, yang bukan cuma fokus pada penyelenggaraan event motorsport kelas dunia saja, tetapi juga terbuka bagi event lari, olahraga rekreasi dan aktivitas outdoor skala besar.PGS. General Manager The Mandalika, Agus Setiawan, menyampaikan bahwa event ini merupakan peluang strategis untuk mendorong aktivitas kawasan serta meningkatkan daya tarik destinasi bagi wisatawan. “Rencana penyelenggaraan Mandalika KORPRI Fun Night Run 2025 menjadi momentum penting bagi The Mandalika. Setelah berbagai event motorsport dan event lari sebelumnya mendapatkan respons positif, kami optimistis kegiatan ini akan menjadi daya tarik baru dan memperluas ragam event sport tourism yang bisa dinikmati masyarakat. ITDC siap mendukung agar penyelenggaraan berlangsung lancar, aman, dan berdampak langsung bagi masyarakat dan sektor pariwisata di Lombok,” ujarnya.Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Moh. Faozal menyebut, Mandalika KORPRI Fun Night Run 2025 jadi momen strategis untuk mengenalkan NTB, melalui pendekatan kolaboratif antar instansi. “Kami melihat Mandalika KORPRI Fun Night Run 2025 sebagai ruang yang mempertemukan olahraga, kolaborasi ASN, dan promosi destinasi. Ini bukan hanya event olahraga, tetapi juga kontribusi konkrit untuk memperkuat brand NTB sebagai rumah event nasional dan destinasi sport tourism yang siap menyambut peserta dari seluruh Indonesia,” ungkapnya.Selain itu, Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri yakin, berlangsungnya event ini, memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. “Kami menyambut baik rencana pelaksanaan event ini dan optimis kegiatan ini akan berdampak pada peningkatan hunian hotel, layanan transportasi, dan perputaran ekonomi UMKM. Kami berharap Mandalika KORPRI Fun Night Run 2025 dapat menjadi agenda tahunan, sehingga manfaatnya terus dirasakan masyarakat,” jelasnya.Selain memperkuat aspek sport tourism, putra-putri daerah Lombok turut ambil peran sebagai bagian tim pelaksana event Mandalika KORPRI Fun Night Run 2025. Langkah ini menjadi wujud pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal, sekaligus memperluas portofolio event yang membawa dampak positif dalam hal ekonomi, sosial, dan promosi pariwisata Lombok, Nusa Tenggara barat (NTB).
The Mandalika 29 November 2025 – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mencatat capaian penting dalam penerapan praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) dengan meraih empat penghargaan bergengsi pada Jumat, (28/11). Yaitu Silver Award pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025 untuk Sustainability Report 2024 dan Silver Award kategori First Year Participation, Silver Award kategori Circular Economy Excellence pada Indonesia Corporate Sustainability Award (ICSA) 2025 untuk program Integrated Food Surplus di perhelatan akbar Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 serta sertifikasi Zero Waste to Landfill dari Control Union Indonesia atas keberhasilan pengelolaan limbah organik dalam event internasional tersebut.Direktur Utama ITDC, Ari Respati, mengatakan pencapaian ini adalah refleksi nyata dari komitmen ITDC dalam membangun pariwisata kelas dunia yang berbasis keberlanjutan. “Penghargaan ini tak sekadar bentuk apresiasi eksternal, tetapi indikator bahwa transformasi keberlanjutan perusahaan berjalan pada arah yang benar. Pencapaian ini mencerminkan keseriusan ITDC membangun tata kelola pariwisata yang bertanggung jawab dan berdaya saing global melalui keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pemberdayaan masyarakat, serta perlindungan lingkungan,” ujar Ari.ASRRAT 2025 yang diselenggarakan oleh National Center for Sustainability Reporting (NCSR) jadi pengukuhan penting bagi ITDC, terutama karena tahun ini menjadi momen pertama bagi perusahaan dalam menerbitkan Sustainability Report secara mandiri. Laporan itu telah memenuhi standar internasional GRI Standards terkait pelaporan ESG dan juga menegaskan komitmen ITDC terhadap efisiensi energi, pengelolaan air, penurunan emisi, konservasi keanekaragaman hayati, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi dan kapasitas masyarakat lokal melalui pendekatan tourism for social impact.Pada waktu yang sama, melalui ajang ICSA 2025 yang diselenggarakan oleh Olahkarsa, sebuah startup B2B yang fokus pada solusi ESG, ITDC meraih Silver Award kategori Circular Economy Excellence melalui implementasi program Integrated Food Surplus pada penyelenggaraan event internasional Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di The Mandalika. Program ini dinilai unggul karena mampu menekan limbah makanan secara signifikan sekaligus memastikan redistribusi pangan layak konsumsi secara terukur pada pihak penerima manfaat. Yakni komunitas setempat sebagai penerima food takeaway secara langsung pasca hari perhelatan serta para petani setempat sebagai penerima kompos. Kolaborasi dan upaya kolektif dengan mitra beserta komunitas setempat, mempraktikkan pendekatan circular economy yang bisa direplikasi pada penyelenggaraan event internasional lainnya.Hasil validasi teknis independen atas keberhasilan mekanisme tersebut, ITDC juga memperoleh sertifikasi Zero Waste to Landfill dari Control Union Indonesia. Sertifikasi ini menegaskan bahwa limbah makanan dari ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 berhasil dialihkan dari Tempat Pembuangan Akhir melalui pemanfaatan ulang, pengomposan, redistribusi pangan, dan sistem pengelolaan yang memastikan tidak ada residu yang berujung menjadi jadi sampah akhir.Selain penghargaan di bidang ESG, ITDC dinyatakan sebagai Indonesia Trusted Company dalam ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2025 yang diselenggarakan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) bersama Majalah SWA pada Senin, (25/11). Penguatan aspek tata kelola dikukuhkan melalui capaian ITDC sebagai perusahaan kategori Trusted dalam Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2025. Pengakuan ini diberikan kepada perusahaan yang secara konsisten mempraktikkan Good Corporate Governance (GCG) dan memastikan keberlanjutan bisnis berjalan dalam kerangka tata kelola yang transparan, akuntabel, dan terukur.“Capaian ini merupakan validasi strategis atas penerapan keberlanjutan yang terukur dan berorientasi jangka panjang. Kami akan terus memperkuat roadmap keberlanjutan ITDC agar kawasan yang kami kembangkan dan kelola tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga nilai sosial dan ekologis yang memberikan manfaat berkelipatan dan lintas generasi. Empat pencapaian gemilang ini semakin memperkokoh ITDC di usia ke 52 tahunnya sebagai pionir pengembang dan pengelola destinasi berkelanjutan terintegrasi di Indonesia yang berbasis GCG, ESG, Circular Economy, dan Responsible Tourism,” tutup Ari.
The Golo Mori, 28 November 2025 – The Golo Mori menjadi tuan rumah pelaksanaan Workshop Pengenalan Isu-isu Kedisabilitasan bagi Stakeholders yang digagas oleh Yayasan Kita Juga (SANKITA) pada Kamis (27/11) di Beach Shelter, Kawasan The Golo Mori. SANKITA adalah organisasi sosial yang bergerak dalam pemberdayaan disabilitas di Kabupaten Manggarai Barat, Labuan Bajo, NTT.Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi lintas sektor dengan menghadirkan unsur pemerintah, lembaga pendidikan, tenaga kesehatan, wirausaha, tokoh masyarakat, dan perwakilan penyandang disabilitas, untuk memperkuat pemahaman bersama mengenai pentingnya pembangunan ekosistem sosial yang inklusif, adaptif, dan menghargai keberagaman di wilayah pesisir selatan Labuan Bajo.Disampaikan oleh General Manager The Golo Mori, Aji Munarwiyanto, bahwa inklusivitas merupakan bagian penting dari arah pembangunan destinasi berkelanjutan yang tengah diperkuat di kawasan The Golo Mori. “Ketika setiap kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, memiliki akses dan kesempatan yang setara, maka daya saing kawasan akan tumbuh secara lebih kokoh dan bermakna,” ujarnya.Dari sisi program pemberdayaan, Direktur Yayasan Kita Juga (SANKITA) memaparkan hasil asesmen lapangan yang telah dilakukan sejak Mei 2025. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penyandang disabilitas di tiga desa dampingan yaitu Desa Golo Mori, Desa Warloka, dan Desa Pantar masih menghadapi keterbatasan dalam pemenuhan kebutuhan dasar, mulai dari akses layanan kesehatan, pendidikan, fasilitas pendukung, hingga ketersediaan alat bantu adaptif. Kondisi ini mempertegas urgensi peningkatan literasi dan kapasitas masyarakat terkait isu kedisabilitasan.Berangkat dari temuan tersebut, lokakarya dirancang untuk membangun pemahaman bersama mengenai konsep kedisabilitasan, perspektif masyarakat inklusif, hingga strategi menghadirkan ruang sosial yang lebih ramah dan partisipatif. Melalui sesi pemaparan materi, diskusi kelompok, dan penyusunan rencana aksi, peserta dari berbagai sektor mendalami tantangan yang dihadapi penyandang disabilitas serta merumuskan langkah kolaboratif untuk menyediakan akses dan kesempatan yang lebih setara di tingkat komunitas.The Golo Mori menempatkan aspek inklusi sosial sebagai salah satu fondasi utama dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas masyarakat lokal sekaligus mendorong terbentuknya lingkungan sosial yang aman, adaptif, dan dapat diakses oleh seluruh kelompok masyarakat.“Kami menyambut baik inisiatif para mitra yang terus mendorong peningkatan kapasitas masyarakat. Harapannya, hasil pertemuan hari ini dapat memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk menciptakan lingkungan sosial yang adaptif, aman, dan memberikan ruang bagi semua,” tambah Aji.Melalui penyelenggaraan dialog kolaboratif ini, The Golo Mori menegaskan komitmen untuk terus menjadi ruang pembelajaran, pemberdayaan, dan penguatan komunitas. ITDC meyakini bahwa keberhasilan sebuah destinasi tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur dan nilai ekonomi yang dihasilkan semata, tetapi juga pada kualitas hubungan sosial serta kesetaraan kesempatan bagi seluruh warga dalam menikmati manfaat pembangunan kawasan.
With more than 40 years of business experience ITDC is strongly committed to maintain the values of integrity through optimizing the application of the Good Corporate Governance (GCG) principles.
With more than 40 years of business experience ITDC is strongly committed to maintain the values of integrity through optimizing the application of the Good Corporate Governance (GCG) principles.
We'd love to hear from you! Please fill out our we'll contact you as soon as possible.
Jakarta Representative Office (021) 8064 2791
Nusa Dua Office (Headquarters) (0361) 771010
Mandalika Office (0370) 650 2339