January 13, 2019

ITDC Apresiasi Masyarakat Laksanakan Program Bersih Pantai

NOMOR : 01/PR-ITDC/I/2019The Mandalika, 13 Januari 2019 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengelola kawasan the Mandalika, mengapresiasi masyarakat lokal yang berinisiatif dalam melakukan gerakan bersih pantai di kawasan pesisir Pantai Kuta dan sekitarnya. Program berlangsung Minggu (13/1) dan diikuti oleh 150 orang yang tergabung dalam Lombok Tourism Forum (LTF) yang berasal dari asosiasi travel, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah, dan masyarakat lokal. Acara bersih pantai turut dihadiri oleh Kepala Desa Kuta, Mirate bersama warga Desa Kuta; Kapolsek Kuta, Saogi; Ketua Lombok Tourism Forum, Kanom bersama seluruh anggota; dan Deputy Project Director the Mandalika Adi Sujono beserta seluruh karyawan ITDC.Ketua LTF Kanom mengungkapkan, di samping untuk membersihkan pantai, kegiatan bersih pantai juga dilakukan sekaligus untuk membangun rasa persaudaraan antara warga lokal bersama pengelola kawasan (ITDC). “Hal ini merupakan kegiatan positif untuk mendorong kebersamaan dan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan kawasan wisata pantai Mandalika. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian kami sebagai warga lokal pada lingkungan di sekitar tempat kami tinggal,” tutur Kanom.Terpisah, Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC Ngurah Wirawan menyampaikan apresiasinya atas inisiatif masyarakat lokal dalam melakukan kegiatan bersih pantai. “Gerakan program Beach Clean Up ini merupakan gerakan positif yang sangat kami apresiasi karena menjadi interest masyarakat pasca gempa yang berlangsung tahun lalu. Masyarakat memiliki kesadaran bahwa kebersihan merupakan salah satu faktor utama wisatawan berkunjung ke suatu destinasi. Jadi, keinginan untuk meramaikan kembali kawasan ini bukan hanya dari pengelola saja, melainkan juga dari para stakeholder the Mandalika,” papar Ngurah Wirawan.Ngurah menambahkan, gerakan bersih pantai ini merupakan aksi positif nyata yang telah direncanakan oleh masyarakat lokal bersama pengelola kawasan untuk merangkul satu sama lain dalam menjaga kawasan the Mandalika tetap nyaman. Ngurah menyadari sebagai daerah pesisir, the Mandalika tidak bisa terhindar dari sampah-sampah baik sampah organik maupun non organik. “Kami sudah menghimbau masyarakat untuk semakin peduli dan turut serta dalam menjaga lingkungan. Kebersihan sudah menjadi skala prioritas dalam menunjang destinasi pariwisata, apalagi the Mandalika, sebagai satu dari sepuluh Bali Baru,” lanjut Ngurah.ITDC berharap, program bersih pantai ini menjadi program yang berkelanjutan karena merupakan kegiatan yang positif untuk dilaksanakan oleh pengelola dan stakeholder kawasan. “Kedepannya, kami harap program ini bisa terus dilaksanakan agar kawasan the Mandalika bisa menjadi lebih bersih dan menjadi tempat wisata yang nyaman untuk dikunjungi para wisatawan dan stakeholder,” tutup Ngurah.

Read More
January 21, 2018

ITDC Peroleh Pembiayaan AIIB Untuk Bangun Infrastruktur The Mandalika

Nomor: 02/PR-ITDC/I/2019Jakarta, 21 Januari 2018 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata the Nusa Dua Bali dan the Mandalika Nusa Tenggara Barat, memperoleh fasilitas pembiayaan dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) untuk pembangunan infrastruktur di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika atau the Mandalika."Setelah persetujuan Dewan Direksi AIIB pada tanggal 7 Desember 2018 maka pada tanggal 31 Desember 2018 kami telah menandatangani perjanjian fasilitas pembiayaan Mandalika Urban & Tourism Infrastructure Project (MUTIP) senilai 248,4 juta dolar AS atau setara Rp3,6 Triliun. Pembiayaan ini sekaligus menjadi bukti kepercayaan terhadap prospek industri pariwisata Indonesia," kata Direktur Utama ITDC, Abdulbar M. Mansoer di Jakarta, Senin.Pembiayaan MUTIP ini merupakan pembiayaan pertama dengan jumlah terbesar secara standalone/mandiri yang dilakukan AIIB di Indonesia. Dalam skala global, MUTIP merupakan pembiayaan pertama AIIB bagi kegiatan pembangunan infrastruktur pariwisata.AIIB sendiri adalah lembaga pembiayaan multilateral atau Multilateral Development Bank yang sahamnya dimiliki sejumlah negara dunia termasuk Indonesia. AIIB ini didirikan untuk membiayai pembangunan infrastruktur di negara-negara Asia yang menjadi anggotanya.Sementara itu, Nusantara Suyono, Direktur Keuangan dan Strategi Korporat ITDC, menerangkan bahwa fasilitas pembiayaan MUTIP ini sangat ringan dimana masa tenor 35 tahun dan grace period atau masa tenggang selama 10 tahun serta bunga sesuai London Interbank Offered Rate (LIBOR) 6 bulan ditambah 1,4 persen per tahun. "Pembiayaan ini juga tidak terlepas dari dukungan penuh pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan," ujar Nusantara Suyono.Lebih lanjut Nusantara mengatakan bahwa pembiayaan MUTIP akan ditujukan untuk pembangunan infrastruktur dan fasilitas dasar di dalam kawasan the Mandalika. Adapun kegiatan yang dilaksanakan diantaranya adalah pembangunan jalan dalam kawasan, penyediaan air bersih, sanitasi dan drainase, pengolahan air limbah dan limbah padat, distribusi listrik, dan juga fasilitas pengelolaan risiko bencana, berbagai fasilitas publik dan ruang publik terbuka.Seluruh infrastruktur yang dibangun di the Mandalika merupakan fasilitas dasar kawasan untuk mendatangkan investasi asing dan lokal dengan target membangun Iebih dari 10.000 kamar hotel berbintang. Selain itu juga akan dibangun juga convention center untuk kegiatan MICE, lapangan golf 27 holes, kawasan komersial atau retail mall, theme park, rumah sakit, dan street race circuit berkualitas balap motor dunia seperti MotoGP.

Read More
January 24, 2019

ITDC Luncurkan Atraksi Baru Bebalihan "Enchantment of Bali"

Nomor: 03/PR-ITDC/I/2019The Nusa Dua, 24 Januari 2019 – Dalam mendukung upaya Pemerintah mencapai kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada tahun 2019, Kawasan pariwisata terpadu the Nusa Dua, yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), menyelenggarakan berbagai event untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke the Nusa Dua. Salah satu event baru yang akan digelar adalah “Bebalihan” The Enchantment of Bali, sebuah event berlatar belakang budaya asli Bali yang dikemas sangat menarik karena berlokasi di area 5 rumah ibadah (worship) Puja Mandala, sebagai wujud keharmonisan kerukunan umat beragama yang berlandaskan Tri Hita Karana (THK). Pagelaran pertama diluncurkan hari ini bertempat di Wantilan Pura Jagatnatha, Puja Mandala, the Nusa Dua.Bebalihan berasal dari kata Balih-Balihan yaitu tarian yang diperuntukan sebagai hiburan dan tontonan bagi wisatawan, yang tidak termasuk sakral, namun tetap memiliki unsur dasar seni tari Bali yang luhur. The Enchantment of Bali (tagline) menggambarkan unsur keindahan dan pesona seni budaya Bali. Pagelaran ini akan menampilkan sentuhan seni tari asli Bali dengan alunan gamelan Bali yang memiliki daya tarik dan pesona yang membuat para wisatawan terhipnotis akan eksotisme yang ditampilkan. Beberapa tarian Bali yang akan dipertunjukan dalam event “Bebalihan” diantaranya yaitu tari pendet, tari barong dan tari legong.Event ini diselenggarakan oleh the Nusa Dua bekerjasama dengan Sanggar Asti Pradnyaswari yang merupakan sanggar asli dari Nusa Dua yang bergerak di bidang seni pertunjukan kontemporer, nusantara, tradisi Bali, kreasi dan modern dengan mengutamakan kualitas dan profesionalisme dalam mengembangkan community based tourism.Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC Ngurah Wirawan menjelaskan, “Bebalihan ini diselenggarakan untuk menambah atraksi wisata di the Nusa Dua, sehingga dapat meningkatkan jumlah kunjungan ke the Nusa Dua, khususnya ke Puja Mandala. Selain itu, event ini juga bertujuan mendukung Culture Tourism atau wisata budaya melalui pelestarian seni dan budaya Bali.”Bebalihan akan diselenggarakan 2 (dua) kali dalam seminggu yaitu setiap hari Selasa dan Kamis pukul 16:00 wita sepanjang tahun 2019, bertempat di Puja Mandala, the Nusa Dua. Untuk dapat menyaksikan Bebalihan pengunjung dikenakan biaya tiket sebesar Rp. 150.000,-(seratus lima puluh ribu rupiah).

Read More
February 01, 2019

ITDC Berikan Penyuluhan Tentang Kanker Serviks

Nomor: 04/PR-ITDC/II/2019The Nusa Dua, 1 Februari 2019 – Dalam rangka memperingati hari Kanker Sedunia yang jatuh pada tanggal 04 Februari 2019, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengelola kawasan pariwisata the Nusa Dua, hari ini mengadakan kegiatan penyuluhan mengenai Pencegahan Kanker Serviks, yang ditujukan bagi tenaga wanita Common Area the Nusa Dua. Penyuluhan diselenggarakan bekerja sama dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Bali, dan diikuti 50 orang peserta, yang merupakan tenaga utama dalam menjaga kebersihan dan keasrian kawasan the Nusa Dua.Kegiatan yang dimotori oleh Bagian Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) ITDC ini bertujuan meningkatkan awareness dan pengetahuan mengenai bahaya Kanker Serviks dan cara pencegahannya. Kepala Sekretaris Perusahaan dan CSR ITDC Miranti N. Rendranti mengatakan, “Kegiatan ini kami adakan sebagai bentuk kepedulian ITDC terhadap kesehatan wanita, khususnya para wanita yang bekerja di lingkungan Perusahaan, agar dapat mengenali berbagai risiko penyakit dan meningkatkan pola hidup sehat sehingga terhindar dari risiko-risiko tersebut.”Kegiatan penyuluhan juga dilakukan untuk mendukung program penanggulangan Kanker Serviks di Indonesia, mengingat Indonesia termasuk salah satu negara dengan prevalensi kanker serviks tertinggi di Asia. Dengan penderita tidak kurang dari 15.000 perempuan setiap tahunnya, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) bahkan menyebut kanker serviks sebagai penyakit pembunuh wanita nomor satu di Indonesia. YKI memperkirakan setiap harinya dua puluh dari empat puluh wanita yang terdiagnosa menderita kanker serviks, meninggal karena kanker serviks.Kanker Serviks atau kanker leher rahim menempati urutan ke 2 dari 10 kanker terbanyak pada wanita. Salah satu penyebab utama kanker serviks adalah infeksi Human Papilloma Virus (HPV). Infeksi HPV menyebabkan sekitar 70% kanker serviks dan 80% orang yang aktif seks mengalami infeksi HPV. Adapun cara mendeteksi secara dini kanker serviks adalah dengan Pap Smear dan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) yang dapat dilakukan di Puskesmas atau di Rumah Sakit terdekat.

Read More
February 23, 2019

Sirkuit Mandalika Bukan Dibangun Dengan Biaya RP 3,6 T

Nomor: 05/PR-ITDC/II/2019Jakarta, 23 Februari 2019 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata the Mandalika, Lombok NTB, menegaskan bahwa pembangunan sirkuit Mandalika bukan dibangun dengan biaya Rp 3,6 Triliun.Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan sejumlah pemberitaan yang mengaitkan antara pembangunan sirkuit Mandalika dengan biaya Rp 3,6 Triliun.Yang disebut dengan sirkuit Mandalika sebenarnya adalah sirkuit jalan raya atau street circuit yang dibangun sebagai bagian dari distrik sports & entertainment di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata the Mandalika.Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer memaparkan, “Pembangunan street circuit Mandalika merupakan bagian tidak terpisahkan dari pembangunan distrik Sports & Entertainment seluas 131 ha di zona tengah the Mandalika. Selain street circuit sepanjang 4,32 km yang didisain mengelilingi distrik, juga akan dibangun 10 hotel dengan kapasitas sekitar 2500-an kamar/room keys, COEX (Convention – Exhibition) Building, Rumah Sakit dan Water Park berstandar internasional”.Investor untuk pembangunan distrik ini adalah Vinci Construction Grands Projets (VCGP), anak usaha Vinci, sebuah perusahaan berskala global asal Prancis yang bergerak di bidang desain, pembiayaan, pembangunan dan operasional proyek-proyek infrastruktur dan fasilitas besar di seluruh dunia. Penandatanganan master LUDA antara ITDC dengan VCGP untuk pembangunan distrik Sports & Entertainment telah dilakukan pada 8 Agustus 2018, yang akan membawa nilai investasi sebesar USD 1 Milyar selama 15 tahun.Pembangunan street circuit di distrik ini akan menjadi prioritas bagi ITDC dengan akan diselenggarakannya kejuaraan MotoGP dan World Superbike di the Mandalika pada 2021.“Dalam pembangunan street circuit ini, kami sebagai pengembang kawasan akan membangun infrastruktur jalan atau badan jalannya, sedangkan fasilitas jalan sebagai street circuit akan dilanjutkan oleh Vinci,” lanjut Abdulbar M. Mansoer. ITDC mencanangkan pembangunan badan jalan di distrik ini dimulai pada Oktober 2019 yang diharapkan selesai pada Triwulan II 2020. Kemudian Vinci akan melanjutkan penyelesaian street circuit, sehingga bisa digunakan pada 2021.Terkait biaya Rp 3,6 Triliun yang disebut-sebut, Abdulbar M. Mansoer kembali menjelaskan bahwa biaya tersebut merupakan biaya pembangunan infrastruktur pariwisata di KEK the Mandalika yang difasilitasi oleh Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) sebesar USD 248,4 juta (setara Rp 3,6 T) melalui program Mandalika Urban & Tourism Infrastructure Project (MUTIP). MUTIP akan mencakup pembangunan infrastruktur dan fasilitas dasar di dalam kawasan the Mandalika, seper

Read More
January 28, 2019

DORNA Sports SL and ITDC announce their partnership to bring the world’s most popular motorcycle racing events to the island of Lombok in Indonesia.

06/PR-ITDC/II/2019DORNA Group, the exclusive commercial and TV rights holder for the world’s leading motorcycle racing championships, and ITDC, Indonesia’s largest integrated tourism developer and operator, jointly announce the signing of two separate Promoters’ Contracts namely for the FIM Road Racing World Championship Grand Prix, more commonly referred to as the FIM MotoGP™ World Championship, as well as the MOTUL FIM Superbike World Championship. The signing was conducted by Mr Carmelo Ezpeleta, CEO of DORNA and Mr Abdulbar M. Mansoer, CEO of ITDC at DORNA’s office in Madrid, Spain on the 28th January 2019, in front of Senior Management team by both parties and witnessed by Indonesian's Ambassador Extraordinary and Plenipotentiary for Spain, Drs. Hermono M.AThe agreement confirms that Indonesia will welcome MotoGP™ and the MOTUL FIM Superbike World Championship in 2021 to the island of Lombok, more specifically within the Mandalika, which is a large-scale integrated tourism estate.Dorna Group CEO, Carmelo Ezpeleta commented – “What a unique project this will be, having an urban, world class circuit in a country where MotoGP has such a huge following. Indonesia is a key market for us with a considerable percentage of motorsport fans living here and the MotoGP atmosphere will be even stronger once the circuit is complete. Also, by including Lombok to the WorldSBK calendar makes this offer more attractive for local fans having two World Class events in the area during the year.”CEO of ITDC, Mr. Abdulbar M. Mansoer also adds – “We are very excited to have partnered up with DORNA and are delighted to be able to bring world-class motorsport events to Indonesia and the Mandalika in Lombok together.”Both parties will be making additional statements in due course.

Read More
January 28, 2019

DORNA Sports SL dan ITDC Umumkan Partnership untuk membawa acara Balap Motor Paling Populer di Dunia ke Pulau Lombok di Indonesia

Nomor: 07/PR-ITDC/II/2019Grup DORNA, selaku pemegang hak komersial dan TV ekslusif untuk kejuaraan balap motor terkemuka di dunia, dan ITDC, perusahaan pengembang dan operator destinasi pariwisata terbesar di Indonesia, bersama-sama mengumumkan dua Kontrak Promoter (Promoter’s Contracts) secara terpisah yakni FIM Road Racing World Championship Grand Prix, yang sering disebut dengan FIM MotoGP™World Championship, dan MOTUL FIM Superbike World Championship. Penandatanganan telah dilakukan antara Carmelo Ezpeleta, CEO DORNA, dan Abdulbar M. Mansoer, selaku Direktur Utama dari ITDC, di kantor DORNA di Madrid, Spanyol pada tanggal 28 Januari 2019, di hadapan tim Senior Manajemen dari kedua belah pihak dan disaksikan oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kerajaan Spanyol, Drs. Hermono M. A.Perjanjian menegaskan bahwa Indonesia akan menyambut MotoGP™ dan MOTUL FIM Superbike World Championship pada tahun 2021 mendatang di Pulau Lombok, tepatnya di the Mandalika, yang merupakan kawasan pariwisata berskala besar yang terintegrasi.CEO Grup DORNA, Carmelo Ezpeleta mengungkapkan – “Betapa uniknya proyek ini, memiliki sirkuit perkotaan berkelas dunia di negara dimana MotoGP memiliki pengikut yang begitu besar. Indonesia adalah pasar utama bagi kami dengan pertimbangan presentase penggemar olahraga motor yang tinggal di sini dan atmosfer MotoGP akan semakin kuat begitu sirkuit ini selesai dibangun. Juga, dengan memasukkan Lombok ke dalam kalender WorldSBK menjadikan penawaran ini lebih menarik lagi bagi penggemar lokal yang akan memiliki dua acara Berkelas Dunia di derah itu setiaptahun.”Direktur Utama ITDC, Abdulbar M. Mansoer menambahkan – “Kami sangat gembira telah bermitra dengan DORNA dan sangat senang untuk dapat membawa acara olahraga motor kelas dunia ke Indonesia dan khususnya the Mandalika, Lombok”.Kedua belah pihak akan membuat pernyataan tambahan pada waktu yang akan ditentukan kemudian.

Read More
March 01, 2019

ITDC Gandeng Masyarakat untuk Ikut Gerakan Bank Sampah

Nomor : 08/PR-ITDC/III/2019The Mandalika, 1 Maret 2019 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development (ITDC), BUMN pengembang kawasan pariwisata the Mandalika, mengajak masyarakat untuk mengelola sampah menjadi barang yang lebih bermanfaat dalam kehidupan serhari-hari. Untuk itu, melalui Program Bina Lingkungan, ITDC mengadakan Program Pelatihan, Pembinaan, dan Pendampingan mengenai Bank Sampah serta cara pengelolaan sampah di kawasan the Mandalika, bagi pedagang dan warga yang berada di Pantai Tanjung Aan the Mandalika, Lombok NTB. Program yang diselenggarakan bekerja sama dengan Bank Sampah NTB Mandiri ini, berlangsung selama tiga hari, yaitu pada 27 Februari – 1 Maret 2019, bertempat di kantor ITDC Mandalika.Dalam pelatihan ini peserta diajar mengenai mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik, pemanfaatan sampah organik menjadi kompos, pemanfaatan sampah anorganik menjadi barang kerajinan pembentukan Bank Sampah, praktik pembuatan kompos dengan metode Takakura dan penggunaan tabung komposter, serta manfaat pembentukan Bank Sampah.Pelatihan diikuti oleh 25 orang yang merupakan warga Tanjung Aan dan sekitarnya hingga Dusun Gerupuk, terdiri dari berbagai unsur seperti Kepala Dusun, Pedagang, Pemuda, dan Ibu Rumah Tangga. Disamping mengikuti pelatihan, masyarakat akan didampingi selama 14 hari oleh tim Bank Sampah NTB dan ITDC untuk mencapai tujuan akhir yakni terbentuknya Bank Sampah untuk warga di Tanjung Aan hingga Dusun Gerupuk yang nantinya akan dikelola oleh masyarakat itu sendiri.Direktur Keuangan dan Strategi Korporat ITDC, Nusantara Suyono mengatakan, “Program pelatihan dan pembentukan Bank Sampah berbasis masyarakat ini merupakan salah satu upaya kami dalam mengubah paradigma masyarakat di sekitar kawasan the Mandalika, khususnya di kawasan Tanjung Aan, mengenai sampah. Kami berharap masyarakat dapat melihat sampah sebagai barang yang memiliki nilai untuk bisa dimanfaatkan kembali, sehingga mereka terdorong untuk mengolahnya menjadi barang bernilai ekonomis yang memiliki potensi untuk memberikan penghasilan tambahan. Disamping itu, dengan mengikuti kegiatan ini, masyarakat dapat memberikan kontribusinya dalam mengurangi jumlah sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA)” jelas Nusantara.Persoalan pengelolaan sampah masih menjadi sorotan di Indonesia. Suatu riset mengenai Sustainable Waste Indonesia (SWI) mengungkapkan bahwa sebanyak 24 persen sampah di Indonesia masih tidak terkelola, 7 persen sampah didaur ulang, dan 69 persen berakhir di TPA (sumber: CNN Indonesia). Persoalan sampah selalu dipandang sebagai isu yang terus berkembang tidak terkecuali di suatu kawasan destinasi wisata, salah satunya Pantai Tanjung Aan yang terletak di Kawasan the Mandalika, Lombok.Pantai Tanjung Aan sendiri merupakan pantai dengan pemandangan indah dengan butir pasir putih dan tekstur seperti merica yang telah menarik minat sejumlah wisatawan baik nusantara maupun mancanegara untuk mengunjunginya. Dengan keindahan alam dan tingginya minat wisatawan untuk berkunjung ke Pantai ini, menyebabkan kawasan tersebut dan lingkungan sekitarnya belum sepenuhnya dapat terhindar dari masalah sampah.Nusantara menambahkan, ITDC memiliki harapan agar pelatihan ini dapat menjadi salah satu solusi dalam penanganan sampah di kawasan Tanjung Aan. “Sinergi ITDC selaku pengelola kawasan dan kontribusi masyarakat dalam pembentukan Bank Sampah yang nantinya dikelola masyarakat diharapkan bisa menjadi contoh pada destinasi wisata lain untuk membangkitkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan di kawasan ini demi kenyamanan bersama kedepannya,” paparnya.Saat membuka pelatihan, Camat Pujut Lalu Sungkul menyampaikan bahwa pemilahan sampah merupakan program yang positif dan harus segera diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. “Kita perlu mengingat bahwa kebersihan merupakan tolak ukur utama dalam suatu kawasan destinasi pariwisata. Adapun sampah tidak melulu menjadi hal yang tidak berguna, melainkan bisa disulap menjadi suatu barang yang memiliki nilai. Sehingga seluruh peserta disini harus mengambil sebanyak-banyaknya ilmu dalam memilah sampah yang dapat dimanfaatkan.”.Tim Bank Sampah NTB Mandiri sendiri adalah penerima penghargaan dari berbagai kegiatan-kegiatan peduli lingkungan yang dilaksanakan di NTB dan daerah lainnya diantaranya Sasambo Generation Camp, Bulan Bhakti Kesetiakawasanan Sosial (BBKS), Indonesia Green Awards pada Kategori Pengembangan Pengolahan Sampah Terpadu, Efficiency of Waste Management in West Nusa Tenggara di Jepang, dan Training of Solid Waste and Wastewater Management di Jepang

Read More
November 05, 2018

DORNA Visit

Number: 09/PR-ITDC/XI/2018The Nusa Dua Bali - Indonesia, November 5th 2018ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation/ PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)), confirms that between the Australian MotoGP held on Philip Island and the Malaysian Grand Prix, Mr Carmelo Ezpeleta, CEO of Dorna Sports SL, along with the Sporting Director, Mr Carlos Ezpeleta, took a short break to visit the Island of Bali, staying at one of the five-star resorts at the Nusa Dua, a 350-ha integrated Tourism Estate, owned and managed by ITDC.During this time, Mr Ezpeleta and Mr Abdulbar M. Mansoer, CEO and President Director of ITDC, toured and enjoyed the facilities at the Nusa Dua and also embarked on a day trip to the Island of Lombok to visit the Mandalika, another tourism resort project currently under development by ITDC, situated in the Southern Coast of the Island. Specifically, for this trip, Dorna was visiting a possible location for hosting future Motorbike Race Events within the 1,175-ha integrated tourism estate.A statement from Mr Abdulbar M. Mansoer reads as follows:“Mr Carmelo Ezpeleta was primarily at the Nusa Dua for a well-deserved break at the Bali National Golf Club before heading out to Kuala Lumpur for the Malaysian Grand Prix in Sepang. It was not his first time to the Island as he visited the Nusa Dua around 2 years prior beforehand. For this visit, during his busy schedule and on route between the two races, he wanted to visit Bali as well as Lombok, where we welcomed him to the Mandalika and presented a potential concept to host future Motorbike Race Events. His visit was brief, but we believe that he sincerely enjoyed his break and of course we would be very happy to welcome him back to Bali and Lombok in the near future.”

Read More
March 28, 2019

ITDC Luncurkan Calendar of Event The Nusa Dua 2019

Nomor: 10/PR-ITDC/III/2019The Nusa Dua, 28 Maret 2019 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali, meluncurkan Calendar of Event The Nusa Dua 2019, yang berisikan sejumlah event pariwisata bertaraf internasional yang diselenggarakan di Pulau Peninsula,The Nusa Dua. Rangkaian event ini diselenggarakan dalam upaya meningkatkan promosi pulau yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia inisebagai salah satu destinasi wisata di Bali. Managing Director Nusa DuaI Gusti Ngurah Ardita mengatakan, upaya memperkenalkan Pulau Peninsula sebagai sebuah destinasi wisata di Bali dilakukan dengan menyelenggarakan sejumlah eventpariwisata. “Kegiatan ini bertujuan menambah atraksi di dalam kawasan The Nusa Dua, khususnya Culture Tourism,untuk meningkatkan minat dan kunjungan wisatawan ke Bali khususnya, dan Indonesia umumnya,” jelas Ngurah Ardita.Calendar of Event The Nusa Dua tahun ini mengusung temaContents Art Culture & Festival, yang antara lain akan menggelar Sundown Dancing Lesson yang dilaksanakan setiap hari minggu pukul. 17.00 Wita di Pulau Peninsula, Bebalihan setiap hari Selasa & Kamis di Pura Puja Mandala, The Nusa Dua, Nusa Dua Light Festival pada tanggal 30 Mei –14 Juli 2019, Bali Blues Festival pada tanggal 13 -14 Juni 2019, International Night Run pada tanggal 13 Oktober 2019, dan Pesona Nusa Dua Fiesta pada tanggal 25-27 Oktober 2019."Kami akan terus mempublikasikan event –event The Nusa Dua yang terangkum dalam Calendar of Event , sehinggadapat menarik minat wisatawan berkunjung ke Kawasan The Nusa Dua dan dalam mendukung program Pemerintah dengan target kunjungan 20 juta wisatawan di tahun 2019," harap Ngurah Ardita

Read More
WHAT’S NEW
Dorna Sports SL and ITDC partnership announcement Read More Press Release - DORNA Visit Mandalika Read More ITDC fokus kembangkan The Mandalika sebagai katalisator pembanguna ekonomi NTB Read More Hutama Karya, ASDP, dan ITDC sepakat kembangkan kawasan pariwisata kelas dunia di Lampung Read More ITDC siap jamu tes pra-musim MotoGP 2021 di The Mandalika Read More ITDC Asserts Jokowi's commitment of MotoGP's Mandalika Circuit Read More Dorna CEO Observes Construction of Mandalika MotoGP Circuit Read More ITDC Focuses on developing The Mandalika Read More Mandalika MotoGP circuit 10 percent complete, on track to host race in 2021 Read More Tickets for Indonesian MotoGP Available From Next Month Read More PLTS Sambelia 5 MW siap pasok kelistrikan gelaran MotoGP Mandalika Read More Progres Mandalika International Street Circuit, Mulai Proses Pengaspalan Lintasan Sirkuit Read More PLN Tambah 60 MW untuk Kesiapan MotoGP Mandalika Read More