Dorna Sports SL and ITDC partnership announcement

DORNA Sports SL and ITDC announce their partnership to bring the world’s most popular motorcycle racing events to the island of Lombok in Indonesia.DORNA Group, the exclusive commercial and TV rights holder for the world’s leading motorcycle racing championships, and ITDC, Indonesia’s largest integrated tourism developer and operator, jointly announce the signing of two separate Promoters’Contracts namely for the FIM Road Racing World Championship Grand Prix,more commonly referred toastheFIM MotoGP™World Championship, as well as the MOTUL FIM Superbike World Championship. The signing was conductedby Mr Carmelo Ezpeleta, CEO of DORNA and Mr Abdulbar M. Mansoer, CEO of ITDC at DORNA’s office in Madrid, Spain on the 28th January 2019, in front of Senior Management team by both parties and witnessed by Indonesian's Ambassador Extraordinary and Plenipotentiary for Spain, Drs. Hermono M.A.The agreement confirms that Indonesia will welcome MotoGP™ and the MOTUL FIM Superbike World Championship in 2021 to the island of Lombok, more specifically within the Mandalika, which is a large-scale integrated tourism estate.Dorna Group CEO, Carmelo Ezpeleta commented – “What a unique project this will be, having an urban, world class circuit in a country where MotoGP has such a huge following. Indonesia is a key market for us with a considerable percentage of motorsport fans living here and the MotoGP atmosphere will be even stronger once the circuit is complete. Also, by including Lombok to the WorldSBK calendar makes this offer more attractive for local fans having two World Class events in the area during the year. ”CEO of ITDC, Mr. Abdulbar M. Mansoer also adds – “Weare very excited to have partnered up with DORNA and are delighted to be able to bring world-class motorsport events to Indonesia and the Mandalika in Lombok together.”Both parties will be making additional statements in due course.

12-Jan-2019 Read More

Press Release - DORNA Visit Mandalika

ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation / PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)), confirms that between the Australian MotoGP held on Philip Island and the Malaysian Grand Prix, Mr Carmelo Ezpeleta, CEO of Dorna Sports SL, along with the Sporting Director, Mr Carlos Ezpeleta, took a short break to visit the Island of Bali, staying at one of the five-star resorts at the Nusa Dua, a 350-ha integrated Tourism Estate, owned and managed by ITDC.During this time, Mr Ezpeleta and Mr Abdulbar M. Mansoer, CEO and President Director of ITDC, toured and enjoyed the facilities at the Nusa Dua and also embarked on a day trip to the Island of Lombok to visit the Mandalika, another tourism resort project currently under development by ITDC, situated in the Southern Coast of the Island. Specifically, for this trip, Dorna was visiting a possible location for hosting future Motorbike Race Events within the 1,175-ha integrated tourism estate.A statement from Mr Abdulbar M. Mansoer reads as follows:“Mr Carmelo Ezpeleta was primarily at the Nusa Dua for a well-deserved break at the Bali National Golf Club before heading out to Kuala Lumpurfor the Malaysian Grand Prix in Sepang. It was not his first time to the Island as he visited the Nusa Dua around 2 years prior before hand. For this visit, during his busy schedule and on route between the two races, he wanted to visit Bali as well as Lombok, where we welcomed him to the Mandalika and presented apotential concept to host future Motorbike Race Events. His visit was brief, but we believe that he sincerely enjoyed his break and of course we would be very happy to welcome him back to Bali and Lombok in the near future.”

05-Nov-2018 Read More

ITDC fokus kembangkan The Mandalika sebagai katalisator pembanguna ekonomi NTB

JAKARTA, 16 OKTOBER 2019 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika atau The Mandalika dan dan The Nusa Dua, terus berkomitmen mengembangkan The Mandalika sebagai destinasi wisata sportainment berkelas dunia di Indonesia serta mendukung target Pemerintah untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor industri unggulan baru.Sejak peresmian operasional The Mandalika oleh Presiden Joko Widodo pada 20 Oktober 2017 silam, pengembangan The Mandalika berjalan dengan pesat. Hingga saat ini, ITDC telah mengantongi komitmen Real Estate Investment senilai USD1,3 Milyar guna pembangunan sejumlah hotel dan kluster sport & entertainment. Kluster sport & entertainment, termasuk didalamnya Mandalika International Street Circuit, dikembangkan dengan menggandeng perusahaan global asal Prancis Vinci Constructions Grand Project (VCGP).Pembangunan keseluruhan Mandalika International Street Circuit sedang berjalan dengan proses Ground Work mencapai 30 persen dan direncanakan akan mulai pengaspalan untuk lintasan pada Desember 2019. Mandalika International Street Circuit sendiri ditargetkan dapat selesai pada akhir 2020 untuk segera akan diuji coba dan dapat digunakan untuk gelaran event MotoGP Mandalika 2021. Selain itu, guna meningkatkan rasa aman bagi pengunjung dan bentuk mitigasi bencana, ITDC juga tengah mempersiapkan pembangunan shelter sebanyak 12 unit, jalur evakuasi dan mempersiapkan SOP tanggap bencana.Melalui event MotoGP Mandalika 2021, ITDC memperkirakan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan oleh masyarakat NTB dan Indonesia, antara lain penciptaan lapangan kerja langsung bagi sekitar 7.500 orang, memberikan tambahan investasi lokal sebesar 150 juta dollar AS, menambah jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia hingga mencapai 300 ribu orang/tahun serta diperkirakan akan mendorong peningkatan belanja wisatawan hingga mencapai 40 juta dollar AS per tahun. Magnitude event MotoGP juga sangat besar, dimana diperkirakan tayangan MotoGP dapat menjangkau hampir 430 juta pemirsa di seluruh dunia.“Kami meyakini penyelenggaraan event MotoGP akan mampu menciptakan branding dan positioning yang kuat bagi Indonesia sebagai negara tujuan sportainment unggulan di kawasan Asia. Hal ini penting guna meningkatkan nilai tambah pariwisata di Indonesia, sehingga mampu memperbesar sumbangan sektor pariwisata kepada perekonomian nasional,” kata Direktur Utama ITDC Abdulbar M. MansoerDari sisi akomodasi, ke depan nanti di The Mandalika akan dibangun 10 hotel. Sebanyak 2.485 kamar diantaranya ditargetkan dapat diselesaikan pada akhir 2021.  Hotel-hotel yang sedang dibangun sekarang ini adalah Hotel Pullman yang mencapai progres 37%,  Hotel Paramount yang sudah memulai tahap piling, serta Hotel Golden Tulip dan Beach Club, yang merupakan hotel bintang empat grup Sheraton, yang sudah mulai membangun beach club terlebih dahulu.ITDC percaya keberadaan The Mandalika akan menjadi katalisator pembangunan ekonomi dan mampu membawa multiplier effect perekonomian yang besar bagi masyarakat NTB, khususnya masyarakat sekitar kawasan. Sejak ITDC melakukan pembangunan infrastruktur secara intensif di zona inti kawasan, sedikitnya ada 10 unit usaha baru berbentuk homestay, resto, café dan toko retail memulai usaha di zona Barat kawasan.“Kami meyakini peningkatan jumlah usaha hospitality  di sekitar kawasan The Mandalika masih akan terus bertambah sejalan dengan kegiatan pengembangan kawasan dan proyek yang berlangsung. Kami juga meyakini The Mandalika akan mampu menyerap hampir 5000 tenaga kerja lokal secara bertahap dalam lima tahun ke depan,” imbuh Abdulbar.Perkembangan lain adalah hingga saat ini ITDC telah menyediakan fasilitas publik di kawasan The Mandalika yaitu Kuta Beach Park, Bazaar Mandalika dengan kapasitas 303 lot untuk menampung pelaku usaha dari sektor UMKM dan pedagang asongan sekitar kawasan, serta Sentral Parkir berkapasitas 500 mobil. Ketiga fasilitas publik tersebut makin melengkapi fasilitas publik yang ada di The Mandalika setelah sebelumnya ITDC telah membuka Masjid Nurul Bilad sejak 2017.Masjid Nurul Bilad Mandalika yang arsitekturnya mengadopsi nilai kearifan lokal dari Masjid Bayan, Kabupaten Lombok Utara dan Bangunan Adat Beleq Sembalun ini dibangun di atas lahan seluas 5 ha yang terdiri dari bangunan masjid, selasar, courtyard dan plaza yang mampu menampung sampai 5.500 jemaat.Guna meningkatkan daya tarik investasi ke kawasan The Mandalika, ITDC telah menyiapkan sejumlah infrastruktur dasar, antara lain jalan raya kawasan sepanjang 11 KM, jalur pipa distribusi air bersih dan jaringan listrik PLN. ITDC juga telah menyelesaikan pembangunan instalasi pengolah air bersih berteknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) tahap I dan telah beroperasi sejak November 2016.Percepatan pengembangan The Mandalika diperkirakan akan semakin meningkat setelah adanya dukungan pendanaan dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) untuk pembangunan infrastruktur pariwisata di The Mandalika. Kesepakatan pendanaan Loan Agreement dalam payung program Mandalika Urban & Tourism Infrastructure Project (MUTIP) senilai USD 248,4 juta atau setara Rp3,6 Triliun (1 USD = Rp14.500,-) tersebut telah ditandatangani secara resmi pada 31 Desember 2018 lalu dan sekarang ini telah memasuki tahap I drawdown (penarikan).Sementara, percepatan pengembangan The Mandalika, khususnya dalam menyambut gelaran MotoGP mulai 2021, mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi NTB, dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Pemerintah Pusat telah berkomitmen meningkatkan aksesibilitas ke kawasan melalui pembangunan infrastruktur, berupa penyiapan akses jalan langsung/Bypass sepanjang 17 KM dari Lombok International Airport (LIA) ke The Mandalika, perpanjangan lintasan pesawat (runway) di Lombok International Airport (LIA), pengembangan pelabuhan Gili Mas menjadi cruise terminal. “Selain dukungan dari Pemerintah baik Pusat maupun Daerah, pesatnya pengembangan kawasan The Mandalika khususnya dalam persiapan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2021 juga tak lepas dari dukungan rekan-rekan BUMN. Sebagai wujud Sinergi BUMN, saat ini, kami telah bekerjasama dan mendapat support penuh dari sejumlah BUMN yaitu PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) untuk penyediaan digital connectivity, PT Waskita Karya (persero) Tbk, PT Wijaya Karya (persero) Tbk/WIKA, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT PP (Persero) Tbk., PT Angkasa Pura 1 (persero), PT Pelabuhan Indonesia III (Persero)/Pelindo III, PT PLN (persero), PT Pertamina (persero), PT. ASDP Indonesia Ferry (persero)/ASDP, dan Perum DAMRI,” tutup Abdulbar.

18-Okt-2018 Read More

Hutama Karya, ASDP, dan ITDC sepakat kembangkan kawasan pariwisata kelas dunia di Lampung

LAMPUNG – Menutup triwulan III tahun 2019, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) akan menggarap mega proyek baru di ujung selatan pulau Sumatera. Berkolaborasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) (ASDP), PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) (ITDC), dan Pemerintah Provinsi Lampung, Hutama Karya secara resmi akan ikut serta dalam pembangunan kawasan terintegrasi pariwisata di wilayah Bakauheni, Lampung Selatan.Bertempat di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, hari ini (19/10) manajemen Hutama Karya secara resmi melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) “Pembangunan Kawasan Terintegrasi Pariwisata di Wilayah Bakauheni, Lampung Selatan”. Penandatanganan ini dilakukan antara Direktur Utama Hutama Karya, Bintang Perbowo dengan Gubernur Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi; Plt. Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto; Direktur Utama ASDP, Ira Puspadewi; dan Direktur Utama ITDC, Abdulbar M. Mansoer.Dalam sambutannya, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan bahwa dengan dibangunnya Kawasan terintegrasi pariwisata di Lampung Selatan dapat menjadikan Bakauheni sebagai destinasi alternatif selain Kota Bandung khususnya bagi warga ibukota untuk menghabiskan akhir pekan atau libur Panjang. “Harapan kami kawasan terintegrasi pariwisata ini tidak hanya menjadi pesona bagi turis asing saja, namun justru meningkatkan minat turis lokal untuk liburan kesini. Lampung Selatan ini menjadi tumpuan wisata yang lengkap karena kita memiliki alam yang indah, pantai-pantai menawan, konservasi, sampai Menara Siger yang terkenal itu,” tutur Arinal menjelaskan.Pembangunan Kawasan pariwisata ini memiliki konsep Bakauheni Harbour City yang dimana area pembangunan terletak sebelum gerbang masuk tol Bakauheni Selatan. Proyek ini memiliki visi To Establish Bakauheni Harbour City dengan positioning Transforming A Gateway Into A Vibrant Waterfront Destination dan digadang-gadang akan menjadi the next Resort World Sentosa di Indonesia.Direktur Utama Hutama Karya, Bintang Perbowo menyampaikan bahwa Hutama Karya mendukung sepenuhnya sinergi BUMN dan pemprov setempat untuk merealisasikan pembangunan kawasan pariwisata terintegrasi ini. “Kita punya lahan di sekitar pelabuhan Bakauheni cukup luas yaitu seluas 91ha, lalu Pemprov Lampunng 14,8ha, dan ASDP itu 69ha. Tentu jika lahan ini dapat dikembangkan dan dikelola dengan baik melalui sinergi yang kuat antar BUMN dan Pemprov, mimpi Indonesia untuk memiliki kawasan wisata terintegrasi kelas dunia akan dapat segera terwujud,” terang Bintang disela-sela seremoni penandatanganan MoU.Hadirnya Bakauheni Harbour City dengan sejumlah edutainment yang menyajikan hiburan sekaligus edukasi, kemudahan jalur transportasi, dan akomodasi tentunya akan membawa manfaat yang besar dan daya tarik baru bagi masyarakat Indonesia maupun mancanegara karena hadir dengan konsep dan perencanaan bertaraf internasional serta berada di wilayah yang sangat strategis. “Ini juga akan memberikan dampak luar biasa bagi kami di Hutama Karya maupun masyarakat karena kami punya jalan tol ruas Bakauheni – Terbanggi Besar sehingga kami akan mendapatkan traffic dari banyaknya wisawatan yang masuk ke Indonesia namun juga kami memberikan mereka jalur transportasi yang nyaman (jalan tol) untuk dapat mengarah langsung menuju Bakauheni Harbour City,” imbuh Bintang melanjutkan.Sebagai informasi tambahan, proyek ini mengangkat konsep yang fresh dan memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat Indonesia dan bahkan dapat menarik wisatawan dari mancanegara karena mentransformasikan wilayah di area sebelum masuk pintu gerbang tol Bakauheni Selatan menjadi destinasi tepi laut yang penuh dengan semangat dan energi baru yang berdampak positif dari berbagai aspek bagi masyarakat Indonesia. Hutama Karya nantinya tidak hanya akan menjadi pelaksana/kontraktor dalam pekerjaan proyek ini namun juga menjadi pengembang Kawasan-nya. Nantinya, District positioning wilayah direncanakan akan terdiri dari Accomodation and Leisure (Marina & Property, Convention/Exhibition, Waterfront Resort), Attractions & Transport Hub (Flower Hill, Glamping & Hotels, Siger Science Centre, Theme Park/Outbound), serta Amenities & Residential (Residential, Green School, Hospital & Mixed Use).

19-Okt-2019 Read More

ITDC siap jamu tes pra-musim MotoGP 2021 di The Mandalika

JAKARTA, 18 OKTOBER 2019 - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali dan The Mandalika Lombok – NTB, siap menjamu tes pramusim MotoGP 2021 di Mandalika Street Circuit (Mandalika Sirkuit) yang saat ini tengah dibangun di kawasan pariwisata The Mandalika, Lombok, NTB.Seperti yang diumumkan oleh Dorna Sports SL (DORNA), pemegang hak siar MotoGP, melalui www.motogp.com, Sirkuit Mandalika akan menjadi salah satu lokasi tes pra-musim 2021 oleh para riders, jika MotoGP Mandalika masuk ke dalam kalender 2021.Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer mengatakan, “Kami siap dan sangat gembira dapat menjamu tes pra-musim MotoGP 2021 seperti yang direncanakan oleh DORNA.  Untuk itu kami akan  memastikan pembangunan Sirkuit Mandalika selesai sesuai jadwal, sehingga MotoGP Mandalika dapat masuk kalender balap 2021.”.Saat ini pembangunan MandalikaSirkuitmemasuki tahap ground work badan jalan yang telah mencapai 30 persen.  “Pengaspalan badan jalan akan dimulai pada Desember 2019 sebelum kemudian dilanjutkan dengan upgrading permukaan badan jalan menjadi lintasan balap.   Akhir tahun 2020 kami targetkan pembangunan sirkuit dapat selesai, sehingga dapat menjamu tes pra-musim 2021, yang diperkirakan berlangsung Februari atau Maret 2021 sebelum musim 2021 dimulai,” kata Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer.Tes pra-musim 2021 di Lombok (Sirkuit Mandalika) dijadwalkan berlangsung selama 3 hari seperti yang diumumkan oleh DORNA dan diperkirakan akan diikuti oleh semua contracted riders, sesuai peraturan FIM World Championship Grand Prix Regulation yang mewajibkan contracted riders untuk mengikuti sejumlah tes resmi yang dijadwalkan oleh penyelenggara MotoGP.  Sejauh ini hanya ada empat tes untuk musim 2021 yang diumumkan oleh DORNA, yaitu satu kali tes pra-musim selama 3 hari di Lombok, dua kali tes 1 hari pada hari Senin setelah event balap dan satu kali tes 2 hari masing-masing di sirkuit yang akan ditentukan kemudian. Sirkuit Mandalika akan menjadi sirkuit jalan raya pertama di dunia yang dibangun dari tahap konsep.  Sirkuit akan memiliki panjang 4,31 km dan 17 tikungan yang dibangun di tengah-tengah kluster sport & entertainment di kawasan pariwisata The Mandalika.  Sirkuit terbuka ini akan menyajikan pemandangan indah bukit dan pantai, dibangun sebagai atraksi kelas dunia dalam mengembangkan The Mandalika sebagai destinasi pariwisata kelas dunia. 

18-Okt-2019 Read More

Culture Illusionist buka pesona Nusa Dua Fiesta 2019

The Nusa Dua, 18 Oktober 2019 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang kawasan The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika, NTB, akan kembali menggelar kegiatan Pesona Nusa Dua Fiesta 2019 (NDF 2019) pada 25-27 Oktober 2019 dengan tema “Coloring The Beauty of Bali” di Pulau Peninsula, The Nusa Dua, Bali.Sebagai salah satu kegiatan sosialisasi NDF 2019, pada hari ini, Jumat (18/10/2019), ITDC menggelar jumpa pers yang diadakan di Arjuna Room – Novotel Bali Nusa Dua, Bali , yang dihadiri oleh Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita, Deputy Operation PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Region XI Bali dan Nusa Tenggara Harsono Rudi Firnadi, Ketua Indonesia Chef Associations (ICA) Bali I Gede Putu Hendra Mahena dan seniman Bali Gede Yudi Ardana Putra dari Gede Yudi Production. Jumpa pers juga dimeriahkan dengan Live Body Painting oleh seniman lukis Asep Dedep dari Jawa Barat.Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita memaparkan, “Tahun ini dengan menggandeng Bank Mandiri dan Novotel Bali Nusa Dua sebagai sponsor acara, kami akan menggelar Pesona Nusa Dua Fiesta dengan lebih beragam dan meriah, menampilkan berbagai pertunjukan budaya dan musik, seperti Culture Illusionist, Colossal Dance, dan tiga band tanah air ternama, guna menarik minat wisatawan dari berbagai generasi. Kami targetkan pengunjung tahun ini dapat mencapai 15 ribu pengunjung selama tiga hari penyelenggaraan NDF 2019, yaitu mulai 25 Oktober sampai 27 Oktober 2019.”NDF 2019 akan dibuka dengan pertunjukan Culture Illusionist, yang dibawakan oleh Vero Yudistira, Close Up Magician terbaik di Indonesia dan salah satu dari 5 terbaik LaserMan di Asia yang menguasai Street Magician. Vero akan menampilkan Techno Magician dengan Materi Culture pertama di Indonesia. Hari pertama NDF 2019 juga akan diisi oleh Colossal Dance dan HIVI sebagai penampil puncak.NDF 2019 tahun ini juga diselenggarakan untuk menarik minat wisatawan milenial dan pecinta musik tanah air. Selain menampilkan HIVI pada hari pertama, pada hari kedua 26 Oktober 2019 Padi Reborn akan menjadi penampil puncak, sementara pada hari ketiga, 27 Oktober 2019, giliran Fourtwnty akan menghibur pengunjung.Pertunjukan lainnya yang akan memeriahkan NDF 2019 adalah live musik dari berbagai musisi lokal Bali dan nasional, serta pertunjukan budaya dan beragam kontes, seperti Tari Pendet 100 penari anak – anak, Drone Race and Photography Contest, Int’l Body Painting Competition, Parade Ngelawang, Traditional Dance, Colossal Dance dari beberapa daerah di Indonesia antara lain Tari Topeng Bekasi, Tari Mapolana Sulbar dan Tari Reog Ponorogo, Fashion Carnaval, Make Up Challenge, Kids Station, Cooking Competition, dan Cover Song Creativity.Selama tiga hari penyelenggaraan NDF 2019, pengunjung juga dapat berbelanja produk kerajinan dan menikmati sajian kuliner yang memadukan budaya tradisional dan modern di lokasi event. Untuk menikmati semua suguhan NDF 2019, Pengunjung dapat membeli tiket Pre-sale dengan harga Rp 40.000 per hari pada website www.nusaduafiesta.co.idArdita menambahkan NDF 2019 juga terlaksana berkat dukungan dan partisipasi stakeholder antara lain Pemerintah Pusat (Kementerian BUMN dan Kementerian Pariwisata), Pemerintah Daerah Kabupaten Badung, komunitas dan seniman Bali serta tenant yang ada di The Nusa Dua. Bahkan event tahunan, yang merupakan salah satu festival musik dan budaya terbesar di Bali ini, telah masuk dalam 100 event Calendar of Event Kementerian Pariwisata.Event NDF 2019 ini diselenggarakan dalam kawasan The Nusa Dua yaitu sebuah kawasan pariwisata terintegrasi didukung lebih dari 5.000 kamar tidur dan sarana konferensi yang mampu menampung lebih dari 10.000 delegasi serta mampu menjadi venue bagi berbagai kegiatan outdoor skala besar baik pameran, pertunjukan, olahraga maupun hiburan.“Selain sebagai wadah untuk menampung aspirasi masyarakat, khususnya masyarakat lokal yang ingin menampilkan seni dan budaya milik mereka di panggung berskala internasional, Pesona NDF kami selenggarakan untuk meningkatkan minat wisatawan berkunjung ke Bali dan khususnya ke kawasan pariwisata The Nusa Dua. Untuk itu kami persilakan wisatawan datang dan bergabung dalam pagelaran budaya, musik dan atraksi yang berskala internasional di Pulau Dewata ini,” tutup Ardita. 

18-Okt-2019 Read More

DORNA visited Mandalika Circuit Development in West Nusa Tenggara

JAKARTA, 31 OCTOBER 2019 - DORNA Sports SL (DORNA), broadcast rights holder of MotoGP, visitedthe construction of the Mandalika International Street Circuit(MandalikaCircuit) currently being built by PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) or Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) in The Mandalika, Central Lombok, West Nusa Tenggaraon Monday (10/28/2019). In addition to conducting the visit, CEO of DORNA Sports SL (DORNA) Carmelo Ezpeleta and Sporting Director of DORNA Carlos Ezpeleta also held meetings with the President Directorof ITDC Abdulbar M. Mansoer as well as Construction and Operations Director of ITDC Ngurah Wirawan, along with representatives of the West Nusa Tenggara Provincial Government and Central Lombok District Government, representatives of state-owned enterprises, and the Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Team, ITDC’s business unit that manages the Mandalika Circuit.This is DORNA’s first visit to the construction site of the Mandalika Circuit, since the establishment of The Mandalika as the venue of an Indonesian GP through the signing of a Promoter's Agreement between ITDC and DORNA at the end of January 2019 in Madrid, Spain.President Director of ITDC Abdulbar M. Mansoer said, “In DORNA’s first visit to the site of the Mandalika Circuit, we showed the progress of the construction and ensured it will be completed on schedule in order that the Mandalika Circuit can be included in the 2021 MotoGP calendar. We also presented MGPA's work plan in collaborating with various stakeholders for the successful implementation of MotoGP in The Mandalika 2021".DORNACEO Carmelo Ezpeleta said, "I am satisfied after seeing the progress of the Mandalika Circuit construction. I am very enthusiastic about the Mandalika Circuit because it is the first circuit for MotoGP with the concept of street race, yet equipped with facilities like a permanent circuit, such as CoEx building with paddock, hotel, and hospital. I am very optimistic this circuit will be an icon for being the first and wonderful street circuit.”The Mandalika Circuit is built in the middle of The Mandalika tourism complex that provides beautiful views of the hills and beach. The circuit has a length of 4.31 km and 17 turns.Carmelo Ezpeleta added, he was optimistic that Mandalika MotoGP would be cheered and supported by many viewers because Indonesia isoneof the countries with a largestMotoGP fan base. In addition to bringing business profits, another benefit that will later be obtained from the implementation of MotoGP at The Mandalika is the emergence of young riders from Indonesia, because DORNA Sports also provides guidance to young talents through the Asian Talent Cup.In line with Carmelo Ezpeleta, DORNA Sporting Director Carlos Ezpeleta explained, "Today we are very happy to see the progress of the Mandalika Circuit construction. Although the design is still in the process of confirmation, the construction of the circuit is clearly visible,and we are confident of MGPA's hard work in the 18 months going forward, construction can be completed and MotoGP can be held in Indonesia. We look forward to coming back to Indonesia,an important country for motor sports because of the huge fan base."According to Carlos, the holding of MotoGP in Indonesia which is planned to take place in a tourism area is an intelligent way to promote Indonesia and The Mandalika, Lombok, West Nusa Tenggara as a tourism destination in the world. “Besides, bringing MotoGP back to Indonesia is a beautiful gift from the Government to the people of Indonesia, bearing in mind that Indonesia has a very large motor racing fan base. We are sure that MotoGP in Indonesia will be successful, sold out, and bring many tourists to Indonesia, "Carlos added.Recently, the construction of the Mandalika Circuit has entered the ground working stage of the road which has reached around 30 percent. Trackwork of the road will begin in January 2020 before continuing with upgradingthe surface of the road body into a racing track. The ITDC and MGPA ensure that the circuit construction can be completed by the end of 2020 in order tohost the 2021 pre-season test, which is expected to take place in February or March 2021 before the 2021 racing season begins."This is not just an ITDC project but Indonesia’s project. In the process of building the Mandalika Circuit, ITDC will not workalone to complete the construction of it. Indonesia has proven capable of holding the Asian Games, as the second largest sporting event after the Olympics. Moreover, MotoGP has big fans, the MotoGP event is watched by nearly 430 million television viewers worldwide every week and this will provide a great country branding and benefit for Indonesia, “Abdulbar added.Forms of support and synergy of SOEs in preparation for the implementation of Mandalika MotoGP 2021 include road construction by WIKA and Waskita Karya, addition of runway length, cargo upgrading and accessibility, apron expansion and taxiway widening as well as promotional activities at Lombok International Airport (LIA) by Angkasa Pura I. In addition, Pelindo III and ASDP are developing cargofacilities and cruise, while DAMRI will open a new route that serves a number of areas in Lombok to Mandalika by preparing 12 buses with a capacity of 27 seats each.In addition, in order to increase accessibility to The Mandalika area, the Central Government has committed support in the form of supporting infrastructure development, namely the preparation of direct access / bypass along the 17.39 KM with the Right of Way (ROW) road by 50 meters from Lombok International Airport (LIA) to The Mandalika. This bypass is being prepared by the Ministry for Public Works and Human Settlements.The implementation of the Indonesian GP event is expected to run smoothly so that the multiplier effect of organizing this event can be enjoyed by the people of Indonesia, especially in West Nusa Tenggara, amongst others the creating of direct employment for around 7,500 people, additional local investment of 150 million US dollars, additional number offoreign tourists visiting Indonesia by300 thousand people peryear, and the increasing of tourist spending to reach 40 million US dollars per year.

31-Okt-2019 Read More
WHAT’S NEW
Dorna Sports SL and ITDC partnership announcement Read More Press Release - DORNA Visit Mandalika Read More ITDC fokus kembangkan The Mandalika sebagai katalisator pembanguna ekonomi NTB Read More Hutama Karya, ASDP, dan ITDC sepakat kembangkan kawasan pariwisata kelas dunia di Lampung Read More ITDC siap jamu tes pra-musim MotoGP 2021 di The Mandalika Read More ITDC Asserts Jokowi's commitment of MotoGP's Mandalika Circuit Read More Dorna CEO Observes Construction of Mandalika MotoGP Circuit Read More ITDC Focuses on developing The Mandalika Read More Mandalika MotoGP circuit 10 percent complete, on track to host race in 2021 Read More Tickets for Indonesian MotoGP Available From Next Month Read More PLTS Sambelia 5 MW siap pasok kelistrikan gelaran MotoGP Mandalika Read More Progres Mandalika International Street Circuit, Mulai Proses Pengaspalan Lintasan Sirkuit Read More PLN Tambah 60 MW untuk Kesiapan MotoGP Mandalika Read More